ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fasilitas kerja dan kepuasan kerja terhadap produktivitas pegawai, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui persepsi dukungan organisasi sebagai variabel mediasi di UPTD Puskesmas Malinau Kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai UPTD Puskesmas Malinau Kota yang berjumlah 78 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas kerja dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas pegawai. Selain itu, fasilitas kerja dan kepuasan kerja juga terbukti berpengaruh positif terhadap persepsi dukungan organisasi. Persepsi dukungan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas pegawai serta berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara fasilitas kerja dan kepuasan kerja dengan produktivitas pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan produktivitas pegawai tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis dan psikologis semata, tetapi juga oleh persepsi pegawai terhadap dukungan organisasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fasilitas kerja dan kepuasan kerja terhadap produktivitas pegawai, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui persepsi dukungan organisasi sebagai variabel mediasi di UPTD Puskesmas Malinau Kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai UPTD Puskesmas Malinau Kota yang berjumlah 78 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas kerja dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas pegawai. Selain itu, fasilitas kerja dan kepuasan kerja juga terbukti berpengaruh positif terhadap persepsi dukungan organisasi. Persepsi dukungan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas pegawai serta berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara fasilitas kerja dan kepuasan kerja dengan produktivitas pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan produktivitas pegawai tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis dan psikologis semata, tetapi juga oleh persepsi pegawai terhadap dukungan organisasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tesis ini bertujuan untuk menguji pengaruh persepsi dukungan organisasi dan kepemimpinan transformasional terhadap niat keluar karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Pada penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode survei, cara mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Metode pengambilan sampel yang di gunakan adalah teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada tenaga perawat yang ada di Kota Tarakan sebanyak 139 responden. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel persepsi dukungan organisasi berpengaruh positif terhadap niat keluar karyawan, persepsi dukungan organisasi berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap niat keluar karyawan, kepemimpinan trasnformasional yang berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, kepuasan kerja berpengaruh negatif terhadap niat keluar karyawan, kepuasan kerja memediasi hubungan antara persepsi dukungan organisasi dan niat keluar karyawan, kepuasan kerja memediasi hubungan kepemimpinan transformasional terhadap niat keluar karyawan. Implikasi teoritis dalam penelitian ini tidak mendukung Social Exchange Theory dan Transformational Leadership theory dalam menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi niat keluar karyawan. Implikasi praktis dalam penelitian ini memberikan kontribusi praktik manajemen yang dapat digunakan untuk mengurangi niat keluar karyawan pada tenaga keperawatan yang ada di Kota Tarakan.