ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja dan Organizational Citizenship Behavior (OCB) terhadap kinerja pegawai serta mengkaji peran motivasi kerja sebagai variabel intervening pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai BPSDM Provinsi Kalimantan Utara yang berjumlah 52 orang dan seluruhnya dijadikan sebagai sampel dengan teknik sensus. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (SmartPLS 4.0). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien sebesar 0,276, sedangkan OCB juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien sebesar 0,359. Kepuasan kerja dan OCB terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja dengan nilai koefisien masing-masing sebesar 0,463 dan 0,384. Motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien sebesar 0,441. Hasil pengujian pengaruh tidak langsung menunjukkan bahwa motivasi kerja berperan dalam memediasi hubungan antara kepuasan kerja dan kinerja pegawai secara signifikan, namun tidak memediasi secara signifikan hubungan antara OCB dan kinerja pegawai.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Provinsi Kalimantan Utara. Studi ini mengaplikasikan quantitative approach lewat teknik survey melalui distribusi questionnaire bagi segenap pegawai yang mencapai kuantitas 93 individu memakai mekanisme census. Informasi yang dihimpun dievaluasi memanfaatkan teknik Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) via dukungan software SmartPLS edisi 4.0. Konklusi riset memaparkan bahwa motivasi kerja berkontribusi nyata pada kinerja pegawai. lingkungan kerja tak memiliki imbas berarti secara langsung bagi kinerja pegawai. motivasi kerja serta lingkungan kerja tervalidasi berdampak esensial pada kepuasan kerja, sementara itu kepuasan kerja memiliki andil substansial bagi kinerja pegawai. Di samping itu, kepuasan kerja terkonfirmasi menjalankan fungsi partial mediation atas interaksi di lingkup motivasi kerja dan kinerja pegawai, juga menjalankan full mediation atas korelasi di lingkup lingkungan kerja dan kinerja pegawai. Hasil riset tersebut mengindikasikan bahwa eskalasi kinerja pegawai di dalam instansi tidak cuma ditentukan oleh aspek motivasi dan lingkungan kerja secara langsung, namun pula lewat penguatan kepuasan kerja pegawai.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kinerja pegawai sektor publik menjadi faktor kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan pelayanan publik yang berkualitas. Di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat, pegawai pemerintah dihadapkan pada kompleksitas pekerjaan, keterbatasan sumber daya, serta tekanan administratif yang tinggi. Dalam konteks ini, kompetensi dan motivasi dipandang sebagai determinan utama kinerja, namun efektivitas keduanya sangat bergantung pada kondisi beban kerja yang dialami pegawai. Beban kerja yang terlalu tinggi berpotensi melemahkan kemampuan dan motivasi pegawai dalam menghasilkan kinerja optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan motivasi terhadap kinerja pegawai sektor publik serta menguji peran beban kerja dalam memoderasi hubungan tersebut pada aparatur pemerintah di Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pegawai sektor publik di Kabupaten Bulungan. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling untuk menguji hubungan langsung dan efek moderasi antar variabel, dengan terlebih dahulu memastikan validitas dan reliabilitas instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sementara beban kerja terbukti berperan sebagai variabel moderasi yang memperlemah hubungan antara kompetensi dan kinerja serta antara motivasi dan kinerja ketika beban kerja berada pada tingkat tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan beban kerja yang tidak proporsional dapat menghambat pemanfaatan kompetensi dan energi motivasional pegawai, sehingga secara praktis pemerintah daerah perlu menyeimbangkan distribusi beban kerja dengan pengembangan kompetensi dan sistem motivasi agar kinerja aparatur dapat dioptimalkan secara berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji secara empiris peran disiplin kerja sebagai variabel mediasi dalah hubungan antara kompetensi dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena rendahnya pengembangan kompetensi serta belum optimalnya kondisi lingkungan kerja yang sesuai dengan standar, yang pada akhirnya memengaruhi capaian kinerja pegawai. Kompetensi dipandang sebagai kemampuan dasar yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang berkontribusi terhadap efektivitas pelaksanaan tugas. Lingkungan kerja yang kondusif memberikan kenyamanan dan motivasi dalam bekerja. Namun penting untuk memahami sejauh mana disiplin kerja menjadi kunci pemediasi yang dapat menerjemahkan kedua pengaruh tersebut menjadi hasil kinerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, dengan teknik sampling jenuh sehingga semua anggota populasi dijadikan sampel sebanyak 112 orang pegawai. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert, sementara teknik analisis data yang digunakan adalah pengujian model struktural (inner model), pengujian hipotesis, uji R-square (R²), uji signifikansi jalur (path coefficients), uji T-statistik dan P-Value, uji effect size (f²), uji predictive relevance (Q²) dan uji medasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja dan kinerja pegawai. Lingkungan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja serta kinerja pegawai. Selain itu, disiplin kerja terbukti mampu memediasi pengaruh kompetensi dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi dan penciptaan lingkungan kerja yang kondusif perlu diiringi dengan penguatan disiplin kerja agar kinerja pegawai dapat meningkat secara optimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pimpinan instansi dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompensasi, iklim organisasi, dan penempatan terhadap kinerja pegawai yang dimediasi oleh loyalitas kerja pada ASN Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode PLS-SEM melalui perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi, iklim organisasi, dan penempatan memiliki hubungan positif terhadap kinerja pegawai, namun pengaruhnya belum signifikan sebagai penentu utama peningkatan kinerja. Loyalitas kerja juga menunjukkan hubungan positif sebagai variabel mediasi, tetapi belum mampu memperkuat hubungan antara faktor manajemen SDM dan kinerja secara signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja pegawai memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif melalui perbaikan sistem organisasi, penguatan kepemimpinan, pengembangan budaya organisasi yang produktif, serta peningkatan komitmen dan loyalitas pegawai secara berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada UPTD Puskesmas Tanjung Palas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 103 pegawai UPTD Puskesmas Tanjung Palas. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja, sedangkan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Komitmen organisasi dan lingkungan kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa motivasi kerja tidak mampu memediasi pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai, namun mampu memediasi pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja pegawai UPTD Puskesmas Tanjung Palas lebih efektif dilakukan melalui penciptaan lingkungan kerja yang kondusif dan peningkatan motivasi kerja pegawai.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Knowledge Management dan Learning Organization terhadap kinerja pegawai PDAM Tirta Taka Kabupaten Nunukan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksplanatif melalui penyebaran kuesioner kepada 65 responden. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Knowledge Management dan Learning Organization berpengaruh positif dan signifikan, baik secara parsial maupun simultan, terhadap kinerja pegawai. Hal ini menegaskan bahwa penerapan manajemen pengetahuan dan budaya pembelajaran organisasi mampu meningkatkan efektivitas kerja serta kinerja pegawai PDAM Tirta Taka Nunukan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran kepemimpinan, komitmen organisasi, kecerdasan emosional, dan motivasi terhadap kinerja pegawai di kantor kecamatan se-Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik survei melalui kuesioner yang melibatkan 70 responden yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS). Analisis data dilakukan dengan melakukan uji hipotesis menggunakan metode statistik dengan alat SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen memiliki pengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Peran kepemimpinan berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kinerja pegawai, yang menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang efektif mampu mendorong produktivitas dan kualitas kerja. Komitmen organisasi juga terbukti berperan penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kinerja optimal. Selain itu, kecerdasan emosional memiliki dampak positif terhadap kinerja pegawai, yang mengindikasikan bahwa kemampuan mengelola emosi berkontribusi dalam menciptakan hubungan kerja yang harmonis. Motivasi kerja ditemukan sebagai faktor yang memperkuat kinerja pegawai, menandakan bahwa dorongan intrinsik maupun ekstrinsik dapat meningkatkan produktivitas. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa faktor kepemimpinan, komitmen organisasi, kecerdasan emosional, dan motivasi kerja secara bersama-sama memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja pegawai di kantor kecamatan se-Kota Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Setiap instansi pemerintah akan selalu dituntut untuk memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat, hal demikian tentunya juga berlaku pada Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Utara. Pelayanan utamanya tidak terlepas dari ukuran kinerja pegawai pada setiap instansi yang ada, yang dapat dipengaruhi oleh kepemimpinan transformasional, kompetensi, dan motivasi kerja. Maka demikian penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran mediasi kepuasan kerja terhadap pengaruh kepemimpinan transformasional, kompetensi, dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengukur variabel-variabel terkait, adapun teknik analisis data menggunakan pemanfaatan perangkat lunak SmartPLS versi 4.1.0.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional, kompetensi, dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Kemudian, kepuasan kerja terbukti memediasi hubungan antara variabel-variabel tersebut dengan kinerja pegawai. Secara spesifik, kepemimpinan transformasional dan kompetensi masing-masing memiliki pengaruh langsung dan tidak langsung yang signifikan terhadap kinerja pegawai, melalui kepuasan kerja. Melalui hasil penelitian yang ada data menunjukan bahwa kepemimpinan transformasional, kompetensi, dan motivasi kerja merupakan faktor penting yang dapat meningkatkan kinerja pegawai, baik secara langsung maupun melalui peningkatan kepuasan kerja. Temuan ini memberikan wawasan bagi organisasi dalam mengembangkan strategi untuk meningkatkan kinerja pegawai melalui penguatan faktor-faktor tersebut.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH BERBAGI PENGETAHUAN, KAPASITAS SERAP, DAN KEMAMPUAN INOVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR KELURAHAN SE KECAMATAN TARAKAN TIMUR Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menguji pengaruh secara langsung dari proses berbagi pengetahuan, kapasitas serap, dan kemampuan inovasi terhadap kinerja pegawai di kantor Kelurahan Se Kecamatan Tarakan Timur. Penelitian ini menggunakan tiga variabel independen dan satu variabel dependen yaitu berbagi pengetahuan, kapasitas serap, dan kemampuan inovasi sebagai variabel independen dan kinerja pegawai sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder, kemudian diolah menggunakan aplikasi program SPSS versi 26. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai yang ada di kantor Kelurahan Se Kecamatan Tarakan Timur, sesuai dengan identitas dan kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti. Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa Berbagi Pengetahuan berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Kapasitas Serap berpengaruh positif terhadp kinerja pegawai. Kemampuan Inovasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai.