Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja dan Organizational Citizenship Behavior (OCB) terhadap kinerja pegawai serta mengkaji peran motivasi kerja sebagai variabel intervening pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai BPSDM Provinsi Kalimantan Utara yang berjumlah 52 orang dan seluruhnya dijadikan sebagai sampel dengan teknik sensus. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (SmartPLS 4.0). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien sebesar 0,276, sedangkan OCB juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien sebesar 0,359. Kepuasan kerja dan OCB terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja dengan nilai koefisien masing-masing sebesar 0,463 dan 0,384. Motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien sebesar 0,441. Hasil pengujian pengaruh tidak langsung menunjukkan bahwa motivasi kerja berperan dalam memediasi hubungan antara kepuasan kerja dan kinerja pegawai secara signifikan, namun tidak memediasi secara signifikan hubungan antara OCB dan kinerja pegawai.