Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ROSNENI

2 karya publik ditemukan.

2026: 2

PENGARUH KOMPENSASI, IKLIM ORGANISASI DAN PENEMPATAN TERHADAP KINERJA YANG DIMEDIASI OLEH LOYALITAS KERJA PADA PEGAWAI ASN DINAS PERTANIAN KABUPATEN BULUNGAN

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompensasi, iklim organisasi, dan penempatan terhadap kinerja pegawai yang dimediasi oleh loyalitas kerja pada ASN Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode PLS-SEM melalui perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi, iklim organisasi, dan penempatan memiliki hubungan positif terhadap kinerja pegawai, namun pengaruhnya belum signifikan sebagai penentu utama peningkatan kinerja. Loyalitas kerja juga menunjukkan hubungan positif sebagai variabel mediasi, tetapi belum mampu memperkuat hubungan antara faktor manajemen SDM dan kinerja secara signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja pegawai memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif melalui perbaikan sistem organisasi, penguatan kepemimpinan, pengembangan budaya organisasi yang produktif, serta peningkatan komitmen dan loyalitas pegawai secara berkelanjutan.

PENGARUH KOMPENSASI, IKLIM ORGANISASI DAN PENEMPATAN TERHADAP KINERJA YANG DIMEDIASI OLEH LOYALITAS KERJA PADA PEGAWAI ASN DINAS PERTANIAN KABUPATEN BULUNGAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompensasi, iklim organisasi, dan penempatan terhadap kinerja pegawai yang dimediasi oleh loyalitas kerja pada ASN Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode PLS-SEM melalui perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi, iklim organisasi, dan penempatan memiliki hubungan positif terhadap kinerja pegawai, namun pengaruhnya belum signifikan sebagai penentu utama peningkatan kinerja. Loyalitas kerja juga menunjukkan hubungan positif sebagai variabel mediasi, tetapi belum mampu memperkuat hubungan antara faktor manajemen SDM dan kinerja secara signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja pegawai memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif melalui perbaikan sistem organisasi, penguatan kepemimpinan, pengembangan budaya organisasi yang produktif, serta peningkatan komitmen dan loyalitas pegawai secara berkelanjutan.