Abstrak
Penelitian ini untuk membuktikan pengaruh pendidikan dan pelatihan (X1) terhadap kinerja pegawai (Y) dan pengaruh pengembangan karir (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) BPKP di Kota Tarakan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa data hasil pengisian kuesioner yang dibagikan kepada pegawai-pegawai di BPKP Kota Tarakan. Populasi dalam penelitian ini adalah 87 pegawai. Metode pengambilan sampel yang digunakan metode probability sampling dengan teknik simple random sampling. Untuk menghitung penentuan jumlah sampel dari populasi tertentu, maka digunakan rumus Slovin. Data tersebut diolah dalam bentuk data numerik (angka) dengan menggunakan skala likert. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan kuesioner. Metode analisis data dengan menggunakan metode kuantitatif yaitu dengan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa pendidikan dan pelatihan (X1) berpengaruh terhadap kinerja pegawai (Y) BPKP di Kota Tarakan. Dan pengembangan karir (X2) tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai (Y) BPKP di Kota Tarakan.