ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini mengkaji pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai dalam tata kelola desa di Kabupaten Bulungan, dengan dukungan organisasi dan lingkungan kerja sebagai variabel moderating. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan langsung dan moderasi di antara variabel-variabel ini. Pendekatan kuantitatif diterapkan pada data survei dari 196 anggota Badan Permusyawaratan Desa, dan data dianalisis menggunakan SmartPLS dengan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi, dukungan organisasi, dan lingkungan kerja berdampak positif pada kinerja. Dukungan organisasi secara signifikan memoderasi hubungan secara negatif, sementara moderasi lingkungan kerja tidak signifikan. Temuan tersebut menyiratkan bahwa peningkatan kinerja tata kelola desa membutuhkan penguatan kompetensi individu dan sistem dukungan kelembagaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan dukungan organisasi terhadap keinginan berpindah kerja, dengan gaya kepemimpinan sebagai variabel mediasi pada ASN tenaga kesehatan di RSUD Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah ASN tenaga kesehatan yang berstatus PNS dan PPPK, dengan jumlah sampel sebanyak 163 responden yang ditentukan menggunakan teknik stratified random sampling proporsional. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional dan dukungan organisasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keinginan berpindah kerja. Selain itu, gaya kepemimpinan juga terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keinginan berpindah kerja. Lebih lanjut, gaya kepemimpinan berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara kecerdasan emosional dan dukungan organisasi terhadap keinginan berpindah kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa kecerdasan emosional dan dukungan organisasi akan lebih efektif dalam menekan keinginan berpindah kerja apabila diterjemahkan melalui gaya kepemimpinan yang suportif, partisipatif, dan berorientasi pada prestasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tesis ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja, pengalaman kerja, dan profesionalisme Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) terhadap kualitas audit internal, serta menguji peran dukungan organisasi sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap APIP pada Inspektorat Kabupaten Malinau. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh negatif terhadap kualitas audit internal, sedangkan pengalaman kerja dan profesionalisme APIP berpengaruh positif terhadap kualitas audit internal. Selain itu, dukungan organisasi terbukti berperan dalam memperlemah dampak negatif stres kerja serta memperkuat pengaruh pengalaman kerja dan profesionalisme APIP terhadap kualitas audit internal. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas audit internal tidak hanya ditentukan oleh faktor individu auditor, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh lingkungan organisasi yang mendukung. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan kajian audit sektor publik serta menjadi dasar pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam memperkuat fungsi pengawasan internal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fasilitas kerja dan kepuasan kerja terhadap produktivitas pegawai, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui persepsi dukungan organisasi sebagai variabel mediasi di UPTD Puskesmas Malinau Kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai UPTD Puskesmas Malinau Kota yang berjumlah 78 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas kerja dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas pegawai. Selain itu, fasilitas kerja dan kepuasan kerja juga terbukti berpengaruh positif terhadap persepsi dukungan organisasi. Persepsi dukungan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas pegawai serta berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara fasilitas kerja dan kepuasan kerja dengan produktivitas pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan produktivitas pegawai tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis dan psikologis semata, tetapi juga oleh persepsi pegawai terhadap dukungan organisasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fasilitas kerja dan kepuasan kerja terhadap produktivitas pegawai, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui persepsi dukungan organisasi sebagai variabel mediasi di UPTD Puskesmas Malinau Kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai UPTD Puskesmas Malinau Kota yang berjumlah 78 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas kerja dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas pegawai. Selain itu, fasilitas kerja dan kepuasan kerja juga terbukti berpengaruh positif terhadap persepsi dukungan organisasi. Persepsi dukungan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas pegawai serta berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara fasilitas kerja dan kepuasan kerja dengan produktivitas pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan produktivitas pegawai tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis dan psikologis semata, tetapi juga oleh persepsi pegawai terhadap dukungan organisasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tesis ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja, pengalaman kerja, dan profesionalisme Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) terhadap kualitas audit internal, serta menguji peran dukungan organisasi sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap APIP pada Inspektorat Kabupaten Malinau. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh negatif terhadap kualitas audit internal, sedangkan pengalaman kerja dan profesionalisme APIP berpengaruh positif terhadap kualitas audit internal. Selain itu, dukungan organisasi terbukti berperan dalam memperlemah dampak negatif stres kerja serta memperkuat pengaruh pengalaman kerja dan profesionalisme APIP terhadap kualitas audit internal. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas audit internal tidak hanya ditentukan oleh faktor individu auditor, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh lingkungan organisasi yang mendukung. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan kajian audit sektor publik serta menjadi dasar pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam memperkuat fungsi pengawasan internal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran motivasi, kemampuan kerja, dan dukungan organisasi sebagai faktor pemediasi dalam mempengaruhi kinerja pengurus barang pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Malinau. Penelitian ini dilaksanakan dimana data dalam penelitian ini diperoleh dari 53 OPD, melalui metode pembagian kuesioner yang berbentuk formulir Google Form yang dapat diisi oleh responden secara online. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Variabel-variabel yang diteliti meliputi motivasi (X1), kemampuan kerja (X2), dukungan organisasi (Z), dan kinerja pengurus barang (Y). Teknik analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares (PLS) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja, kemampuan kerja, dan dukungan organisasi secara langsung mempengaruhi kinerja pengurus barang. Selain itu, kemampuan kerja dan dukungan organisasi terbukti berperan sebagai mediator yang memperkuat pengaruh motivasi terhadap kinerja. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi kebijakan pengelolaan sumber daya manusia di OPD, di mana motivasi yang tinggi, peningkatan kemampuan kerja, dan dukungan organisasi yang baik dapat secara signifikan meningkatkan kinerja pengurus barang. Penelitian ini juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori motivasi dan pengelolaan kinerja di sektor publik, serta menjadi acuan bagi perbaikan manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan barang di pemerintahan daerah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dukungan Organisasi dan Kepemimpinan Transformasional terhadap Kepuasan Kerja, dengan Budaya Kerja sebagai variabel mediasi, pada karyawan UPTD Puskesmas Malinau Kota. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang kondusif untuk meningkatkan kepuasan kerja di sektor pelayanan publik. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang diisi oleh 43 responden. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemimpinan Transformasional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja, sedangkan Dukungan Organisasi memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Selain itu, Kepemimpinan Transformasional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Budaya Kerja, sedangkan Dukungan Organisasi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Budaya Kerja. Adapun Budaya Kerja memiliki hubungan positif terhadap Kepuasan Kerja, namun pengaruhnya tidak signifikan. Dalam analisis mediasi, ditemukan bahwa Budaya Kerja tidak berperan sebagai mediator yang signifikan dalam hubungan antara Dukungan Organisasi dan Kepuasan Kerja, maupun antara Kepemimpinan Transformasional dan Kepuasan Kerja. Hasil ini menunjukkan bahwa pengaruh Dukungan Organisasi dan Kepemimpinan Transformasional terhadap Kepuasan Kerja lebih bersifat langsung.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tesis ini bertujuan untuk menguji pengaruh persepsi dukungan organisasi dan kepemimpinan transformasional terhadap niat keluar karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Pada penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode survei, cara mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Metode pengambilan sampel yang di gunakan adalah teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada tenaga perawat yang ada di Kota Tarakan sebanyak 139 responden. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel persepsi dukungan organisasi berpengaruh positif terhadap niat keluar karyawan, persepsi dukungan organisasi berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap niat keluar karyawan, kepemimpinan trasnformasional yang berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, kepuasan kerja berpengaruh negatif terhadap niat keluar karyawan, kepuasan kerja memediasi hubungan antara persepsi dukungan organisasi dan niat keluar karyawan, kepuasan kerja memediasi hubungan kepemimpinan transformasional terhadap niat keluar karyawan. Implikasi teoritis dalam penelitian ini tidak mendukung Social Exchange Theory dan Transformational Leadership theory dalam menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi niat keluar karyawan. Implikasi praktis dalam penelitian ini memberikan kontribusi praktik manajemen yang dapat digunakan untuk mengurangi niat keluar karyawan pada tenaga keperawatan yang ada di Kota Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Kontrak Psikologis dan Dukungan Organisasi terhadap Komitmen Organisasi pada Generasi Milenial Sales Marketing Smartphone Kota Tarakan. Hipotesis dalam penelitian ini adalah kontrak psikologis berpengaruh positif terhadap komitmen organisasi, dukungan organisasi berpengaruh positif terhadap komitmen organisasi. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling purposive, dengan jumlah sampel sebanyak 84 orang responden. Selanjutnya dilakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan model regresi linier berganda dengan uji t dalam bentuk IBM SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrak psikologis berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi, dukungan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi.