Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan, pengaruh budaya organisasi terhadap motivasi, pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan, pengaruh motivasi dalam memediasi hubungann budaya organisasi dengan kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan model analisis SEMPLS. Metode pengambilan sampel yaitu seluruh karyawan yang bekerja pada 5(liima) UPT Bapenda Provinsi Kalimantan Utara. Teknik analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS) dengan bantuan program komputer SmartPLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Budaya organisasi berpengaruh positif terhadap motivasi. Motivasi berpengaruih positif terhadap kinerja karyawan. Budaya organisasi yang dimediasi oleh motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Kinerja karyawan yang dimediasi oleh motivasi berpengaruh positif terhadap organisasi. Impikasi praktis bagi pengelola organisasi untuk memprioritaskan pembentukan budaya organissi yang mendukung dan program peningkatan motivasi kerja juga membuka peluang untuk eksplorasi guna meningkatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai hubungan kausal antar variabel.