PENGARUH FATOR INTRINSIK DAN EKSTRINSIK TERHADAP MOTIVASI KERJA DAN STRATEGI PENINGKATAN MOTIVASI KERJA SUPERVISOR (MANDOR TANAMAN) DI PT FAP AGRI, Tbk KABUPATEN NUNUKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA
Penelitian ini berfokus pada PT FAP AGRI, Tbk, di mana penurunan motivasi kerja di kalangan Supervisor telah teridentifikasi, berpotensi mempengaruhi keputusan mereka untuk berhenti bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor intrinsik dan ekstrinsik yang mempengaruhi motivasi kerja dan strategi peningkatan motivasi kerja supervisor (Mandor Tanaman) di PT. FAP AGRI, Tbk Kalimantan Utara. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive. Waktu penelitian mulai dilaksanakan pada bulan Oktober tahun 2023 sampai dengan bulan Maret tahun 2024. Data dikumpulkan melalui metode sensus terhadap 109 supervisor lulusan training center (TC) yang masih bekerja di PT. FAP AGRI, Tbk. Pengumpulan data pengaruh faktor intrinsik dan ekstrinsik terhadap motivasi kerja dilakukan menggunakan kuesioner dengan Skala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling – Partial Least Square (SEM–PLS), sedangkan untuk strategi peningkatan motivasi kerja supervisor menggunakan analisis SWOT dan selanjutnya akan dianalisis dengan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) untuk menetapkan strategi alternatif yang diprioritaskan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor intrinsik yang berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja meliputi persepsi diri, harga diri, harapan pribadi dan kebutuhan pribadi. Faktor ekstrinsik yang berpengaruh meliputi jenis dan sifat pekerjaan, kelompok kerja, lingkungan kerja serta gaji. Analisis menunjukkan bahwa faktor ekstrinsik memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan faktor intrinsik terhadap motivasi kerja supervisor. Berdasarkan Matrik IFAS dan EFAS maka peningkatan motivasi kerja Supervisor (Mandor Tanaman) berada pada tahap tumbuh dan membangun (grow and build), sehingga strategi yang tepat untuk digunakan adalah strategi yang intensif (penetrasi pasar dan pengembangan produk) atau strategi integratif (integrasi ke depan). Berdasarkan hasil analisis QSPM maka didapat urutan prioritas strategi peningkatan motivasi kerja Supervisor (Mandor Tanaman) PT FAP AGRI, Tbk 1. Pengembangan Program Penghargaan dan Insentif, 2. Peningkatan Komunikasi dan Manajemen Beban Kerja, 3. Peningkatan Pengawasan dan Penilaian, 4. Optimalisasi Program Pengembangan Karir dan Pelatihan, 5. Pemanfaatan Teknologi, 6. Kolaborasi dengan Lembaga Pendidikan dan 7. Pemanfaatan Dukungan Pemerintah.