ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Hedonic Shopping Value terhadap Impulse Buying dengan Shopping Lifestyle sebagai variabel mediasi pada pengguna Shopee di Provinsi Kalimantan Utara. Latar belakang penelitian ini adalah semakin meningkatnya perilaku pembelian impulsif dalam e-commerce yang didorong oleh pengalaman berbelanja yang bersifat hedonis, fitur platform digital yang interaktif, serta perubahan gaya hidup konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 150 pengguna Shopee yang tersebar di kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Utara. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hedonic Shopping Value tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap Impulse Buying, namun memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Shopping Lifestyle. Selanjutnya, Shopping Lifestyle memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Impulse Buying serta memediasi secara penuh hubungan antara Hedonic Shopping Value dan Impulse Buying. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku pembelian impulsif tidak hanya dipicu oleh rangsangan emosional sesaat, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh gaya hidup berbelanja konsumen yang terbentuk dalam ekosistem e-commerce. Secara teoretis, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan literatur perilaku konsumen digital. Secara praktis, penelitian ini juga memberikan implikasi bagi platform e-commerce dalam merancang pengalaman berbelanja yang bersifat hedonis guna mendorong terbentuknya gaya hidup berbelanja yang berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Hedonic Shopping dan Shopping Lifestyle yang dimoderasi oleh Media Sosial terhadap Impulse Buying pada pengguna Shopee di Kota Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 200 responden dan dianalisis menggunakan PLS SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hedonic Shopping tidak berpengaruh signifikan terhadap Impulse Buying. Sebaliknya, Media Sosial dan Shopping Lifestyle berpengaruh positif dan signifikan terhadap Impulse Buying, dengan Shopping Lifestyle sebagai faktor paling dominan. Interaksi Media Sosial dengan Hedonic Shopping maupun Shopping Lifestyle tidak terbukti signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa gaya hidup berbelanja dan paparan media sosial lebih berperan dalam mendorong pembelian impulsif di bandingkan motivasi hedonis.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Hedonic Shopping dan Shopping Lifestyle yang dimoderasi oleh Media Sosial terhadap Impulse Buying pada pengguna Shopee di Kota Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 200 responden dan dianalisis menggunakan PLS SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hedonic Shopping tidak berpengaruh signifikan terhadap Impulse Buying. Sebaliknya, Media Sosial dan Shopping Lifestyle berpengaruh positif dan signifikan terhadap Impulse Buying, dengan Shopping Lifestyle sebagai faktor paling dominan. Interaksi Media Sosial dengan Hedonic Shopping maupun Shopping Lifestyle tidak terbukti signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa gaya hidup berbelanja dan paparan media sosial lebih berperan dalam mendorong pembelian impulsif di bandingkan motivasi hedonis.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh affiliate marketing, live streaming, dan online customer review terhadap impulse buying pengguna TikTok pada Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei, cara pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan teknik pengumpulan sampel purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Borneo Tarakan Pengguna TikTok sebanyak 280 responden. Metode analisis yang digunakan yakni analisis regresi linear berganda yang diolah menggunakan program SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel affiliate marketing, live streaming dan online customer review berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying lada pengguna TikTok.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga dan impulse buying terhadap keputusan pembelian online melalui emotional pada e-commerce. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan cara mengumpulkan data melalui kuesioner dari 190 responden mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria mahasiswa aktif yang telah menggunakan e-commerce minimal tiga kali. Analisis data pada penelitian ini dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga berpengaruh positif secara signifikan terhadap keputusan pembelian online dan emotional. Impulse buying berpengaruh positif signifikan terhadap emotional, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian online. Emotional berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian online dan merupakan prediktor terkuat. Analisis mediasi menunjukkan emotional memediasi secara parsial pengaruh harga terhadap keputusan pembelian online dan juga memediasi secara penuh pengaruh impulse buying terhadap keputusan pembelian. Model penelitian mampu menjelaskan variasi keputusan pembelian online. Penelitian ini mengkonfirmasi emotional memainkan peran sentral pada keputusan pembelian online. Harga dapat mempengaruhi keputusan pembelian baik secara langsung maupun melalui jalur emosional, sedangkan impulse buying beroperasi sepenuhnya melalui mekanisme emosional. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku e-commerce untuk mengintegrasikan strategi emotional marketing pada penetapan harga dan stimulus pembelian impulsif.