ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK SELF ORDERING KIOSK DALAM INDUSTRI RESTORAN CEPAT SAJI: PENDEKATAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penerimaan dan faktor-faktor yang memengaruhi niat penggunaan Self-Ordering Kiosk (SOK) di restoran cepat saji (McDonald's Tarakan) di kalangan mahasiswa Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan kerangka teoritis Technology Acceptance Model (TAM) yang menguji pengaruh persepsi kegunaan (perceived usefulness), persepsi kemudahan penggunaan (Perceived Ease of Use), dan sikap (attitude) terhadap niat menggunakan (Behavioral Intention to Use). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar kepada 300 responden mahasiswa aktif dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa seluruh variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat menggunakan. Persepsi kegunaan terbukti menjadi faktor yang paling dominan dalam membentuk niat penggunaan (β = 0,461), diikuti oleh sikap (β = 0,286) dan persepsi kemudahan penggunaan (β = 0,182). Selain itu, persepsi kemudahan penggunaan memiliki pengaruh yang kuat dalam membentuk sikap positif pengguna (β = 0,399), sementara persepsi kegunaan memengaruhi sikap dengan koefisien sebesar 0,278. Dapat disimpulkan bahwa mahasiswa Universitas Borneo Tarakan memiliki niat yang tinggi untuk mengadopsi teknologi SOK, terutama didorong oleh manfaat praktis (seperti efisiensi waktu dan akurasi pesanan) serta antarmuka sistem yang mudah dioperasikan. Implikasi praktis dari penelitian ini menyarankan agar pihak manajemen restoran cepat saji terus mengoptimalkan fitur bernilai tambah dan memastikan sistem tetap ramah pengguna (user friendly) untuk mendorong penggunaan yang berkelanjutan. Kata Kunci: Self Ordering Kiosk, Technology Acceptance Model, Niat Menggunakan, Restoran Cepat Saji, PLS-SEM
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Good Corporate governance (GCG) terhadap kinerja keuangan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Periode penelitian yang digunakan adalah 2018–2024. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan subsektor makanan dan minuman di BEI, dengan sampel sebanyak 15 perusahaan yang dipilih melalui metode purposive sampling, sehingga diperoleh 105 observasi. Variabel GCG diukur menggunakan indikator jumlah direksi dan komisaris independen, kinerja keuangan diproksikan dengan Return on Assets (ROA) dan Tobin’s Q, sedangkan ukuran perusahaan diukur menggunakan logaritma natural total aset. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa GCG berpengaruh negative signifikan terhadap kinerja keuangan. Sementara itu, ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan serta tidak mampu memoderasi hubungan antara GCG dan kinerja keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya literatur mengenai peran GCG dan ukuran perusahaan dalam konteks industri makanan dan minuman di Indonesia, serta menegaskan bahwa kualitas implementasi tata kelola perusahaan lebih menentukan kinerja keuangan dibandingkan skala perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran mediasi kepuasan kerja dalam pengaruh stres kerja dan kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan PT. Intracawood Manufacturing Tarakan. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya kinerja karyawan dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 191 karyawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner yang dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan stres kerja tidak berpengaruh negatif terhadap kepuasan kerja maupun kinerja karyawan. Kualitas kehidupan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta kinerja karyawan. Kepuasan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Uji mediasi menunjukkan kepuasan kerja tidak memediasi pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan, namun memediasi pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya kualitas kehidupan kerja dalam meningkatkan kepuasan dan kinerja karyawan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran mediasi kepuasan kerja dalam pengaruh stres kerja dan kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan PT. Intracawood Manufacturing Tarakan. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya kinerja karyawan dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 191 karyawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner yang dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan stres kerja tidak berpengaruh negatif terhadap kepuasan kerja maupun kinerja karyawan. Kualitas kehidupan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta kinerja karyawan. Kepuasan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Uji mediasi menunjukkan kepuasan kerja tidak memediasi pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan, namun memediasi pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya kualitas kehidupan kerja dalam meningkatkan kepuasan dan kinerja karyawan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Realisasi keuangan daerah di Indonesia masih menghadapi tantangan serius dalam pencapaian target optimal, sebagaimana terjadi pada Pemerintah Kota Tarakan yang mencatat rata-rata realisasi keuangan fluktuatif selama periode 2020–2024, disertai penurunan skor dimensi penyerapan anggaran pada Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) pengukuran tahun 2024 dengan predikat “Perlu Perbaikan”. Berangkat dari hal tersebut penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konsistensi perencanaan dan penganggaran serta kualitas sumber daya manusia terhadap realisasi keuangan, dengan peran stakeholder sebagai variabel intervening pada Pemerintah Kota Tarakan. Penelitian bersifat kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi mencakup seluruh aparatur pada organisasi perangkat daerah (OPD) yang terlibat langsung dalam proses perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan keuangan. Sampel sebanyak 134 responden dipilih melalui teknik stratified purposive sampling berbasis proporsi pagu anggaran. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan perangkat lunak SmartPLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsistensi perencanaan dan penganggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap realisasi keuangan, demikian pula kualitas sumber daya manusia. Kemudian peran stakeholder berpengaruh positif signifikan terhadap realisasi keuangan serta memediasi secara parsial kedua hubungan tersebut. Penelitian menyimpulkan bahwa ketiga variabel secara simultan berkontribusi positif terhadap peningkatan realisasi keuangan. Implikasi praktis mencakup rekomendasi penguatan sinkronisasi dokumen perencanaan (RPJMD, RKPD, KUA-PPAS, dan APBD), program peningkatan kompetensi ASN secara berkelanjutan, serta optimalisasi partisipasi dan pengawasan stakeholder guna mendukung akuntabilitas, efisiensi, dan keberlanjutan pengelolaan APBD di Pemerintah Kota Tarakan. Secara teoritis, temuan ini memperkaya integrasi Agency Theory, Stewardship Theory, dan Stakeholder Theory dalam konteks pemerintahan daerah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara beban kerja dan kinerja pada Puskesmas di kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan dengan motivasi kerja sebagai mediasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori dan karakteristik desain cross-sectional survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuisioner kepada seluruh pegawai pada dia Puskesmas yang ada di Kecamatan Tanjung Palas, yaitu UPTD Puskesmas Tanjung Palas dan UPTD Puskesmas Antutan. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap motivasi kerja pegawai dan Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa beban kerja tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja pegawai. Meskipun arah hubungan bersifat negatif, pengaruh tersebut tidak memenuhi kriteria signifikansi statistik. Motivasi kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Pegawai dengan tingkat motivasi kerja yang tinggi cenderung menunjukkan kinerja yang lebih baik, baik pada aspek kualitas pelayanan, tanggung jawab kerja, maupun pencapaian target organisasi. Temuan ini menegaskan bahwa motivasi kerja merupakan determinan utama kinerja pegawai sektor pelayanan kesehatan. Jadi penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan beban kerja pada Puskesmas tidak dapat dilepaskan dari upaya menjaga dan meningkatkan motivasi kerja pegawai.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Hedonic Shopping Value terhadap Impulse Buying dengan Shopping Lifestyle sebagai variabel mediasi pada pengguna Shopee di Provinsi Kalimantan Utara. Latar belakang penelitian ini adalah semakin meningkatnya perilaku pembelian impulsif dalam e-commerce yang didorong oleh pengalaman berbelanja yang bersifat hedonis, fitur platform digital yang interaktif, serta perubahan gaya hidup konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 150 pengguna Shopee yang tersebar di kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Utara. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hedonic Shopping Value tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap Impulse Buying, namun memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Shopping Lifestyle. Selanjutnya, Shopping Lifestyle memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Impulse Buying serta memediasi secara penuh hubungan antara Hedonic Shopping Value dan Impulse Buying. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku pembelian impulsif tidak hanya dipicu oleh rangsangan emosional sesaat, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh gaya hidup berbelanja konsumen yang terbentuk dalam ekosistem e-commerce. Secara teoretis, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan literatur perilaku konsumen digital. Secara praktis, penelitian ini juga memberikan implikasi bagi platform e-commerce dalam merancang pengalaman berbelanja yang bersifat hedonis guna mendorong terbentuknya gaya hidup berbelanja yang berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Studi ini memiliki maksud guna menelaah pengaruh efektivitas pelatihan daring terhadap kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan motivasi belajar sebagai variabel mediasi pada peserta Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Tahun 2025 di Provinsi Kalimantan Utara. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengembangan kompetensi ASN di era digital serta meningkatnya penggunaan metode pelatihan daring yang menuntut efektivitas dalam pelaksanaannya. Namun, keberhasilan pelatihan daring tak sekadar ditentukan melalui dimensi teknis, melainkan pula unsur kejiwaan subjek, utamanya motivasi belajar. Riset ini menerapkan metodologi numerik berlandaskan klasifikasi explanatory research. Totalitas subjek riset mencakup segenap anggota Latsar CPNS periode 2025 pada Wilayah Kalimantan Utara berjumlah 300 individu, lewat kuantitas representasi terendah 169 informan yang ditetapkan lewat formulasi Krejcie serta Morgan. Prosedur perolehan informasi dilaksanakan memakai angkutan instrumen bergradasi Likert scale, sementara pemrosesan data mengoperasikan teknik Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) memanfaatkan perangkat lunak SmartPLS. Temuan riset diharap memaparkan bahwasanya efektivitas pelatihan daring memberikan dampak searah bagi kompetensi ASN, secara lurus ataupun sirkular melewati motivasi belajar. Di samping itu, efektivitas pelatihan daring pun diproyeksikan berkontribusi selaras atas motivasi belajar, serta motivasi belajar berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kompetensi ASN. Peran motivasi belajar selaku variabel perantara mengokohkan keterkaitan antara efektivitas pelatihan daring serta kompetensi ASN. Karya ilmiah ini menyumbangkan nilai konseptual dalam evolusi pola edukasi daring lewat penyertaan motivasi belajar selaku variabel penengah, serta manfaat aplikatif bagi penyelenggara pelatihan ASN dalam mengonsep skema pelatihan yang semakin berdaya guna, fleksibel, dan menitikberatkan pada peningkatan kompetensi ASN di era digital.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
raktik manajemen laba yang dilakukan oleh manajer perusahaan publik merupakan fenomena yang secara luas terdokumentasi dalam literatur akuntansi dan keuangan, namun dampaknya terhadap kinerja perusahaan serta peran kemampuan manajerial sebagai mediator dalam hubungan tersebut masih memerlukan kajian empiris yang lebih mendalam, khususnya dalam konteks sektor industri padat aset di pasar modal berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Real Earnings Management (REM) dan Accrual Earnings Management (AEM) terhadap kinerja perusahaan yang diproksikan oleh Return on Assets (ROA), serta menguji peran mediasi kemampuan manajerial (Managerial Ability/MA) dalam hubungan antara kedua bentuk manajemen laba tersebut dengan kinerja perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian panel data yang mencakup 20 perusahaan sektor IDX Basic Materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024, menghasilkan 100 observasi firm-year yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengukuran REM menggunakan model Roychowdhury, AEM menggunakan Modified Jones Model, MA menggunakan pendekatan DEA dua tahap Demerjian, dan ROA dihitung dari rasio laba bersih terhadap total aset. Pengujian hipotesis dilaksanakan menggunakan metode Partial Least Squares – Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 4 dengan prosedur bootstrapping 5.000 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa REM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, REM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap MA, sedangkan AEM tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA maupun MA, dan kemampuan manajerial tidak terbukti memediasi pengaruh REM maupun AEM terhadap ROA. Penelitian ini menegaskan bahwa manipulasi laba berbasis aktivitas riil merupakan ancaman yang lebih destruktif terhadap kinerja fundamental perusahaan dibandingkan manipulasi berbasis akrual, dan memberikan implikasi praktis bagi penguatan sistem pengawasan internal perusahaan, regulasi pasar modal, serta pengambilan keputusan investasi di sektor bahan baku Indonesia.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan persepsi harga terhadap loyalitas melalui kepuasan pelanggan pada masyarakat pengguna produk Sulo Rotan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 200 orang dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk dan persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Selain itu, kualitas produk dan persepsi harga juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Kepuasan pelanggan terbukti berpengaruh positif terhadap loyalitas serta mampu memediasi pengaruh kualitas produk dan persepsi harga terhadap loyalitas. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas produk dan penetapan harga yang sesuai dengan nilai dan manfaat yang diterima pelanggan dapat meningkatkan kepuasan, yang pada akhirnya memperkuat loyalitas terhadap produk Sulo Rotan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan persepsi harga terhadap loyalitas melalui kepuasan pelanggan pada masyarakat pengguna produk Sulo Rotan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 200 orang dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk dan persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Selain itu, kualitas produk dan persepsi harga juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Kepuasan pelanggan terbukti berpengaruh positif terhadap loyalitas serta mampu memediasi pengaruh kualitas produk dan persepsi harga terhadap loyalitas. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas produk dan penetapan harga yang sesuai dengan nilai dan manfaat yang diterima pelanggan dapat meningkatkan kepuasan, yang pada akhirnya memperkuat loyalitas terhadap produk Sulo Rotan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG) serta tingkat likuiditas terhadap nilai perusahaan, dengan profitabilitas sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Pengungkapan ESG diproksikan menggunakan ESG Score, yang mengacu pada Metrik ESG ASEAN. Likuiditas diproksikan oleh Current Ratio (CR), profitabilitas diukur dengan Return On Assets (ROA), sedangkan nilai perusahaan diukur menggunakan Price to Book Value (PBV) yang ditransformasikan ke dalam logaritma natural (Ln PBV). Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dan menganalisis 290 data observasi menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pengungkapan ESG dan likuiditas terhadap nilai perusahaan berhasil ditunjukkan. Namun, profitabilitas tidak terbukti berperan sebagai variabel moderasi, baik dalam hubungan antara pengungkapan ESG maupun likuiditas terhadap nilai perusahaan. Nilai R-Square sebesar 0,078 mengindikasikan bahwa model penelitian hanya mampu menjelaskan 7,8% variasi nilai perusahaan, sementara 92,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa pengungkapan ESG dan likuiditas merupakan faktor penting dalam membentuk persepsi investor terhadap nilai perusahaan, sedangkan tingkat profitabilitas belum menjadi pertimbangan utama.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan dan tata kelola perusahaan terhadap sustainability report dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor consumer cylicals dan non-cylicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode tahun 2021-2024. Kinerja keuangan diukur menggunakan ROA, ROE dan NPM, sedangkan tata kelola perusahaan diukur melalui komisaris independen, kepemilikan manajerial, komite audit dan kualitas audit. Sustainability reporting diukur menggunakan indeks GRI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis PLS-SEM terhadap 120 data observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan dan tata kelola perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap sustainability reporting. Ukuran perusahaan juga tidak memoderasi hubungan tersebut.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran profitabilitas, ukuran perusahaan dan struktur modal dalam meningkatkan nilai perusahaan dengan inflasi sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor kesehatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2023. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling yang diperoleh 18 perusahaan sehingga mendapatkan 90 observasi dalam penelitian ini, teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan PLS-SEM dengan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas dan ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan struktur modal tidak berpengaruh signifikan. Inflasi tidak memoderasi hubungan antara profitabilitas dan nilai perusahaan maupun hubungan ukuran perusahaan dengan nilai perusahaan, kemudian inflasi memoderasi hubungan struktur modal dan nilai perusahaan secara negatif dan signifikan. Implikasi teoritis penelitian ini mendukung penerapan teori sinyal, namun tidak mendukung teori trade-off dan teori hipotesis fisher dalam menjelaskan faktor yang memengaruhi nilai perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
AAAAAThis research examined the urgency of marketing mix model analysis at Bius coffee shops in Tarakan. In facing the rapid growth of the coffee industry and changing consumer behaviour, understanding effective marketing strategies is becoming crucial. This research aimed to contribute to understanding and improving marketing performance and identify its impact on consumer satisfaction. The research results provide practical guidance for similar business owners and stakeholders in optimising marketing strategies and meeting consumer expectations through the use of the marketing mix model and the influence of the marketing mix on consumer satisfaction at Bius Coffee. A survey using PLS-SEM involved 100 consumers as respondents consisting of 64 male and 36 female respondents. The research results showed that the Marketing Mix Model influences Bius Coffee's consumer satisfaction, consists of the variables Product, Price, Place, Promotion, People, Physical Evidence, Process and Consumer Satisfaction, which have valid construct values in building each latent variable compared to the indicators others that have invalid indicator values (less than 0.05). The R2 is 65.8%, which is the result that has been given and built by each latent variable; from these results, the influence of the marketing mix on consumer satisfaction can be seen. Bius Coffee, namely the Product and Physical Evidence variables, has a significant P-value of 0.0040, 05. The Person variable has a P-value significance value of 0.028 <0.05, and 34.2%, influenced by other factors