Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Technology Acceptance Model
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Self ordering kiosk dalam industri Restoran cepat saji: pendeketab Technology Acceptance Model ( studi pada mahasiswa-mahasiswa pengunjung Restoran cepat sani di Universitas Borneo Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK SELF ORDERING KIOSK DALAM INDUSTRI RESTORAN CEPAT SAJI: PENDEKATAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penerimaan dan faktor-faktor yang memengaruhi niat penggunaan Self-Ordering Kiosk (SOK) di restoran cepat saji (McDonald's Tarakan) di kalangan mahasiswa Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan kerangka teoritis Technology Acceptance Model (TAM) yang menguji pengaruh persepsi kegunaan (perceived usefulness), persepsi kemudahan penggunaan (Perceived Ease of Use), dan sikap (attitude) terhadap niat menggunakan (Behavioral Intention to Use). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar kepada 300 responden mahasiswa aktif dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa seluruh variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat menggunakan. Persepsi kegunaan terbukti menjadi faktor yang paling dominan dalam membentuk niat penggunaan (β = 0,461), diikuti oleh sikap (β = 0,286) dan persepsi kemudahan penggunaan (β = 0,182). Selain itu, persepsi kemudahan penggunaan memiliki pengaruh yang kuat dalam membentuk sikap positif pengguna (β = 0,399), sementara persepsi kegunaan memengaruhi sikap dengan koefisien sebesar 0,278. Dapat disimpulkan bahwa mahasiswa Universitas Borneo Tarakan memiliki niat yang tinggi untuk mengadopsi teknologi SOK, terutama didorong oleh manfaat praktis (seperti efisiensi waktu dan akurasi pesanan) serta antarmuka sistem yang mudah dioperasikan. Implikasi praktis dari penelitian ini menyarankan agar pihak manajemen restoran cepat saji terus mengoptimalkan fitur bernilai tambah dan memastikan sistem tetap ramah pengguna (user friendly) untuk mendorong penggunaan yang berkelanjutan. Kata Kunci: Self Ordering Kiosk, Technology Acceptance Model, Niat Menggunakan, Restoran Cepat Saji, PLS-SEM

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS BIBLIOMETRIK TERHADAP TREN SOCIAL MEDIA DAN DIGITAL MARKETING PADA ARTIKEL YANG TERINDEKS SCOPUS TAHUN 2020–2025

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah memetakan tren publikasi ilmiah social media dan digital marketing pada artikel terindeks Scopus periode 2020–2025 berbasis perspektif Technology Acceptance Model (TAM). Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan metode bibliometrik menggunakan perangkat lunak RStudio melalui paket Bibliometrix/BiblioShiny. Data diperoleh dari basis data Scopus dengan kata kunci "social media" AND "digital marketing" melalui prosedur seleksi PRISMA, menghasilkan sampel akhir sebanyak 544 artikel. Hasil penelitian menunjukkan tujuh temuan utama. Pertama, jumlah publikasi meningkat dari 70 artikel pada tahun 2020 menjadi 138 artikel pada tahun 2025 dengan Compound Annual Growth Rate sebesar 14,5%. Kedua, penulis paling produktif adalah Carlson, Krishen, dan Kunkel dengan masing-masing empat artikel, sedangkan Hodson mencatatkan nilai kontribusi fraksional tertinggi sebesar 1,58. Ketiga, artikel paling berpengaruh adalah karya Dwivedi et al. (2021) dengan 1.526 total sitasi dan 254,33 sitasi per tahun. Keempat, Journal of Retailing and Consumer Services menjadi jurnal paling produktif dengan 22 artikel. Kelima, sebanyak 95,03% penulis hanya menghasilkan satu artikel, melampaui nilai teoritis Hukum Lotka sebesar 70,24%, yang mengindikasikan belum terbentuknya kelompok core authors yang stabil. Keenam, India menjadi negara paling produktif dengan 56 artikel, diikuti Amerika Serikat dengan 44 artikel dan Tiongkok dengan 31 artikel, sementara Indonesia menempati posisi ketujuh dengan 16 artikel. Ketujuh, thematic map analysis mengidentifikasi social networking, commerce, dan sales sebagai motor themes, dengan influencer marketing dan consumer decision-making sebagai topik yang menguat pada akhir periode.Disimpulkan bahwa riset social media dan digital marketing berkembang pesat secara global dengan agenda tematik yang semakin terfokus dan terintegrasi, serta memberikan implikasi teoritis dan praktis bagi akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MODEL PENERIMAAN ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS) PENDEKATAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Transformasi digital dalam pelayanan publik menjadi agenda global untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kemudahan akses layanan pemerintah. Di Indonesia, sistem Online Single Submission (OSS) dikembangkan untuk memfasilitasi birokrasi legalitas bisnis serta mengoptimalkan atmosfir penanaman modal, akan tetapi tingkat penerimaan sistem ini masih menunjukkan variasi yang cukup besar, terutama di wilayah Kabupaten Bulungan yang menghadapi keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi teknologi, dan kendala akses jaringan. Situasi tersebut memaparkan yakni efektivitas transformasi digital jasa kemasyarakatan bukan sekadar dipicu oleh eksistensi perangkat, melainkan dipengaruhi pula olehsejauh mana masyarakat mampu dan bersedia menerima serta menggunakannya secara berkelanjutan. Penelitian ini berfokus guna mengkaji Model penerimaan Online Single Submission (OSS) Metodologi Technology Acceptance Model (TAM) yang dikembangkan melalui penyertaan pengalaman pengguna selaku faktor eksternal, sekaligus mengevaluasi kontribusi sikap sebagai variabel mediasi pada keterkaitan antarkomponen persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, dan niat menggunakan OSS di area Kabupaten Bulungan. Pada konstruksi TAM, pengalaman pengguna ditempatkan sebagai variabel eksternal yang menstimulasi munculnya persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan, sekaligus berkontribusi langsung terhadap sikap dan niat menggunakan sistem. Fokus ini penting untuk memahami mekanisme kognitif dan afektif yang mendasari adopsi teknologi pelayanan publik di daerah dengan karakteristik sosial dan geografis yang khas. Studi ini memakai perspektif kuantitatif lewat teknik survei lapangan kepada para pengakses OSS di teritorial Kabupaten Bulungan. Informasi yang terhimpun diproses via Structural Equation Modeling berlandaskan Partial Least Squares guna memverifikasi interaksi sebab-akibat antarvariabel pada skema penelitian serta mengidentifikasi peran mediasi sikap dalam kerangka TAM yang dikembangkan dengan memasukkan pengalaman pengguna sebagai factor eksternal. Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap dan niat menggunakan OSS. Selain itu, pengalaman pengguna terbukti berpengaruh signifikan terhadap persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, serta secara langsung memperkuat sikap dan niat menggunakan sistem. Sikap juga terbukti memediasi secara signifikan hubungan antara persepsi kegunaan, persepsi kemudahan, dan niat menggunakan OSS. Temuan ini menegaskan relevansi TAM yang diperluas dalam menjelaskan penerimaan layanan publik digital di wilayah Kabupaten Bulungan, sekaligus memberikan implikasi praktis bahwa peningkatan kualitas pengalaman pengguna melalui perbaikan antarmuka, stabilitas sistem, kemudahan navigasi, dan pendampingan yang responsive menjadi kunci untuk mendorong adopsi OSS yang lebih efektif dan berkelanjutan di Kabupaten Bulungan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kepercayaan dan Resiko Pada Niat Bertransaksi Secara Online Pendekatan Technology Acceptence Model (Studi kasus pada masyarakat Kota Tarakan

2021•

ABSTRACT THE EFFECT OF TRUST AND RISK ON ONLINE TRANSACTION INTENTION WITH A TECHNOLOGY ACCEPTENCE MODEL APPROACH (A Case Study in Tarakan People) Laela Mucharomah Wulan Dari Dr.Syahran,S.E., M.Sc This research aimed to examine the effect of (1) Trust, (2) Perceived Usefulness, (3) Perceived Ease of Use, (4) Risk, and (5) Transaction Intention to Tarakan People. The research used a survey method and purposive sampling technique with 230 respondents. The research data were collected using questionnaires. This research emlpoyed SEM (Structural Equation Modeling) analysis technique operated using PLS software version 3.0. The results show that (1) Trust positively affected transaction intention, indicating that the increasing the trust, the higher the intention to make transaction (2) Perceived Usefulness positively affected transaction intention, indicating the better the Perceived Usefulness, the more positive the intention to make transaction (3) Perceived Ease of Use positively the affected transaction intention, indicating to make transaction. (4) Risk did not affect Transaction Intention, indicating that the higher the risk reception, the lower the intention to make transaction.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail