Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Online Single Submission
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, KEMUDAHAN AKSES, DAN KEPERCAYAAN TERHADAP PENGGUNA APLIKASI ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS) MELALUI KEPUASAN PELAKU USAHA KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan, kemudahan akses, dan kepercayaan terhadap pengguna aplikasi Online Single Submission (OSS) melalui kepuasan pelaku usaha di Kabupaten Malinau. Implementasi OSS sebagai sistem perizinan berbasis elektronik menuntut peningkatan kualitas layanan publik yang efektif, efisien, dan transparan. Kepuasan pelaku usaha menjadi indikator penting dalam menilai keberhasilan transformasi digital layanan perizinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada pelaku usaha yang telah menggunakan aplikasi OSS di Kabupaten Malinau. Analisis data dilakukan dengan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan, kemudahan akses, dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelaku usaha. Kepuasan pelaku usaha terbukti berpengaruh signifikan terhadap intensitas penggunaan aplikasi OSS. Pengujian mediasi menunjukkan bahwa kepuasan pelaku usaha memediasi pengaruh kualitas pelayanan, kemudahan akses, dan kepercayaan terhadap pengguna aplikasi OSS. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi OSS tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis sistem, tetapi juga oleh kualitas interaksi layanan dan tingkat kepercayaan pengguna.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, KEMUDAHAN AKSES, DAN KEPERCAYAAN TERHADAP PENGGUNA APLIKASI ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS) MELALUI KEPUASAN PELAKU USAHA KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan, kemudahan akses, dan kepercayaan terhadap pengguna aplikasi Online Single Submission (OSS) melalui kepuasan pelaku usaha di Kabupaten Malinau. Implementasi OSS sebagai sistem perizinan berbasis elektronik menuntut peningkatan kualitas layanan publik yang efektif, efisien, dan transparan. Kepuasan pelaku usaha menjadi indikator penting dalam menilai keberhasilan transformasi digital layanan perizinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada pelaku usaha yang telah menggunakan aplikasi OSS di Kabupaten Malinau. Analisis data dilakukan dengan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan, kemudahan akses, dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelaku usaha. Kepuasan pelaku usaha terbukti berpengaruh signifikan terhadap intensitas penggunaan aplikasi OSS. Pengujian mediasi menunjukkan bahwa kepuasan pelaku usaha memediasi pengaruh kualitas pelayanan, kemudahan akses, dan kepercayaan terhadap pengguna aplikasi OSS. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi OSS tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis sistem, tetapi juga oleh kualitas interaksi layanan dan tingkat kepercayaan pengguna.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MODEL PENERIMAAN ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS) PENDEKATAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Transformasi digital dalam pelayanan publik menjadi agenda global untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kemudahan akses layanan pemerintah. Di Indonesia, sistem Online Single Submission (OSS) dikembangkan untuk memfasilitasi birokrasi legalitas bisnis serta mengoptimalkan atmosfir penanaman modal, akan tetapi tingkat penerimaan sistem ini masih menunjukkan variasi yang cukup besar, terutama di wilayah Kabupaten Bulungan yang menghadapi keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi teknologi, dan kendala akses jaringan. Situasi tersebut memaparkan yakni efektivitas transformasi digital jasa kemasyarakatan bukan sekadar dipicu oleh eksistensi perangkat, melainkan dipengaruhi pula olehsejauh mana masyarakat mampu dan bersedia menerima serta menggunakannya secara berkelanjutan. Penelitian ini berfokus guna mengkaji Model penerimaan Online Single Submission (OSS) Metodologi Technology Acceptance Model (TAM) yang dikembangkan melalui penyertaan pengalaman pengguna selaku faktor eksternal, sekaligus mengevaluasi kontribusi sikap sebagai variabel mediasi pada keterkaitan antarkomponen persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, dan niat menggunakan OSS di area Kabupaten Bulungan. Pada konstruksi TAM, pengalaman pengguna ditempatkan sebagai variabel eksternal yang menstimulasi munculnya persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan, sekaligus berkontribusi langsung terhadap sikap dan niat menggunakan sistem. Fokus ini penting untuk memahami mekanisme kognitif dan afektif yang mendasari adopsi teknologi pelayanan publik di daerah dengan karakteristik sosial dan geografis yang khas. Studi ini memakai perspektif kuantitatif lewat teknik survei lapangan kepada para pengakses OSS di teritorial Kabupaten Bulungan. Informasi yang terhimpun diproses via Structural Equation Modeling berlandaskan Partial Least Squares guna memverifikasi interaksi sebab-akibat antarvariabel pada skema penelitian serta mengidentifikasi peran mediasi sikap dalam kerangka TAM yang dikembangkan dengan memasukkan pengalaman pengguna sebagai factor eksternal. Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap dan niat menggunakan OSS. Selain itu, pengalaman pengguna terbukti berpengaruh signifikan terhadap persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, serta secara langsung memperkuat sikap dan niat menggunakan sistem. Sikap juga terbukti memediasi secara signifikan hubungan antara persepsi kegunaan, persepsi kemudahan, dan niat menggunakan OSS. Temuan ini menegaskan relevansi TAM yang diperluas dalam menjelaskan penerimaan layanan publik digital di wilayah Kabupaten Bulungan, sekaligus memberikan implikasi praktis bahwa peningkatan kualitas pengalaman pengguna melalui perbaikan antarmuka, stabilitas sistem, kemudahan navigasi, dan pendampingan yang responsive menjadi kunci untuk mendorong adopsi OSS yang lebih efektif dan berkelanjutan di Kabupaten Bulungan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail