Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Subjek: Niat Menggunakan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Self ordering kiosk dalam industri Restoran cepat saji: pendeketab Technology Acceptance Model ( studi pada mahasiswa-mahasiswa pengunjung Restoran cepat sani di Universitas Borneo Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK SELF ORDERING KIOSK DALAM INDUSTRI RESTORAN CEPAT SAJI: PENDEKATAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penerimaan dan faktor-faktor yang memengaruhi niat penggunaan Self-Ordering Kiosk (SOK) di restoran cepat saji (McDonald's Tarakan) di kalangan mahasiswa Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan kerangka teoritis Technology Acceptance Model (TAM) yang menguji pengaruh persepsi kegunaan (perceived usefulness), persepsi kemudahan penggunaan (Perceived Ease of Use), dan sikap (attitude) terhadap niat menggunakan (Behavioral Intention to Use). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar kepada 300 responden mahasiswa aktif dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa seluruh variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat menggunakan. Persepsi kegunaan terbukti menjadi faktor yang paling dominan dalam membentuk niat penggunaan (β = 0,461), diikuti oleh sikap (β = 0,286) dan persepsi kemudahan penggunaan (β = 0,182). Selain itu, persepsi kemudahan penggunaan memiliki pengaruh yang kuat dalam membentuk sikap positif pengguna (β = 0,399), sementara persepsi kegunaan memengaruhi sikap dengan koefisien sebesar 0,278. Dapat disimpulkan bahwa mahasiswa Universitas Borneo Tarakan memiliki niat yang tinggi untuk mengadopsi teknologi SOK, terutama didorong oleh manfaat praktis (seperti efisiensi waktu dan akurasi pesanan) serta antarmuka sistem yang mudah dioperasikan. Implikasi praktis dari penelitian ini menyarankan agar pihak manajemen restoran cepat saji terus mengoptimalkan fitur bernilai tambah dan memastikan sistem tetap ramah pengguna (user friendly) untuk mendorong penggunaan yang berkelanjutan. Kata Kunci: Self Ordering Kiosk, Technology Acceptance Model, Niat Menggunakan, Restoran Cepat Saji, PLS-SEM

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PERSEPSI KEGUNAAN DAN PERSEPSI KEMUDAHAN TERHADAP NIAT MENGGUNAKAN SHOPEE DENGAN SIKAP SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi kasus pada pengguna Shopee)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan terhadap niat menggunakan Shopee dengan sikap sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 280 responden dan dianalisis menggunakan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap dan niat menggunakan. Sikap juga memediasi pengaruh kedua variabel tersebut terhadap niat menggunakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PERSEPSI KEGUNAAN DAN PERSEPSI KEMUDAHAN TERHADAP NIAT MENGGUNAKAN SHOPEE DENGAN SIKAP SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi kasus pada pengguna Shopee)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan terhadap niat menggunakan Shopee dengan sikap sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 280 responden dan dianalisis menggunakan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap dan niat menggunakan. Sikap juga memediasi pengaruh kedua variabel tersebut terhadap niat menggunakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MODEL PENERIMAAN ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS) PENDEKATAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Transformasi digital dalam pelayanan publik menjadi agenda global untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kemudahan akses layanan pemerintah. Di Indonesia, sistem Online Single Submission (OSS) dikembangkan untuk memfasilitasi birokrasi legalitas bisnis serta mengoptimalkan atmosfir penanaman modal, akan tetapi tingkat penerimaan sistem ini masih menunjukkan variasi yang cukup besar, terutama di wilayah Kabupaten Bulungan yang menghadapi keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi teknologi, dan kendala akses jaringan. Situasi tersebut memaparkan yakni efektivitas transformasi digital jasa kemasyarakatan bukan sekadar dipicu oleh eksistensi perangkat, melainkan dipengaruhi pula olehsejauh mana masyarakat mampu dan bersedia menerima serta menggunakannya secara berkelanjutan. Penelitian ini berfokus guna mengkaji Model penerimaan Online Single Submission (OSS) Metodologi Technology Acceptance Model (TAM) yang dikembangkan melalui penyertaan pengalaman pengguna selaku faktor eksternal, sekaligus mengevaluasi kontribusi sikap sebagai variabel mediasi pada keterkaitan antarkomponen persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, dan niat menggunakan OSS di area Kabupaten Bulungan. Pada konstruksi TAM, pengalaman pengguna ditempatkan sebagai variabel eksternal yang menstimulasi munculnya persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan, sekaligus berkontribusi langsung terhadap sikap dan niat menggunakan sistem. Fokus ini penting untuk memahami mekanisme kognitif dan afektif yang mendasari adopsi teknologi pelayanan publik di daerah dengan karakteristik sosial dan geografis yang khas. Studi ini memakai perspektif kuantitatif lewat teknik survei lapangan kepada para pengakses OSS di teritorial Kabupaten Bulungan. Informasi yang terhimpun diproses via Structural Equation Modeling berlandaskan Partial Least Squares guna memverifikasi interaksi sebab-akibat antarvariabel pada skema penelitian serta mengidentifikasi peran mediasi sikap dalam kerangka TAM yang dikembangkan dengan memasukkan pengalaman pengguna sebagai factor eksternal. Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap dan niat menggunakan OSS. Selain itu, pengalaman pengguna terbukti berpengaruh signifikan terhadap persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, serta secara langsung memperkuat sikap dan niat menggunakan sistem. Sikap juga terbukti memediasi secara signifikan hubungan antara persepsi kegunaan, persepsi kemudahan, dan niat menggunakan OSS. Temuan ini menegaskan relevansi TAM yang diperluas dalam menjelaskan penerimaan layanan publik digital di wilayah Kabupaten Bulungan, sekaligus memberikan implikasi praktis bahwa peningkatan kualitas pengalaman pengguna melalui perbaikan antarmuka, stabilitas sistem, kemudahan navigasi, dan pendampingan yang responsive menjadi kunci untuk mendorong adopsi OSS yang lebih efektif dan berkelanjutan di Kabupaten Bulungan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DETERMINAN NIAT BERTRANSAKSI MENGGUNAKAN QUICK RESPONSE CODE INDONESIAN STANDARD (QRIS) SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN DIGITAL (Studi Kasus pada Masyarakat di Kota Tarakan)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan terhadap niat menggunakan melalui sikap sebagai variabel mediasi, studi kasus pada masyarakat di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kuantitatif dengan metode survei, mengumpulkan data dengan menyebarkan kuesioner. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan teknik pengumpulan sampel purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini masyarakat di kota Tarakan yang belum pernah menggunakan QRIS dengan jumlah sampel sebanyak 200 responden. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS ver.4). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, dan sikap berpengaruh positif signifikan terhadap niat menggunakan. Sikap juga terbukti memainkan peran sebagai variabel mediasi yang signifikan dalam memperkuat hubungan antara variabel persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan terhadap teknologi dengan niat menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran digital.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERILAKU NASABAH TERHADAP PENGGUNA MOBILE BANKING PENDEKATAN UNIFIED THEORY OF ACCEPTANCE AND USE OF TECHNOLOGY (UTAUT)

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku nasabah dalam menggunakan layanan mobile banking dengan pendekatan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Model UTAUT digunakan untuk mengevaluasi pengaruh ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, dan kondisi fasilitas terhadap niat menggunakan, serta hubungan antara niat menggunakan dengan perilaku pengguna aktual. Data diperoleh melalui survei kuesioner kepada 350 mahasiswa Universitas Borneo Tarakan yang merupakan pengguna aktif mobile banking.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, dan kondisi fasilitas memiliki pengaruh signifikan terhadap niat menggunakan. Niat menggunakan juga terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku pengguna aktual. Temuan ini mendukung bahwa model UTAUT merupakan konsep yang efektif untuk mengevaluasi adopsi teknologi dalam layanan keuangan digital. Studi ini memberikan implikasi praktis bagi industri perbankan untuk meningkatkan kualitas layanan mobile banking melalui perbaikan infrastruktur, penyediaan fitur yang relevan, dan kemudahan akses guna meningkatkan kepuasan dan adopsi nasabah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Niat Menggunakan Mobile Banking Pendekatan Technology Acceptance Model TAM (Studi pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi UBT)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kegunaan, kemudahan, kepercayaan, sikap dan niat seseorang untuk menggunakan mobile banking (studi pada mahasiswa fakultas ekonomi universitas borneo Tarakan). Pendekatan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Technology Acceptance Model (TAM). Pada penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode survey, cara mengumpulkan data dengan menggunakan kuesioner. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan Teknik pengumpulan sampel purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa fakultas ekonomi universitas borneo Tarakan yang berniat menggunakan mobile banking dengan jumlah sampel sebanyak 350 responden. Metode analisis yang digunakan adalah partial least square (PLS ver.4). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel kegunaan, kemudahan, kepercayaan, dan sikap berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat menggunakan mobile banking.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KEGUNAAN, KEMUDAHAN, SIKAP DAN RISIKO TERHADAP NIAT NASABAH MENGGUNAKAN MOBILE BANKING

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh kegunaan, kemudahan, sikap dan risiko terhadap niat nasabah menggunakan mobile banking. Responden penelitian ini adalah masyarakat umum yang ada di kota Tarakan dengan menggunakan metode survei langsung dengan instrumen pernyataan atau pertanyaan. Kuesioner yang disebar dan yang kembali adalah sebanyak 350 kuesioner dan kuesioner yang dapat dioleh dalam penelitian ini adalah sebanyak 350. Berdasarkan analisis Partial Least Square (PLS 3.0), hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan langsung antara variabel kegunaan dengan sikap memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan antara variabel, kemudahaan dengan sikap, sikap dengan niat menggunakan dan risiko terhadap niat menggunakan memiliki pengaruh positif dan signifikan antar variabelnya. Walaupun semakin tinggi kegunaan tidak mempengaruhi sikap untuk menggunakan mobile banking, semakin dirasakan kemudahan maka akan mempengaruhi sikap masyarakat untuk menggunakan mobile banking, sikap masyarakat disesuakian dengan kegunaan dan kemudahan, semakin tinggi tingkat kegunaan dan kemudahan akan mempengaruhi sikap masyarakat terhadap niat menggunakan mobile banking dan semakin rendah risiko akan meningkatkan niat masyarakat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail