Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan terhadap niat menggunakan melalui sikap sebagai variabel mediasi, studi kasus pada masyarakat di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kuantitatif dengan metode survei, mengumpulkan data dengan menyebarkan kuesioner. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan teknik pengumpulan sampel purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini masyarakat di kota Tarakan yang belum pernah menggunakan QRIS dengan jumlah sampel sebanyak 200 responden. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS ver.4). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, dan sikap berpengaruh positif signifikan terhadap niat menggunakan. Sikap juga terbukti memainkan peran sebagai variabel mediasi yang signifikan dalam memperkuat hubungan antara variabel persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan terhadap teknologi dengan niat menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran digital.