Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

9 hasil
Subjek: Tingkat Pengangguran
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Belanja Modal, Tingkat Pengangguran Terbuka dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara.

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Maharika Putri (NIM: 2240402105) ”PENGARUH BELANJA MODAL, TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA”. Skripsi, Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Borneo Tarakan, 2026. Pembimbing Dr. Zakaria Basran, S.E., M.Si Kemiskinan Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara masih menjadi persoalan penting meskipun daerah ini memiliki potensi sumber daya alam yang besar, sehingga perlu dikaji faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh belanja modal, tingkat pengangguran terbuka, dan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan Kabupaten/Kota di Kalimantan Utara baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder tahun 2019-2025 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Provinsi Kalimantan Utara, dianalisis menggunakan regresi data panel dengan program E-views 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial belanja modal dan tingkat pengangguran terbuka berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemerintah daerah perlu mengoptimalkan belanja modal yang tepat sasaran dan menekan tingkat pengangguran guna mendukung penurunan kemiskinan secara berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Belanja Modal, Indeks Pembangunan Manusia, dan Upah Minimum Provinsi Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Kalimantan Tahun 2017-2024

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Permasalahan Tingkat Pengangguran Terbuka masih menjadi isu penting dalam pembangunan ekonomi daerah, terutama karena berkaitan dengan kebijakan pemerintah, kualitas SDM, serta kebijakan upah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui, Pengaruh Belanja Modal, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Upah Minimum Provinsi (UMP) terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Kalimantan secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Tahun 2017-2024. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi data panel dengan menggunakan program software Eviews 13 dengan model terbaik (FEM). Hasil penelitian yang dilakukan menunjukan (1) Secara parsial Belanja Modal tidak berpengaruh dan tidak signifikian terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di kalimantan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Kalimantan Tahun 2017-2024, Sedangkan Upah Minimum Provinsi (UMP) berpengaruh dan signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Kalimantan Tahun 2017-2024. (2) Secara simultan Belanja Modal, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Upah Minimum Provinsi (UMP) berpengaruh signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Kalimantan Tahun 2017-2024.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh indeks pembangunan manusia tingkat pengangguran dan tingkat kemiskinan terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten kota dI Kalimantan utara.

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh indeks pembangunan manusia, tingkat pengangguran, tingkat kemiskinan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten/Kota di Kalimantan Utara selama periode 2018-2024. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak Eviews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial indeks pembangunan manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan tingkat pengangguran dan tingkat kemiskinan berpengaruh negatif dan signifikan terhadup pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di Kalimantan Utara. Secara simultan, indeks pembangunan manusia, tingkat pengangguran, dan tingkat kemiskinan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGELUARAN KONSUMSI, INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) DAN JUMLAH PENDUDUK MISKIN TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Provinsi Kalimantan Utara sebagai provinsi termuda di Indonesia masih menghadapi tantangan besar di bidang ketenagakerjaan. Meskipun pembangunan infrastruktur dan sosial terus meningkat, namun angka pengangguran di beberapa daerah masih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengeluaran konsumsi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan jumlah penduduk miskin terhadap angka pengangguran di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel, yaitu menggabungkan data time series dan cross-section terdiri dari Kab Malinau, Kab Bulungan, Kab Tana Tidung, Kab Nunukan, dan Kota Tarakan selama kurun waktu 2017–2024. Sampel dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang terkait dengan variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial hanya IPM yang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap angka pengangguran. Sementara itu, pengeluaran konsumsi dan jumlah penduduk miskin tidak berpengaruh. Namun, secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap angka pengangguran di Provinsi Kalimantan Utara. Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai langkah strategis dalam menekan angka pengangguran di daerah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KORELASI KESEMPATAN KERJA DAN TINGKAT PENGANGGURAN DENGAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN DAN KOTA PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kesempatan kerja dan tingkat pengangguran dengan pertumbuhan ekonomi di kabupaten kota Provinsi Kalimantan Utara. Periode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tahun 2014-2021. Metode alat analisis yang digunakan adalah analisis korelasi dengan mengunakan aplikasi Statistical Package For The Social Sciences (SPSS). Dari hasil analisis korelasi di Kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Utara antara kesempatan kerja dengan pertumbuhan ekonomi adalah dengan nilai korelasi (0,117) artinya korelasi antara variabel kesempatan kerja dengan pertumbuhan ekonomi adalah positif dengan tingkat keeratan hubungan kategori sangat lemah. Ini memberikan pengertian bahwa varibel kesempatan kerja memiliki hubungan yang sangat lemah terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Utara. Dari hasil analisis korelasi di Kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Utara hubungan antara tingkat pengangguran dengan laju pertumbuhan ekonomi dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkat pengangguran dengan pertumbuhan ekonomi terdapat nilai korelasi negatif (-0,002) artinya hubungan antara dua variabel yang bergerak ke arah yang berlawanan antara variabel tingkat pengangguran dengan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Utara.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Investasi, Ekspor, dan Tenaga Kerja Asing Terhadap Tingkat Pengangguran di Indonesia Tahun 2013-2022

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Di negara Indonesia terdapat permasalahan banyaknya pengangguran yang disebabkan oleh kurangnya lapangan pekerjaan dan kesempatan kerja pada setiap sektor perkonomian sehingga mengakibatkan pengangguran dan kemiskinan, mengalami masalah terhadap perekonomian di Negara Indonesia. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Investasi, Ekspor dan Tenaga kerja Asing berpengaruh terhadap Tingkat Pengangguran di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Metode alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda (menggunakan alat aplikasi yaitu Eviews 10). Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda secara parsial menyatakan bahwa hasil dari penelitian ini menunjukkan Investasi memiliki nilai probalitas 0,0803 > 0,05 yang artinya tidak berpengaruh terhadap tingkat pengangguran di Indonesia. Hasil dari penelitian uji t menunjukkan bahwa Ekspor memiliki nilai probalitas 0,958 > 0,05 yang artinya tidak berpengaruh terhadap tingkat pengangguran di Indonesia. Hasil dari penelitian uji t menunjukkan bahwa Tenaga Kerja Asing memiliki nilai probalitas 0,516 > 0,05 yang artinya tidak berpengaruh terhadap tingkat pengangguran di Indonesia. Sedangkan secara simultan menunjukkan bahwa pada nilai f-statistik probalitas sebesar 0,0471 0,05 lebih kecil dari tingkat kesalahan maka pada variabel Investasi, Ekspor dan Tenaga Kerja Asing berpengaruh terhadap tingkat pengangguran di Indonesia. Koefisien Determinasi menyatakan bahwa nilai 25% berpengaruh dengan variabel independen terhadap variabel dependen dan 75% di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan di dalam penelitian.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH ASPEK SOSIAL EKONOMI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI KOTA TARAKAN

2024•

ABSTRAK PENGARUH ASPEK SOSIAL EKONOMI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI KOTA TARAKAN PETRUS LIWU Djuanda Hatta, S.E., M.Si Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa besar pengaruh aspek sosial ekonomi terhadap tingkat pengangguran di kota tarakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Yaitu dari tahun 2013 sampai tahun 2022. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah SPSS 25, Dari beberapa variabel ada yang berpengaruh dan ada yang tidak berpengaruh terhadap Tingkat pengganguran. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel pertumbuhan penduduk, angka partisipasi sekolah, konsumsi rumah tangga dan pengeluaran pemerintah tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran dan variabel tingkat partisipasi angkatan kerja dan investasi yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran di kota tarakan, variabel bebas berkontribusi sebesar 71,4% terhadap tingkat pengangguran.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pengeluaran Pemerintah, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Tingkat Pengangguran Terhadap Tingkat Kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Utara (Tahun 2014-2021)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to determine and analyze the effect of government spending, the Human Development Index (IPM), and the unemployment rate on the level of poverty in the districts/cities of North Kalimantan province. This research approach uses quantitative research. The source of this research data is secondary data with data collection techniques using library research. Data analysis in this study used the panel data regression method, classic assumption test, and hypothesis testing (T test and F test) using the Eviews-10 software tool. The results of the study show that partially the variables of Government Expenditure, Human Development Index (IPM), and Unemployment Rate have no effect on Poverty Levels in the Regencies/Cities of North Kalimantan Province. Simultaneously Government Expenditure, Human Development Index (IPM) and Unemployment Rate have an influence on the Poverty Level in the Districts/Cities of North Kalimantan Province. With an R-Square value of 0.710168, it means that the variable Government Expenditure, Human Development Index (IPM) and Unemployment Rate affect the Regency/City Poverty Rate of North Kalimantan Province by 71.0%. While the rest is 29%. Described by variables outside the equation of this model.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail