Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Pertumbuhan Penduduk
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perencanaan Jaringan Distribusi Air Bersih Desa Menggunakan Sistem Software Epanet 2.2 (Studi Kasus : Pada Desa Bandan Bikis Kecamatan Sesayap Hilir)

2026•

Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terpenuhi untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Desa Bandan Bikis, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung, belum memperoleh pelayanan air bersih perpipaan sehingga masyarakat masih memanfaatkan air hujan, air kolam, dan air sumur bor. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kebutuhan air bersih hingga tahun 2029 serta merencanakan jaringan distribusi air bersih menggunakan software EPANET 2.2 meliputi parameter tekanan, kecepatan aliran, dan kehilangan energi. Metode penelitian meliputi pengumpulan data primer melalui observasi lapangan dan data sekunder dari instansi terkait. Proyeksi jumlah penduduk dihitung menggunakan metode aritmatika berdasarkan data tahun 2019–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk tahun 2029 diproyeksikan mencapai 912 jiwa. Kebutuhan air rata-rata harian sebesar 0,845 L/dtk, kebutuhan harian maksimum sebesar 0,971 L/dtk, dan kebutuhan jam puncak sebesar 1,478 L/dtk. Hasil simulasi EPANET 2.2 menunjukkan nilai tekanan berkisar 45,49–51,52 m, kecepatan aliran 0,16–0,71 m/dtk, dan headloss 1,18–11 m/km. Secara umum, jaringan yang direncanakan mampu mendistribusikan air ke seluruh wilayah pelayanan dengan tekanan yang memenuhi standar. Berdasarkan hasil penelitian, jaringan distribusi air bersih yang direncanakan layak diterapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tahun 2029. Penelitian selanjutnya disarankan mengkaji kualitas air dan biaya pembangunan jaringan secara lebih rinci.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH ASPEK SOSIAL EKONOMI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI KOTA TARAKAN

2024•

ABSTRAK PENGARUH ASPEK SOSIAL EKONOMI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI KOTA TARAKAN PETRUS LIWU Djuanda Hatta, S.E., M.Si Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa besar pengaruh aspek sosial ekonomi terhadap tingkat pengangguran di kota tarakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Yaitu dari tahun 2013 sampai tahun 2022. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah SPSS 25, Dari beberapa variabel ada yang berpengaruh dan ada yang tidak berpengaruh terhadap Tingkat pengganguran. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel pertumbuhan penduduk, angka partisipasi sekolah, konsumsi rumah tangga dan pengeluaran pemerintah tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran dan variabel tingkat partisipasi angkatan kerja dan investasi yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran di kota tarakan, variabel bebas berkontribusi sebesar 71,4% terhadap tingkat pengangguran.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH INVESTASI, TENAGA KERJA, PERTUMBUHAN PENDUDK DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to determine and analyze the effect of Investment, Labor, Population Growth and Government Expenditure on the Economic Growth of North Kalimantan Province. This research approach uses a quantitative approach. The source of this research data is secondary data with data collection techniques using library research. Data analysis in this study used the panel data regression method, classic assumption test, and hypothesis testing (t test and F test) using the Eviews-9 software tool. The results of the study show that partially investment and government spending have no significant effect on economic growth in North Kalimantan Province. Labor and population growth have a significant effect on economic growth in North Kalimantan Province. Simultaneously investment, labor, population growth and government spending have an influence on economic growth in North Kalimantan Province. With an R-Square value of 0.442204, it means that the investment, labor, population growth and government expenditure variables affect the economic growth of North Kalimantan Province by 44.2% while the remaining 55.8% is explained by variables outside of this model equation. Keywords: Investment, Labor, Government Spending, Population Growth and Economic Growth

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail