ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elastisitas pengeluaran pemerintah terhadap pengangguran dan Produk Domestik Regional Bruto di Kota Tarakan periode 2017–2024. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya efektivitas kebijakan fiskal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menekan pengangguran daerah. metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik dokumentasi terhadap data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tarakan. Analisis dilakukan menggunakan perhitungan elastisitas untuk melihat persentase perubahan pengangguran dan Produk Domestik Regional Bruto terhadap perubahan pengeluaran pemerintah setiap tahun. hasil penelitian menunjukkan bahwa elastisitas pengeluaran pemerintah terhadap pengangguran bersifat inelastis dengan nilai rata-rata –5,95, yang berarti peningkatan pengeluaran belum mampu menekan pengangguran secara signifikan. Sedangkan elastisitas terhadap Produk Domestik Regional Bruto juga inelastis dengan rata-rata –1,38, menunjukkan bahwa peningkatan pengeluaran pemerintah belum efektif mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan fiskal yang lebih produktif dan tepat sasaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kemiskinan masih menjadi persoalan utama pembangunan di Kota Tarakan. Meskipun pemerintah telah melaksanakan berbagai program, angka kemiskinan dan jumlah orang terlantar tetap menunjukkan dinamika yang memerlukan perhatian. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menelaah efektivitas pengeluaran pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dan penanganan orang terlantar di Kota Tarakan. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa realisasi belanja daerah dan indikator kemiskinan yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik serta dokumen pemerintah daerah. Analisis dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan membandingkan alokasi belanja daerah terhadap perkembangan kemiskinan dan orang terlantar selama periode penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengeluaran pemerintah Kota Tarakan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial. Namun, peningkatan alokasi tersebut belum sepenuhnya sejalan dengan penurunan jumlah penduduk miskin dan orang terlantar. Kondisi ini mengindikasikan perlunya perbaikan dalam perencanaan dan pelaksanaan program agar anggaran yang tersedia dapat lebih efektif dalam menekan angka kemiskinan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam mengevaluasi dan merumuskan kebijakan pembangunan sosial yang lebih tepat sasaran serta berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Provinsi Kalimantan Utara sebagai provinsi termuda di Indonesia masih menghadapi tantangan besar di bidang ketenagakerjaan. Meskipun pembangunan infrastruktur dan sosial terus meningkat, namun angka pengangguran di beberapa daerah masih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengeluaran konsumsi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan jumlah penduduk miskin terhadap angka pengangguran di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel, yaitu menggabungkan data time series dan cross-section terdiri dari Kab Malinau, Kab Bulungan, Kab Tana Tidung, Kab Nunukan, dan Kota Tarakan selama kurun waktu 2017–2024. Sampel dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang terkait dengan variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial hanya IPM yang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap angka pengangguran. Sementara itu, pengeluaran konsumsi dan jumlah penduduk miskin tidak berpengaruh. Namun, secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap angka pengangguran di Provinsi Kalimantan Utara. Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai langkah strategis dalam menekan angka pengangguran di daerah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sektor industri memiliki peran penting strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah terutama melalui penciptaan lapangan kerja. Namun, di Provinsi Kalimantan utara, kontribusi sektor industri ini terhadap penyerapan tenaga kerja masih tergolong rendah, meskipun terdapat peningkatan nilai investasi secara signifikan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan sektor industri belum diikuti oleh pemanfaatan tenaga kerja secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan analisis terhadap sejumlah faktor ekonomi yang dapat memengaruhi tingkat penyerapan tenaga kerja di sektor industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari variabel Investasi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Upah Minimum, dan Pengeluaran Perkapita terhadap penyerapan tenaga kerja di sektor industri Kalimantan Utara. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel yang menggabungkan data time series dan cross section selama periode 2017-2023. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta Dinas Penanaman Modal, meliputi lima kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara: Malinau, Bulungan, Tana Tidung, Nunukan, dan Tarakan. Hasil analisis secara parsial menunjukkan bahwa hanya Pengeluaran Konsumsi Perkapita yang memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Sementara itu, variabel Investasi, IPM, dan Upah Minimum tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Secara simultan, seluruh variabel independen dalam penelitian ini berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di sektor industri Provinsi Kalimantan Utara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proporsi pengeluaran rumah tangga dan tingkat ketahanan pangan petani kelapa sawit di Desa Belayan, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau. Data dikumpulkan dari 25 responden petani kelapa sawit menggunakan metode purposive sampling. Analisis dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif berdasarkan perhitungan pendapatan, pengeluaran pangan dan non pangan, serta proporsi pengeluaran pangan terhadap total pengeluaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan rumah tangga petani sebesar Rp 3.759.800 per bulan, yang mayoritas berasal dari usaha tani kelapa sawit. Rata-rata pengeluaran rumah tangga sebesar Rp 1.833.440 per bulan, dengan komposisi 39% untuk pangan dan 61% untuk non pangan. Berdasarkan tingkat ketahanan pangan petani kelapa sawit berstatus tahan pangan. Penelitian ini menegaskan bahwa meskipun pendapatan petani belum optimal, sebagian besar rumah tangga di Desa Belayan mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara layak, yang menunjukkan kondisi ketahanan pangan yang cukup baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Pengeluaran Pemerintah Bidang Pendidikan, Pengangguran dan Kemiskinan secara parsial terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan (2) Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Pengeluaran Pemerintah Bidang Pendidikan, Pengangguran dan Kemiskinan secara simultan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan (DJPK) dari tahun 2018 – 2023. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi data panel dengan bantuan program Eviews 13. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan (1) Secara parsial Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan, Pengangguran berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan, sedangkan Pengeluaran Pemerintah Bidang Pendidikan dan Kemiskinan tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan (2) Secara simultan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Pengeluaran Pemerintah Bidang Pendidikan, Pengangguran dan Kemiskinan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
PENGARUH TENAGA KERJA DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP KEMISKINAN DI KALIMANTAN UTARA 2015-2023 Dona Ului Rizky Agusriyanti Irna, S.E., M.E Penyerapan kemiskinan adalah kondisi ketika seseorang atau sekelompok orang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar hidupnya, seperti makanan, pakaian, tempat tinggal, pendidikan, dan kesehatan di kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tenaga kerja dan pengeluaran pemerintah terhadap kemiskinan di Kalimantan Utara secara parsial dan simultan. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis data yang dimanfaatkan dalam penelitian ini yaitu data sekunder meliputi Tenaga Kerja, Pengeluaran Pemerintah dan Kemiskinan tahun 2015-2023 di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Utara yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Utara. Analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi data panel. Hasil perhitungan data yang digunakan dengan Aplikasi E-Views 10. Maka hasil yang diperoleh menunjukan secara parsial variabel Tenaga Kerja berpengaruh secara signifikan terhadap Kemiskinan. Pengeluaran Pemerintah tidak berpengaruh terhadap Kemiskinan di Kalimantan Utara. Secara simultan variabel Tenaga Kerja, Pengeluaran Pemerintah berpengaruh signifikan terhadap Kemiskinan di Kalimatan Utara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh investasi, konsumsi rumah tangga dan pengeluaran pemerintah secara parsial dan simultan terhadap penyerapan tenaga kerja di kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder hasil publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan dari tahun 2017-2023. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi data panel dengan bantuan program Eviews 12. Dari hasil penelitian ini diperoleh hasil secara parsial menunjukkan bahwa variabel investasi dan konsumsi rumah tangga berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara, sedangkan variabel pengeluaran pemerintah tidak berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara. Adapun hasil secara simultan menunjukkan bahwa variabel investasi, konsumsi rumah tangga dan pengeluaran pemerintah berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan pendidikan, angkatan kerja, dan komponen pengeluaran pemerintah terhadap indeks pembangunan manusia di Kalimantan Utara secara parsial dan simultan. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. Berdasarkan hasil perhitungan regresi data panel menggunakan perangkat lunak eviews 12 dengan model terbaik yang terpilih yaitu fixed effect model, diperoleh hasil bahwa secara parsial tenaga pendidik dan pengeluaran pemerintah bidang kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap indeks pembangunan manusia di Kalimantan Utara. Sebaliknya, angkatan kerja dan pengeluaran pemerintah di bidang pendidikan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap indeks pembangunan manusia di Kalimantan Utara. Secara simultan, variabel layanan pendidikan, angkatan kerja, dan pengeluaran pemerintah bidang pendidikan, dan bidang kesehatan berpengaruh signifikan terhadap indeks pembangunan manusia di Kalimantan Utara. Kontribusi masing-masing daerah di Kalimantan Utara terhadap peningkatan indeks pembangunan manusia menunjukkan bahwa Kabupaten Tana Tidung dan Kota Tarakan memberikan dampak positif dengan kenaikan terhadap indeks pembangunan manusia di Kalimantan Utara. Sebaliknya, Kabupaten Bulungan, Malinau, dan Nunukan berdampak negatif, dengan penurunan terhadap indeks pembangunan manusia di Kalimantan Utara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara. Konsumsi rumah tangga merupakan salah satu komponen utama dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), yang terdiri dari pengeluaran untuk makanan dan non-makanan. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi data panel dengan pendekatan OLS, berdasarkan data sekunder yang di peroleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara selama periode 2018-2023. Berdasarkan hasil perhitungan regresi data panel menggunakan software Eviews 12 maka hasil yang di peroleh secara parsial variabel Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (Makanan) tidak memiliki pengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara dilihat dengan nilai thitung lebih kecil dibandingkan dengan ttabel (-1.520278 2.052), Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (Non Makanan) tidak berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara dengan melihat nilai thitung lebih kecil dari nilai ttabel (0.987291 2.052). Adapun secara simultan dari variabel Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (Makanan) dan Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (Non Makanan) tidak memiliki pengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara dengan melihat dari nilai Fhitung lebih kecil dari Ftabel (1.160293 3.35). Selanjutnya diperoleh hasil dari koefisien determinasi atau (R2) sebesar 1.0934 %.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Karang Rejo adalah salah satu Kelurahan yang berada di Kecamatan Tarakan Barat Kota Tarakan Kalimantan Utara dan merupakan salah satu daerah produksi rumput laut yang dibudidayakan di perairan Tanjung Karis. Rumput laut merupakan sumberdaya hayati yang telah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat indonesia sebagai mata pencarian utama karena termasuk salah satu produk perairan yang potensial untuk dikembangkan. Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan petani rumput laut di Kelurahan Karang Rejo Kecamatan Tarakan Barat Kota Tarakan. Penelitian dilakasanakan pada Desember 2024 sampai Januari 2025. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan mengambil seluruh petani rumput laut yang ada di Kelurahan Karang Rejo Kecamatan Tarakan Barat yaitu sebanyak 11 kepala keluarga (KK). Teknik pengumpulan data atau informasi dalam penelitian ini yaitu Kusioner dan Dokumentasi. Data yang diperoleh dari responden akan di analisis dengan menggunakan rumus Total Cost (TC)/Total Biaya, Total Revenue (TR)/Total Penerimaan, dan Pendapatan. Harga jual per kg Rp10.000. Sedang rata-rata jumlah produksi 672 kg dalam satu kali panen. Jadi pendapatan total rata-rata yang di dapat oleh petani rumput laut sebesar Rp6.720.000 dari seluruh responden. Hasil dari perhitungan biaya-biaya yang telah di keluarkan oleh petani rumput laut sebe-sar Rp4.403.846. Maka rata-rata pendapatan bersih petani rumput laut diterima sebesar Rp2.316.154 dari seluruh responden.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS JUMLAH PENDUDUK, PENGANGGURAN DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA Nesty Prasetyo Ningsih Dr. Syaiful Anwar, S.E., M.Si Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Jumlah Penduduk, Pengangguran, dan Pengeluaran Pemerintah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara secara Parsial dan Simultan. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder meliputi Jumlah Penduduk, Pengangguran, Pengeluaran Pemerintah dan Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2016-2023 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Utara. Analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi data panel. Berdasarkan hasil perhitungan regresi data panel dengan menggunakan Program E-Views 10 maka hasil yang diperoleh menunjukkan secara parsial variabel Pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara sedangkan variabel Jumlah Penduduk dan Pengeluaran Pemerintah berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara. Secara simultan variabel Jumlah Penduduk, Pengangguran, dan Pengeluaran Pemerintah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara. Dengan nilai R-Square sebesar 0.221104, Artinya variabel Jumlah Penduduk, Pengangguran dan Pengeluaran Pemerintah mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara sebesar 22,11% sedangkan sisanya yaitu 77,89% dipengaruhi oleh variabel lain diluar persamaan model ini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengeluaran pemerintah bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan serta pengangguran dan kemiskinan terhadap PDRB kabupaten/kota secara parsial dan simultan di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif tahun 2017-2022. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan menggunakan data sekunder dari kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Pengeluaran pemerintah bidang infrastruktur jalan secara parsial berpengaruh terhadap PDRB kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. 2) Kemiskinan secara parsial berpengaruh terhadap PDRB kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. 3) Pengeluaran pemerintah bidang pendidikan secara parsial tidak berpengaruh terhadap PDRB kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. 4) Pengeluaran pemerintah bidang kesehatan secara parsial tidak berpengaruh terhadap PDRB kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. 5) Pengangguran secara parsial tidak berpengaruh terhadap PDRB kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. 6) Secara simultan pengeluaran pemerintah bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan serta pengangguran dan kemiskinan berpengaruh terhadap PDRB kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. Pengeluaran pemerintah bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan serta pengangguran dan kemiskinan mampu menjelaskan pengaruh terhadap variabel PDRB sebesar 93,92%. Sedangkan sisanya sebesar 6,08% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk dalam model penelitian ini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pengeluaran Pemerintah pada Bidang Pendidikan dan Kesehatan serta Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) secara parsial dan simultan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia. Periode yang digunakan dalam penelitian ini adalah lima tahun, mulai dari tahun 2018-2022. Jenis data yang digunakan adalah data time series, dengan data sekunder yang dipublikasi oleh Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan, Badan Pusat Statistik (BPS) dan dari sumber lainnya. Pengolahan data dengan menggunakan program Eviews. Teknik analisis yang digunakan adalah Regresi Data Panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Pengeluaran Pemerintah Bidang Pendidikan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap IPM. Sedangkan, Pengeluaran Pemerintah Bidang Kesehatan dan PDRB memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap IPM. Kemudian penelitian secara simultan menunjukkan bahwa variabel Pengeluaran Pemerintah pada Bidang Pendidikan dan Kesehatan serta Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) berpengaruh bersamaan dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Implikasi penelitian ini adalah bahwa meskipun pendidikan penting, dalam periode 2018-2022, sektor kesehatan dan ekonomi lebih berperan dalam menentukan kualitas hidup masyarakat di Indonesia. Hal ini bisa menjadi dasar evaluasi kebijakan untuk memastikan bahwa sumber daya yang dialokasikan benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi investasi swasta di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2019-2023. Faktor-faktor yang dimaksud adalah variabel suku bunga, inflasi, upah minimum kabupaten/kota, dan pengeluaran pemerintah. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah pooled data yaitu gabungan antara data time series dan cross section dan metode yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan jenis data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Suku bunga secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap investasi swasta di Provinsi Kalimantan Utara, Inflasi berpengaruh secara parsial positif dan tidak signifikan terhadap investasi swasta di Provinsi Kalimantan Utara, Upah minimum kabupaten/kota secara parsial berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap investasi swasta di Provinsi Kalimantan Utara, dan Pengeluaran pemerintah secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap investasi swasta di Provinsi Kalimantan Utara. Serta suku bunga, inflasi, upah minimum kabupaten/kota, dan pengeluaran pemerintah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap investasi swasta di Provinsi Kalimantan Utara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Determinan Fiskal Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Di Kalimantan Tahun 2017-2023. Abstrak penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dan pengeluaran pemerintah berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi secara parsial dan simultan di Provinsi-Provinsi Kalimantan tahun 2017-2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan menggunakan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Pendapatan asli daerah secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi-Provinsi Kalimantan tahun 2017-2023. 2) Dana alokasi umum secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi-Provinsi Kalimantan tahun 2017-2023. 3) Dana alokasi khusus secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi-Provinsi Kalimantan tahun 2017-2023. 4) Pengeluaran pemerintah secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi-Provinsi Kalimantan tahun 2017-2023. 5) Pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dan pengeluaran pemerintah secara simultan tidak berpengaruh signifikan (secara statistik) terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi-Provinsi Kalimantan tahun 2017-2023. Pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dan pengeluaran pemerintah mampu menjelaskan bahwa pengaruh terhadap variabel pertumbuhan ekonomi sebesar 13,82%. Sedangkan sisanya sebesar 86,18% di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk dalam model penelitian ini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran pemerintah terhadap pendapatan asli daerah Provinsi Kalimantan Utara. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan data sekunder meliputi data jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi, pengeluaran pemerintah dan pendapatan asli daerah tahun 2017-2022 dikabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kalimantan Utara. Berdasarkan hasil perhitungan regresi data panel dengan menggunakan program Eviews 11, maka hasil yang diperoleh secara parsial atau uji t statistik, menyatakan bahwa hasil dari penelitian uji parsial menunjukkan bahwa Jumlah Penduduk tidak berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah di Provinsi Kalimantan Utara, pertumbuhan ekonomi berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah di Provinsi Kalimantan Utara, pengeluaran pemerintah berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah di Provinsi Kalimantan Utara. Adapun secara simultan atau uji-F Statistik Variabel jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli Daerah Provinsi Kalimantan Utara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pengendalian internal kas pada NU CARE – LAZISNU Kota Tarakan dengan cara melihat prosedur penerimaan kas, pengeluaran kas dan menilai kesesuaian pelaksanaan pengendalian internal kas pada NU CARE – LAZISNU Kota Tarakan dengan komponen pengendalian internal Committee of Sponsoring Organization Commission (COSO). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sampel penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Acuan COSO diterapkan peneliti sebagai alat analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan sistem pengendalian internal kas NU CARE – LAZISNU Kota Tarakan secara keseluruhan belum sepenuhnya sesuai dengan pengendalian internal COSO. Dari 17 prinsip, ditemukan bahwa 13 prinsip telah diimplementasikan sesuai, tetapi 4 prinsip masih belum sesuai dengan pengendalian internal COSO.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
ABSTRAK PENGARUH ASPEK SOSIAL EKONOMI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI KOTA TARAKAN PETRUS LIWU Djuanda Hatta, S.E., M.Si Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa besar pengaruh aspek sosial ekonomi terhadap tingkat pengangguran di kota tarakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Yaitu dari tahun 2013 sampai tahun 2022. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah SPSS 25, Dari beberapa variabel ada yang berpengaruh dan ada yang tidak berpengaruh terhadap Tingkat pengganguran. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel pertumbuhan penduduk, angka partisipasi sekolah, konsumsi rumah tangga dan pengeluaran pemerintah tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran dan variabel tingkat partisipasi angkatan kerja dan investasi yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran di kota tarakan, variabel bebas berkontribusi sebesar 71,4% terhadap tingkat pengangguran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Desain penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Tana Tidung dengan data penlitian dari tahun 2011 sampai 2021. Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi dan penelitian kepustakaan. Anailis dalam penelitian ini menggunakan analisis korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Infrastruktur Jalan dan Pertumbuhan Ekonomi, menggambarkan hubungan yang sangat lemah terhadap infrastruktur jalan hal ini dapat disebabkan kemungkinan adanya faktor eksternal tertentu yang memiliki dampak lebih dominan pada pertumbuhan ekonomi daerah dari pada Infrastruktur Jalan. Infrastruktur Listrik dan Pertumbuhan Ekonomi menunjukkan bahwa kualitas infrastruktur listrik memiliki hubungan lemah terhadap pertumbuhan ekonomi hal ini mungkin disebabkan oleh faktor-faktor lain yang memengaruhi hubungan antara infrastruktur listrik dan pertumbuhan ekonomi, seperti regulasi, kebijakan energi, atau tingkat konsumsi energi yang ada, walaupun dengan infrastruktur listrik yang baik dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. Pengeluaran Pemerintah dan Pertumbuhan Ekonomi, menunjukkan bahwa pengeluaran pemerintah memiliki hubungan sangat lemah terhadap pertumbuhan ekonomi hal ini disebabkan ada banyak faktor lain yang dapat memengaruhi hubungan antara kedua variabel ini, dan korelasi yang lemah mungkin disebabkan oleh adanya variabel lain yang tidak diukur dalam analisis.