ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pertumbuhan ekonomi tidak hanya ditentukan oleh modal fisik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini menganalisis pengaruh kehilangan waktu produktif akibat sakit, kehilangan tahun produktif akibat kecelakaan lalu lintas, tingkat kriminalitas, dan tingkat pengangguran terbuka terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara, baik secara parsial maupun simultan, dengan dummy COVID-19 sebagai variabel kontrol. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel pada empat kabupaten/kota (Malinau, Bulungan, Nunukan, dan Tarakan) periode 2015–2024 (40 observasi). Kehilangan produktivitas akibat sakit dihitung dengan Human Capital Approach dalam kerangka Cost of Illness, sedangkan akibat kecelakaan dihitung dengan Years of Potential Productive Life Lost (YPPLL). Data dianalisis dengan regresi data panel model Common Effect Model (CEM). Hasil menunjukkan secara parsial, kehilangan waktu produktif akibat sakit berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan kecelakaan, kriminalitas, dan pengangguran terbuka tidak signifikan. Secara simultan, seluruh variabel bersama dummy COVID-19 berpengaruh signifikan, dengan R² sebesar 0,7179. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia perlu dilakukan secara menyeluruh.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan, dan Belanja Modal terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provisi Kalimantan Utara pada tahun 2016–2025. Data penelitian menggunakan data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Metode analisis menggunakan regresi data panel berbantuan perangkat lunak Eviews 13. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan PAD dan Dana Perimbangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB. Sedangkan Belanja Modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap PDRB, mengindikasikan adanya fenomena time lag investasi sektor publik. Secara simultan, PAD, Dana Perimbangan, dan Belanja Modal berpengaruh signifikan terhadap PDRB. Nilai Koefisien Determinasi sebesar 96,66% menunjukkan kemampuan variabel independen sangat kuat menjelaskan variasi PDRB, sedangkan sisanya sebesar 3,34% dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Enterprise Risk Management (ERM) terhadap kinerja keuangan dengan leverage sebagai variabel moderasi pada bank umum konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel menggunakan aplikasi EViews 12. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 21 bank dengan total 105 data pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Enterprise Risk Management (ERM) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Leverage yang diproksikan menggunakan Debt to Equity Ratio (DER) menunjukkan hasil yang berbeda pada setiap model penelitian. Pada model YI dan Y2 leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan pada model Y3 leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Selain itu, leverage tidak mampu memoderasi hubungan antara Enterprise Risk Management (ERM) dan kinerja keuangan perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan manajemen risiko perusahaan belum mampu memberikan pengaruh langsung terhadap peningkatan kinerja keuangan perusahaan. Selain itu, penggunaan utang yang tinggi dan tidak dikelola secara optimal dapat meningkatkan risiko keuangan serta menurunkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kemiskinan di Kalimantan Utara pada periode 2015 hingga 2024. Fokus utama penelitian ini adalah rasio PAD terhadap total pendapatan daerah, rasio PAD terhadap total belanja daerah, serta pengangguran sebagai variabel kontrol yang dianalisis terhadap kemiskinan sebagai variabel dependen. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan regresi data panel, menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan DJPK Kementerian Keuangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa rasio PAD terhadap total pendapatan daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan rasio PAD terhadap total belanja daerah berpengaruh negatif namun tidak signifikan, dan pengangguran berpengaruh positif namun tidak signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pemerintah daerah dalam mengarahkan peningkatan kemandirian pendapatan yang disertai perbaikan kualitas belanja agar kebijakan fiskal daerah lebih efektif dalam menurunkan tingkat kemiskinan di Kalimantan Utara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Provinsi Kalimantan Utara sebagai provinsi termuda di Indonesia masih menghadapi tantangan besar di bidang ketenagakerjaan. Meskipun pembangunan infrastruktur dan sosial terus meningkat, namun angka pengangguran di beberapa daerah masih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengeluaran konsumsi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan jumlah penduduk miskin terhadap angka pengangguran di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel, yaitu menggabungkan data time series dan cross-section terdiri dari Kab Malinau, Kab Bulungan, Kab Tana Tidung, Kab Nunukan, dan Kota Tarakan selama kurun waktu 2017–2024. Sampel dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang terkait dengan variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial hanya IPM yang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap angka pengangguran. Sementara itu, pengeluaran konsumsi dan jumlah penduduk miskin tidak berpengaruh. Namun, secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap angka pengangguran di Provinsi Kalimantan Utara. Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai langkah strategis dalam menekan angka pengangguran di daerah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Investasi PMA, PMDN, Net Ekspor dan Tenaga Kerja Secara Parsial dan Simultan Terhadap PDRB Sektor Industri Pengolahan di Kalimantan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang bersumber dari DPMPTSP, Kementerian Ketenagakerjaan dan BPS dengan Jumlah sampel dalam penelitian ini diambil dari tahun 2017-2024 dengan menggunakan data sebanyak 40 data. Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dan diolah menggunakan Eviews 12, dimana data panel merupakan kombinasi antar data time series dan data cross section. Hasil Penelitian Secara Parsial Variabel PMA, Net Ekspor dan Tenaga Kerja tidak berpengaruh signifikan dan PMDN berpengaruh signifikan terhadap PDRB Sektor Industri Pengolahan di Kalimantan tahun 2017-2024. Sedangkan secara simultan menunjukkan Variabel PMA, PMDN, Net Ekspor dan Tenaga Kerja berpengaruh signifikan terhadap PDRB Sektor Industri Pengolahan di Kalimantan tahun 2017-2024.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis peran ukuran perusahaan dalam memoderasi pengaruh leverage, likuiditas dan aktivitas terhadap profitabilitas pada sektor teknologi yang terdaftar di bursa efek Indonesia periode 2019-2023. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 47 perusahaan. Sampel penelitian terdiri dari 21 perusahaan sektor teknologi yang dipilih melalui teknik purposive sampling, menghasilkan 105 observasi data panel. Metode penggujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan model regresi data panel dengan pendekatan fixed effect model dan untuk pengujian variabel moderasinya menggunakan model moderated regression analysis (MRA). Analisis data kedua model tersebut menggunakan program eviews versi 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage dan aktivitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan likuiditas berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap profitabilitas. Ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi pengaruh leverage dan likuiditas terhadap profitabilitas, namun ukuran perusahaan mampu memoderasi pengaruh aktivitas terhadap profitabilitas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Kalimantan Utara dengan menggunakan data panel yang mencakup lima kabupaten/kota selama periode 2014–2023. Variabel independen yang digunakan dalam model adalah belanja modal, ekspor impor melalui pelabuhan, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Hasil analisis menunjukkan bahwa belanja modal memiliki koefisien sebesar 0.001781 dengan p-value 0.9658 (> 0,05), sehingga tidak signifikan dalam mempengaruhi PDRB. Ekspor impor pelabuhan memiliki koefisien -0.034011 dengan p-value 0.1217 (> 0,05), yang juga tidak signifikan, meskipun menunjukkan hubungan negatif dengan PDRB. Sementara itu, IPM memiliki koefisien 11.02231 dengan p-value 0.0000 ( 0,05), yang berarti sangat signifikan dan menunjukkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Uji F menghasilkan nilai F-statistic sebesar 14.60950 dengan Prob(F-statistic) 0.000001 ( 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa secara simultan variabel independen dalam model berpengaruh signifikan terhadap PDRB. Dengan demikian, model regresi yang digunakan memiliki kesesuaian yang baik dalam menjelaskan variasi PDRB, dan hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa peningkatan IPM menjadi faktor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara.