ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Investasi PMA, PMDN, Net Ekspor dan Tenaga Kerja Secara Parsial dan Simultan Terhadap PDRB Sektor Industri Pengolahan di Kalimantan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang bersumber dari DPMPTSP, Kementerian Ketenagakerjaan dan BPS dengan Jumlah sampel dalam penelitian ini diambil dari tahun 2017-2024 dengan menggunakan data sebanyak 40 data. Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dan diolah menggunakan Eviews 12, dimana data panel merupakan kombinasi antar data time series dan data cross section. Hasil Penelitian Secara Parsial Variabel PMA, Net Ekspor dan Tenaga Kerja tidak berpengaruh signifikan dan PMDN berpengaruh signifikan terhadap PDRB Sektor Industri Pengolahan di Kalimantan tahun 2017-2024. Sedangkan secara simultan menunjukkan Variabel PMA, PMDN, Net Ekspor dan Tenaga Kerja berpengaruh signifikan terhadap PDRB Sektor Industri Pengolahan di Kalimantan tahun 2017-2024.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suku bunga terhadap pendapatan nasional melalui investasi sebagai variabel intervening. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder hasil publikasi Badan Pusat Statistik Indonesia (BPS) dan Bank Indonesia (BI). Data penelitian ini dimulai dari tahun 2013-2021 secara triwulanan. Penelitian ini menggunakan aplikasi SPSS versi 21. Dalam penelitian ini metode analisis yang digunakan yaitu Analisis Jalur (Path Analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa suku bunga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pendapatan nasional, terdapat hubungan suku bunga dengan investasi yang berpengaruh negatif dan signifikan, adapun hubungan suku bunga dengan penanaman modal asing berpengaruh negatif dan signifikan, selain itu hubungan antara suku bunga dengan penanaman modal dalam negeri berpengaruh negatif dan signifikan. Suku bunga dan investasi total secara keseluruhan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan nasional di Indonesia sebesar 95,2%, pengaruh suku bunga dan penanaman modal asing berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan nasional sebesar 78,7% dan pengaruh suku bunga dan penanaman modal dalam negeri berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan nasional sebesar 96,4%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Pengaruh Penanaman Modal Asing, Money Supply dan Inflation secara parsial dan simultan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakananalisis regresi linear berganda sebagai analisis data dan menggunakan data sekunder. Data yang digunakan adalah data kuartalan dari penanaman modal asing, jumlah uang beredar dan inflasi serta pertumbuhan ekonomi Indonesia. Data yang yang telah diperoleh kemudian diolah menggunakan alat bantuSPSS 16.0.Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan bahwa uji hipotesis (uji t) menunjukkan penanaman modal asing tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai t hitung lebih kecil dari t tabel (-1.912 1.991) dan nilai sig. (0,060 0.05). Jumlah uang beredar berpengaruh signifkan secara parsial terhadap pertumbuhan ekonomi dengan t hitung lebih besar dari t tabel (5.465 > 1.991) dan nilai sig. (0,000 0.05). Inflasi berpengaruh signifikan secara parsial terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai t hitung lebih besar dari t tabel (3.421 > 1.991) dan nila sig. (0.001 0.05). Secara simultan terdapat pengaruh signifikan antara PMA, JUB dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi, dengan nilai F hitung lebih besar dari F tabel (16.701 > 4.05) dan nilai sig. (0.000 0,05). Diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0.397 atau 40 persen. Nilai tersebut menunjukkan bahwa variabel PMA, JUB dan inflasi memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 40 persen. Sedangkan sisanya 60 persen dijelaskan oleh variabel lain yang tidak ada dalam model regresi penelitian ini.