ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Indonesia memiliki keanekaragaman sumber daya hayati yang melimpah salah satunya adalah Hutan Penelitian Universitas Borneo Tarakan di Kota Tarakan Kalimantan Utara. Tumbuhan memiliki kemampuan sebagai antioksidan, antimikroba, antivirus, antiradang, antialergi dan antikanker karena adanya senyawa metabolit sekunder yang terkandung pada tumbuhan tersebut seperti alkaloid, flavonoid, saponin dan steroid. Oleh karena itu, tumbuhan hutan penelitian Borneo diduga memiliki potensi yang sama sebagai antibacterial agent dan Antioksidan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konsentrasi paling efektif dari ekstrak tumbuhan Hutan Penelitian Borneo yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri patogen dan potensi sebagai Antioksidan. Pada uji antimikroba mengunakan metode difusi agar sumuran dengan mengunakan beberapa jenis tumbuhan dengan variasi konsentrasi 2500 ppm, 5000 ppm dan 10000 ppm. Kontrol positif mengunakan Chloramphenicol dengan konsentrasi 100 ppm dan kontrol negatifnya etanol 40%. Pada uji antioksidan mengunakan DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) dengan variasi konsentrasi 25 ppm, 50 ppm dan 100 ppm. Kontrol positif mengunakan vitamin C. Hasil penelitian menunjukan aktivitas antioksidan tertinggi ditunjukkan ekstrak daun P. alternifolium konsentrasi 25 ppm hingga 100 ppm pada konsentrasi 100 ppm nilai persentase hambat sebesar 87,19%. tidak berbeda nyata dengan vitamin C sehingga aktivitas antioksidan ekstrak daun hutan Borneo diindikasi sama dengan vitamin C. Hasil yang diperoleh pada uji antimikroba penghambatan tertinggi ditunjukkan oleh ekstrak daun F. fulgens memiliki aktivitas penghambatan tertinggi ditunjukkan pada konsentrasi 10000 ppm terhadap bakteri S. sobrinus, P. acne dan S. mutans tetapi konsentrasi paling efektif yaitu 2500 ppm secara berturut-turut sebesar 58,4%, 57,6% dan 50%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan global dan dipengaruhi oleh faktor genetik serta gaya hidup, termasuk aktivitas fisik. Individu yang memiliki riwayat keluarga dengan hipertensi memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami kondisi tersebut. Oleh karena itu, upaya pencegahan sejak dini sangat penting dilakukan, salah satunya melalui aktivitas fisik yang teratur. Mahasiswa sebagai kelompok usia produktif juga berisiko, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga hipertensi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran aktivitas fisik pada mahasiswa keperawatan yang memiliki keluarga dengan hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Program Studi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan. Sampel: Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 192 mahasiswa yang memiliki riwayat keluarga hipertensi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk melihat distribusi tingkat aktivitas fisik responden. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori aktivitas fisik ringan, diikuti oleh kategori sedang dan berat. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat aktivitas fisik mahasiswa masih belum optimal sebagai upaya pencegahan hipertensi sejak usia muda. Kesimpulan: penelitian ini adalah mahasiswa keperawatan yang memiliki riwayat keluarga hipertensi lebih besar memiliki tingkat aktivitas fisik yang rendah. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan aktivitas fisik guna menjaga kesehatan kardiovaskular dan mencegah kejadian hipertensi di masa depan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Permasalahan yang terjadi di SD Negeri 006 Tarakan adalah peserta didik kurang mampu memahami instruksi gerakan yang diberikan guru, khususnya pada materi aktivitas senam, karena buku yang tersedia hanya berupa pegangan guru. Masalah tersebut dijadikan dasar dalam merancang dan mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD PJOK Kurikulum Merdeka pada materi aktivitas senam bagi peserta didik kelas IV SD Negeri 006 Tarakan agar produk yang dihasilkan layak digunakan dan menarik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model 4-D yang terdiri atas tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Subjek penelitian adalah 26 peserta didik kelas IV SD Negeri 006 Tarakan, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, validasi ahli, serta penilaian ketertarikan peserta didik. Pada tahap Define dilakukan analisis awal-akhir, analisis pembelajar, analisis tugas, analisis konsep, dan spesifikasi tujuan pembelajaran. Tahap Design mencakup pemilihan media, pemilihan format, serta penyusunan rancangan awal. Pada tahap Development dilakukan validasi oleh empat validator yang terdiri atas ahli media, ahli bahasa, ahli materi, dan praktisi guru, kemudian dilanjutkan dengan uji coba terbatas serta uji coba lapangan untuk menilai ketertarikan peserta didik. Hasil validasi menunjukkan bahwa ahli media memberikan nilai persentase 88% dengan kategori “sangat layak”, ahli bahasa 76% dengan kategori “layak”, ahli materi 76% dengan kategori “layak”, dan praktisi guru 88% dengan kategori “sangat layak”. Sementara itu, penilaian ketertarikan peserta didik memperoleh persentase sebesar 93% yang termasuk kategori “sangat menarik”. Pada tahap Disseminate dilakukan pengajuan hak cipta sebagai bentuk perlindungan terhadap produk. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa LKPD PJOK Kurikulum Merdeka pada materi aktivitas senam yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kelayakan dan kemenarikan sehingga layak digunakan sebagai bahan ajar pendukung untuk meningkatkan partisipasi aktif peserta didik dalam proses pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
ANALISIS PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, DAN AKTIVITAS SEBAGAI FAKTOR PENENTU NILAI PERUSAHAAN DENGAN REPUTASI PERUSAHAAN SEBAGAI PEMODERASI (Studi Kasus: Perusahaan Properti Dan Real Estate di Indonesia) Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Profitabilitas, Likuiditas, dan Aktivitas Sebagai Faktor Penentu Nilai Perusahaan dengan Reputasi Perusahaan Sebagai Pemoderasi pada Perusahaan Properti Dan Real Estate di Indonesia selama periode 2019-2023. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling yang diperoleh sebanyak 52 perusahaan sehingga memperoleh 260 observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM-PLS dengan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas dan likuiditas tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sedangkan aktivitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Untuk uji moderasi reputasi perusahaan menggunakan alalisis multygroup, dimana reputasi perusahaan terdiri dari reputasi tinggi dan reputasi rendah. Hasil uji menunjukkan bahwa reputasi perusahaan tidak memoderasi hubungan antara profitabilitas dan likuiditas terhadap nilai perusahaan. Selanjutnya, reputasi perusahaan memoderasi hubungan antara aktivitas terhadap nilai perusahaan. Implikasi teoritis dalam penelitian ini mendukung teori signaling dan teori Resource Base-view dalam menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan. Kata kunci: Profitabilitas, Likuiditas, Aktivitas, Nilai perusahaan, Reputasi Perusahaan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis peran ukuran perusahaan dalam memoderasi pengaruh leverage, likuiditas dan aktivitas terhadap profitabilitas pada sektor teknologi yang terdaftar di bursa efek Indonesia periode 2019-2023. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 47 perusahaan. Sampel penelitian terdiri dari 21 perusahaan sektor teknologi yang dipilih melalui teknik purposive sampling, menghasilkan 105 observasi data panel. Metode penggujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan model regresi data panel dengan pendekatan fixed effect model dan untuk pengujian variabel moderasinya menggunakan model moderated regression analysis (MRA). Analisis data kedua model tersebut menggunakan program eviews versi 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage dan aktivitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan likuiditas berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap profitabilitas. Ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi pengaruh leverage dan likuiditas terhadap profitabilitas, namun ukuran perusahaan mampu memoderasi pengaruh aktivitas terhadap profitabilitas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kualitas tidur merupakan kemampuan seseorang atau individu untuk tetap tertidur dan mencukupi kebutuhan tidurnya. Pada kehamilan trimester III, ibu hamil sering mengalami masalah pola tidur karena perubahan fisiologis dan psikologis. Jika ibu kurang melakukan aktivitas fisik. Hal ini dapat memperburuk kualitas tidur, termasuk durasi tidur dan kenyamaan tidur yang dapat mengakibatkan resiko kehamilan seperti, berat badan tidak terkontrol yang melibatkan glukosa memburuk dan kemungkinan diabetes gestasional. Selain itu, Ibu hamil juga mencemaskan rasa sakit, ketidaknyamaan saat akan menghadapi persalinan, tingkat kelahiran prematur, kemungkinan kelahiran caesar dan depresi pasca persalinan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dengan teknik purposive sampling dengan populasi yang berjumlah 355 ibu hamil trimester III. sampel sebanyak 78 responden yang dilakukan pada bulan Oktober-Desember 2024 menggunakan kueisoner IPAQ dan PSQI. Adapun hasil analisa statistik dengan uji Chi square diperoleh nilai P-value = 0,000. Hasil data yang diperoleh, responden memiliki aktivitas fisik ibu yang rendah mendapatkan kualitas tidur yang buruk sebanyak 22 responden (28,2%), untuk aktivitas fisik ibu yang sedang mendapatkan kualitas tidur yang baik sebanyak 40 responden (51,3%), dan untuk aktivitas fisik ibu yang berat mendapatkan kualitas tidur yang buruk sebanyak 16 responden (20,5%). Berdasarkan hasil penelitian bahwa adanya hubungan aktivitas fisik dengan kualitas tidur ibu hamil trimester III. Aktvitas fisik sedang mempengaruhi kualitas tidur yang baik pada ibu hamil trimester III.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA salah satunya dapat disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran konvensional yang tidak melibatkan siswa dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, perlu dilakukan tindak lanjut untuk mengatasi rendahnya minat belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran yang melibatkan siswa yaitu Problem Based Learning. Melalui penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan MC Taggart dalam dua siklus, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA pada siswa kelas IX-B di SMP Negeri 5 Tarakan. Untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran dan minat belajar siswa maka digunakan instrumen berupa lembar observasi aktivitas siswa dan lembar angket minat belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas IX-B SMP Negeri 5 Tarakan dalam dua siklus pembelajaran. Secara keseluruhan berdasarkan indikator dalam instrument penelitian, minat belajar yang mengalami peningkatan paling tinggi, adalah pada indikator tertarik pada guru dan konsentrasi dalam belajar sedangkan indikator dengan peningkatan paling rendah adalah teliti dalam belajar. Hasil observasi terhadap aktivitas belajar siswa juga menunjukkan adanya peningkatan dari pra-siklus ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I siswa yang aktif sebanyak 60% sedangkan pada siklus II siswa yang aktif sebanyak 77%. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada keaktifan siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 17%. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL efektif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif dan relevan, sehingga dapat diterapkan sebagai strategi alternatif dalam meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran IPA.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dismenorea merupakan nyeri perut saat menstruasi dan merupakan masalah ginekologi yang paling sering dikeluhkan oleh wanita, menstruasi yang terjadi sebelum dan selama siklus menstruasi pada wanita dan nyeri haid adalah salah satu penyakit ginekologi yang paling umum. Kejadian dismenorea dapat terjadi dan berhubungan dengan beberapa faktor salah satunya adalah aktivitas fisik. Aktivitas fisik mengoptimalkan pelepasan hormon endorfin yang menjadi analgetik non spesifik pada dismenorea, selain itu, aktivitas fisik juga mungkin diperlukan untuk mengurangi sekresi hormon prostaglandin, kurangnya aktivitas fisik menjadi salah satu faktor penyebab gangguan pada menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan nyeri dismenorea pada Mahasiswi di Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswi di Universitas Borneo Tarakan sebanyak 89 mahasiswi. Pengambilan data menggunakan kusioner Numerical Rating Scale (NRS) dan kuesioner International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) pengukuran aktivitas fisik, dan analisa data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian bahwa dari 89 responden sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik Sedang mayoritas mengalami nyeri dismenorea ringan sebanyak 33,7% (30 responden ), aktivitas fisik ringan mayoritas mengalami nyeri dismenorea sedang 12,3% (11 responden), aktivitas fisik berat mayoritas mengalami nyeri dismenorea ringan 8,9% (8 responden). Hasil uji chi square p value 0,070 (p>0,05). Tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan nyeri dismenorea primer pada Mahasiswi di Universitas Borneo Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Spons merupakan organisme laut memiliki sifat yang unik dan memiliki manfaat yang baik dibidang industri, mulai dari industri pangan, farmasi, hingga detergen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas enzim dari bakteri simbion spons Clathria sp sebagai kandidat penghasil enzim bioindustri. Penumbuhan bakteri dari simbion spons Clathria sp pada media selektif yang ditambahkan substrat susu skim, CMC (Carboxy Methyl Cellulose), tributirin dan amilum pati dilakukan untuk melihat potensi bakteri yang mampu menghasilkan enzim protease, selulase, lipase dan amilase melalui proses hidrolisis. Dengan pengukuran zona bening dan diameter koloni, telah diperoleh isolat yang memiliki aktivitas enzim tertinggi pada masing-masing bakteri antara lain Proteolitik isolat BSC10 (2.49), Selulolitik isolat BSC10 (3.83), Lipolitik BSC10 (3.89) dan Amilolitik BSC02 (2.63). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat isolat terbaik tersebut termasuk kategori kuat dalam menghasilkan ezim dan berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut khususnya dalam bidang bioindustri.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran likuiditas, aktivitas, dan profitabilitas dalam mengurangi Financial distress dengan inflasi sebagai variabel moderasi pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2017-2021. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan metode purposive sampling yang diperoleh sebanyak 17 perusahaan sehingga diperoleh 85 observasi. Teknik analisi data dalam penelitian ini menggunakan PLS-SEM dengan aplikasi WarPLS versi 8.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa likuiditas berpengaruh signifikan terhadap Financial distress, aktivitas tidak berpengaruh terhadap Financial distress, profitabilitas tidak bepengaruh terhadap Financial distress, inflasi tidak mampu memoderasi pengaruh likuiditas terhadap Financial distress, inflasi tidak mampu memoderasi pengaruh aktivitas terhadap Financial distress, inflasi tidak mampu memoderasi pengaruh profitabilitas terhadap Financial distress.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model Teams Games Tournament (TGT) terhadap aktivitas belajar siswa kelas III.A SDN 032 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini berfokus pada penggunaan model teams games tournament (TGT) terhadap aktivitas belajar siswa. Adapun sumber data pada penelitian ini berupa data primer dan data sekunder dengan informan yaitu guru dan siswa kelas III.A SDN 032 Tarakan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Serta menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas III.A SDN 032 Tarakan telah menerapkan model teams games tournament (TGT) terhadap aktivitas belajar siswa yaitu tahap pertama penyajian kelas tercapai pada aktivitas belajar siswa seperti aktivitas visual dan aktivitas mendengar. Tahap kedua belajar dalam kelompok tercapai pada aktivitas belajar siswa seperti aktivitas lisan, aktivitas menulis, aktivitas motorik dan aktivitas mental. Tahap ketiga permainan tercapai pada aktivitas belajar siswa seperti aktivitas lisan, aktivitas motorik, dan aktivitas emosional. Tahap keempat turnamen tercapai pada aktivitas belajar siswa seperti aktivitas mental. Tahap kelima penghargaan kelompok tercapai pada aktivitas belajar siswa seperti aktivitas emosional.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pendidikan matematika realistik merupakan pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk menemukan konsep matematika dengan berpedoman pada karakteristik pendidikan matematika realistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan matamatika realistik dengan menggunakan media visual pada siswa kelas IV SD materi pecahan senilai. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimen yang melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen tanpa adanya kelas kontrol dengan desain penelitian The One Group Pretest-Posttest. Penelitian dilaksanakan selama 5 kali pertemuan yaitu 1 kali pretest, 3 kali pembelajaran, 1 kali posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hasil belajar matematika siswa setelah diterapkan pendidikan matematika realistik dengan menggunakan media visual mendapatkan nilai rata-rata 82,07 dengan kategori tinggi dan ketuntasan secara klasikal mencapai 85,7%. (2) Persentase aktivitas siswa berada pada rentang persentase sebesar 80%-90% dengan kategori baik sekali. (3) Pembelajaran melalui penerapan pendidikan matematika realiistik dengan menggunakan media visual pada siswa kelas IV mendapat respon positif dengan rata-rata persentase sebesar 92,7% dengan kategori sangat baik. Dari hasil analisis deskriptif dan inferensial ketiga indikator efektivitas telah terpenuhi, maka pembelajaran dikatakan efektif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendidikan matematika realistik dengan menggunakan media visual efektif diterapkan dalam pembelajaran matematika siswa kelas IV SD materi pecahan senilai.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Spons merupakan organisme laut yang berpotensi sebagai sumber senyawa bioaktif, namun belum sepenuhnya dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi, mengidentifikasi morfologi dan menguji aktivitas antimikroba bakteri yang terdapat pada spons Xestospongia sp. terhadap bakteri patogen multidrug-resistant (MDR). Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini berhasil mengisolasi bakteri simbion dari spons dengan rentang konsentrasi dari 10-1 hingga 10-5 sebanyak 7 isolat. Identifikasi morfologi bakteri dilakukan berdasarkan karakteristik seperti warna, ukuran, margin, bentuk, dan elevasi. Dari tujuh isolat bakteri yang diidentifikasi, lima di antaranya adalah bakteri Gram-positif dan dua isolat adalah bakteri Gram-negatif, semuanya menunjukkan bentuk basil. Berdasarkan hasil uji aktivitas antibakteri diantara tujuh isolat, lima menunjukkan aktivitas antimikroba. Secara spesifik, isolat Xp-05 menunjukkan aktivitas antimikroba yang signifikan terhadap Staphylococcus aureus, menghasilkan zona bening dengan diameter 20 mm, sedangkan isolat Xp-03 efektif melawan Escherichia coli dengan zona bening berdiameter 16 mm. Isolat lain, Xp-01, Xp-06, dan Xp-07 menunjukkan zona bening berdiameter lebih kecil. Variabilitas efektivitas antibakteri ini kemungkinan disebabkan oleh perbedaan konsentrasi atau produksi metabolit sekunder antar isolat. Dengan demikian, hasil ini menunjukkan bahwa bakteri simbion dari spons Xestospongia sp. memiliki potensi sebagai sumber baru agen antimikroba, namun perlu penelitian lebih lanjut untuk memahami variasi dalam produksi metabolit sekunder dan efektivitas antimikroba mereka.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan media buku aktivitas serta mengetahui kelayakan dan respon siswa terhadap media pembelajaran tema 1 subtema 1 Ciri-Ciri Makhluk Hidup pada siswa kelas III A SDN 014 Tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan alur model ADDIE. Menurut (Widi Winarni, 2018, hal. 263) alur model ADDIE dapat digunakan untuk berbagai macam pengembangan produk seperti model, strategi pembelajaran, metode pembelajaran, media dam bahan ajar. Model ADDIE terdiri dari 5 tahap yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu pedoman wawancara, lembar validasi, lembar angket respon siswa, dan dokumentasi. Produk media buku aktivitas yang dihasilkan berukuran A4 (21 cm x 29,7 cm) yang terbuat dari kain flanel, kertas cover warna-warni dan terdiri dari 20 halaman. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 82%, ahli materi 90%, ahli praktisi 81%. Rata-rata presentase skor aspek kelayakan sebesar 84% . Hasil dari validasi ahli media, materi dan praktisi menunjukkan bahwa media buku aktivitas sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Hal ini dibuktikan dengan hasil skor dari setiap indikator pada setiap angket kelayakan. Hasil angket respon siswa setelah menggunakan media buku aktivitas pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan adalah sangat layak, dengan skor presentase sebesar 94,54% pada uji coba terbatas dan 94,68% pada uji coba lapangan. Sehingga rata-rata skor presentase dari aspek respon siswa sebesar 94,61% dengan kategori sangat layak. Siswa memberikan komentar dan saran pada media buku aktivitas mengenai ketertarikan terhadap media, seperti bersemangat karena merasa jelas dengan pembahasan materi pada buku aktivitas, siswa dapat bermain sambil belajar serta gambar pada media menarik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The utilization of traditional medicinal plants has been carried out by the Berusu Dayak tribe from generation to generation, among which they use Padaran (Z. montanum) and turmeric (C. longa), which are known to have antibacterial, antioxidant, and anticancer activities. The purpose of this study was to determine the percentage of antibacterial inhibition and antioxidant potential of the extracts of Padaran rhizome and turmeric. The plants were extracted with hexane, ethyl acetate, and methanol as solvents. Antibacterial activity was carried out against the bacteria Ralstonia solanacearum, Staphylococcus aureus, Streptococcus sobrinus, Salmonella typhi, Propianibacterium acnes using the agar well diffusion method with concentrations of 500, 1000, and 2000 ppm. Antioxidant activity was tested by DPPH free radical activity mechanism. The results showed that the extracts of Padaran rhizome and turmeric did not have antibacterial activity in the absence of an inhibition zone formed. The highest antioxidant activity againts DPPH was shown by ethyl acetat extract of Padaran rhizome (Z. montanum) with an inhibition of 89.65%, and the extract of turmeric (C. longa) obtained the highest inhibitory value in ethyl solvent of 82.79%. This study showed the potential of the rhizome of Padaran (Z. montanum) and turmeric (C. longa) plants which were used by the Berusu Dayak tribe as natural antioxidants. Pemanfaatan tanaman obat tradisional dilakukan oleh suku Dayak Berusu secara turun temurun, diantara yang digunakannya adalah tanaman padaran (Z. montanum) dan kunyit (C. longa), yang dikenal memiliki aktivitas antibakteri, antioksidan, dan antikanker. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persentase hambatan antibakteri dan potensi antioksidan ekstrak rimpang padaran dan kunyit. Tananam diekstrak dengan pelarut heksan, etil asetat, dan metanol. Aktivitas antibakteri dilakukan terhadap bakteri Ralstonia solanacearum, Staphylococcus aureus, Streptococcus sobrinus, Salmonella typhi, Propionibacterium acnes menggunakan metode difusi agar sumuran dengan konsentrasi 500, 1000, dan 2000 ppm. Aktivitas antioksidan diuji dengan mekanisme aktivitas radikal bebas DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak rimpang padaran dan kunyit tidak memiliki aktivitas antibakteri dengan tidak adanya zona hambat yang terbentuk. Aktivitas antioksidan tertinggi terhadap DPPH ditunjukkan oleh ekstrak etil asetat rimpang padaran (Z. montanum) dengan penghambatan sebesar 89,65%, dan pada ekstrak tanaman kunyit (C. longa) diperoleh nilai penghambatan tertinggi pada pelarut etil yaitu sebesar 82,79%. Penelitian ini menunjukkan potensi rimpang tanaman padaran (Z. montanum) dan kunyit (C. longa) yang dimanfaatkan suku Dayak Berusu sebagai antioksidan alami.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH RASIO KEUANGAN DAN INFLASI TERHADAP KINERJA KEUANGAN (Studi pada Perusahaan Sektor Pertambangan di Bursa Efek Indonesia) Dewi Fitria Dr. Mohammad Nur Utomo. S.E., M.SI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio aktivitas, rasio solvabilitas, rasio likuiditas, dan inflasi terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2019. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling yang diperoleh sebanyak 35 perusahaan dengan data sebanyak 175 observasi (35 perusahaan X 5 tahun). Tehnik analisis data dalam penelitian ini menggunakan regresi berganda dengan aplikasi SPSS 21. Hasil penelitian menunjukan rasio aktivitas berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan, Sedangkan rasio solvabilitas, rasio likuiditas, dan inflasi tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Penelitian ini mendukung teori efisiensi, perusahaan yang dapat mengefisiensikan penggunakaan assetnya memiliki keunggulan dalam meningkatkan kinerja keuangan. Kata kunci : Aktivitas, solvabilitas, likuiditas, inflasi dan kinerja keuangan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: pengaruh aktivitas belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas X SMA Hang Tuah Tarakan. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitaif dengan metode survey. Penelitian ini dilakukan pada semester ganjil tahun ajaran 2020/2021. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X yang terdiri dari 6 kelas. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 135 siswa diambil dengan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linear sederhana. Adapun indikator aktovitas belajar pada penelitian ini yaitu: 1) Aktivitas visual, 2) Aktivitas lisan, 3) Aktivitas mendengarkan, 4) Aktivitas menulis, 5) Aktivitas Metrik dan 6) Aktivitas mental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh secara signifikan aktivitas belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa. Adapun presentase kategori pada aktivitas belajar yaitu , pada kategori rendah sebesar 53,33%. Untuk prestasi belajar berada pada kategori cukup yaitu sebesar 40,74%. Dalam analisis regresi sederhana terdapat pengaruh secara signifikan aktivitas belajar terhadap prestasi belajar matematika dengan persamaan regresi Ŷ=-24,784+1,080 X. Aktivitas belajar memberikan pengaruh sebesar 75% terhadap prestasi belajar matematika siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. A DENGAN MASALAH UTAMA GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANG TERATAI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN Abstrak Skizofrenia merupakan gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antar pribadi normal. Sering kali diikuti dengan delusi (keyakinan yang salah) dan halusinasi (persepsi tanpa ada rangsang pancaindra). Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Tn.M. Metode penulisan : deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Tn. “M”. Hasil pengkajian klien terdapat 7 masalah keperawatan yaitu: Gangguan, Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran, Isolasi Sosial: Menarik Diri, Defisit Perawatan Diri: Berpakaian, Resiko Perilaku Kekerasan, Koping Individu Tidak Efektif, Kurang Pengetahuan Tentang Penyakit Jiwa, Regiment Terapeuik Inefektif. Dan 3 yang menjadi diagnosa prioritas yaitu: Ganggguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran, Isolasi Sosial: Menarik Diri, Defisit Perawatan Diri: Berpakaian. Kesimpulan: Terdapat kesenjangan salah satu intervensi yaitu dorong keterlibatan dalam aktivitas kelompok maupun terapi, klien mampu mengikuti terapi aktivitas kelompok namun klien tampak apatis sehingga diperlukan komunikasi terapeutik antara perawat dan klien untuk meningkatkan kemampuan interaksi klien dan pada saat pelaksanaan ada satu diagnosa yang intervensinya belum teratasi yaitu Halusinasi. Proses asuhan keperawatan klien membutuhkan stimulus dari perawat, untuk melakukan tindakan yang dianjurkan karena klien mampu melakukan dengan benar tetapi klien belum mampu melakukan secara mandiri, intervensi di delegasikan pada perawat ruangan. Diharapkan perawat mampu melanjutkan intervensi sesuai dengan yang diharapkan perawat agar indikator dapat teratasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. M DENGAN MASALAH UTAMA GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANG TERATAI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN Abstrak Skizofrenia merupakan gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antar pribadi normal. Sering kali diikuti dengan delusi (keyakinan yang salah) dan halusinasi (persepsi tanpa ada rangsang pancaindra). Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Tn.M. Metode penulisan : deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Tn. “M”. Hasil pengkajian klien terdapat 7 masalah keperawatan yaitu: Gangguan, Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran, Isolasi Sosial: Menarik Diri, Defisit Perawatan Diri: Berpakaian, Resiko Perilaku Kekerasan, Koping Individu Tidak Efektif, Kurang Pengetahuan Tentang Penyakit Jiwa, Regiment Terapeuik Inefektif. Dan 3 yang menjadi diagnosa prioritas yaitu: Ganggguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran, Isolasi Sosial: Menarik Diri, Defisit Perawatan Diri: Berpakaian. Kesimpulan: Terdapat kesenjangan salah satu intervensi yaitu dorong keterlibatan dalam aktivitas kelompok maupun terapi, klien mampu mengikuti terapi aktivitas kelompok namun klien tampak apatis sehingga diperlukan komunikasi terapeutik antara perawat dan klien untuk meningkatkan kemampuan interaksi klien dan pada saat pelaksanaan ada satu diagnosa yang intervensinya belum teratasi yaitu Halusinasi. Proses asuhan keperawatan klien membutuhkan stimulus dari perawat, untuk melakukan tindakan yang dianjurkan karena klien mampu melakukan dengan benar tetapi klien belum mampu melakukan secara mandiri, intervensi di delegasikan pada perawat ruangan. Diharapkan perawat mampu melanjutkan intervensi sesuai dengan yang diharapkan perawat agar indikator dapat teratasi.