Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Enterprise Risk Management (ERM) terhadap kinerja keuangan dengan leverage sebagai variabel moderasi pada bank umum konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel menggunakan aplikasi EViews 12. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 21 bank dengan total 105 data pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Enterprise Risk Management (ERM) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Leverage yang diproksikan menggunakan Debt to Equity Ratio (DER) menunjukkan hasil yang berbeda pada setiap model penelitian. Pada model YI dan Y2 leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan pada model Y3 leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Selain itu, leverage tidak mampu memoderasi hubungan antara Enterprise Risk Management (ERM) dan kinerja keuangan perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan manajemen risiko perusahaan belum mampu memberikan pengaruh langsung terhadap peningkatan kinerja keuangan perusahaan. Selain itu, penggunaan utang yang tinggi dan tidak dikelola secara optimal dapat meningkatkan risiko keuangan serta menurunkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba.