Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

40 hasil
Subjek: Pendapatan Asli Daerah
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara Menggunakan Pendekatan Regresi Spasial

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Alokasi Umum (DAU) terhadap pertumbuhan ekonomi serta mengidentifikasi dependensi spasial antar kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel yang mencakup lima kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara selama periode 2014–2023. Data penelitian bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Analisis dilakukan melalui estimasi awal, pengujian dependensi antarwilayah menggunakan Pesaran’s Cross-sectional Dependence Test, serta estimasi regresi spasial menggunakan Spatial Autoregressive (SAR) dan Spatial Error Model (SEM) dengan pendekatan random effects dan spatial fixed-effects. Pemilihan model terbaik dilakukan berdasarkan nilai Akaike Information Criterion (AIC) terendah dan log-likelihood tertinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dependensi spasial antar kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara, dengan nilai statistik Pesaran CD sebesar 9,215 dan probabilitas 0,0000. Berdasarkan hasil perbandingan model, Spatial Error Model (SEM) dengan spatial fixed-effects dipilih sebagai model terbaik dengan AIC sebesar 97,21685 dan log-likelihood sebesar −44,6084. Pada model tersebut, PAD berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien sebesar −18,48927 dan probabilitas 0,030, sedangkan DAU berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien sebesar 454,9621 dan probabilitas 0,030. Parameter spasial lambda (λ) sebesar −0,803902 dengan probabilitas 0,000 menunjukkan adanya dependensi spasial negatif pada komponen error, yang mengindikasikan adanya faktor-faktor tidak teramati yang memiliki keterkaitan spasial antarwilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara tidak hanya berkaitan dengan kondisi fiskal daerah, tetapi juga dengan keterkaitan spasial antarwilayah. Oleh karena itu, kebijakan pembangunan perlu mempertimbangkan karakteristik kewilayahan dan memperkuat koordinasi antardaerah untuk mendukung pemerataan dan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pemahaman Peraturan Perpajakan Dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Kota Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman peraturan perpajakan dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kota Tarakan secara parsial dan simultan, serta mengetahui efektivitas dan kontribusi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif verifikatif. Data yang digunakan terdiri atas data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada wajib pajak kendaraan bermotor yang terdaftar di SAMSAT Kota Tarakan serta data sekunder dari UPTD SAMSAT Kota Tarakan, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), dan Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), koefisien determinasi (R²), serta analisis efektivitas dan kontribusi dengan bantuan STATA 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pemahaman peraturan perpajakan (0,017 0,05) dan sanksi pajak (0,000 0,05) berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Secara simultan, kedua variabel juga berpengaruh signifikan dengan nilai probabilitas F sebesar 0,0000 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,3511 menunjukkan bahwa 35,11% variasi kepatuhan wajib pajak dijelaskan oleh variabel penelitian, sedangkan 64,89% dipengaruhi faktor lain. Selain itu, penerimaan PKB selama tahun 2021-2024 berada pada kategori efektif, sedangkan kontribusinya terhadap PAD tergolong sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman peraturan perpajakan dan penerapan sanksi pajak yang konsisten dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak serta mendukung optimalisasi penerimaan PKB dan PAD Kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis sistem pemungutan pajak kendaraan bermotor melalui layanan Samsat keliling terhadap kepatuhan wajib pajak di Kota Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk meningkatkan kemudahan pelayanan dan kepatuhan wajib pajak, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menyediakan layanan Samsat Keliling. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas dan kontribusi PKB terhadap PAD Kota Tarakan serta menguji pengaruh kemudahan akses pajak dan fasilitas layanan Samsat Keliling terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner terhadap 100 wajib pajak pengguna layanan Samsat Keliling di Kota Tarakan. Sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan melalui analisis efektivitas dan kontribusi, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan Pajak kendaraan bermotor di Kota Tarakan tergolong efektif dan memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap PAD. Kemudahan akses pajak Samsat Keliling berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, sedangkan fasilitas tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, kemudahan akses pajak dan fasilitas berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak. Oleh karena itu, peningkatan aksesibilitas layanan Samsat Keliling perlu terus dioptimalkan untuk mendorong kepatuhan wajib pajak, sementara kualitas fasilitas tetap perlu dievaluasi guna mendukung pelayanan perpajakan yang lebih baik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Belanja Modal, Pendapatan Asli Daerah, dan Tenaga Kerja terhadap Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Kalimantan Utara

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pembangunan ekonomi daerah merupakan proses yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi, peningkatan pendapatan daerah, serta perluasan kesempatan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh belanja modal, Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan tenaga kerja terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2016–2024. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan program Eviews. Hasil analisis, diperoleh model terbaik yaitu Fixed Effect Model (FEM) dengan persamaan regresi: lnYit = 4,159825 – 0,019365lnX1it + 0,185266lnX2it + 0,402261lnX3it– 0,171885D1 – 0,098997D2 – 0,223726D3 + 0,113108D4 + 0,381500D5 + εit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial belanja modal dengan nilai signifikansi 0,1165 > 0,05 berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap PDRB. PAD dan tenaga kerja memiliki nilai signifikansi 0,0000 0,05 berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memiliki nilai probabilitas F sebesar 0,0000 0,05 berpengaruh signifikan terhadap PDRB. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,99 menunjukkan bahwa sebesar 99% variasi PDRB dapat dijelaskan oleh variabel belanja modal, PAD, dan tenaga kerja, sedangkan sisanya sebesar 1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH, BELANJA BARANG DAN JASA, SERTA TINGKAT KETERGANTUNGAN DAERAH TERHADAP TINGKAT TRANSPARANSI PELAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN/KOTA DI REGIONAL KALIMANTAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Belanja Barang dan Jasa, serta Tingkat Ketergantungan Keuangan Daerah terhadap transparansi pelaporan keuangan pemerintah daerah kabupaten/kota di Kalimantan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder dari laporan keuangan dan website resmi pemerintah daerah. Sampel terdiri dari 44 pemerintah daerah yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD dan Belanja Barang dan Jasa tidak berpengaruh signifikan terhadap transparansi pelaporan keuangan. Sebaliknya, Tingkat Ketergantungan Keuangan Daerah berpengaruh negatif dan signifikan, yang berarti semakin tinggi ketergantungan daerah pada dana transfer pusat, semakin rendah tingkat transparansinya. Secara bersama-sama, ketiga variabel tersebut berpengaruh terhadap transparansi pelaporan keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan transparansi lebih dipengaruhi oleh tingkat kemandirian fiskal daerah dibandingkan besarnya pendapatan atau belanja daerah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN BELANJA MODAL TERHADAP KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH DENGAN PERTUMBUHAN EKONOMI SEBAGAI VARIABEL MODERASI (STUDI KASUS PADA KABUPATEN DAN KOTA DI KALIMANTAN UTARA)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Belanja Modal terhadap Kemandirian Keuangan Daerah dengan Pertumbuhan Ekonomi sebagai variabel moderasi pada kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kausal asosiatif untuk menguji hubungan antara variabel independen, variabel dependen, dan variabel moderasi. Populasi dalam penelitian ini ialah seluruh laporan keuangan pemerintah daerah kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Utara periode 2010–2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan daerah dan publikasi Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kemampuan daerah dalam menggali sumber Pendapatan Asli Daerah, maka semakin tinggi pula tingkat kemandirian keuangan daerah. Sementara itu, Belanja Modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah, yang mengindikasikan bahwa peningkatan belanja modal belum sepenuhnya mampu meningkatkan kemandirian keuangan daerah karena masih bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Selain itu, Pertumbuhan Ekonomi tidak mampu memoderasi pengaruh Pendapatan Asli Daerah maupun Belanja Modal terhadap Kemandirian Keuangan Daerah. Artinya, tinggi rendahnya pertumbuhan ekonomi tidak memperkuat maupun memperlemah hubungan antara Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Nunukan (2019-2025)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK EFEKTIVITAS PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN NUNUKAN (2019-2025) Susana Angelina Nidi Agus Tri Darmawanto, S.E.,M.E Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Nunukan selama periode 2019–2025. Pendapatan Asli Daerah merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur tingkat kemandirian keuangan daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan time series. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nunukan dan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Nunukan berupa target dan realisasi PAD tahun 2019–2025. Analisis dilakukan menggunakan rasio efektivitas dengan membandingkan realisasi PAD terhadap target PAD yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas PAD Kabupaten Nunukan secara umum berada pada kategori sangat efektif. Rasio efektivitas PAD pada tahun 2019 sebesar 109,04%, tahun 2020 sebesar 123,84%, tahun 2021 sebesar 158,94%, tahun 2022 sebesar 81,04%, tahun 2023 sebesar 261,81%, tahun 2024 sebesar 256,00%, dan tahun 2025 sebesar 108,31%. Dari hasil tersebut terlihat bahwa sebagian besar realisasi PAD mampu melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Hanya pada tahun 2022 efektivitas PAD mengalami penurunan dan berada pada kategori cukup efektif karena realisasi PAD belum mencapai target yang ditetapkan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS EFEKTIVITAS DAN KONTRIBUSI PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN (PBB-P2) TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KABUPATEN NUNUKAN

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas dan kontribusi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Nunukan selama periode 2018–2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Nunukan. Analisis dilakukan melalui perhitungan rasio efektivitas dan kontribusi PBB-P2 terhadap PAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tingkat efektivitas penerimaan PBB-P2 berada pada kategori efektif hingga sangat efektif, dengan persentase berkisar antara 99,47% hingga 116,72%, yang menunjukkan bahwa realisasi penerimaan mampu mencapai bahkan melampaui target yang ditetapkan. (2) Tingkat kontribusi PBB-P2 terhadap PAD masih tergolong sangat rendah, dengan persentase antara 1,21% hingga 2,43%. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun pengelolaan PBB-P2 telah berjalan dengan baik, perannya dalam meningkatkan PAD masih terbatas.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH BELANJA MODAL, INVESTASI SWASTA, JUMLAH KUNJUNGAN WISATA, DAN JUMLAH RESTORAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh belanja modal, investasi swasta, jumlah kunjungan wisata, dan jumlah restoran terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Tarakan. Penelitian ini difokuskan pada analisis pengaruh beberapa faktor ekonomi daerah terhadap peningkatan pendapatan asli daerah sebagai salah satu sumber pendapatan daerah. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder berupa data time series Kota Tarakan tahun 2012–2023. Metode yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial belanja modal x1 0,143 > 0,05 investasi swasta x2 0,615 > 0,05 jumlah kunjungan wisata x3 0,134 > 0,05 dan jumlah restoran x4 0,837 > 0,05 tidak berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Tarakan. Secara simultan keempat variabel tersebut juga tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah Kota Tarakan dengan nilai f 0,331 > 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,488 menunjukkan bahwa sebesar 48.8% Pendapatan Asli Daerah dapat dijelaskan oleh variabel dalam penelitian ini, sedangkan sisanya sebesar 61,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DANA ALOKASI UMUM (DAU) DAN DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) TERHADAP BELANJA MODAL PADA KABUPATEN DAN KOTA DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA TAHUN 2013-2023

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Belanja Modal di kabupaten dan kota Provinsi Kalimantan Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda menggunakan data sekunder yang berupa Laporan Realisasi Anggaran (LRA) periode 2013–2023. Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa secara parsial, PAD berpengaruh positif dan signifikan terhadap Belanja, hal ini didukung dengan kota Tarakan yang mampu meningkatkan APBD (Belanja modal) melalui PAD yang dihasilkan oleh retribusi daerah, menunjukkan bahwa peningkatan PAD memperkuat kemampuan fiskal daerah dalam membiayai pembangunan secara mandiri. DAU tidak menunjukkan pengaruh signifikan, dikarenakan DAU bersifat fleksibel dana ini sebagian besar terserap pada belanja operasional, sehingga peningkatannya tidak secara langsung mendorong belanja modal. Berbeda dengan DAK yang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Belanja Modal hasil ini menemukan adanya substitution effect, di mana peningkatan DAK menggantikan pendanaan belanja modal dari sumber lain. Akibatnya peningkatan DAK justru diikuti dengan penurunan belanja modal, sehinggah secara statistik menghasilkan hubungan negatif dan signifikan. Dan secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap Belanja Modal, yang menunjukkan struktur fiskal daerah dipengaruhi oleh kombinasi pendapatan asli dan transfer pusat. Nilai Adusted R² sebesar 0,195 menunjukkan bahwa PAD, DAU, dan DAK mampu menjelaskan 19,5% variasi Belanja Modal. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas objek penelitian agar hasil analisis lebih komprehensif.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH BELANJA MODAL DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP BELANJA PEMELIHARAAN ASET PADA PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana pengaruh belanja modal dan pendapatan asli daerah (PAD) terhadap belanja pemeliharaan pada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode regresi data panel, berdasarkan data sekunder yang di peroleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara selama periode 2014-2023. Penelitian ini mengambil sampel dari lima wilayah kabupaten/kota di Kalimantan Utara. Berdasarkan hasil perhitungan regresi data panel menggunakan software Eviews 12 hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, belanja modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap belanja pemeliharaan, sedangkan PAD berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap belanja pemeliharaan. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa pengelolaan anggaran daerah perlu mempertimbangkan keseimbangan antara pembangunan infrastruktur baru dan perawatan aset yang telah ada, guna menjamin pelayanan publik yang berkelanjutan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MELALUI PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA ALOKASI UMUM DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR DAN KALIMANTAN UTARA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemerintah daerah memiliki peranan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan keuangan daerah yang efektif dan efisien. Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum merupakan dua sumber utama yang digunakan dalam pelaksanaan program-program pembangunan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Alokasi Umum (DAU) terhadap kesejahteraan masyarakat di Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi data panel (pooled) dengan menggunakan Stata 19 dan jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari publikasi DJPK Kementrian Keuangan dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara tahun 2017 hingga 2023. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa model terbaik yang terpilih pada penelitian ini untuk Kalimantan Timur adalah Fixed Effect Model (FEM) dan untuk Kalimantan Utara adalah Random Effect Model (REM) yang menyatakan bahwa Pendapatan Asli Daerah secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat di Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Kalimantan Utara. Sedangkan Dana Alokasi Umum secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat di Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Secara simultan Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat di Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum mampu menjelaskan pengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Timur sebesar 64,01% dan di Kalimantan Utara sebesar 23,48%, sedangkan sisanya disebabkan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS DAN KONTRIBUSI PAJAK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KOTA TARAKAN TAHUN 2019-2024

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas dan kontribusi pajak daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Tarakan. Pajak daerah yang diteliti meliputi seluruh jenis pajak yang dipungut oleh Pemerintah Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan alat analisis rasio efektivitas dan kontribusi, serta analisis Tipologi Klassen untuk melihat posisi kinerja masing-masing jenis pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata efektivitas pajak daerah Kota Tarakan selama tahun 2019–2024 sebesar 96,12% yang termasuk dalam kriteria efektif. Sementara itu, rata-rata kontribusi pajak daerah terhadap PAD pada tahun 2019- 2024 sebesar 9,10% yang termasuk dalam kriteria sangat kurang. Analisis Tipologi Klassen menunjukkan bahwa Pajak Hotel, Restoran, dan BPHTB masuk Kuadran I (efektif dan kontribusi tinggi); Reklame, Parkir, dan Air Tanah di Kuadran II (efektif namun kontribusi rendah); Hiburan, Sarang Burung Walet, dan Mineral Bukan Logam dan Batuan di Kuadran III (tidak efektif dan kontribusi rendah); serta Penerangan Jalan dan PBB-P2 di Kuadran IV (tidak efektif namun kontribusi tinggi).Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan kajian dengan periode yang lebih panjang dan memperluas wilayah penelitian agar hasil yang diperoleh lebih lengkap dan sesuai dengan kondisi nyata di daerah tersebut.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

pengaruh pendapatan asli daerah dan belanja modal terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah di kalimantan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Belanja Modal terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah di lima provinsi di Pulau Kalimantan selama periode 2018–2023. Kinerja keuangan daerah diukur melalui rasio efektivitas dan kemandirian, menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel melalui tiga pendekatan model: Common Effect Model (CEM), Fixed Effect Model (FEM), dan Random Effect Model (REM), disertai uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial dan simultan, PAD memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah. Namun, Belanja Modal ditemukan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah, mengindikasikan bahwa peningkatan Belanja Modal cenderung menurunkan kinerja keuangan daerah dalam konteks periode dan wilayah penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah dalam mendukung kemandirian dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah, serta menyoroti perlunya evaluasi lebih lanjut terhadap efektivitas belanja modal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam merumuskan strategi peningkatan kinerja keuangan secara berkelanjutan di Kalimantan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KALIMANTAN UTARA

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pajak daerah dan retribusi daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kalimantan Utara. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif, yaitu menganalisis data realisasi penerimaan pajak daerah dan retribusi daerah dengan menggunakan rasio kontribusi. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Kabupaten Bulungan: Kontribusi pajak daerah fluktuatif dengan puncak di awal dan akhir periode, sedangkan retribusi daerah masih sangat kecil dan tetap. 2) Kabupaten Malinau: Pajak daerah cenderung rendah dan tidak stabil, sementara retribusi daerah minim dan belum signifikan dalam PAD. 3) Kabupaten Tana Tidung: Kontribusi pajak daerah masih rendah dan tidak stabil, dan retribusi daerah sangat kecil sepanjang periode 2018–2022. 4) Kabupaten Nunukan: Pajak daerah menunjukkan tren peningkatan pasca 2019, namun kontribusi retribusi daerah tetap rendah. 5) Kota Tarakan: Pajak daerah menjadi sumber utama PAD dengan kontribusi tinggi dan konsisten, namun retribusi daerah belum optimal dan perlu penguatan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH SEKTOR INDUSTRI, ANGKATAN KERJA, INVESTASI TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KALIMANTAN TIMUR 2017-2023

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sektor industri, angkatan kerja, dan investasi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kalimantan Timur selama periode 2017-2023. Menggunakan data panel dengan metode regresi, hasil penelitian menunjukkan. Bahwa sektor industri dan investasi tidak memiliki pangaruh signifikan terhadap PAD ( sektor industri, koefisiennya 0,041322; p-value 0,4867 dan investasi koefisiennya 0,026860; p-value 0,2838 ). semaentara itu, variabel angkatan kerja berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (koefisien 1,035256; p-value 0,0000), menegaskan pentingnya kualitas angkatan kerja dalam mendorong ekonomi daerah. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa model yang digunakan memiliki kesesuaian yang baik dalam menjelaskan variasi PAD dengan (Fstatistic 28,544987; Prob (F-statistic) 0,000000), dimana α = 0,05 (0,000000 0,05), maka H₀ ditolak dan Ha diterima. Temuan ini menunjukkan pentingnya angkatan kerja dalam mendukung peningkatan pendapatan asli daerah, serta Kebijakan ekonomi daerah lebih difokuskan pada peningkatan kualitas tenaga kerja melalui pelatihan dan pendidikan serta optimalisasi sektor industri dan investasi untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan ekonomi yang lebih efektif di Kalimantan Timur.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP BELANJA DAERAH KALIMANTAN UTARA TAHUN 2017-2022

2024•

Kalimantan Utara merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi sumber daya alam yang besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Kalimantan Utara juga mengalami ketergantungan yang tinggi terhadap dana perimbangan dari pemerintah pusat, yang berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan antara penerimaan dan pengeluaran daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendapatan asli daerah dan dana perimbangan berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap belanja daerah di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2017-2022. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan menggunakan data sekunder dari kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2017-2022. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa:(1) pendapatan asli daerah secara parsial berpengaruh signifikan terhadap belanja daerah Kalimantan Utara pada tahun 2017- 2022. (2) dana perimbangan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap belanja daerah Kalimantan Utara tahun 2017- 2022. (3) Secara simultan pendapatan asli daerah dan dana perimbangan berpengaruh signifikan terhadap belanja daerah Kalimantan Utara tahun 2017-2022. Pendapatan asli daerah, dan dana perimbangan mampu menjelaskan pengaruh terhadap variabel belanja daerah Kalimantan Utara sebesar 92,56%. Sedangkan sisanya sebesar 7,44% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk model dalam penelitian ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh pertumbuhan ekonomi pendapatan asli daerah dana alokasi umum dan dana alokasi khusus terhadap belanja modal di provinsi Kalimantan Utara

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, PENDAPATAN ASLI DAERAH, DANA ALOKASI UMUM, DANA ALOKASI KHUSUS TERHADAP BELANJA MODAL DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA Firdaus Guntur Aradian Dr. Syaiful Anwar, S.E., M.Si Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi, pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus tehadap belanja modal di Provinsi Kalimantan Utara. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pooled data atau gabungan dari data cross- section dan time series dan metode yang digunakan adalah analisis regresi data panel, dengan pendekatan yang terpilih adalah Fixed Effect Model (FEM). Hasil estimasi menunjukkan bahwa (i) pertumbuhan ekonomi dan pendapatan asli daerah secara parsial tidak berpengaruh terhadap belanja modal di Provinsi Kalimantan Utara; (ii) pendapatan asli daerah dan Dana alokasi umum secara simultan berpengaruh terhadap belanja modal di Provinsi Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Efisiensi, Efektivitas dan Elastisitas Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Tana Tidung

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efisiensi, efektivitas dan elastisitas pendapatan asli daerah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang diolah dengan menggunakan metode statistika. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis data berupa teknik analisis efisiensi, teknik analisis efektivitas, teknik analisis elastisitas. Objek penelitian ini adalah melihat pola perkembangan efektivitas, efisiensi dan elastisitas PAD terhadap PDRB Kabupaten Tana Tidung tahun 2017-2022. Lokasi penelitian ini dilakukan di Kabupaten Tana Tidung Provinsi Kalimantan Utara. Hasil penelitian ini adalah pola perkembangan efisiensi pemungutan PAD pada periode tahun 2017-2022 termasuk dalam kriteria cukup efisien dan pola perkembangan efektivitas pemungutan PAD pada tahun 2017-2022 termasuk dalam kriteria kurang efektif. Tingkat elastisitas PAD pada tahun 2017-2022 cenderung inelastis atau angka yang dihasilkan turun atau kurang. Seluruh hasil perhitungan dihitung berdasarkan hasil perbandingan dengan pendapatan asli daerah. This study was conducted to determine the efficiency, effectiveness, and elasticity of regional original income (ROI). This study used a quantitative approach which was processed using statistical methods. This study used data analysis methods with efficiency, effectiveness, and elasticity analysis techniques. The object of this study is to look at the development pattern of effectiveness, efficiency, and elasticity of ROI towards GRDP of Tana Tidung Regency in 2017-2022. The location of this study was in Tana Tidung Regency, North Kalimantan Province. The study results showed that the development pattern of ROI collection efficiency in the 2017-2022 period is included in the criteria of being quite efficient and the development pattern in the effectiveness of ROI collection in 2017-2022 is included in the less effective criteria. The level of ROI elasticity in 2017-2022 tends to be inelastic or the resulting figure will decrease or be less. All calculation results are calculated based on comparison results with regional original income.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Determinan Fiskal Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Di Kalimantan Tahun 2017-2023

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Determinan Fiskal Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Di Kalimantan Tahun 2017-2023. Abstrak penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dan pengeluaran pemerintah berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi secara parsial dan simultan di Provinsi-Provinsi Kalimantan tahun 2017-2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan menggunakan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Pendapatan asli daerah secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi-Provinsi Kalimantan tahun 2017-2023. 2) Dana alokasi umum secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi-Provinsi Kalimantan tahun 2017-2023. 3) Dana alokasi khusus secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi-Provinsi Kalimantan tahun 2017-2023. 4) Pengeluaran pemerintah secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi-Provinsi Kalimantan tahun 2017-2023. 5) Pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dan pengeluaran pemerintah secara simultan tidak berpengaruh signifikan (secara statistik) terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi-Provinsi Kalimantan tahun 2017-2023. Pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dan pengeluaran pemerintah mampu menjelaskan bahwa pengaruh terhadap variabel pertumbuhan ekonomi sebesar 13,82%. Sedangkan sisanya sebesar 86,18% di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk dalam model penelitian ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail