Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

11 hasil
Subjek: elastisitas
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Elastisitas Dan Efektivitas Belanja Modal Pemerintah Terhadap Produk Domestik Regional Bruto, Kemiskinan, Serta Pengangguran Di Provinsi Kalimantan Utara

2026•

Belanja modal merupakan salah satu instrumen penting dalam kebijakan fiskal daerah yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, efektivitas belanja modal dalam mencapai tujuan tersebut masih menjadi permasalahan, khususnya di Provinsi Kalimantan Utara yang memiliki tingkat ketergantungan fiskal yang relatif tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elastisitas dan efektivitas belanja modal terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), kemiskinan, dan pengangguran di Provinsi Kalimantan Utara selama periode 2015-2024, serta memproyeksikan kebutuhan belanja modal pada periode 2025-2029. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Analisis dilakukan menggunakan perhitungan elastisitas dan Incremental Capital Output Ratio (ICOR), serta teknik proyeksi tren untuk memperkirakan kebutuhan belanja modal. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan sumber resmi pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elastisitas PDRB terhadap belanja modal bersifat inelastis, yang mengindikasikan bahwa peningkatan belanja modal belum sepenuhnya direspons secara proporsional oleh pertumbuhan output ekonomi. Elastisitas belanja modal terhadap kemiskinan dan pengangguran menunjukkan hubungan negatif, namun dampaknya masih relatif terbatas, dengan pengaruh yang lebih besar terhadap penurunan pengangguran dibandingkan kemiskinan. Analisis ICOR menunjukkan bahwa efektivitas belanja modal bersifat fluktuatif dan belum konsisten secara ekonomi makro. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa belanja modal memiliki peran penting dalam pembangunan daerah, namun diperlukan peningkatan kualitas perencanaan, ketepatan sasaran, serta sinergi kebijakan agar belanja modal mampu memberikan dampak yang lebih optimal terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ELASTISITAS PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PENGANGGURAN DAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO DI KOTA TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elastisitas pengeluaran pemerintah terhadap pengangguran dan Produk Domestik Regional Bruto di Kota Tarakan periode 2017–2024. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya efektivitas kebijakan fiskal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menekan pengangguran daerah. metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik dokumentasi terhadap data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tarakan. Analisis dilakukan menggunakan perhitungan elastisitas untuk melihat persentase perubahan pengangguran dan Produk Domestik Regional Bruto terhadap perubahan pengeluaran pemerintah setiap tahun. hasil penelitian menunjukkan bahwa elastisitas pengeluaran pemerintah terhadap pengangguran bersifat inelastis dengan nilai rata-rata –5,95, yang berarti peningkatan pengeluaran belum mampu menekan pengangguran secara signifikan. Sedangkan elastisitas terhadap Produk Domestik Regional Bruto juga inelastis dengan rata-rata –1,38, menunjukkan bahwa peningkatan pengeluaran pemerintah belum efektif mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan fiskal yang lebih produktif dan tepat sasaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENAWARAN BERAS DI KALIMANTAN UTARA

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor produksi terhadap penawaran beras dan mengukur elastisitas penawaran beras di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan data sekunder dalam bentuk data time series selama enam tahun (2019–2024) yang diperoleh dari instansi resmi seperti BPS, PIHPSN, dan BPN. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda, disertai dengan pengujian asumsi klasik seperti uji normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas. Selain itu, dilakukan pula perhitungan elastisitas penawaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, variabel harga beras, harga bulan sebelumnya, jumlah produksi bulan sebelumnya, luas lahan panen, dan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap penawaran beras di Kalimantan Utara. Secara parsial, luas lahan panen dan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap penawaran, sementara variabel lainnya tidak berpengaruh signifikan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,978 menunjukkan bahwa 97,8% variasi penawaran beras dapat dijelaskan oleh variabel-variabel independen dalam model. Analisis elastisitas menunjukkan bahwa penawaran beras di Kalimantan Utara bersifat inelastis, yang berarti perubahan harga tidak secara proporsional memengaruhi jumlah beras yang ditawarkan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Efisiensi, Efektivitas dan Elastisitas Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Tana Tidung

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efisiensi, efektivitas dan elastisitas pendapatan asli daerah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang diolah dengan menggunakan metode statistika. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis data berupa teknik analisis efisiensi, teknik analisis efektivitas, teknik analisis elastisitas. Objek penelitian ini adalah melihat pola perkembangan efektivitas, efisiensi dan elastisitas PAD terhadap PDRB Kabupaten Tana Tidung tahun 2017-2022. Lokasi penelitian ini dilakukan di Kabupaten Tana Tidung Provinsi Kalimantan Utara. Hasil penelitian ini adalah pola perkembangan efisiensi pemungutan PAD pada periode tahun 2017-2022 termasuk dalam kriteria cukup efisien dan pola perkembangan efektivitas pemungutan PAD pada tahun 2017-2022 termasuk dalam kriteria kurang efektif. Tingkat elastisitas PAD pada tahun 2017-2022 cenderung inelastis atau angka yang dihasilkan turun atau kurang. Seluruh hasil perhitungan dihitung berdasarkan hasil perbandingan dengan pendapatan asli daerah. This study was conducted to determine the efficiency, effectiveness, and elasticity of regional original income (ROI). This study used a quantitative approach which was processed using statistical methods. This study used data analysis methods with efficiency, effectiveness, and elasticity analysis techniques. The object of this study is to look at the development pattern of effectiveness, efficiency, and elasticity of ROI towards GRDP of Tana Tidung Regency in 2017-2022. The location of this study was in Tana Tidung Regency, North Kalimantan Province. The study results showed that the development pattern of ROI collection efficiency in the 2017-2022 period is included in the criteria of being quite efficient and the development pattern in the effectiveness of ROI collection in 2017-2022 is included in the less effective criteria. The level of ROI elasticity in 2017-2022 tends to be inelastic or the resulting figure will decrease or be less. All calculation results are calculated based on comparison results with regional original income.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KINERJA PENGELOLAAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN BULUNGAN

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perkembangan kinerja pengelolaan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Bulungan. Periode yang digunakan dalam penelitian ini dimulai dari tahun 2016-2022. Dilihat dari (1) Laju pertumbuhan PAD, (2) Efektivitas PAD, (3) Elastisitas PAD, (4) Rasio Pajak. Metode yang digunakan dalam penelitian termasuk menggunakan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder, yang dikumpul dari Badan Pengelolaan Daerah dan Badan Pusat Statistik. Metode analisis yang digunakan adalah perhitungan kinerja pengelolaan Pendapatan Asli Daerah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kinerja keuangan daerah dilihat dari laju pertumbuhan PAD tahun 2016-2022 menunjukkan laju pertumbuhan PAD Kabupaten Bulungan dikategorikan baik, pada tahun 2016 laju pertumbuhan sebesar -16.21% nilai paling rendah selama periode dan nilai tertinggi terjadi pada tahun 2022 dengan laju pertumbuhan sebesar 57.60%. (2) dilihat dari efektivitas PAD, setiap tahun penerimaannya sudah sangat efektif karena tingkat efektivitasnya >100%. (3) dilihat dari elastisitas PAD, setiap tahun mengalami fluktuasi di tahun 2016 kinerja keuangan daerah elastisitas terendah sebesar -3,19% dan nilai elastisitas tertinggi pada tahun 2017 sebesar 8.73%. dengan nilai rata-rata yang cukup positif, dengan kriteria elastis karena tingkat elastisitas setiap tahun lebih dari satu. (4) dilihat dari rasio pajak pada 2016 rasio pajak sebesar 115.65% tergolong rasio pajak terendah yang terjadi selama periode 2016-2022. dan rasio pajak tertinggi terdapat pada tahun 2022 sebesar 477.37%, dan nilai rata-rata rasio pajak sebesar 256.52%, pengelolaan pajak daerah di Kabupaten Bulungan dinilai baik karena nilai yang dihasilkan >100%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Elastisitas dan Determinan Penyerapan Tenaga Kerja di Kabupaten Nunukan tahun 2013-2022

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Di Kabupaten Nunukan terdapat permasalahan menurunnya penyerapan tenaga kerja yang disebabkan oleh kurangnya lapangan pekerjaan dan kesempatan kerja pada setiap sektor perekonomian sehingga mengakibatkan pengangguran dan kemiskinan sehingga mengalami masalah terhadap perekonomian di Kabupaten Nunukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah elastisitas kesempatan kerja di Kabupaten Nunukan dan apakah PDRB berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja, investasi berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja dan jumlah perusahaan berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Nunukan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Metode alat analisis yang digunakan adalah analisis elastisitas kesempatan kerja dan regresi linier berganda (menggunakan alat aplikasi yaitu Eviews 10). Berdasarkan hasil analisis elastisitas kesempatan kerja bahwa pada sektor primer, sekunder, dan tersier lebih cenderung elastis yang artinya meningkatkannya pertumbuhan ekonomi dan kesempatan kerja di Kabupaten Nunukan, untuk hasil dari regresi linier berganda yang dilakukan pada uji t menyatakan bahwa hasil dari penelitian uji t menunjukkan bahwa PDRB memiliki nilai probabilitas 0,00010,05 yang artinya berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Nunukan. Hasil dari penelitian uji t menunjukkan bahwa investasi memiliki nilai probabilitas 0,04080,05 yang artinya berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja yang di Kabupaten Nunukan. Hasil dari penelitian uji t menunjukkan bahwa jumlah perusahaan memiliki nilai probabilitas 0,3771>0,05 yang artinya tidak berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja. Hasil dari uji f menunjukkan bahwa pada nilai f-statistik probabilitas sebesar 2,692076>0,05 lebih besar dari tingkat kesalahan maka pada variabel PDRB, investasi, dan jumlah perusahaan mempengaruhi penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Nunukan. Hasil dari koefisien determinasi menunjukkan bahwa nilai 96% berpengaruh dengan variabel independen terhadap variabel dependen dan 4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan didalam penelitian.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Permintaan Daging Ayam Broiler di Kota Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS PERMINTAAN DAGING AYAM BROILER DI KOTA TARAKAN Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yaitu (1) faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi permintaan daging ayam broiler di Kota Tarakan (2) bagaimana elastisitas permintaan daging ayam broiler di Kota Tarakan (3) bagaimana peramalan permintaan daging ayam broiler di Kota Tarakan pada tahun 2022-2031. Sedangkan tujuan penelitian adalah (1) untuk menganalisis permintaan daging ayam broiler di Kota Tarakan (2) untuk mengetahui elastisitas permintaan daging ayam broiler (3) Untuk mengetahui peramalan permintaan daging ayam broiler di Kota Tarakan pada tahun 2022-2031. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier berganda dalam bentuk logaritma natural (double log) dengan bantuan program SPSS 25, menggunakan satu variabel terikat dan empat variabel bebas. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data time series tahunan dari tahun 2012 sampai 2021. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai (R2) yaitu sebesar 88,5%. Hasil uji F sebesar 0,014 lebih kecil dari 0,05 (0,014 0,05) dapat disimpulkan bahwa harga daging ayam broiler (X1) harga daging sapi (X2) harga telur ayam ras (X3) dan jumlah penduduk (X4) berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat yaitu permintaan daging ayam broiler (Y). Hasil uji t variabel harga daging ayam broiler, harga telur ayam ras dan jumlah penduduk memiliki pengaruh signifikan terhadap permintaan daging ayam broiler sedangkan harga daging sapi tidak berpengaruh signifikan terhadap permintaan daging ayam broiler. Semua variabel bersifat inelastis terhadap permintaan daging ayam broiler. Hasil peramalan permintaan daging ayam broiler di Kota Tarakan akan mengalami peningkatan setiap tahun dari tahun 2022-2031. K7ata kunci : Permintaan, Daging Ayam Broiler, Elastisitas

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Permintaan Bawang Merah (Allium ascalonicum L) Pada Tingkat Konsumen Rumah Tangga di Kota Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait permintaan bawang merah (Allium ascaonicum L) pada tingkat konsumen rumah tangga di Kota Taraan. Pertama, faktor-faktor apa saja yang mempenrgaruhi permintaan bawang merah? Kedua, bagaimana elastisitas permintaan bawang merah?. Skripsi ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan dalam penelian ini terdiri dari data primer dan data sekuder. Pengambilan sampel konsumen digunakan dengan metode sampling kebetulan (Accidental Sampling) yakni konsumen yang sedang membeli Bawang Merah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai R Square sebesar 0,861 yang berarti bahwa 86,1% variasi permintaan bawang merah dapat dijelaskan oleh variabel harga bawang merah, pendapatan, dan jumlah tanggungan sedangkan sisanya yaitu sebesar 13,9% dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian. Hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan semua variabel independent (X) berpengaruh nyata terhadap variabel dependent (Y) yang artinya input yang digunakan memberikan pengaruh nyata terhadap permintaan bawang merah di kota Tarakan. Secara parsial (uji t) variabel harga bawang merah (X1) dengan nilai Sig. sebesar 0,000 0,05 dan variabel pendapatan (X2) dengan nilai Sig. sebesar 0,037 0,05 berpengaruh signfikan terhadap permintaan bawang merah. Sedangkan untuk jumlah tanggungan (X3) tidak berpengaruh signifikan terhadap permintaan bawang merah dikarenakan nilai signifikannya > 0,05. Hasil elastisitas permintaan terhadap harga bawang merah bersifat inelastis, dengan nilai koefisien sebesar 0,786.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI RUMPUT LAUT DI KELURAHAN TANJUNG HARAPAN KECAMATAN NUNUKAN SELATAN KABUPATEN NUNUKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bibit, tali bentangan dan tenaga kerja terhadap produksi rumput laut dan untuk mengetahui elastisitas input terhadap output pada usaha tani rumput laut di Kelurahan Tanjung Harapan Sei Lancang Kabupaten Nunukan. Teknik penentuan sampel menggunakan metode pendekatan Proportionate Stratified Random Sampling. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebesar 20% dari jumlah populasi 235 petani rumput laut, dengan sampel yaitu 47 petani rumput laut. Teknis analisis data menggunakan analisis linear berganda dalam bentuk logaritma fungsi Cobb-douglass dengan menggunakan bantuan software spss 26 for windows. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor tali bentangan berpengaruh signifikan terhadap produksi, sedangkan bibit, tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi. Besarnya elastisitas input terhadap output bersifat Inelastis. Besar elastisitas bibit terhadap produksi sebesar 0,158, elastisitas tali bentangan terhadap produksi sebesar 0,501, dan besarnya elastisitas tenaga kerja terhadap produksi sebesar 0,685.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Elastisitas Produksi Padi Di Provinsi Kalimantan Utara

2022•

Tanaman padi (Oryza sativa L) merupakan komoditas tanaman pangan utama di Indonesia, padi merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat termasuk di Provinsi Kalimantan Utara. Maka dari itu padi sangat berperan penting dalam kehidupan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup, karena padi adalah sumber karbohidrat dan kalori utama pangan dengan kondisi saat ini pemerintah dituntut untuk menyediakan padi atau beras dengan harga yang terjangkau oleh semua golongan masyarakat tetapi juga dituntut untuk melindungi petani produsen padi dan menjaga ketersediaan pada atau beras yang cukup. Kalimantan Utara adalah salah satu Provinsi yang menanam padi tetapi masih terbilang sedikit. Produksi padi di pengaruh beberapa faktor yaitu luas lahan, curah hujan, harga gabah, harga pupuk urea. Tujuan penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Padi di Provinsi Kalimantan Utara, (2) Untuk mengetahui elastisitas produksi Padi di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menunjukkan bahwa, faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi Kalimantan Utara secara signifikan yaitu luas lahan dan harga gabah, karena nilai signifikan nya lebih kecil dari nilai alpha (0,05) yaitu sebesar 0,000 dan 0,018 sedangkan curah hujan, harga pupuk urea tidak berpengaruh secara signifikan karna nila signfikan lebih besar dari nila alpha (0,05) yaitu sebesar 0,479 dan 0,284. Berdasarkan hasil analisis Elastisitas diperoleh bahwa variabel luas lahan, curah hujan, dan harga pupuk urea bersifat inelastis terhadap variabel produksi, sedangkan harga gabah bersifat elastis terhadap variabel produksi. Setelah melakukan penelitian ini Para petani hendaknya mengoptimalkan pemanfaatan lahan dalam teknik dan prosedur penanaman padi yang dianjurkan. Hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan hasil padi yang optimal, sehingga taraf kesejahteraan petani meningkat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENAWARAN CABAI RAWIT DI KOTA TARAKAN

2020•

DWI RIZKY OKTAVIAN. 1640202010. 2020. “ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENAWARAN CABAI RAWIT DI KOTA TARAKAN”. DIBIMBING OLEH DR. ETTY WAHYUNI MS, S.HUT., MP. CABAI RAWIT ADALAH SALAH SATU HASIL PERTANIAN YANG BANYAK DIMINATI MASYARAKAT, BAIK SEBAGAI BAHAN CAMPURAN MASAKAN SEHARI-HARI DAN BAHAN BAKU INDUSTRI PANGAN. PENAWARAN CABAI RAWIT DAPAT DIPENGARUHI OLEH BEBERAPA FAKTOR SEPERTI HARGA, PRODUKSI DAN JUMLAH PENDUDUK. PENELITIAN INI BERTUJUAN UNTUK MENGETAHUI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENAWARAN CABAI RAWIT DAN ELASTISITAS PENAWARAN CABAI RAWIT DI KOTA TARAKAN. DATA DALAM PENELITIAN INI ADALAH DATA SEKUNDER PERIODE TAHUN 2014-2018 YANG DIPEROLEH DARI INSTANSI TERKAIT. ANALISIS DATA YANG DIGUNAKAN ADALAH REGRESI LINEAR BERGANDA DALAM BENTUK LOGARITMA NATURAL. HASIL ANALISIS DATA DI PEROLEH PERSAMAAN LN Y = 82,332 + 1,874X1 + 2,955X2 – 3,224 X3 – 6,969X4 + E. R SQUARE SEBESAR 99,5% YANG BERARTI BAHWA VARIASI PENAWARAN CABAI RAWIT DI KOTA TARAKAN DAPAT DIJELASKAN OLEH VARIABEL PRODUKSI CABAI RAWIT, HARGA CABAI RAWIT, HARGA CABAI BESAR, DAN JUMLAH PENDUDUK, SEDANGKAN 0,5% DIPENGARUHI OLEH VARIABEL DILUAR VARIABEL YANG DITELITI.NILAI UJI F PENAWARAN ADALAH SEBESAR 0,010 SEHINGGA PRODUKSI CABAI RAWIT (X1), HARGA CABAI RAWIT (X2), HARGA CABAI BESAR (X3) DAN JUMLAH PENDUDUK (X4) BERPENGARUH SECARA SIMULTAN. ADAPUN NILAI UJI T (PARSIAL) YANG BERPENGARUH SECARA SIGNIFIKAN ADALAH PRODUKSI CABAI RAWIT (0,032), DAN HARGA CABAI RAWIT SEBESAR (0,040). SEDANGKAN, YANG TIDAK BERPENGARUH SECARA SIGNIFIKAN ADALAH HARGA CABAI BESAR SEBESAR (0,063) DAN JUMLAH PENDUDUK SEBESAR (0,092). NILAI ELASTISITAS PENAWARAN HARGA CABAI RAWIT SEBESAR 2,955 BERSIFAT ELASTIS DAN HARGA CABAI BESAR ADALAH SEBESAR 3,224 BERSIFAT ELASTIS.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail