Abstrak
Pembangunan ekonomi daerah merupakan proses yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi, peningkatan pendapatan daerah, serta perluasan kesempatan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh belanja modal, Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan tenaga kerja terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2016–2024. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan program Eviews. Hasil analisis, diperoleh model terbaik yaitu Fixed Effect Model (FEM) dengan persamaan regresi: lnYit = 4,159825 – 0,019365lnX1it + 0,185266lnX2it + 0,402261lnX3it– 0,171885D1 – 0,098997D2 – 0,223726D3 + 0,113108D4 + 0,381500D5 + εit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial belanja modal dengan nilai signifikansi 0,1165 > 0,05 berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap PDRB. PAD dan tenaga kerja memiliki nilai signifikansi 0,0000 0,05 berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memiliki nilai probabilitas F sebesar 0,0000 0,05 berpengaruh signifikan terhadap PDRB. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,99 menunjukkan bahwa sebesar 99% variasi PDRB dapat dijelaskan oleh variabel belanja modal, PAD, dan tenaga kerja, sedangkan sisanya sebesar 1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.