Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Subjek: Pajak Daerah
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH) TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan fiskal daerah, yang diproksikan melalui Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Kalimantan Utara periode 2015–2024. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel pada lima kabupaten/kota, hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Pajak Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB, sedangkan Retribusi Daerah tidak memiliki pengaruh signifikan. Namun, secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai koefisien determinasi sebesar 96,84%, yang mengindikasikan bahwa optimalisasi penerimaan pajak daerah merupakan instrumen krusial dalam mendorong peningkatan nilai tambah ekonomi dan kemandirian fiskal di wilayah Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH) TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan fiskal daerah, yang diproksikan melalui Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Kalimantan Utara periode 2015–2024. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel pada lima kabupaten/kota, hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Pajak Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB, sedangkan Retribusi Daerah tidak memiliki pengaruh signifikan. Namun, secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai koefisien determinasi sebesar 96,84%, yang mengindikasikan bahwa optimalisasi penerimaan pajak daerah merupakan instrumen krusial dalam mendorong peningkatan nilai tambah ekonomi dan kemandirian fiskal di wilayah Kalimantan Utara.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK RESTORAN DALAM PELAPORAN PAJAK DAERAH DIKABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitan ini berjdudul Kepatuhan Wajib Pajak Restoran dalam Pelaporan Pajak Daerah di Kabupaten Malinau. Dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini adalah, Tingkat kepatuhan wajib pajak restoran dalam pelaporan pajak di kabupaten Malinau dan Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pajak restoran di Kabupaten Malinau. Penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif dan empriris, merupakan dua pendekatan berbeda. Penelitian normatif menelaah norma, aturan, dan prinsip hukum. Sementara itu, penelitian empiris (sosiologis) mengkaji bagaimana hukum bekerja dalam masyarakat melalui data primer, seperti wawancara, observasi langsung, serta bukti perilaku manusia dan arsip. Implementasi pajak restoran di Kabupaten Malinau dilaksanakan berdasarkan Perda Kabupaten Malinau Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, yang mewajibkan usaha restoran memungut pajak dari konsumen dengan tarif maksimal 10% dari nilai transaksi. Pelaku usaha wajib mencatat omzet, melaporkan, dan menyetorkan pajak secara berkala ke kas daerah. Pemerintah daerah melalui BPKD melakukan sosialisasi, pembinaan, serta pengawasan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kendala yang dihadapi wajib pajak restoran dalam pelaporan pajak di Kabupaten Malinau antara lain masih rendahnya pemahaman pelaku usaha terhadap ketentuan dan tata cara pelaporan pajak, khususnya bagi usaha kecil dan menengah. Selain itu, banyak restoran yang belum melakukan pencatatan omzet secara tertib dan sistematis, sehingga menyulitkan perhitungan pajak yang harus dilaporkan. Kendala lain meliputi keterlambatan pelaporan akibat rendahnya kesadaran kepatuhan pajak serta keterbatasan kemampuan dalam menggunakan sistem administrasi atau pelaporan pajak, baik secara manual maupun elektronik, yang berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pelaporan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS DAN KONTRIBUSI PAJAK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KOTA TARAKAN TAHUN 2019-2024

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas dan kontribusi pajak daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Tarakan. Pajak daerah yang diteliti meliputi seluruh jenis pajak yang dipungut oleh Pemerintah Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan alat analisis rasio efektivitas dan kontribusi, serta analisis Tipologi Klassen untuk melihat posisi kinerja masing-masing jenis pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata efektivitas pajak daerah Kota Tarakan selama tahun 2019–2024 sebesar 96,12% yang termasuk dalam kriteria efektif. Sementara itu, rata-rata kontribusi pajak daerah terhadap PAD pada tahun 2019- 2024 sebesar 9,10% yang termasuk dalam kriteria sangat kurang. Analisis Tipologi Klassen menunjukkan bahwa Pajak Hotel, Restoran, dan BPHTB masuk Kuadran I (efektif dan kontribusi tinggi); Reklame, Parkir, dan Air Tanah di Kuadran II (efektif namun kontribusi rendah); Hiburan, Sarang Burung Walet, dan Mineral Bukan Logam dan Batuan di Kuadran III (tidak efektif dan kontribusi rendah); serta Penerangan Jalan dan PBB-P2 di Kuadran IV (tidak efektif namun kontribusi tinggi).Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan kajian dengan periode yang lebih panjang dan memperluas wilayah penelitian agar hasil yang diperoleh lebih lengkap dan sesuai dengan kondisi nyata di daerah tersebut.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KALIMANTAN UTARA

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pajak daerah dan retribusi daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kalimantan Utara. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif, yaitu menganalisis data realisasi penerimaan pajak daerah dan retribusi daerah dengan menggunakan rasio kontribusi. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Kabupaten Bulungan: Kontribusi pajak daerah fluktuatif dengan puncak di awal dan akhir periode, sedangkan retribusi daerah masih sangat kecil dan tetap. 2) Kabupaten Malinau: Pajak daerah cenderung rendah dan tidak stabil, sementara retribusi daerah minim dan belum signifikan dalam PAD. 3) Kabupaten Tana Tidung: Kontribusi pajak daerah masih rendah dan tidak stabil, dan retribusi daerah sangat kecil sepanjang periode 2018–2022. 4) Kabupaten Nunukan: Pajak daerah menunjukkan tren peningkatan pasca 2019, namun kontribusi retribusi daerah tetap rendah. 5) Kota Tarakan: Pajak daerah menjadi sumber utama PAD dengan kontribusi tinggi dan konsisten, namun retribusi daerah belum optimal dan perlu penguatan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS POTENSI PAJAK DAN RETRIBUSI DAERAH DI KOTA TARAKAN

2024•

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: bagaimana laju pertumbuhan pajak dan retribusi di Kota Tarakan, bagaimana kontribusi pajak dan retribusi daerah di Kota Tarakan, bagaimana potensi pajak dan retribusi daerah yang berpotensi di Kota Tarakan dari tahun 2018-2023, dan kondisi masing-masing jenis pajak dan retribusi daerah yang dihitung dengan matrix potensi pajak dan retribusi daerah (apakah masuk dalam kategori prima, potensial, berkembang, atau terbelakang) di Kota Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Data yang diperoleh dengan melakukan studi kepustakaan dan penelusuran dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis laju pertumbuhan, analisis tingkat kontribusi dan analisis matrix potensi. Hasil penelitian menunjukkan laju pertumbuhan semua jenis pajak daerah Kota Tarakan mengalami pertumbuhan yang positif. Sedangkan retribusi daerah, terdapat 11 jenis pajak yang mengalami pertumbuhan positif dan 10 jenis lainnya negatif. Adapun tingkat kontribusi pajak daerah Kota Tarakan, terdapat 5 jenis pajak termasuk dalam kategorikan potensial, dan 6 jenis pajak yang dikategorikan tidak potensial. Untuk tingkat kontribusi jenis retribusi daerah Kota Tarakan, ada 6 jenis retribusi daerah yang termasuk ke dalam kategori potensial, dan 15 jenis lainnya dikategorikan tidak potensial. Dilihat dari matrix potensi terdapat 5 jenis pajak daerah Kota Tarakan yang dikategorikan prima dan 4 jenis retribusi daerah Kota Tarakan yang dikategorikan prima.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Efektivitas Program Samsat Keliling Dalam Meningkatkan Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor di Kota Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) adalah salah satu jenis pajak daerah yang menghasilkan pendapatan yang cukup. Pajak kendaraan bermotor (PKB) adalah jenis pajak yang paling banyak berdampak pada pendapatan asli daerah (PAD). Program Samsat Keliling memudahkan wajib pajak yang memiliki kendaraan bermotor untuk membayar pajaknya tanpa harus mengunjungi Samsat induk karena lokasinya yang mudah ditemukan. Untuk melihat bagaimana program Samsat Keliling Kota Tarakan dalam meningkatkan penerimaan pajak kendaraan bermotor, maka perlu adanya menghitung efektivitas dari program Samsat Keliling. Efektivitas realisasi penerimaan PKB merupakan ukuran yang memberikan gambaran sejauh mana target penerimaan dapat direalisasikan. Efektivitas penerimaan PKB dapat diukur menggunakan rumus realisasi penerimaan PKB dibagi dengan target penerimaan PKB dikali dengan 100%. Penelitian ini bersifat Kuantitatif Desktiptif yang datanya diambil dari data penerimaan pajak kendaraan bermotor pada UPT BAPENDA/SAMSAT Kota Tarakan. Hasil dari penelitian ini menunjukan efektivitas dari program Samsat Keliling berdasarkan data penerimaan pajak realisasi program Samsat Keliling Kota Tarakan tahun 2019-2022 masih sangat kecil yaitu di bawah 60% dan tergolong tidak efektif. Penerimaan pajak kendaraan bermotor tahun 2019 sebesar 2,74%, pada tahun 2020 sebesar 18,29%, pada tahun 2021 sebesar 10,56%, dan pada tahun 2022 sebesar 12,67 %.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pajak Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bulungan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan efektivitas, kontribusi, pertumbuhan, overlay dan efisiensi penerimaan pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Bulungan tahun 2018-2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dari BAPENDA (Badan Pendapatan Daerah) di Kabupaten Bulungan tahun 2018-2022. Analisis yang digunakan adalah Analisis Efektivitas, Kontribusi, Pertumbuhan, Overlay dan Efisiensi. Diolah menggunakan Microsoft Excel 2019. Hasil penelitian menyimpulkan tingkat efektivitas penerimaan pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah tahun 2018-2022 secara rata-rata termasuk sangat efektif sebesar 226%. Tingkat kontribusi penerimaan pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah tahun 2018-2022 berada dalam kategori sangat kurang berkontribusi rata-rata sebesar 73%. Analisis pertumbuhan pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah 2018-2022 masuk dalam kondisi yang sangat rendah dengan rata-rata 37%. Analisis overlay klasifikasi potensi pajak daerah Kabupaten Bulungan tahun 2018-2022 masuk dalam kategori terbelakang. Analisis efisiensi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten Bulungan tahun 2018-2022 berada dalam kategori sangat efisien dengan rata-rata 4%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail