ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi keadilan pajak, transparansi pemerintah, dan sikap moral terhadap niat menghindari pajak pada wajib pajak orang pribadi di Kota Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden yang dipilih secara purposif, dengan kriteria memiliki NPWP dan pernah menjalankan kewajiban perpajakan. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, dan regresi linear berganda. Hasil menunjukkan seluruh item valid, seluruh variabel reliabel, serta model memenuhi asumsi klasik. Secara parsial, persepsi keadilan pajak, transparansi pemerintah, dan sikap moral berpengaruh negatif signifikan terhadap niat menghindari pajak, masing-masing dengan nilai signifikansi 0,001; 0,036; dan 0,006. Ketiganya juga berpengaruh signifikan secara simultan (nilai signifikansi 0,000). Koefisien determinasi sebesar 0,5405 menunjukkan bahwa ketiga variabel menjelaskan 54,05% variasi niat menghindari pajak, sedangkan 45,95% sisanya dijelaskan oleh faktor lain. Dengan demikian, semakin tinggi persepsi keadilan pajak, transparansi pemerintah, dan sikap moral, semakin rendah niat menghindari pajak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman peraturan perpajakan dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kota Tarakan secara parsial dan simultan, serta mengetahui efektivitas dan kontribusi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif verifikatif. Data yang digunakan terdiri atas data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada wajib pajak kendaraan bermotor yang terdaftar di SAMSAT Kota Tarakan serta data sekunder dari UPTD SAMSAT Kota Tarakan, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), dan Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), koefisien determinasi (R²), serta analisis efektivitas dan kontribusi dengan bantuan STATA 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pemahaman peraturan perpajakan (0,017 0,05) dan sanksi pajak (0,000 0,05) berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Secara simultan, kedua variabel juga berpengaruh signifikan dengan nilai probabilitas F sebesar 0,0000 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,3511 menunjukkan bahwa 35,11% variasi kepatuhan wajib pajak dijelaskan oleh variabel penelitian, sedangkan 64,89% dipengaruhi faktor lain. Selain itu, penerimaan PKB selama tahun 2021-2024 berada pada kategori efektif, sedangkan kontribusinya terhadap PAD tergolong sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman peraturan perpajakan dan penerapan sanksi pajak yang konsisten dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak serta mendukung optimalisasi penerimaan PKB dan PAD Kota Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk meningkatkan kemudahan pelayanan dan kepatuhan wajib pajak, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menyediakan layanan Samsat Keliling. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas dan kontribusi PKB terhadap PAD Kota Tarakan serta menguji pengaruh kemudahan akses pajak dan fasilitas layanan Samsat Keliling terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner terhadap 100 wajib pajak pengguna layanan Samsat Keliling di Kota Tarakan. Sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan melalui analisis efektivitas dan kontribusi, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan Pajak kendaraan bermotor di Kota Tarakan tergolong efektif dan memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap PAD. Kemudahan akses pajak Samsat Keliling berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, sedangkan fasilitas tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, kemudahan akses pajak dan fasilitas berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak. Oleh karena itu, peningkatan aksesibilitas layanan Samsat Keliling perlu terus dioptimalkan untuk mendorong kepatuhan wajib pajak, sementara kualitas fasilitas tetap perlu dievaluasi guna mendukung pelayanan perpajakan yang lebih baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitan ini berjdudul Kepatuhan Wajib Pajak Restoran dalam Pelaporan Pajak Daerah di Kabupaten Malinau. Dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini adalah, Tingkat kepatuhan wajib pajak restoran dalam pelaporan pajak di kabupaten Malinau dan Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pajak restoran di Kabupaten Malinau. Penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif dan empriris, merupakan dua pendekatan berbeda. Penelitian normatif menelaah norma, aturan, dan prinsip hukum. Sementara itu, penelitian empiris (sosiologis) mengkaji bagaimana hukum bekerja dalam masyarakat melalui data primer, seperti wawancara, observasi langsung, serta bukti perilaku manusia dan arsip. Implementasi pajak restoran di Kabupaten Malinau dilaksanakan berdasarkan Perda Kabupaten Malinau Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, yang mewajibkan usaha restoran memungut pajak dari konsumen dengan tarif maksimal 10% dari nilai transaksi. Pelaku usaha wajib mencatat omzet, melaporkan, dan menyetorkan pajak secara berkala ke kas daerah. Pemerintah daerah melalui BPKD melakukan sosialisasi, pembinaan, serta pengawasan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kendala yang dihadapi wajib pajak restoran dalam pelaporan pajak di Kabupaten Malinau antara lain masih rendahnya pemahaman pelaku usaha terhadap ketentuan dan tata cara pelaporan pajak, khususnya bagi usaha kecil dan menengah. Selain itu, banyak restoran yang belum melakukan pencatatan omzet secara tertib dan sistematis, sehingga menyulitkan perhitungan pajak yang harus dilaporkan. Kendala lain meliputi keterlambatan pelaporan akibat rendahnya kesadaran kepatuhan pajak serta keterbatasan kemampuan dalam menggunakan sistem administrasi atau pelaporan pajak, baik secara manual maupun elektronik, yang berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pelaporan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan untuk menguji sejauh mana kesadaran wajib pajak, sanksi perpajakan, kualitas layanan, serta pengetahuan perpajakan memengaruhi kepatuhan wajib pajak orang pribadi di Kota Tarakan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 110 responden. Data yang terkumpul dianalisis melalui uji kualitas data, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji f, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial hanya variabel kesadaran wajib pajak yang memberikan pengaruh terhadap kepatuhan. Adapun sanksi perpajakan, kualitas pelayanan, dan pengetahuan perpajakan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Secara simultan, seluruh variabel independen terbukti memengaruhi kepatuhan wajib pajak orang pribadi di Kota Tarakan. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kesadaran wajib pajak, penyempurnaan layanan, edukasi perpajakan, serta penerapan sanksi yang lebih efektif untuk mendorong tingkat kepatuhan wajib pajak. Kata Kunci: kepatuhan wajib pajak, kesadaran wajib pajak, sanksi perpajakan kualitas pelayanan, pengetahuan perpajakan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya insentif pajak sebagai kebijakan fiskal pemerintah yang diharapkan dapat mendukung perkembangan UMKM sekaligus mendorong kepatuhan wajib pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan insentif pajak terhadap keberlangsungan usaha UMKM di Kota Tarakan dengan kepatuhan wajib pajak sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 UMKM yang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) di Kota Tarakan. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan SmartPLS versi 4.1.1.4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan insentif pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlangsungan usaha UMKM, serta berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Namun, kepatuhan wajib pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap keberlangsungan usaha dan tidak terbukti memediasi hubungan antara insentif pajak dengan keberlangsungan usaha UMKM. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa manfaat insentif pajak lebih dominan dirasakan secara langsung oleh UMKM dalam menjaga keberlanjutan usahanya dibandingkan melalui peningkatan kepatuhan pajak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah (i) untuk mengetahui secara parsial pengaruh pengetahaun perpajakan dan tingkat pendidikan terhadap kepercayaan wajib pajak, (ii) untuk mengetahui secara simultan pengaruh pengetahaun perpajakan dan tingkat pendidikan terhadap kepercayaan wajib pajak, (iii) untuk mengetahui secara parsial pengaruh pengetahaun perpajakan, tingkat pendidikan dan kepercayaan wajib pajak terhadap kesadaran membayar pajak, dan (iv) untuk mengetahui secara simultan pengaruh pengetahaun perpajakan dan tingkat pendidikan terhadap kesadaran membayar pajak melalui kepercayaan wajib pajak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan angket/kuesioner kepada 84 responden yang merupakan wajib pajak penghasilan orang pribadi di Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan untuk mencapai tujuan penelitian ini adalah analisis jalur Hasil penelitian (i) secara parsial menunjukan bahwa pengetahuan perpajakan berpengaruh positif terhadap kepercayaan wajib pajak, sedangkan tingkat pendidikan berpengaruh negatif terhadap kepercayaan wajib pajak, (ii) Secara simultan pengetahuan perpajakan dan tingkat pendidikan berpengaruh positif terhadap kepercayaan wajib pajak, (iii) pengetahuan perpajakan berpengaruh secara parsial terhadap kesadaran membayar pajak sedangkan tingkat pendidikan dan kepercayaan wajib pajak tidak berpengaruh terhadap kesadaran membayar pajak. (iv) Sedangkan pengetahuan perpajakan dan tingkat pendidkan berpengaruh secara langsung terhadap kesadaran membayar pajak melalui kepercayaan wajib pajak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh tingkat pendapatan, kesadaran wajib pajak, kualitas pelayanan perpajakan dan pengetahuan pajak terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor roda dua di kecamatan sekatak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sekatak. Teknik sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Data yang digunakan adalah data primer berupa kuesioner yang berjumlah 83 responden. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode PLS-SEM (Partial least Square – structural Equation Modeling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel tingkat pendapatan, kesadaran wajib pajak dan kualitas pelayanan perpajakan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor roda dua. Sedangkan variabel pengetahuan pajak berpengaruh tidak signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor roda dua. Adapun secara simultan variabel tingkat pendapatan, kesadaran wajib pajak, kualitas pelayanan dan pengetahuan pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor roda dua.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tarif pajak, omzet penghasilan, biaya kepatuhan pajak (tax compliance cost) pengetahuan pajak, kualitas pelayanan, dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi pemilik Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kota Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer. Populasi pada penelitian ini adalah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah di Kota Tarakan. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 100 sampel. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu dengan cara penyebaran kuesioner. Teknik analasis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif yaitu dengan menggunakan metode statistik. Metode statistik yang digunakan adalah Partial Least Square 3 (PLS). Hasil penelitian ini adalah biaya kepatuhan pajak dan sanksi pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak usaha mikro, kecil dan menengah di kota Tarakan. Sedangkan tarif pajak, omzet penghasilan, pengetahuan pajak, dan kualitas pelayanan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak usaha mikro, kecil dan menengah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PELAYANAN PUBLIK TERHADAP WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA TARAKAN ABSTRAK Agus Tri Darmawanto, S.E., M.E Pelayanan publik perlu ditinjau untuk mengetahui tingkat kepuasan wajib pajak. Penelitian ini bertujuan untuk: (i) untuk mengetahui persepsi wajib pajak terhadap kinerja kualitas pelayanan publik di SAMSAT Kota Tarakan, (ii) untuk mengetahui kepuasan wajib pajak di SAMSAT Kota Tarakan, (iii) untuk mengetahui kinerja pelayanan publik terhadap kepuasan wajib pajak SAMSAT Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilaksanakan di SAMSAT Kota Tarakan dengan menggunakan teknik quota sampling dan 50 sampel menggunakan kuesioner. Dari hasil penelitian ini, (i) terdapat 6 persepsi masyarakat terhadap pelayanan publik (X) di SAMSAT Kota Tarakan dengan skor rata-rata 70,02%, (ii) terdapat 6 persepsi masyarakat terhadap kepuasan wajib pajak (Y) menjawab puas atas kinerja SAMSAT Kota Tarakan dengan skor rata-rata 68,72%. Data penelitian ini menggunakan skala likert dan menggunakan Importance Performance Analysis (IPA) sebagai alat analisis. Kuadran yang dipertahankan adalah kuadran B dengan atribut persyaratan teknis pelayanan, kepuasan informasi pajak, persyaratan pembayaran, pelayanan informasi pajak, prosedur pelayanan, rekomendasi pajak, mekanisme pelayanan, memberitahu pelayanan, alur pelayanan, kenyamanan pelayanan, dan atribut yang dianggap tidak penting dan harus ditingkatkan adalah kuadran C dengan atribut persyaratan pembayaran, informasi pengambilan berkas, waktu penyelesaian pelayanan, jam operasional, besar biaya/tarif, informasi biaya/tarif, petugas pelayanan, penyelesaian tugas dan atribut yang memiliki tingkat kepentingan rendah atau berlebih adalah kuadran D dengan atribut persyaratan pelayanan, rincian biaya/tarif, ketentuan pelayanan yang ditetapkan, pelayanan dokumentasi, hasil yang maksimal, dan kecakapan petugas pelayanan. Oleh karena itu, SAMSAT Kota Tarakan harus mempertahankan dan meningkatkan kinerja pelayanan. Kepuasan wajib pajak pada pelayanan publik di SAMSAT Kota Tarakan diukur dengan menggunakan perhitungan Indeks Kepuasan Wajib Pajak (IKP) sebesar 73,64% yang menyatakan wajib pajak puas dengan pelayanan pada Kantor SAMSAT Kota Tarakan. Kata Kunci: Importance Performance Analysis (IPA), Indeks Kepuasan Wajib Pajak (IKP), Kepuasan Wajib Pajak, Pelayanan Publik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENINGKATAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK MELALUI INKLUSI PAJAK TERHADAP PENERIMAAN PAJAK DI KOTA TARAKAN Ayu Sarinah Agus Tri Darmawanto., S.E., M.E Dr. Irawati HM., S.E., M.Ak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Peningkatan kepatuhan wajib pajak secara langsung terhadap penerimaan pajak, untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh inklusi pajak secara langsung terhadap penerimaan pajak dan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh peningkatan kepatuhan wajib pajak secara tidak langsung terhadap penerimaan pajak melalui inklusi pajak sebagai variabel moderasi. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif perbandingan kausalitas. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pegawai pajak Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tarakan yang berjumlah 82 pegawai. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 32 sampel yaitu dari pegawai Account Representative, Seksi Pemeriksaan dan penagihan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder yaitu dengan cara penyebaran kuesioner, wawancara dan pengumpulan data dari Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tarakan. Skala pengukuran yang digunakan adalah skala likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yaitu dengan wawancara dan kuantitatif yaitu dengan menggunakan metode statistik. Metode statistik yang digunakan adalah Partial Least Square 3 (PLS). Hasil penelitian menunjukkan Peningkatan kepatuhan wajib pajak tidak berpengaruh secara langsung terhadap penerimaan pajak, inklusi pajak berpengaruh secara langsung terhadap penerimaan pajak, dan Peningkatan kepatuhan wajib pajak berpengaruh secara tidak langsung terhadap penerimaan pajak melalui inklusi pajak sebagai variabel moderasi. oleh karena itu, Inklusi pajak mampu memoderasi Kepatuhan wajib pajak terhadap Penerimaan Pajak yang artinya inklusi pajak dapat memperkuat atau memperlemah hubungan antara kepatuhan wajib pajak terhadap penerimaan pajak di Kota Tarakan. Kata Kunci: Kepatuhan Wajib Pajak, Inklusi Pajak, Penerimaan Pajak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
ABSTRAK DETERMINAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (STUDI KASUS KANTOR BERSAMA SISTEM ADMINISTRASI MANUNGGAL SATU ATAP TARAKAN) Fathia Roshida (Dr. Pither Palungan, S.E., M.Si) (Djuanda Hatta. S.E.,M.Si) Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pengetahuan pajak, kualitas pelayanan, dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor (studi kasus kantor bersama sistem administrasi manunggal satu atap tarakan). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan di Kantor Bersama SAMSAT Tarakan. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik sampling aksidental . Data yang digunakan adalah data primer berupa kuesioner yang berjumlah 96 responden. Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Pengetahuan Pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, Kualitas Pelayanan berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, dan sanksi pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor. Adapun secara simultan, variabel pengetahuan pajak, kualitas pelayanan, dan sanksi pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor. Dan diperoleh hasil koefisien determinasi. Kata Kunci : Kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, kualitas pelayanan,Pengetahuan pajak, sanksi pajak.