Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen modal kerja terhadap profitabilitas pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Manajemen modal kerja diukur menggunakan empat indikator, yaitu periode konversi persediaan, periode penerimaan piutang, periode penangguhan utang, dan siklus konversi kas, sedangkan profitabilitas diproksikan dengan Return on Assets (ROA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh sebanyak 77 perusahaan manufaktur selama periode 2021–2024. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periode konversi persediaan berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas. Periode penerimaan piutang berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas. Periode penangguhan utang berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas. Siklus konversi kas berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas. Secara simultan, keempat variabel manajemen modal kerja berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur.