Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Motor induksi 3 fasa
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penggunaan Variable Speed Drive (VSD) Sebagai Pengatur Kecepatan Motor Induksi Pada Conveyor Di PT. Intracawood Manufacturing

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Putaran yang dihasilkan oleh motor induksi sangat diperlukan sebagai penggerak sebuah alat pengangkut material yang disebut dengan conveyor. Putaran motor induksi dapat diatur dengan berbagai cara salah satunya yaitu menggunakan Variable Speed Drive (VSD) dengan mengatur frekuensi output nya yang tersuplai pada motor induksi. Pada penelitian ini pengaturan frekuensi pada VSD dimulai dari 20 Hz hingga 50 Hz dengan pembebanan dimulai dari tanpa plywood hingga 4 plywood yang dimana berat 1 plywod senilai 12 Kg. Berdasarkan hasil penelitian, semakin besar nilai frekuensi maka rpm motor induksi meningkat, namun semakin banyak beban yang diberikan membuat rpm motor induksi menurun. Nilai slip motor induksi akan semakin menurun seiring pada kenaikan nilai frekuensi yang diberikan ke motor induksi. Kenaikan nilai frekuensi motor induksi pada setiap pembebanan membuat nilai daya aktif, nilai daya semu dan nilai daya reaktif pada beban tanpa plywood hingga 4 plywood meningkat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Rewinding Motor Induksi 3 Fasa Double Speed

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Motor Double speed adalah jenis motor AC Asinkron dengan 2 putaran atau lebih. Adanya dua macam belitan yang terpisah menyebabkan motor 3 phasa untuk mempunyai ukuran jauh lebih besar. Hal ini akan terlihat apabila dibandingkan dengan motor 3 phasa yang hanya mempunyai 1 putaran dengan daya yang sama. Motor Double speed sendiri merupakan motor jenis rotor sangkar tupai (squirrel cage). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses rewinding motor induksi 3 fasa dan cara perhitungan untuk menentukan lilitan kawat pada motor induksi. Pada proses rewinding digunakan tembaga dengan ukuran 0,50mm yang dimana pada proses rewinding belitan ini dibentuk menggunakan mal dengan jumlah 52 lilit. Kemudian pada saat pengujian didapatlah hasil yang dimana pada saat putaran lambat dengan tanpa beban itu memiliki arus (1,3A) kemudian frekuensi (50,45Hz),cos φ (0,86) dengan kecepatan (1515Rpm). Lalu pada saat diberi beban dengan keadaan putaran cepat itu memperoleh nilai arus (1,9A),frekuensi (50,29Hz), cos φ (0,997) dan kecepatan putaran nya mencapai 2949Rpm. Pada saat percobaan dengan menggunakan beban maupun tanpa beban tidak begitu jauh memiliki selisih, hanya pada kecepatan nya saja yang memiliki selisih jauh antara putaran lambat dan cepat. Hal ini dikarenakan motor double speed ialah motor yang dapat memiliki 2 buah kecepatan, yang dimana pada saat putaran cepat itu hasil nya bisa 2x lipat dari putaran lambat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Pengaruh Beban Lebih Terhadap Efisiensi dan Torsi pada Motor Induksi 3 Fasa

2024•

Motor induksi 3 fasa merupakan jenis motor yang banyak digunakan di industri karena memiliki keunggulan dari segi biaya, dimensi, dan daya tahan yang baik. Meskipun motor induksi 3 fasa memiliki banyak keunggulan dalam hal torsi, dan efisiensi yang tinggi, namun ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kinerjanya, salah satunya adalah beban lebih. Beban lebih dapat mengurangi efisiensi motor induksi selain itu, mengakibatkan peningkatan nilai torsi motor yang berdampak pada peningkatan daya output motor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban terhadap nilai torsi dan efisiensi motor induksi 3 fasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil pengujian motor induksi 3 fasa berdasarkan nilai variasi torsi beban. Hasil keseluruhan disajikan dalam bentuk perhitungan berbasis Matlab M-file. Berdasarkan hasil analisis peningkatan beban memberi pengaruh terhadap nilai torsi yang mengakibatkan daya output meningkat dan berdampak pada efisiensi motor. Pada beban 75% torsi motor bernilai 1,16 Nm, daya output 170,02 W, dan nilai efisiensi 41,91 %. Pada beban 100% torsi motor bernilai 1,28 Nm, daya output 186,46 W, dan nilai efisiensi motor 40,3%. Pada beban 125% torsi motor bernilai 1,39 Nm, daya output 196,70 W, dan nilai efisiensi motor 38%. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa kondisi beban optimal untuk motor induksi berada pada kisaran 75%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Perubahan Beban Terhadap Putaran dan Daya Masuk Motor Induksi 3 Fasa Rotor Belitan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Motor induksi 3 fasa merupakan salah satu jenis motor yang sangat umum digunakan di berbagai industri karena memiliki keunggulan dalam hal biaya, dimensi, dan daya tahan. Meskipun memiliki keunggulan signifikan seperti torsi tinggi dan efisiensi yang baik, motor ini tetap rentan terhadap beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kinerjanya, dengan perubahan beban dan beban lebih menjadi salah satu penyebab utama. Beban lebih dapat terjadi akibat kelebihan beban pada sistem, kurangnya pemeliharaan, atau kondisi area yang kurang ideal. Dampak dari beban lebih ini dapat menyebabkan penurunan efisiensi dan torsi pada motor induksi 3 fasa, berpotensi merugikan kinerja keseluruhan sistem. Penelitian ini fokus pada penggunaan beban pengereman sebagai bentuk uji beban. Metode yang diterapkan melibatkan pengukuran dan perhitungan, yang secara otomatis melakukan perhitungan dan menampilkan output seperti slip, daya input, torsi induksi, daya output, dan efisiensi. Berdasarkan hasil penelitian ini di variasi beban yang diberikan mempengaruhi nilai torsi pada motor yaitu peningkatan torsi motor saat beban dinaikkan secara berkala saat beban pada posisi 75% 0.857 Nm, 100% 0,947 Nm dan 125% sebesar 0,936Nm. Nilai slip motor masing-masing pada beban 75%,100% dan 125% 9,3%,10,8% dan 12% . Sedangkan nilai daya input atau daya masuk motor pada 75% 530,6 Watt pada 100% 587,54 Watt, dan pada beben 125% 623,57 Watt. sedangkan nilai efisiensi pada motor posisi 75% nilai efisiensinya 23,23% pada 100% sebesar 22,77 dan pada beban lebih 125% sebesar 20,85%. Dari data yang telah di teliti dapat di lihat bahwa nilai daya masuk kan terus meningkat berdasarkan nilai beban yang dinaikkan,dan nilai slip pada motor semakin besar dan efisiensi terbaik pada motor yang di teliti terdapat pada saat motor bekerja pada beban 75%. .

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail