Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Penulis: MUHAMMAD HAERUL
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

SISTEM IRIGASI TETES (DRIP IRRIGATION SYSTEM) PADA PERTANAMAN SELEDRI (Apium graveolens, L) : EVALUASI PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SERTA ANALISIS EFISIENSI DAN KELAYAKAN USAHA

2026•

Pengelolaan air yang efisien sangat penting untuk mendukung pertanian berkelanjutan di tengah meningkatnya kelangkaan air akibat perubahan iklim. Praktik irigasi konvensional sering menyebabkan kehilangan air yang besar, sedangkan irigasi tetes memungkinkan penyaluran air secara presisi langsung ke zona perakaran sehingga meningkatkan efisiensi penggunaan air dan produktivitas tanaman. Seledri (Apium graveolens L.), sebagai tanaman hortikultura bernilai ekonomi tinggi dengan sistem perakaran dangkal, sangat peka terhadap cekaman air dan membutuhkan kondisi kelembapan tanah yang stabil. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis pengaruh lama waktu irigasi tetes terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman seledri dan menentukan durasi irigasi tetes terbaik guna mendukung pertumbuhan tanaman seledri, (2) Membandingkan efisiensi penggunaan air antara sistem irigasi konvensional dan sistem irigasi tetes pada berbagai durasi waktu, (3) Melakukan analisis kelayakan finansial terhadap penerapan irigasi tetes pada tanaman seledri. Penelitian dilaksanakan di Green House Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan pada Desember 2024 hingga Desember 2025. Perlakuan yang diuji meliputi irigasi tetes dengan durasi penyiraman 10, 15, dan 20 menit yang dilakukan dua kali sehari, serta penyiraman konvensional sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi irigasi tetes 20 menit menghasilkan pertumbuhan dan produksi tertinggi, dengan tinggi tanaman 17,78 cm, jumlah daun 11,78 helai, jumlah anakan 4,33, berat segar 64,03 g, dan berat kering 11,17 g. sedangkan efisiensi penggunaan air terbaik diperoleh pada durasi 10 menit sebesar 0,0033 m3/s. Analisis kelayakan finansial terhadap penerapan irigasi tetes pada tanaman seledri dengan total biaya produksi sebesar Rp. 2.101.622, total penerimaan Rp.3.660.000, dan total pendapatan Rp. 1.558.378. Nilai R/C Ratio 1,74, nilai B/C Ratio sebesar 1,34, dan BEP 0,46.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Sistem irigasi tetes (drip irrigation system) pada pertanaman seledri (apium graveolens, L) : Evaluasi pertumbuhan dan produksi tanaman serta analisis efisiensi dan kelayakan usaha

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengelolaan air yang efisien sangat penting untuk mendukung pertanian berkelanjutan di tengah meningkatnya kelangkaan air akibat perubahan iklim. Praktik irigasi konvensional sering menyebabkan kehilangan air yang besar, sedangkan irigasi tetes memungkinkan penyaluran air secara presisi langsung ke zona perakaran sehingga meningkatkan efisiensi penggunaan air dan produktivitas tanaman. Seledri (Apium graveolens L.), sebagai tanaman hortikultura bernilai ekonomi tinggi dengan sistem perakaran dangkal, sangat peka terhadap cekaman air dan membutuhkan kondisi kelembapan tanah yang stabil. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis pengaruh lama waktu irigasi tetes terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman seledri dan menentukan durasi irigasi tetes terbaik guna mendukung pertumbuhan tanaman seledri, (2) Membandingkan efisiensi penggunaan air antara sistem irigasi konvensional dan sistem irigasi tetes pada berbagai durasi waktu, (3) Melakukan analisis kelayakan finansial terhadap penerapan irigasi tetes pada tanaman seledri. Penelitian dilaksanakan di Green House Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan pada Desember 2024 hingga Desember 2025. Perlakuan yang diuji meliputi irigasi tetes dengan durasi penyiraman 10, 15, dan 20 menit yang dilakukan dua kali sehari, serta penyiraman konvensional sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi irigasi tetes 20 menit menghasilkan pertumbuhan dan produksi tertinggi, dengan tinggi tanaman 17,78 cm, jumlah daun 11,78 helai, jumlah anakan 4,33, berat segar 64,03 g, dan berat kering 11,17 g. sedangkan efisiensi penggunaan air terbaik diperoleh pada durasi 10 menit sebesar 0,0033 m3/s. Analisis kelayakan finansial terhadap penerapan irigasi tetes pada tanaman seledri dengan total biaya produksi sebesar Rp. 2.101.622, total penerimaan Rp.3.660.000, dan total pendapatan Rp. 1.558.378. Nilai R/C Ratio 1,74, nilai B/C Ratio sebesar 1,34, dan BEP 0,46.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

rancang bangun irigasi tetes (drip irrigation) untuk tanaman hortikultura

2023•Koleksi Perpustakaan

RANCANG BANGUN IRIGASI TETES (DRIP IRRIGATION) UNTUK TANAMAN HORTIKULTURA Abstrak Irigasi adalah salah satu kegiatan di bidang pertanian yang bertujuan untuk menyediakan air bagi tanaman. air merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan kualitas dan kuantitas suatu produksi tanaman. Banyaknya air yang dipakai tanaman merupakan faktor penting dalam perencanaan irigasi tetes karena merupakan dasar untuk menghitung besarnya air yang dibutuhkan pada daerah irigasi yang ingin dirancang. Salah satu kendala pemberian air untuk tanaman masih menerapkan sistem tadah hujan dan pemberian air irigasi secara konvensional. Hal ini dapat menyebabkan in - efisiensi air irigasi dan tenaga kerja. Oleh sebab itu diperlukan penerapan metode pemberian air irigasi yang efektif dan efisien. Mendesain teknologi irigasi tetes menjadi salah satu solusi untuk permasalahan dan pemberian air irigasi bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan merancang bangun dan menerapkan teknologi irigasi tetes (drip irrigation) untuk tanaman hortikultura. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu rancangan jaringan perpiaan, analisis teknis, analisis ekonomis, total head loss, dan efisiensi irigasi tetes. Adapun penelitian ini dilakukan desain teknologi irigasi tetes dengan sistem pengaliran gravitasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa analisis teknis memiliki nilai rata – rata keseluruhan sebesar 0,0019 m3/dt, analisis ekonomis memiliki nilai rata – rata keseluruhan sebesar Rp. 1.762.351, total head loss memiliki nilai rata – rata keseluruhan sebesar 0,0215 m dan efisiensi irigasi tetes memiliki nilai rata – rata keseluruhan sebesar 89,55%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

rancang bangun irigasi tetes (drip irrigation) untuk tanaman hortikultura

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RANCANG BANGUN IRIGASI TETES (DRIP IRRIGATION) UNTUK TANAMAN HORTIKULTURA Abstrak Irigasi adalah salah satu kegiatan di bidang pertanian yang bertujuan untuk menyediakan air bagi tanaman. air merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan kualitas dan kuantitas suatu produksi tanaman. Banyaknya air yang dipakai tanaman merupakan faktor penting dalam perencanaan irigasi tetes karena merupakan dasar untuk menghitung besarnya air yang dibutuhkan pada daerah irigasi yang ingin dirancang. Salah satu kendala pemberian air untuk tanaman masih menerapkan sistem tadah hujan dan pemberian air irigasi secara konvensional. Hal ini dapat menyebabkan in - efisiensi air irigasi dan tenaga kerja. Oleh sebab itu diperlukan penerapan metode pemberian air irigasi yang efektif dan efisien. Mendesain teknologi irigasi tetes menjadi salah satu solusi untuk permasalahan dan pemberian air irigasi bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan merancang bangun dan menerapkan teknologi irigasi tetes (drip irrigation) untuk tanaman hortikultura. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu rancangan jaringan perpiaan, analisis teknis, analisis ekonomis, total head loss, dan efisiensi irigasi tetes. Adapun penelitian ini dilakukan desain teknologi irigasi tetes dengan sistem pengaliran gravitasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa analisis teknis memiliki nilai rata – rata keseluruhan sebesar 0,0019 m3/dt, analisis ekonomis memiliki nilai rata – rata keseluruhan sebesar Rp. 1.762.351, total head loss memiliki nilai rata – rata keseluruhan sebesar 0,0215 m dan efisiensi irigasi tetes memiliki nilai rata – rata keseluruhan sebesar 89,55%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail