Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Pulau Tias
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Rantai Tata Niaga Komoditas Ikan Hasil Tangkapan Nelayan di Wilayah Pesisir Tias Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pulau Tias merupakan wilayah pesisir di Desa Tanjung Buka, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, dengan mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai nelayan. Sistem pemasaran hasil tangkapan di wilayah ini melibatkan pengepul yang menyediakan modal operasional, sehingga menciptakan pola ketergantungan yang mempengaruhi posisi tawar nelayan, namun data terdokumentasi mengenai rantai tata niaga di wilayah ini belum tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi saluran tata niaga beserta pelaku yang terlibat, menghitung margin pemasaran dan farmer's share, serta menganalisis tingkat efisiensi pemasaran ikan hasil tangkapan nelayan di Pulau Tias. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2025–Maret 2026 menggunakan metode survei dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling terhadap 20 responden yang terdiri atas nelayan, pengepul, penampung, dan pengecer. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua saluran tata niaga, yaitu Saluran I (distribusi lokal: nelayan–pengepul–pengecer–konsumen akhir) dan Saluran II (distribusi ekspor: nelayan–pengepul–penampung–eksportir). Margin pemasaran Saluran I berkisar 24,5%–26,8%, sedangkan Saluran II 19,0%–36,7%. Nilai farmer's share Saluran I relatif seragam (74%–75%), sedangkan Saluran II lebih bervariasi (63%–81%), dengan seluruh nilai berada di atas 60%. Tingkat efisiensi pemasaran Saluran I (5,6%–8,0%) relatif lebih mendekati efisien dibandingkan Saluran II (6,4%–9,9%), meskipun secara umum kedua saluran masih tergolong kurang efisien (Ep > 5%). Penyederhanaan rantai pemasaran dan penguatan akses pasar langsung bagi nelayan disarankan sebagai strategi peningkatan efisiensi dan kesejahteraan nelayan di Pulau Tias.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KAJIAN PENGOLAHAN TAMBAK TRADISIONAL DI PULAU TIAS DESA TANJUNG BUKA KABUPATEN BULUNGAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengolahan tambak tradisional di Pulau Tias, Desa Tanjung Buka, Kabupaten Bulungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif melalui observasi lapangan, wawancara dengan petambak, dan analisis data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas tambak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tambak, di mana tambak yang lebih luas cenderung memiliki hasil yang lebih tinggi. Luasan tambak di Pulau Tias berkisar 5-35 ha/petak. Hasil produksi tambak yang paling tinggi yaitu tambak pak Herman dengan luas tambak 35 ha sebanyak dua ton untuk hasil udang dan tujuh ton untuk hasil ikan bandeng, yang kedua pak H. Ansar dengan luas tambak 13 ha sebanyak 500kg dan untuk hasil udang tujuh ton untuk hasil ikan bandeng, yang ketiga pak Artan dengan luas tambak 7 ha sebanyak 500kg untuk hasil udang dan lima ton untuk hasil ikan bandeng. Selain itu, faktor-faktor lain seperti kualitas air, jenis bibit yang digunakan, teknik pemeliharaan, dan penanganan hama juga memainkan peran penting dalam menentukan hasil akhir budidaya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail