Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan reflektor aluminium foil dan seng aluminium terhadap kinerja panel surya monokristalin berkapasitas 50 Wp. Penelitian menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan pengujian selama 30 hari pada pukul 06.00–18.00 WITA. Pengujian dilakukan menggunakan panel yang sama dengan membandingkan tujuh kondisi, yaitu tanpa reflektor serta penggunaan reflektor aluminium foil dan seng aluminium pada sudut 30°, 60°, dan 90°. Untuk menjaga konsistensi pengukuran, posisi panel dipertahankan dan alat ukur intensitas radiasi ditempatkan sejajar dengan bidang permukaan panel surya. Parameter yang diamati meliputi intensitas radiasi matahari, suhu permukaan panel, tegangan, arus, daya keluaran, dan efisiensi. Daya keluaran dihitung berdasarkan hasil pengukuran tegangan dan arus, sedangkan efisiensi ditentukan dari perbandingan daya keluaran terhadap daya masukan matahari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya rata-rata panel tanpa reflektor sebesar 13,80 W. Penggunaan aluminium foil menghasilkan daya rata-rata sebesar 14,56 W pada sudut 30°, 15,61 W pada sudut 60°, dan 13,55 W pada sudut 90°. Sementara itu, penggunaan seng aluminium menghasilkan daya rata-rata sebesar 14,60 W, 15,58 W, dan 13,58 W pada sudut 30°, 60°, dan 90°. Peningkatan daya terbesar diperoleh pada aluminium foil 60°, yaitu sebesar 13,12% dibandingkan kondisi tanpa reflektor. Efisiensi tertinggi diperoleh pada seng aluminium 60° sebesar 10,46%, sedangkan aluminium foil 60° menghasilkan efisiensi sebesar 10,44%. Berdasarkan kondisi dan konfigurasi pengujian yang digunakan, sudut 60° menunjukkan kinerja paling baik dibandingkan variasi sudut lainnya. Hasil penelitian ini terbatas pada jenis panel, konfigurasi reflektor, lokasi, waktu, dan kondisi lingkungan selama pengujian sehingga tidak dapat digeneralisasikan untuk seluruh kondisi pengoperasian panel surya.