Analisis Kinerja Motor Induksi Tiga Fasa di PT. INTRACAWOOD MANUFACTURING
.
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
.
Untuk mendukung proses produksi pada suatu industri terdapat banyak peralatan motor listrik berupa motor induksi. Motor induksi merupakan motor yang paling banyak digunakan dalam berbagai bidang, mulai dari lingkungan rumah tangga, hingga industri skala besar. Hal ini dikarenakan motor induksi memiliki beberapa keunggulan dibandingkan motor jenis lainnya. Motor induksi yang digunakan secara kontinyu atau terus menerus tidak menjamin akan selalu bekerja dengan normal, artinya motor tersebut dapat mengalami kerusakan-kerusakan. Kerusakan-kerusakan tersebut dapat mempengaruhi kinerja motor induksi berkurang. Untuk mengetahui kinerja motor di PT. Intracawood Manufacturing, dengan melakukan analisis terhadap motor Blower Sander, Rotary, Conveyor Dry, dan Conveyor Finishing masing-masing pada pengambilan data motor berdasarkan name plate dan motor pada kondisi saat ini yang sedang berjalan atau setelah rewinding. Analisis kinerja motor dapat dilakukan dengan melakukan perhitungan arus, daya input, daya output, torsi beban, torsi induksi, dan efisiensi. Dari hasil perhitungan, pada motor Blower Sander dengan pengambilan data motor berdasarkan name plate dengan arus 103 A, tegangan 380 V, dan putaran 1480 rpm didapat daya input sebesar 58.979 kW, daya output 51.214 kW, torsi induksi 335.12 N.m, torsi beban 330.62 N.m, dan efisiensi 86,83%, sedangkan pada motor kondisi saat ini dengan arus 81.2 A, tegangan 367.6 V, dan putaran 1474 rpm didapat daya input sebesar 43.945 kW, daya output 38.605 kW, torsi induksi 254.7 N.m, torsi beban 250.23 N.m, dan efisiensi 87.84%. Dari hasil pengukuran dan perhitungan, maka kinerja motor induksi tiga fasa di PT. Intracawood Manufacturing lebih baik pada kondisi saat ini atau setelah dilakukan rewinding.