ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISI PELYANAN PUBLIK TERHADAP PERMINTAAN KELAS BPJS KESEHATAN DI KOTA TARAKAN Quratul Aryuni Dr. Syaiful Anwar, S.E., M.Si Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah anggota keluarga terhadap permintaan kelas BPJS, pendapatan terhadap permintaan kelas BPJS, dan tingkat pendidikan terhadap permintaan kelas BPJS. Penelitian ini merupakan penelitian Skala Likert dengan objek penelitian jumlah anggota keluarga, pendapatan, dan tingkat pendidikan. Data yang digunakan adalah data primer. Metode alat analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan bahwa uji hipotesis (uji t) menunjukkan jumlah anggota keluarga berpengaruh sigifikan terhadap permintaan kelas BPJS dengan nilai t hitung X1 (-2,439) > t tabel (1,668) dan nilai Sig. X1 (0,024) α (0,500). Pendapatan berpengaruh signifikan terhadap permintaan kelas BPJS dengan nilai t hitung X2 (4,822) > t tabel (1,668) dan nilai Sig. X2 (0,000) α (0,500). Tingkat pendidikan berpengaruh signifikan terhadap permintaan kelas BPJS dengan nilai t hitung X3 (1,828) > t tabel (1,668) dan nilai Sig. X3 (0,082) α (0,500). Secara simultan terdapat pengaruh antara jumlah anggota keluarga, pendapatan, tingkat pendidikan terhadap permintaan kelas BPJS, dengan nilai F hitung (16,066) > F tabel (2,74) dan nilai Sig F hitung (0,000) (0,500). Dan diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,697 atau 69,7%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa 69,7% permintaan kelas BPJS dipengaruhi oleh jumlah anggota keluarga, pendapatan, dan tingkat pendidikan. Sedangkan sisanya sebesar 30,3% disebabkan oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukan ke dalam model.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN LISTRIK DI KELURAHAN MAMBURUNGAN TIMUR Nur Jannah Agus Tri Darmawanto, S.E., M.E Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh pendapatan, jumlah anggota keluarga, dan jumlah alat elektronik terhadap konsumsi listrik rumah tangga di Kelurahan Mamburungan Timur secara parsial dan simultan. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada kepala rumah tangga di Kelurahan Mamburungan Timur. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 responden, alat analisis yang digunakan yaitu regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial, pendapatan dan jumlah anggota keluarga tidak berpengaruh signifikan terhadap konsumsi listrik rumah tangga di Kelurahan Mamburungan Timur dan jumlah alat elektronik berpengaruh signifikan terhadap konsumsi listrik rumah tangga di Kelurahan Mamburungan Timur. Sedangkan secara simultan, pendapatan, jumlah anggota keluarga, dan jumlah alat elektronik berpengaruh signifikan terhadap konsumsi listrik rumah tangga di Kelurahan Mamburungan Timur.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini untuk mengetahui Karakteristik Modal Sosial Rumah Tangga di Kelurahan Pamusian Kecamatan Tarakan Tengah. Jenis penelitian Kuantitatif deskriptif. Teknik sampel menggunakan teknik Cluster Sampling dan random sampling. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan kuesioner. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda dan analisis tipologi klassen. Hasil penelitian secara parsial berdasarkan uji t menunjukkan bahwa variabel tingkat pendidikan dan jenis kelamin berpengaruh signifikan terhadap variabel pendapatan kepala keluarga yang ada di Kelurahan Pamusian Kecamatan Tarakan Tengah Kota Tarakan. Variabel minat organisasi dan jumlah anggota keluarga tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan kepala keluarga. Secara simultan berdasarkan uji F bahwa variabel independen berpengaruh signifikan terhadap pendapatan. Pada koefisien uji determinasi bernilai sebesar 0,282 atau 28,2 % artinya bahwa variabel independen tidak terlalu berpengaruh terhadap pendapatan. Sedangkan sisanya adalah 71,8 % variabel yang tidak di teliti oleh peneliti. Sedangkan hasil analisis spasial untuk minat organisasi terhadap pendapatan 38,70% (12 RT) tidak aktif dan tidak produktif dan aktif produktif 32,25 % (10 RT). Untuk jumlah anggota keluarga terhadap pendapatan 32,25 % (10 RT) banyak tidak produktif dan banyak produktif 19,35% (6 RT). Kemudian untuk tingkat pendidikan terhadap pendapatan ada yang tinggi produktif 67,74% (21 RT) dan rendah tidak produktif 6,45% (2 RT).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•
Provinsi Kalimantan Utara merupakan sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian utara Pulau Kalimantan. Untuk kategori provinsi baru, Kalimantan Utara mempunyai lahan kritis sebesar 245.215ha dan 3.776.487ha lahan yang berpotensi kritis. Tanpa adanya usaha perbaikan, maka akan semakin menurunkan kualitas lahan dan pada akhirnya akan menjadi lahan kritis di kawasan Provinsi Kalimantan Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Willingness To Pay (WTP) petani dalam upaya perbaikan lahan kritis pertanian dan menganalisis besarnya pengaruh pendapatan, pendidikan, jumlah tanggungan keluarga secara parsial dan simultan terhadap kesediaan petani membayar dalam upaya perbaikan lahan kritis pertanian. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Pengujian hipotesis statistik dalam penelitian meliputi pengujian hipotesis secara parsial (uji t), pengujian hipotesis secara serempak atau bersamaan (uji F), pengujian ketetapan perkiraan (R2), dan perhitungan dengan menghitung Willingness To Pay (WTP) maksimum responden. Hasil perhitungan Willingness To Pay (WTP) maksimum rata-rata sebesar Rp 23.187 dan nilai total Willingness To Pay (WTP) masyarakat sebesar Rp 2.110.000. Setelah melakukan pengujian regresi linier berganda maka didapat secara parsial menunjukkan bahwa pendapatan dan pendidikan berpengaruh signifikan terhadap WTP petani dalam upaya perbaikan lahan kritis pertanian kering di Kecamatan Malinau Barat. Jumlah anggota keluarga tidak berpengaruh terhadap WTP petani dalam upaya perbaikan lahan kritis pertanian kering di Kecamatan Malinau Barat. Hal ini disebabkan walaupun seseorang memiliki jumlah anggota keluarga sedikit ataupun banyak akan tetapi tidak mempengaruhi responden untuk memberikan besarnya nilai WTP, dikarenakan dalam upaya perbaikan lahan kritis pertanian merupakan kewajiban semua petani agar hasil panen petani meningkat. Dan dari hasil uji F statistik atau secara simultan menunjukan bahwa pendapatan, pendidikan, dan lama tinggal berpengaruh signifikan terhadap WTP petani dalam upaya perbaikan lahan kritis pertanian kering di Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau.