Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

VINENSIA SABINA MALI INA TUKAN

2 karya publik ditemukan.

2025: 2

VINENSIA SABINA MALI INA TUKAN

2025 · Book ·

Keuangan daerah berperan penting dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kinerja keuangan pemerintah daerah dapat dilihat dari rasio efektivitas, efisiensi, dan kemandirian, sedangkan kesejahteraan masyarakat diukur dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh efektivitas, efisiensi, dan kemandirian keuangan daerah terhadap IPM Kota Tarakan periode 2017–2024 dengan metode penelitian pendekatan kuantitatif menggunakan data APBD dan IPM. Analisis dilakukan dengan regresi linear berganda melaui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan efektivitas, efisiensi, dan kemandirian keuangan daerah berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat dengan nilai Adjusted R² sebesar 94,9%. Secara parsial, variabel efektivitas memiliki nilai sig 0.004 0.05, dan kemandirian 0.001 0.05, yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM, sedangkan variabel efisiensi tidak berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat dengan nilai sig 0.055>0.05. Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi efektivitas penerimaan PAD dan semakin mandiri keuangan daerah, maka kesejahteraan masyarakat Kota Tarakan akan meningkat, meskipun tingkat efisiensi belanja belum memberikan kontribusi pada IPM. Pemerintah daerah perlu memperkuat pengelolaan PAD dan kemandirian keuangan guna mengurangi ketergantungan pada pemerintah pusat.

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP KESEJAHTERAAN MASAYARAKAT KOTA TARAKAN

2025 · Thesis ·

Keuangan daerah berperan penting dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kinerja keuangan pemerintah daerah dapat dilihat dari rasio efektivitas, efisiensi, dan kemandirian, sedangkan kesejahteraan masyarakat diukur dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh efektivitas, efisiensi, dan kemandirian keuangan daerah terhadap IPM Kota Tarakan periode 2017–2024 dengan metode penelitian pendekatan kuantitatif menggunakan data APBD dan IPM. Analisis dilakukan dengan regresi linear berganda melaui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan efektivitas, efisiensi, dan kemandirian keuangan daerah berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat dengan nilai Adjusted R² sebesar 94,9%. Secara parsial, variabel efektivitas memiliki nilai sig 0.004 0.05, dan kemandirian 0.001 0.05, yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM, sedangkan variabel efisiensi tidak berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat dengan nilai sig 0.055>0.05. Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi efektivitas penerimaan PAD dan semakin mandiri keuangan daerah, maka kesejahteraan masyarakat Kota Tarakan akan meningkat, meskipun tingkat efisiensi belanja belum memberikan kontribusi pada IPM. Pemerintah daerah perlu memperkuat pengelolaan PAD dan kemandirian keuangan guna mengurangi ketergantungan pada pemerintah pusat.