PENGARUH KENAIKAN UPAH MINIMUM KOTA TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KOTA TARAKAN
ABSTRAK PENGARUH KENAIKAN UPAH MINIMUM KOTA TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KOTA TARAKAN Hendrik Dani Charitin Devi, S.E., M.Sc Sulistya Rini Pratiwi, S.E., M.Sc Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh upah minimum kota terhadap kesejahteraan masyarakat di Kota Tarakan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan bantuan program SPSS 16.0. Alat analisis yang digunakan adalah analisis korelasi dimana Upah Minimum Kota sebagai variabel independen dan Kesejahteraan Masyarakat sebagai variabel dependen. Hasil penelitian korelasi yang diperoleh adalah sebesar 0,763 artinya hubungan antara upah minimum kota dan kesejahteraan masyarakat bersifat negatif positif dan koefisien korelasi kuat , artinya semakin meningkat upah minimum kota maka semakin meningkat kesejahteraan masyarakat begitu juga sebaliknya. Selain itu nilai dari t hitung sebesar 2,640 lebih besar dari t tabel 2,570 sehingga hipotesis nol ditolak pada tingkat signifikansi 5%. Artinya bahwa kesejahteraan masyarakat tidak dipengaruhi oleh upah minimum kota, tetapi ada faktor lain yang mempengaruhi.