BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Informasi parameter genetik merupakan aspek penting dalam program pemuliaan tanaman karena menjadi dasar dalam menentukan karakter seleksi yang efektif. Nilai duga parameter genetik meliputi keragaman genetik, heritabilitas, kemajuan genetik, dan korelasi antar karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menduga nilai parameter genetik beberapa karakter pada 6 genotipe kailan serta mendapatkan karakter yang bisa digunakan sebagai kriteria seleksi dalam pemuliaan tanaman kailan. Penelitian menggunakan 6 genotipe kailan yaitu P1 (Winsa), P2 (Sakura F1), P3 (New Veg In), P4 (Full White), P5 (Nemo) dan P6 (Nita) dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, diameter batang, luas daun, kehijauan daun, berat basah tanaman dan berat basah per ha. Hasil nilai duga parameter genetik menunjukkan karakter yang bisa dijadikan kriteria seleksi langsung karena memiliki nilai heritabilitas dan kemajuan genetik tinggi yaitu tinggi tanaman (h2 = 0,864 dan KG = 58,603), diameter batang (h2 = 0,744 dan KG = 23,400) dan berat basah tanaman (h2 = 0,537 dan KG = 18,869). Sedangkan karakter yang bisa digunakan sebagai kriteria seleksi tidak langsung karena memiliki nilai korelasi positif nyata dengan berat basah tanaman adalah tinggi tanaman (rG = 0,836**) dan diameter batang (rG = 0,943**).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Informasi parameter genetik merupakan aspek penting dalam program pemuliaan tanaman karena menjadi dasar dalam menentukan karakter seleksi yang efektif. Nilai duga parameter genetik meliputi keragaman genetik, heritabilitas, kemajuan genetik, dan korelasi antar karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menduga nilai parameter genetik beberapa karakter pada 6 genotipe kailan serta mendapatkan karakter yang bisa digunakan sebagai kriteria seleksi dalam pemuliaan tanaman kailan. Penelitian menggunakan 6 genotipe kailan yaitu P1 (Winsa), P2 (Sakura F1), P3 (New Veg In), P4 (Full White), P5 (Nemo) dan P6 (Nita) dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, diameter batang, luas daun, kehijauan daun, berat basah tanaman dan berat basah per ha. Hasil nilai duga parameter genetik menunjukkan karakter yang bisa dijadikan kriteria seleksi langsung karena memiliki nilai heritabilitas dan kemajuan genetik tinggi yaitu tinggi tanaman (h2 = 0,864 dan KG = 58,603), diameter batang (h2 = 0,744 dan KG = 23,400) dan berat basah tanaman (h2 = 0,537 dan KG = 18,869). Sedangkan karakter yang bisa digunakan sebagai kriteria seleksi tidak langsung karena memiliki nilai korelasi positif nyata dengan berat basah tanaman adalah tinggi tanaman (rG = 0,836**) dan diameter batang (rG = 0,943**).
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh harga, kualitas produk dan kepercayaan konsumen terhadap keputusan pembelian pada pengguna aplikasi TikTok shop (studi pada pengguna aplikasi tiktok shop di Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau) Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 110 masyarakat di Kecamatan Malinau Kota. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dianalisis menggunakan teknik regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS Versi 27. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa harga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap terhadap keputusan pembelian pada aplikasi TikTok shop. Sementara itu, kualitas produk dan kepercayaan konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap terhadap keputusan pembelian pada aplikasi TikTok shop.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh harga, kualitas produk dan kepercayaan konsumen terhadap keputusan pembelian pada pengguna aplikasi TikTok shop (studi pada pengguna aplikasi tiktok shop di Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau) Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 110 masyarakat di Kecamatan Malinau Kota. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dianalisis menggunakan teknik regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS Versi 27. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa harga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap terhadap keputusan pembelian pada aplikasi TikTok shop. Sementara itu, kualitas produk dan kepercayaan konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap terhadap keputusan pembelian pada aplikasi TikTok shop.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh harga, kualitas produk dan kepercayaan konsumen terhadap keputusan pembelian pada pengguna aplikasi TikTok shop (studi pada pengguna aplikasi tiktok shop di Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau) Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 110 masyarakat di Kecamatan Malinau Kota. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dianalisis menggunakan teknik regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS Versi 27. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa harga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap terhadap keputusan pembelian pada aplikasi TikTok shop. Sementara itu, kualitas produk dan kepercayaan konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap terhadap keputusan pembelian pada aplikasi TikTok shop.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Jenis rumput laut Kappaphycus alvarezii memiliki kandungan senyawa yang bermanfaat untuk melindungi kulit dari penuaan dini dan diduga dapat menghambat perkembangan bakteri yang dapat menimbulkan jerawat. Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruhnya terhadap rendemen, aktivitas antioksidan, kemampuan antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes, serta tingkat penerimaan organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rendemen rumput laut kering sebesar 20,57%, yang menunjukkan bahwa proses pengeringan yang dilakukan telah berlangsung secara efektif dan sesuai dengan karakteristik bahan baku rumput laut. Aktivitas antioksidan terbesar terdapat pada konsentrasi 25 mg/L sebesar 41,55% dengan perlakuan 40:60, sedangkan aktivitas terendah muncul pada konsentrasi 75 mg/L sebesar 7,14% pada perlakuan 60:40. Berdasarkan uji antibakteri hasil pengukuran diameter zona hambat (mm), seluruh formulasi masker dengan variasi rasio (20:80, 40:60, 60:40, dan 80:20) termasuk dalam kategori sedang, dengan diameter zona hambat berkisar antara 6 hingga 9 mm. Secara spesifik, formulasi 20:80 menunjukkan nilai tertinggi yaitu 9 mm, diikuti oleh 40:60 (8 mm), 60:40 (7 mm), dan 80:20 (6 mm). Berdasarkan uji organoleptik terhadap 30 panelis. Pada uji organoleptik formula 20:80 paling disukai dari segi warna, tekstur, dan aroma. Secara keseluruhan, masker wajah berbahan dasar rumput laut dengan kombinasi bahan alami ini berpotensi menjadi produk perawatan kulit yang aman, efektif, dan dapat menjadi alternatif pengganti produk berbahan kimia sintetis.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Jenis rumput laut Kappaphycus alvarezii memiliki kandungan senyawa yang bermanfaat untuk melindungi kulit dari penuaan dini dan diduga dapat menghambat perkembangan bakteri yang dapat menimbulkan jerawat. Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruhnya terhadap rendemen, aktivitas antioksidan, kemampuan antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes, serta tingkat penerimaan organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rendemen rumput laut kering sebesar 20,57%, yang menunjukkan bahwa proses pengeringan yang dilakukan telah berlangsung secara efektif dan sesuai dengan karakteristik bahan baku rumput laut. Aktivitas antioksidan terbesar terdapat pada konsentrasi 25 mg/L sebesar 41,55% dengan perlakuan 40:60, sedangkan aktivitas terendah muncul pada konsentrasi 75 mg/L sebesar 7,14% pada perlakuan 60:40. Berdasarkan uji antibakteri hasil pengukuran diameter zona hambat (mm), seluruh formulasi masker dengan variasi rasio (20:80, 40:60, 60:40, dan 80:20) termasuk dalam kategori sedang, dengan diameter zona hambat berkisar antara 6 hingga 9 mm. Secara spesifik, formulasi 20:80 menunjukkan nilai tertinggi yaitu 9 mm, diikuti oleh 40:60 (8 mm), 60:40 (7 mm), dan 80:20 (6 mm). Berdasarkan uji organoleptik terhadap 30 panelis. Pada uji organoleptik formula 20:80 paling disukai dari segi warna, tekstur, dan aroma. Secara keseluruhan, masker wajah berbahan dasar rumput laut dengan kombinasi bahan alami ini berpotensi menjadi produk perawatan kulit yang aman, efektif, dan dapat menjadi alternatif pengganti produk berbahan kimia sintetis.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media digital berbasis flipbook sebagai media layanan bimbingan kelompok dalam bimbingan dan konseling yang dapat melatih kemampuan berpikir kritis pada siswa di SMP Frater Don Bosco Tarakan. Masalah yang diangkat adalah ketidakpahaman siswa dalam pembelajaran yang ditandai dengan sulit dalam menganalisis suatu materi pembelajaran, sulit dalam merespon pembelajaran, membuat solusi dan kesimpulan dalam menghadapi kesulitan, serta kurang mampu dalam mengevaluasi keadaan. Mengatasi permasalahan tersebut, media digital berbasi flipbook dihadirkan sebagai pendekatan kontekstual yang menyenangkan. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang terdiri dari 7 tahapan yaitu, potensi dan masalah, pengumpulan data dan studi literatur, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk dan revisi produk. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media untuk menilai kelayakan isi dan tampilan media. Sementara itu, uji kepraktisannya diuji oleh guru bimbingan dan konseling serta siswa kelas VIII SMP Frater Don Bosco Tarakan untuk menilai kemudahan penggunaan dan efektivitas media. Hasil rata-rata validasi memperoleh nilai dengan persentase sebesar 83,45% dikategorikan “Layak” dan hasil uji kepraktisan memperoleh nilai dengan persentase sebesar 80,76% dikategorikan “Praktis”. Hal tersebut menunjukkan bahwa media digital flipbook ini layak dan praktis digunakan di dalam layanan bimbingan dan konseling. Dengan demikian, media digital berbasis flipbook diharapkan dapat menjadi alternatif yang menarik dan edukatif dalam layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•
Pulau Nunukan memiliki potensi besar dalam budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii, yang merupakan sumber utama karagenan. Selain itu, rumput laut jenis ini mengandung natrium dan kalium yang dapat dimanfaatkan dalam pengolahan garam, dengan hasil samping yang diduga masih menyisakan kandungan karagenan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik karagenan dari bahan baku dan hasil samping pengolahan garam rumput laut Kappaphycus alvarezii yang berasal dari Pulau Nunukan menggunakan pelarut KOH. Parameter uji meliputi kadar air, kadar abu, kadar sulfat, dan viskositas. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karagenan dari bahan baku Kappaphycus alvarezii menghasilkan kadar air sebesar 12,67±0,58%, kadar abu sebesar 40,67±2,08%, kadar sulfat sebesar 1,74±0,47%, dan viskositas sebesar 6,90±0,6cP. Sementara itu, karagenan dari hasil samping pengolahan garam rumput laut Kappaphycus alvarezii menghasikan kadar air sebesar 3,33±2,31%, kadar abu sebesar 38,67±10,69%, kadar sulfat sebesar 2,99±0,30%, dan viskositas sebesar 6,10±0,17cP. Secara keseluruhan, karagenan dari bahan baku dan hasil samping pengolahan garam rumput laut Kappaphycus alvarezii telah memenuhi persyaratan mutu SNI 8391-1: 2017 pada parameter kadar abu dan viskositas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media digital berbasis flipbook sebagai media layanan bimbingan kelompok dalam bimbingan dan konseling yang dapat melatih kemampuan berpikir kritis pada siswa di SMP Frater Don Bosco Tarakan. Masalah yang diangkat adalah ketidakpahaman siswa dalam pembelajaran yang ditandai dengan sulit dalam menganalisis suatu materi pembelajaran, sulit dalam merespon pembelajaran, membuat solusi dan kesimpulan dalam menghadapi kesulitan, serta kurang mampu dalam mengevaluasi keadaan. Mengatasi permasalahan tersebut, media digital berbasi flipbook dihadirkan sebagai pendekatan kontekstual yang menyenangkan. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang terdiri dari 7 tahapan yaitu, potensi dan masalah, pengumpulan data dan studi literatur, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk dan revisi produk. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media untuk menilai kelayakan isi dan tampilan media. Sementara itu, uji kepraktisannya diuji oleh guru bimbingan dan konseling serta siswa kelas VIII SMP Frater Don Bosco Tarakan untuk menilai kemudahan penggunaan dan efektivitas media. Hasil rata-rata validasi memperoleh nilai dengan persentase sebesar 83,45% dikategorikan “Layak” dan hasil uji kepraktisan memperoleh nilai dengan persentase sebesar 80,76% dikategorikan “Praktis”. Hal tersebut menunjukkan bahwa media digital flipbook ini layak dan praktis digunakan di dalam layanan bimbingan dan konseling. Dengan demikian, media digital berbasis flipbook diharapkan dapat menjadi alternatif yang menarik dan edukatif dalam layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Pulau Nunukan memiliki potensi besar dalam budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii, yang merupakan sumber utama karagenan. Selain itu, rumput laut jenis ini mengandung natrium dan kalium yang dapat dimanfaatkan dalam pengolahan garam, dengan hasil samping yang diduga masih menyisakan kandungan karagenan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik karagenan dari bahan baku dan hasil samping pengolahan garam rumput laut Kappaphycus alvarezii yang berasal dari Pulau Nunukan menggunakan pelarut KOH. Parameter uji meliputi kadar air, kadar abu, kadar sulfat, dan viskositas. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karagenan dari bahan baku Kappaphycus alvarezii menghasilkan kadar air sebesar 12,67±0,58%, kadar abu sebesar 40,67±2,08%, kadar sulfat sebesar 1,74±0,47%, dan viskositas sebesar 6,90±0,6cP. Sementara itu, karagenan dari hasil samping pengolahan garam rumput laut Kappaphycus alvarezii menghasikan kadar air sebesar 3,33±2,31%, kadar abu sebesar 38,67±10,69%, kadar sulfat sebesar 2,99±0,30%, dan viskositas sebesar 6,10±0,17cP. Secara keseluruhan, karagenan dari bahan baku dan hasil samping pengolahan garam rumput laut Kappaphycus alvarezii telah memenuhi persyaratan mutu SNI 8391-1: 2017 pada parameter kadar abu dan viskositas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul “Kedudukan Rekaman CCTV Dalam Proses Pembuktian Tindak Pidana Pencurian Di Persidangan Studi Putusan Pengadilan Negeri No.178/Pid.B/2018/PN.Tar”. Hukum Acara Pidana di Indonesia, telah mengatur mengenai alat bukti Adapun permasalahan yang akan dibahas dalam skripsi ini adalah bagaimana kedudukan hukum terhadap Rekaman CCTV dalam proses pembuktian di persidangan yang ditinjau dari Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. Serta bagaimana pertimbangan hakim pada proses pembuktian perkara tindak pidana dalam putusan No.178/Pid.B/2018/PN.Tar. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah penelitian hukum normatif, yang dilakukan dengan meneliti bahan-bahan perpustakaan hukum yang berhubungan dengan permasalahan dan selanjutnya mengacu pada norma-norma hukum yang terdapat di dalam peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan. Hasil dari penelitian ini berupa kesimpulan bahwa, pengaturan mengenai kedudukan alat bukti elektronik berupa CCTV dalam proses pidana sebagai alat bukti di persidangan diatur dalam Undang-Undang No.8 Tahun 1981 pada pasal 188 ayat (1), (2), (3) tentang Hukum Acara Pidana dan UU ITE pasal 5 ayat (2) yang mengatur bahwa Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik dan/atau hasil cetaknya merupakan perluasan dari alat bukti hukum yang sah sesuai dengan hukum acara pidana yang berlaku di Indonesia oleh UU ITE kedudukan terhadap rekaman CCTV dalam penyelesaian tindak pidana pencurian sebagai alat bukti dalam proses pembuktian rekaman CCTV dapat dipergunakan sebagai alat bukti petunjuk, apabila rekaman CCTV mempunyai keterkaitan antara keterangan saksi, surat, dan keterangan petunjuk sebagaimana dinyatakan dalam pasal 188 ayat (2) KUHAP. Berdasarkan hasil penelitian dipahami bahwa kedudukan terhadap rekaman CCTV sebagai alat bukti dalam proses pembuktian tindak pidana pencurian berdasarkan Putusan Nomor 178/Pid.B/2018/PN.Tar menurut Majelis Hakim menjadikan Rekaman CCTV sebagai penguat dari alat bukti petunjuk yang dihadirkan dalam penyelidikan.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini berjudul “Kedudukan Rekaman CCTV Dalam Proses Pembuktian Tindak Pidana Pencurian Di Persidangan Studi Putusan Pengadilan Negeri No.178/Pid.B/2018/PN.Tar”. Hukum Acara Pidana di Indonesia, telah mengatur mengenai alat bukti Adapun permasalahan yang akan dibahas dalam skripsi ini adalah bagaimana kedudukan hukum terhadap Rekaman CCTV dalam proses pembuktian di persidangan yang ditinjau dari Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. Serta bagaimana pertimbangan hakim pada proses pembuktian perkara tindak pidana dalam putusan No.178/Pid.B/2018/PN.Tar. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah penelitian hukum normatif, yang dilakukan dengan meneliti bahan-bahan perpustakaan hukum yang berhubungan dengan permasalahan dan selanjutnya mengacu pada norma-norma hukum yang terdapat di dalam peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan. Hasil dari penelitian ini berupa kesimpulan bahwa, pengaturan mengenai kedudukan alat bukti elektronik berupa CCTV dalam proses pidana sebagai alat bukti di persidangan diatur dalam Undang-Undang No.8 Tahun 1981 pada pasal 188 ayat (1), (2), (3) tentang Hukum Acara Pidana dan UU ITE pasal 5 ayat (2) yang mengatur bahwa Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik dan/atau hasil cetaknya merupakan perluasan dari alat bukti hukum yang sah sesuai dengan hukum acara pidana yang berlaku di Indonesia oleh UU ITE kedudukan terhadap rekaman CCTV dalam penyelesaian tindak pidana pencurian sebagai alat bukti dalam proses pembuktian rekaman CCTV dapat dipergunakan sebagai alat bukti petunjuk, apabila rekaman CCTV mempunyai keterkaitan antara keterangan saksi, surat, dan keterangan petunjuk sebagaimana dinyatakan dalam pasal 188 ayat (2) KUHAP. Berdasarkan hasil penelitian dipahami bahwa kedudukan terhadap rekaman CCTV sebagai alat bukti dalam proses pembuktian tindak pidana pencurian berdasarkan Putusan Nomor 178/Pid.B/2018/PN.Tar menurut Majelis Hakim menjadikan Rekaman CCTV sebagai penguat dari alat bukti petunjuk yang dihadirkan dalam penyelidikan.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•
Hipertensi atau tekanan darah tinggi terjadi ketika tekanan di pembuluh darah terlalu tinggi 140/90 mmHg atau lebih tinggi lagi, hipertensi juga merupakan salah satu penyakit dari kardiovaskuler yang paling banyak terjadi dikalangan masyarakat umum (WHO, 2023). Penyebab dari hipertensi ada berbagai macam faktor salah satunya adalah faktor kurangnya pengetahuan seseorang tentang hipertensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat ada atau tidak adanya hubungan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi dengan kejadian hipertensi. Metode Penelitian ini kuantitatif, penelitian ini melakukan survei analitik terhadap faktor resiko hipertensi yaitu pengetahuan masyarakat tentang hipertensi, dengan menggunakan pendekatan case control yang dipergunakan untuk menilai angka kejadian penyakit hipertensi. Penelitian ini dilakukan di wilayah Desa Tideng pale pada bulan Mei 2024. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 44 responden yang terbagi menjadi kasus hipertensi dan kontrol yang diambil melalui data dari puskesmas Tideng Pale tahun 2024, dan dipilih dengan perbandingan kasus dan kontrol 1:1, yang terdiri dari 22 responden masyarakat yang hipertensi, dan 22 responden masyarakat tidak hipertensi. Hasil uji statistik menggunakan Uji chi Square untuk melihat hubungan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi dengan kejadian hipertensi menunjukkan bahwa, pada kelompok kasus rata-rata memiliki pengetahuan dengan kategori kurang sebesar 59,1% dan untuk kelompok kontrol rata-rata memiliki pengetahuan dengan kategori baik sebesar 45.5% dengan nilai pvalue sebesar 0.04 >0,05, maka dapat diartikan Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan masyarakat tentang hipertensi dengan kejadian hipertensi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Hipertensi atau tekanan darah tinggi terjadi ketika tekanan di pembuluh darah terlalu tinggi 140/90 mmHg atau lebih tinggi lagi, hipertensi juga merupakan salah satu penyakit dari kardiovaskuler yang paling banyak terjadi dikalangan masyarakat umum (WHO, 2023). Penyebab dari hipertensi ada berbagai macam faktor salah satunya adalah faktor kurangnya pengetahuan seseorang tentang hipertensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat ada atau tidak adanya hubungan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi dengan kejadian hipertensi. Metode Penelitian ini kuantitatif, penelitian ini melakukan survei analitik terhadap faktor resiko hipertensi yaitu pengetahuan masyarakat tentang hipertensi, dengan menggunakan pendekatan case control yang dipergunakan untuk menilai angka kejadian penyakit hipertensi. Penelitian ini dilakukan di wilayah Desa Tideng pale pada bulan Mei 2024. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 44 responden yang terbagi menjadi kasus hipertensi dan kontrol yang diambil melalui data dari puskesmas Tideng Pale tahun 2024, dan dipilih dengan perbandingan kasus dan kontrol 1:1, yang terdiri dari 22 responden masyarakat yang hipertensi, dan 22 responden masyarakat tidak hipertensi. Hasil uji statistik menggunakan Uji chi Square untuk melihat hubungan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi dengan kejadian hipertensi menunjukkan bahwa, pada kelompok kasus rata-rata memiliki pengetahuan dengan kategori kurang sebesar 59,1% dan untuk kelompok kontrol rata-rata memiliki pengetahuan dengan kategori baik sebesar 45.5% dengan nilai pvalue sebesar 0.04 >0,05, maka dapat diartikan Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan masyarakat tentang hipertensi dengan kejadian hipertensi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sektor perikanan di pulau Tarakan menjadi sorotan utama karena hasil tangkapannya yang melimpah, terutama ikan pari yang sering ditangkap dengan alat tangkap rawai senggol. Studi mengenai ciri-ciri morfometrik dan hubungan panjang-berat ikan pari yang tertangkap di perairan Tarakan dilakukan melalui pendekatan deskriptif kuantitatif. Metode penelitian ini melibatkan observasi langsung terhadap sampel ikan pari hasil tangkapan rawai senggol, dengan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Dalam pengukuran morfometrik, 24 karakteristik dan 11 karakteristik meristik diperhitungkan pada sampel ikan pari. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien b untuk regresi linier hubungan panjang total atau panjang standar dan berat, yang berbeda dari 2 (b ≠ 3), menunjukkan adanya allometrik. Nilai b = 2,92 (PS-B) dan b = 2,67 (PT – B) menunjukkan allometrik negatif (b 3), di mana pertumbuhan panjang lebih cepat daripada pertumbuhan berat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengukuran morfometrik dan meristik pada ikan pari yang tertangkap menggunakan rawai senggol di Kota Tarakan konsisten dengan karakteristik jenis ikan pari dari keluarga Dasyatidae dan genus Maculabatis serta memberikan pembandingan pola pertumbuhan ikan pari.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•
Sektor perikanan di pulau Tarakan menjadi sorotan utama karena hasil tangkapannya yang melimpah, terutama ikan pari yang sering ditangkap dengan alat tangkap rawai senggol. Studi mengenai ciri-ciri morfometrik dan hubungan panjang-berat ikan pari yang tertangkap di perairan Tarakan dilakukan melalui pendekatan deskriptif kuantitatif. Metode penelitian ini melibatkan observasi langsung terhadap sampel ikan pari hasil tangkapan rawai senggol, dengan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Dalam pengukuran morfometrik, 24 karakteristik dan 11 karakteristik meristik diperhitungkan pada sampel ikan pari. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien b untuk regresi linier hubungan panjang total atau panjang standar dan berat, yang berbeda dari 2 (b ≠ 3), menunjukkan adanya allometrik. Nilai b = 2,92 (PS-B) dan b = 2,67 (PT – B) menunjukkan allometrik negatif (b 3), di mana pertumbuhan panjang lebih cepat daripada pertumbuhan berat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengukuran morfometrik dan meristik pada ikan pari yang tertangkap menggunakan rawai senggol di Kota Tarakan konsisten dengan karakteristik jenis ikan pari dari keluarga Dasyatidae dan genus Maculabatis serta memberikan pembandingan pola pertumbuhan ikan pari.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Pelayanan Kartu Keluarga Terhadap Warga Negara Sebagai Bentuk Pemenuhan Hak Konstitusional SURYANI Kartu keluarga merupakan identitas sebuah keluarga. Kartu Keluarga merupakan dasar membuat identitas warga negara seperti Kartu Tanda Penduduk , Akte Kelahiran, dan lain lain. Pelayanan Kartu Keluarga merupakan tanggungjawab negara. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimna pelayanan kartu keluarga terhadap warga negara sebagai bentuk pemenuhan hak konstitusional. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah; Pengaturan pelayanan kartu kerluarga terhadap warga negara. Dan Pemenuhan hak Konstitusional warga negara melalui Pelayanan Kartu keluarga Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum normatif, dengan menggunakan pendekatan koseptual dan pendekatan perundang-undangan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa; Pertama; Pengaturan pelayanan kartu kerluarga terhadap warga negara telah dijabarkan secara ekplisit dalam berbagai peraturan undang undangan antara lain Undang-undang Nomor 30 Tahun 2014 Tentang Administrasi Pemerintahan, undang undang No. 24 Tahun 2013 tentang Administrasi kependudukan, Undang-undang nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Kemudian dijabarkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Malinau Nomor 14 Tahun 2014 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Kabupaten malinau Nomor 5 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Kabupaten Malinau dan peraturan Bupati Malinau No. 2 Tahun 2016 tentang entang Tata Cara Dan Persyaratan Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan. Kedua;Pemenuhan hak konstitusional warga negara melalui pelayanan kartu keluarga dimana Kartu keluarga adalah kartu identitas keluarga yang memuat data tentang nama, susunan, hubungan dan jumlah anggota keluarga serta identitas anggota keluarga Kartu Keluarga berungsi sebagai sumber data pada dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, selain itu Kartu keluarga juga membantu mempermudah pendataan oleh petugas yang berwenang; Kedua, Bagi Individu atau Masyarakat. Kartu keluarga berfungsi untuk menjadi bukti yang sah dan kuat atas status identitas keluarga dan anggota keluarga akan kedudukan, keberadaan, kependudukan seseorang. Kata Kunci, Pelayanan, Kartu Keluarga, Hak Konstitusional,Warga negara