Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Dayak Lundayeh.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRUKTUR DAN NILAI MORAL CERITA RAKYAT BATU SINGAI MASYARAKAT SUKU DAYAK LUNDAYEH DI DESA LONG BISAI KECAMATAN MENTARANG KABUPATEN MALINAU (KAJIAN STRUKTURAL)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai Struktur dan Nilai Moral Cerita Rakyat Batu Singai Masyarakat Suku Dayak Lundayeh di Desa Long Bisai. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah tokoh masyarakat di Desa Long Bisai yang mengetahui cerita rakyat tentang Batu Singai. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diantaranya, yaitu observasi, wawancara, teknik rekam, teknik catat, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahap analisis, yaitu data collection/pengumpulan data, data reduction/reduksi data, data display/penyajian data, dan verification/penyimpulan data. Hasil penelitian ini membahas struktur cerita rakyat yang terdapat dalam cerita Batu Singai Masyarakat Suku Dayak Lundayeh di Desa Long Bisai, meliputi Orientasi, Komplikasi, Resolusi dan Koda. Orientasi merupakan pengenalan dari sebuah cerita atau peristiwa sejarah. Berisi perkenalan tentang tokoh-tokoh dalam cerita yang akan diceritakan Batu Singai Masyarakat Suku Dayak Lundayeh di desa Long Bisai. Komplikasi adalah saat terjadinya sebuah masalah yang dihadapi oleh sang tokoh utama dalam cerita. Batu Singai Masyarakat Suku Dayak Lundayeh di Desa Long Bisai. Resolusi adalah cerita di mana sang tokoh utama mendapatkan ide untuk memecahkan masalah yang berada dalam komplikasi cerita Batu Singai Masyarakat Suku Dayak Lundayeh di Desa Long Bisai. Koda adalah bagian akhir dari cerita yang mengandung makna dari cerita atau amanat yang dapat diambil dari cerita tersebut. Nilai moral adalah nilai-nilai yang terkait dengan adab, kesopanan, etika maupun moral yang berlaku di sebuah kelompok masyarakat pada waktu tertentu yang dapat dijadikan teladan oleh para pembaca yang diceritakan Batu Singai Masyarakat Suku Dayak Lundayeh di Desa Long Bisai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

NILAI-NILAI MANAJEMEN EMOSI PADA TARIAN “BUSAK BAKU” SUKU DAYAK LUNDAYEH DI KRAYAN KALIMANTAN UTARA

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnographi, melalui pengumpulan data observasi dan wawancara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai manajemen emosi apa saja yang terkandung dalam tarian Busak Baku suku Dayak Lundayeh di Krayan. Emosi dalam makna paling harafiah didefenisikan sebagai setiap kegiatan atau pergolakan pikiran, perasaan, nafsu dari setiap keadaan mental yang hebat atau meluap-luap. Emosi manusia dibagi menjadi dua kategori umum jika dilihat dari dampak yang ditimbulkannya. Kategori pertama adalah emosi positif atau biasa disebut afek positif. Macam dari emosi positif ini seperti tenang, santai, rileks, gembira, lucu, haru dan senang. Ketika kita merasakan emosi positif ini, kita pun akan merasakan keadaan psikologis yang positif. Kategori kedua adalah emosi negatif atau afek negatif. Ketika kita merasakan emosi negatif ini maka dampak yang kita rasakan adalah negatif, tidak menyenangkan dan menyusahkan. Macam dari emosi negatif diantaranya sedih, kecewa, putus asa, depresi, tidak berdaya, frustasi, marah, dendam, dan masih banyak lagi. Hasil penelitian menunjukan bahwa didalam tarian Busak Baku suku Dayak Lundayeh terdapat nilai-nilai emosi positif yang terkandung yaitu, kepuasan, kesenangan (rasa senang), kebahagiaan, kasih sayang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail