Abstrak
Sektor perikanan di pulau Tarakan menjadi sorotan utama karena hasil tangkapannya yang melimpah, terutama ikan pari yang sering ditangkap dengan alat tangkap rawai senggol. Studi mengenai ciri-ciri morfometrik dan hubungan panjang-berat ikan pari yang tertangkap di perairan Tarakan dilakukan melalui pendekatan deskriptif kuantitatif. Metode penelitian ini melibatkan observasi langsung terhadap sampel ikan pari hasil tangkapan rawai senggol, dengan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Dalam pengukuran morfometrik, 24 karakteristik dan 11 karakteristik meristik diperhitungkan pada sampel ikan pari. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien b untuk regresi linier hubungan panjang total atau panjang standar dan berat, yang berbeda dari 2 (b ≠ 3), menunjukkan adanya allometrik. Nilai b = 2,92 (PS-B) dan b = 2,67 (PT – B) menunjukkan allometrik negatif (b 3), di mana pertumbuhan panjang lebih cepat daripada pertumbuhan berat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengukuran morfometrik dan meristik pada ikan pari yang tertangkap menggunakan rawai senggol di Kota Tarakan konsisten dengan karakteristik jenis ikan pari dari keluarga Dasyatidae dan genus Maculabatis serta memberikan pembandingan pola pertumbuhan ikan pari.