BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Kualitas sedimen merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keberhasilan budidaya udang windu (Penaeus monodon), terutama pada bagian caren tambak yang berfungsi sebagai zona akumulasi sedimen, bahan organik, dan senyawa hasil dekomposisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas sedimen pada caren tambak budidaya udang windu sistem tradisional di Pulau Tibi, Kabupaten Bulungan, berdasarkan parameter pH, bahan organik, fosfat, tekstur tanah, potensi redoks, nitrat, kalium, amonia, dan pirit serta membandingkannya dengan baku mutu yang berlaku. Penelitian dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2024 dengan metode deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling pada dua stasiun caren tambak. Sampel sedimen diambil pada beberapa titik, dikompositkan, kemudian dianalisis di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH sedimen pada Stasiun 1 dan Stasiun 2 masing-masing sebesar 3,99 dan 4,42, sehingga berada di bawah baku mutu. Kandungan bahan organik sebesar 3,35% dan 3,12% serta potensi redoks sebesar 200,57 mV dan 231,04 mV masih memenuhi baku mutu. Sebaliknya, kandungan fosfat sebesar 184 ppm dan 156,5 ppm, kalium sebesar 12,88 me/100 g dan 12,57 me/100 g, amonia sebesar 46,61 mg/L dan 43,60 mg/L, serta pirit sebesar 9,49% dan 7,38% melebihi baku mutu. Kandungan nitrat sebesar 0,0028% dan 0,0020% berada di bawah kisaran optimum, sedangkan tekstur sedimen pada kedua stasiun tergolong lempung berdebu dengan dominasi fraksi debu. Berdasarkan hasil tersebut, kualitas sedimen pada caren tambak budidaya udang windu sistem tradisional di Pulau Tibi secara umum belum optimal untuk mendukung kegiatan budidaya. Faktor pembatas utama adalah rendahnya pH, tingginya fosfat, amonia, kalium, dan pirit, serta tekstur sedimen yang didominasi oleh fraksi debu. Kata kunci: kualitas sedimen, caren tambak, udang windu, tambak tradisional.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kualitas sedimen merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keberhasilan budidaya udang windu (Penaeus monodon), terutama pada bagian caren tambak yang berfungsi sebagai zona akumulasi sedimen, bahan organik, dan senyawa hasil dekomposisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas sedimen pada caren tambak budidaya udang windu sistem tradisional di Pulau Tibi, Kabupaten Bulungan, berdasarkan parameter pH, bahan organik, fosfat, tekstur tanah, potensi redoks, nitrat, kalium, amonia, dan pirit serta membandingkannya dengan baku mutu yang berlaku. Penelitian dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2024 dengan metode deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling pada dua stasiun caren tambak. Sampel sedimen diambil pada beberapa titik, dikompositkan, kemudian dianalisis di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH sedimen pada Stasiun 1 dan Stasiun 2 masing-masing sebesar 3,99 dan 4,42, sehingga berada di bawah baku mutu. Kandungan bahan organik sebesar 3,35% dan 3,12% serta potensi redoks sebesar 200,57 mV dan 231,04 mV masih memenuhi baku mutu. Sebaliknya, kandungan fosfat sebesar 184 ppm dan 156,5 ppm, kalium sebesar 12,88 me/100 g dan 12,57 me/100 g, amonia sebesar 46,61 mg/L dan 43,60 mg/L, serta pirit sebesar 9,49% dan 7,38% melebihi baku mutu. Kandungan nitrat sebesar 0,0028% dan 0,0020% berada di bawah kisaran optimum, sedangkan tekstur sedimen pada kedua stasiun tergolong lempung berdebu dengan dominasi fraksi debu. Berdasarkan hasil tersebut, kualitas sedimen pada caren tambak budidaya udang windu sistem tradisional di Pulau Tibi secara umum belum optimal untuk mendukung kegiatan budidaya. Faktor pembatas utama adalah rendahnya pH, tingginya fosfat, amonia, kalium, dan pirit, serta tekstur sedimen yang didominasi oleh fraksi debu. Kata kunci: kualitas sedimen, caren tambak, udang windu, tambak tradisional.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Kadar aspal merupakan parameter krusial dalam menentukan kualitas perkerasan Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC) pada infrastruktur bandar udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kadar aspal aktual pada campuran AC- WC yang dihampar di Taxiway Bandar Udara Juwata Tarakan dengan membandingkan hasil pengujian melalui metode Sentrifugal dan metode Refluks terhadap Job Mix Design (JMD). Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan mengambil sampel lapangan melalui teknik core drill. Hasil ekstraksi secara statistik menggunakan uji t-test independen untuk membandingkan kedua metode tersebut, serta uji ANOVA untuk menilai kesesuaiannya dengan nilai JMD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar aspal menggunakan metode Sentrifugal adalah 4,99%, sedangkan metode Refluks adalah 5,68%, dibandingkan dengan nilai JMD sebesar 5,70%. Meskipun secara statistik tidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua metode (p-value 0,25 > 0,05), evaluasi teknis berdasarkan Spesifikasi Bina Marga menunjukkan bahwa metode Refluks memiliki deviasi yang sangat kecil (0,02%) dan memenuhi batas toleransi ±0,3%. Sebaliknya, metode Sentrifugal menghasilkan deviasi sebesar 0,71% yang melampaui batas toleransi tersebut. Hasil Penelitian ini dapat menjadi dasar dalam pengendalian mutu pada campuran beraspal perkerasan taxiway serta menjadi referensi dalam pemilihan metode ekstraksi aspal dilaboratorium.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas produk, kelengkapan produk dan harga terhadap keputusan pembelian. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode teknik purposive sampling. Sampel pada penelitian ini adalah konsumen Gramedia Kota Tarakan dengan jumlah 190 responden. Pengukuran variabel pada penelitian ini menggunakan skala Likert. Metode analisis yang digunakan yakni analisis regresi linear berganda yang diolah menggunakan program SPSS Versi 31. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, variabel kelengkapan produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, serta variabel harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian di Gramedia Kota Tarakan. This study aims to analyze the impact of product quality, product completeness, and price on purchase decisions. This study uses a quantitative approach with a survey method. The purposive sampling strategy was employed for data collection. The sample for this study comprised 190 users of Gramedia Tarakan. This study employed the Likert scale for variable measurement. The analytical technique employed was multiple linear regression analysis conducted with SPSS Version 31. The findings of this study demonstrate that the product quality variable, the product completeness variable, and the price variable each exert a positive and significant influence on purchasing decisions at Gramedia Tarakan.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas produk, kelengkapan produk dan harga terhadap keputusan pembelian. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode teknik purposive sampling. Sampel pada penelitian ini adalah konsumen Gramedia Kota Tarakan dengan jumlah 190 responden. Pengukuran variabel pada penelitian ini menggunakan skala Likert. Metode analisis yang digunakan yakni analisis regresi linear berganda yang diolah menggunakan program SPSS Versi 31. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, variabel kelengkapan produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, serta variabel harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian di Gramedia Kota Tarakan. This study aims to analyze the impact of product quality, product completeness, and price on purchase decisions. This study uses a quantitative approach with a survey method. The purposive sampling strategy was employed for data collection. The sample for this study comprised 190 users of Gramedia Tarakan. This study employed the Likert scale for variable measurement. The analytical technique employed was multiple linear regression analysis conducted with SPSS Version 31. The findings of this study demonstrate that the product quality variable, the product completeness variable, and the price variable each exert a positive and significant influence on purchasing decisions at Gramedia Tarakan.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi prediksi Pathloss pada jaringan 4G LTE dipusat kota tarakan dengan memodifikasi model propogasi sinyal mengunakan pendekatan RMSE (Root Mean Square Error). Dua model Pathloss yang digunakan adalah model Egli dan model ECC-33, dengan data pengukuran RSRP (Reference signal Received Power) sebagai acuan. Hasil menunjukkan bahwa ECC-33 asli memiliki RMSE sebesar 13.09 dB, artinya prediksi Pathloss masih kurang sesuai dengan kondisi lapangan. Setelah dilakukan modifikasi dengan menambah faktor korecksi sebesar 13.09 dB, nilai RSME turen menjadi hanya 2.35 dB, menunjukkan penungkatan akurasi yang signifikan. Demikian model ECC-33 yang dimodifikasi terbukti lebuh akurat dalam memprediksi Pathloss dilingkungan perkotaan seperti pusat kota Tarakan
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Additional ingredients of botanical pesticides are to affect pests control. This study aimed to determine the effect of the composition of additional ingredients on the use of botanical pesticides made from papaya leaves with additional ingedients of garlic, lemongrass, and soursop leaves in controlling pests on water spinach (Ipomoea reptans poir). This Study used a randomized block design (RAK) with 5 treatments; P0= plain water, P1=papaya leaves 200 grams+1 litre of water, P2=papaya leaves 125 grams+75 grams of garlic+1 litre of water, P3=papaya leaves 125 grams+75 grams of lemongrass+1 litre of water, P4=papaya leaves 125 grams+75 grams of soursop leaves+1 litre of water. Each treatment was repeated 5 times. The results showed that the use of botanical pesticides with additional lemongrass ingredients was categorised the excellent category with plant height at 35 MST reaching 24,35 cm, root length at 35 MST reaching 22,58 cm, number of leaves reaching ± 18 strands, wet weight reaching 14 grams. The use of botanical pesticides of papaya leaves with additional lemongrass ingredients also has the potential to reduce the number of pests and reduce the level of leaf damage, as seen from observation results of the number of pests and the level of leaf damage decreasing after the application of botanical pesticides.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Additional ingredients of botanical pesticides are to affect pests control. This study aimed to determine the effect of the composition of additional ingredients on the use of botanical pesticides made from papaya leaves with additional ingedients of garlic, lemongrass, and soursop leaves in controlling pests on water spinach (Ipomoea reptans poir). This Study used a randomized block design (RAK) with 5 treatments; P0= plain water, P1=papaya leaves 200 grams+1 litre of water, P2=papaya leaves 125 grams+75 grams of garlic+1 litre of water, P3=papaya leaves 125 grams+75 grams of lemongrass+1 litre of water, P4=papaya leaves 125 grams+75 grams of soursop leaves+1 litre of water. Each treatment was repeated 5 times. The results showed that the use of botanical pesticides with additional lemongrass ingredients was categorised the excellent category with plant height at 35 MST reaching 24,35 cm, root length at 35 MST reaching 22,58 cm, number of leaves reaching ± 18 strands, wet weight reaching 14 grams. The use of botanical pesticides of papaya leaves with additional lemongrass ingredients also has the potential to reduce the number of pests and reduce the level of leaf damage, as seen from observation results of the number of pests and the level of leaf damage decreasing after the application of botanical pesticides.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Ranah psikomotorik merupakan kawasan yang berkaitan dengan aspek - aspek keterampilan yang melibatkan fungsi sistem syaraf dan otot (neuronmuscular system) dan fungsi psikis, dalam pendidikan jasmani ranah psikomotorik meliputi pencapaian dalam keterampilan, kemampuan bermain dan kesegaran jasmani siswa. Metode Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik penjamin keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Dalam melakukan analisis data ada tiga tahapan yang dilakukan yaitu reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan verifikasi data (conclusion drawing). Hasil Penelitian ini berupa peran guru PJOK sebagai pendidik dituangkan melalui karakteristik nilai moral pada materi bola voli, kemudian peran guru PJOK sebagai pembimbing yaitu memberikan arahan dalam melaksanakan teknik dasar bola voli dan kebermnfaatannya bagi kesehatan, selanjutnya peran guru PJOK sebagai demonstator seperti memberikan contoh teknik dasar yang sesuai dengan teori pembelajaran permainan bola besar yaitu bola voli, dan peran guru sebagai fasilitator yaitu guru PJOK menyiapkan sarana dan prasarana pendukung praktik pembelajaran, serta sebagai evaluator guru PJOK terlibat dalam penilaian psikomotorik dengan rincian imitasi manipulasi presisi artikulasi naturalisasi dan terpenuhi hanya pada presisi melalui kegiatan pasing bawah dalam permainan bola voli dan terpenuhinya pada artikulasi berupa kegiatan servis bawah permainan bola voli. Adapun factor pendukung yaitu dilaksanakannya kegiatan ekstrakulikuler, lomba 02SN dan senam rutinitas setiap hari jum’at yang diagnedakan oleh sekolah diluar jam pembelajaran. Adapun factor penghambat bagi kemampuan psikomotorik siswa yaitu factor internal yang berasal dari diri siswa dimana siswa tidak antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, malu bertanya, dan takut salah saat melakukan praktik dilapangan pada saat proses pembelajaran dilakukan.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Ikan hias merupakan salah satu usaha budidaya perikanan yang memiliki potensi besar dan sudah dikenal masyarakat sejak era 60-an. Ikan cupang juga merupakan komoditas ikan hias yang potensial karena memiliki daya tarik tersendiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan alami yang berbeda terhadap pertumbuhan dan warna ikan cupang (Betta Sp). Metode penelitian meliputi kegiatan pengukuran pertumbuhan bobot mutlak, panjang mutlak, SR, Kualitas Air dan Pengamatan Warna yang dianalisis menggunakan uji Anova. Hasil penelitian pada perlakuan 4 (Tubifex sp) memiliki berat mutlak terbesar yaitu 1,30 g dan panjang mutlak tertinggi yaitu 1,5 cm. Nilai tingkat kelangsuangan hidup (SR) pada semua perlakuan adalah 100%. Hasil pengukuran kualitas air yang meliputi suhu, pH, DO, dan Amonia berada dalam kondisi optimal untuk pemeliharaan ikan cupang. Kualitas warna terbaik diperoleh perlakuan P4 (Tubifex sp) dengan nilai 9. Berdasarkan penelitia ini, pemberian pakan alami Tubifex sp memiliki potensi lebih baik dalam meningkatkan pertumbuhan dan warna ikan cupang dibanding jenis pakan alami lainnya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ranah psikomotorik merupakan kawasan yang berkaitan dengan aspek - aspek keterampilan yang melibatkan fungsi sistem syaraf dan otot (neuronmuscular system) dan fungsi psikis, dalam pendidikan jasmani ranah psikomotorik meliputi pencapaian dalam keterampilan, kemampuan bermain dan kesegaran jasmani siswa. Metode Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik penjamin keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Dalam melakukan analisis data ada tiga tahapan yang dilakukan yaitu reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan verifikasi data (conclusion drawing). Hasil Penelitian ini berupa peran guru PJOK sebagai pendidik dituangkan melalui karakteristik nilai moral pada materi bola voli, kemudian peran guru PJOK sebagai pembimbing yaitu memberikan arahan dalam melaksanakan teknik dasar bola voli dan kebermnfaatannya bagi kesehatan, selanjutnya peran guru PJOK sebagai demonstator seperti memberikan contoh teknik dasar yang sesuai dengan teori pembelajaran permainan bola besar yaitu bola voli, dan peran guru sebagai fasilitator yaitu guru PJOK menyiapkan sarana dan prasarana pendukung praktik pembelajaran, serta sebagai evaluator guru PJOK terlibat dalam penilaian psikomotorik dengan rincian imitasi manipulasi presisi artikulasi naturalisasi dan terpenuhi hanya pada presisi melalui kegiatan pasing bawah dalam permainan bola voli dan terpenuhinya pada artikulasi berupa kegiatan servis bawah permainan bola voli. Adapun factor pendukung yaitu dilaksanakannya kegiatan ekstrakulikuler, lomba 02SN dan senam rutinitas setiap hari jum’at yang diagnedakan oleh sekolah diluar jam pembelajaran. Adapun factor penghambat bagi kemampuan psikomotorik siswa yaitu factor internal yang berasal dari diri siswa dimana siswa tidak antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, malu bertanya, dan takut salah saat melakukan praktik dilapangan pada saat proses pembelajaran dilakukan.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh budaya organisasi, lingkungan kerja, dan motivasi terhadap kinerja pegawai, serta memahami peran motivasi sebagai mediator dalam hubungan antara budaya organisasi/lingkungan kerja dengan kinerja pegawai. Data dikumpulkan dari 360 responden di berbagai bagian/unit kerja, dan analisis dilakukan menggunakan metode bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi, lingkungan kerja, dan motivasi memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, terdapat efek mediasi yang signifikan dari motivasi dalam hubungan antara budaya organisasi dan lingkungan kerja dengan kinerja pegawai. Implikasi teoritis dan praktis dari temuan ini dibahas, bersama dengan saran untuk penelitian lanjutan dan praktik manajerial. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi organisasi dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi kinerja pegawai dan merancang strategi untuk meningkatkannya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh budaya organisasi, lingkungan kerja, dan motivasi terhadap kinerja pegawai, serta memahami peran motivasi sebagai mediator dalam hubungan antara budaya organisasi/lingkungan kerja dengan kinerja pegawai. Data dikumpulkan dari 360 responden di berbagai bagian/unit kerja, dan analisis dilakukan menggunakan metode bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi, lingkungan kerja, dan motivasi memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, terdapat efek mediasi yang signifikan dari motivasi dalam hubungan antara budaya organisasi dan lingkungan kerja dengan kinerja pegawai. Implikasi teoritis dan praktis dari temuan ini dibahas, bersama dengan saran untuk penelitian lanjutan dan praktik manajerial. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi organisasi dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi kinerja pegawai dan merancang strategi untuk meningkatkannya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ikan hias merupakan salah satu usaha budidaya perikanan yang memiliki potensi besar dan sudah dikenal masyarakat sejak era 60-an. Ikan cupang juga merupakan komoditas ikan hias yang potensial karena memiliki daya tarik tersendiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan alami yang berbeda terhadap pertumbuhan dan warna ikan cupang (Betta Sp). Metode penelitian meliputi kegiatan pengukuran pertumbuhan bobot mutlak, panjang mutlak, SR, Kualitas Air dan Pengamatan Warna yang dianalisis menggunakan uji Anova. Hasil penelitian pada perlakuan 4 (Tubifex sp) memiliki berat mutlak terbesar yaitu 1,30 g dan panjang mutlak tertinggi yaitu 1,5 cm. Nilai tingkat kelangsuangan hidup (SR) pada semua perlakuan adalah 100%. Hasil pengukuran kualitas air yang meliputi suhu, pH, DO, dan Amonia berada dalam kondisi optimal untuk pemeliharaan ikan cupang. Kualitas warna terbaik diperoleh perlakuan P4 (Tubifex sp) dengan nilai 9. Berdasarkan penelitia ini, pemberian pakan alami Tubifex sp memiliki potensi lebih baik dalam meningkatkan pertumbuhan dan warna ikan cupang dibanding jenis pakan alami lainnya.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kemampuan spasial ditinjau dari self efficacy siswa kelas VIII Al-Qalam SMPIT Ulul Albab Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus karena peneliti ingin meneliti kasus kemampuan spasial ditinjau dari self efficacy. Pemilihan subjek menggunakan teknik purposive sampling, sebelum memilih subjek peneliti melakukan pemberian angket kepada semua siswa kelas VIII Al-Qalam, dimana angket berisi pernyataan self efficacy. Selanjutnya angket tersebut dikategorisasikan kemudian diperoleh 3 subjek dengan self efficacy tinggi. Peneliti mengumpulkan data dengan angket, analisis dokumen dan wawancara. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri, sedangkan instrumen pendukung dari penelitian ini yaitu angket, wawancara dan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data yang digunakan yaitu uji credibility, uji transfebility, uji dependability, dan uji confirmablity. Hasil penelitian diperoleh bahwa setiap subjek dengan self efficacy tinggi mempunyai perbedaan dan kesamaan karakteristik dalam menjawab pertanyaan kemampuan spasial. Semua subjek dapat memenuhi indikator kemampuan spasial dengan baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa siswa dengan self efficacy tinggi memiliki kemampuan spasial yang baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kemampuan spasial ditinjau dari self efficacy siswa kelas VIII Al-Qalam SMPIT Ulul Albab Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus karena peneliti ingin meneliti kasus kemampuan spasial ditinjau dari self efficacy. Pemilihan subjek menggunakan teknik purposive sampling, sebelum memilih subjek peneliti melakukan pemberian angket kepada semua siswa kelas VIII Al-Qalam, dimana angket berisi pernyataan self efficacy. Selanjutnya angket tersebut dikategorisasikan kemudian diperoleh 3 subjek dengan self efficacy tinggi. Peneliti mengumpulkan data dengan angket, analisis dokumen dan wawancara. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri, sedangkan instrumen pendukung dari penelitian ini yaitu angket, wawancara dan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data yang digunakan yaitu uji credibility, uji transfebility, uji dependability, dan uji confirmablity. Hasil penelitian diperoleh bahwa setiap subjek dengan self efficacy tinggi mempunyai perbedaan dan kesamaan karakteristik dalam menjawab pertanyaan kemampuan spasial. Semua subjek dapat memenuhi indikator kemampuan spasial dengan baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa siswa dengan self efficacy tinggi memiliki kemampuan spasial yang baik.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Ikan Koi (Cyprinus rubrofuscus) merupakan salah satu komoditi perikanan yang memiliki potensial dalam menghasilkan devisa bagi negara dan mampu mensejahterakan masyakat perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pemberian pakan alami yang berbeda terhadap pertumbuhan benih ikan Koi (Cyprinus rubrofuscus) dan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan maggot terhadap pertumbuhan dan status kesehatan ikan Koi. Penelitian dilakukan pada bulan Februari sampai Maret 2022 betempat di Mini Hatchery Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan. Prosedur penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali ulangan, yaitu : Kontrol : pakan buatan, P1 : Pemberian pakan alami Maggot, P2 : Pemberian pakan alami cacing sutra, P3 : Pemberian pakan alami kutu air. Frekuensi pemberian pakan dilakukan 3 kali sehari yaitu pukul 08.00 WIB, siang hari pukul 12.00 WIB, dan sore hari pukul 16.00 WIB. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa perlakuan terbaik pada pertumbuhan Panjang yaitu pada perlakuan (cacing sutra). Pertumbuhan panjang merupakan pertambahan ukuran panjang benih ikan Koi dari waktu ke waktu sedangkan perlakuan terbaik pada perumbuhan Berat yaitu (Kontrol) Pertumbuhan berat mutlak merupakan salah satu laju pertumbuhan spesifik digunakan untuk mengetahui bagaimana kemampuan ikan dapat tumbuh selama masa berlangsungnya pemeliharaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Ikan Koi (Cyprinus rubrofuscus) merupakan salah satu komoditi perikanan yang memiliki potensial dalam menghasilkan devisa bagi negara dan mampu mensejahterakan masyakat perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pemberian pakan alami yang berbeda terhadap pertumbuhan benih ikan Koi (Cyprinus rubrofuscus) dan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan maggot terhadap pertumbuhan dan status kesehatan ikan Koi. Penelitian dilakukan pada bulan Februari sampai Maret 2022 betempat di Mini Hatchery Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan. Prosedur penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali ulangan, yaitu : Kontrol : pakan buatan, P1 : Pemberian pakan alami Maggot, P2 : Pemberian pakan alami cacing sutra, P3 : Pemberian pakan alami kutu air. Frekuensi pemberian pakan dilakukan 3 kali sehari yaitu pukul 08.00 WIB, siang hari pukul 12.00 WIB, dan sore hari pukul 16.00 WIB. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa perlakuan terbaik pada pertumbuhan Panjang yaitu pada perlakuan (cacing sutra). Pertumbuhan panjang merupakan pertambahan ukuran panjang benih ikan Koi dari waktu ke waktu sedangkan perlakuan terbaik pada perumbuhan Berat yaitu (Kontrol) Pertumbuhan berat mutlak merupakan salah satu laju pertumbuhan spesifik digunakan untuk mengetahui bagaimana kemampuan ikan dapat tumbuh selama masa berlangsungnya pemeliharaan.