ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku cerita “Jejak Keberanian” sebagai media pendukung layanan Bimbingan dan Konseling dalam membantu pengembangan kepercayaan diri siswa SMP Negeri 4 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan tahapan melihat potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, perbaikan desain, uji coba produk dan revisi produk. Validasi dilakukan oleh ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa, sedangkan uji coba produk dilakukan kepada dua guru Bimbingan dan Konseling serta tujuh peserta didik. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku cerita “Jejak Keberanian” memperoleh hasil validasi ahli media sebesar 90%, ahli materi sebesar 85%, dan ahli bahasa sebesar 85%, sehingga produk dinilai layak untuk digunakan setelah dilakukan perbaikan sesuai saran validator. Hasil uji coba kepada guru Bimbingan dan Konseling memperoleh rata-rata sebesar 93,33%, sedangkan uji coba kepada tujuh peserta didik memperoleh total skor 348 dari 420 dengan persentase sebesar 82,86%. Berdasarkan hasil tersebut, buku cerita “Jejak Keberanian” dinilai layak dan memperoleh respons positif sebagai media pendukung layanan Bimbingan dan Konseling. Produk ini dapat menjadi alternatif media untuk membantu siswa memahami dan mengembangkan keberanian serta kepercayaan diri.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study was motivated by the need for enganing and interactive media to support guidance and counseling services in the career domain, particularly in helping students identify their personal potential and plan their future careers. This study aims to determine the feasibility of the Career Planning Snakes and Ladders Game (PELATARIR) as a supporting medium for group guidance services in the career domain. The study employs a Research and Development (R&D) method using the Borg and Gall devolpment model, modified into five stages: potential and problems, information gathering, product design, design validation, and design revision. Product validation was conducted a validation questionnaire with a four-point Likert scale and analyzed using quantitative and qualitative descriptive methods to determine the feasibility level of the product. The findings indicate that the subject matter expert, categorized a feasibility percentage of 79.69% from the subject matter expert, categorized as feasible; 90.63% from the media expert, categorized as very feasible; and 80% from the language expert, categorized as feasible. The PELATARIR media incorporates content covering the identification of interests and talents, options for further education, various types of professions, and career planning steps. The media is also equipped with challenge cards, reward cards, and a user guide for guidance and counseling teachers. Based on these validation results, the Career Planning Snakes and Ladders Game (PELATARIR) is declared feasible for use as a supporting medium in group guidance services in the career domain.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan media layanan Bimbingan dan Konseling (BK) yang inovatif untuk mendukung pengembangan nilai-nilai sosial siswa SMP. Penelitian bertujuan mengembangkan serta mengetahui tingkat kelayakan media Big Book Legenda Busang Mayun Dayak Kenyah sebagai media pendukung layanan BK klasikal. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) model Borg & Gall yang dimodifikasi sampai tahap revisi desain, meliputi potensi dan masalah, pengumpulan informasi, desain produk, validasi desain, dan revisi desain. Subjek validasi terdiri atas ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa. Data dikumpulkan melalui angket validasi dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif serta kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh persentase kelayakan sebesar 96,25% dari ahli materi, 91,25% dari ahli media, dan 87,5% dari ahli bahasa dengan kategori sangat layak. Media yang dikembangkan mengintegrasikan nilai empati, kerja sama, toleransi, dan tanggung jawab melalui cerita rakyat Dayak Kenyah, ilustrasi visual, serta fitur QR Code audio cerita. Oleh karena itu, media Big Book Legenda Busang Mayun Dayak Kenyah dinyatakan sangat layak digunakan sebagai media pendukung layanan BK klasikal dan dapat menjadi alternatif media berbasis kearifan lokal dalam pengembangan nilai-nilai sosial siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Almalita Adella. 2026. Pengembangan Media Career Snakes and Ladders Sebagai Upaya Pemahaman Karir Siswa Kelas VIII SMPN 1 Tarakan. Pemahaman karir merupakan kemampuan individu dalam mengenali potensi diri, minat, bakat, nilai-nilai pribadi, serta memahami informasi mengenai berbagai jenis pekerjaan dan jalur pendidikan yang dapat ditempuh untuk mencapai tujuan karir tertentu. Pada jenjang SMP, khususnya kelas VIII, peserta didik masih berada pada tahap eksplorasi karir sehingga pemahaman dan kematangan karir mereka belum berkembang secara optimal. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan media Career Snakes and Ladders sebagai upaya meningkatkan pemahaman karir siswa kelas VIII SMPN 1 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE dengan pembatasan tahap yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, and Implementation. Subjek uji coba terbatas terdiri atas 8 siswa kelas VIII SMPN 1 Tarakan yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli media, dan angket respon pengguna. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Career Snakes and Ladders memperoleh skor validasi ahli materi sebesar 75% dengan kategori layak dan validasi ahli media sebesar 85% dengan kategori sangat layak. Hasil validasi keseluruhan memperoleh persentase 80% dengan kategori layak. Uji coba terbatas kepada siswa menghasilkan persentase sebesar 97% dengan kategori sangat layak. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media Career Snakes and Ladders layak digunakan sebagai media layanan informasi karir untuk membantu meningkatkan pemahaman karir siswa kelas VIII SMPN 1 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek kepribadian yang penting. Rasa percaya diri mempunyai pengaruh yang besar terhadap kehidupan seseorang. Rendahnya rasa percaya diri, akan membuat seseorang berpikir negatif terhadap lingkungan di sekitarnya. Dengan demikian, permasalahan ini memerlukan intervensi yang efektif, yaitu melalui layanan bimbingan kelompok. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menerapkan bimbingan kelompok adalah dengan teknik modeling live. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling live terhadap kepercayaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen one group pre-test and post-test design. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan, sedangkan sampel penelitian berjumlah 8 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan karakteristik siswa yang memiliki tingkat kepercayaan diri rendah. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kepercayaan diri yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan diri siswa sebelum diberikan layanan berada pada kategori rendah, sedangkan setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling live mengalami peningkatan ke kategori sedang dan tinggi. Hasil uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test memperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,012 0,05, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling live terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa. Dengan demikian, implikasi layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling live dapat menjadi stimulus efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Nuraidah, 2026. Survey Badword Mahasiswa Angkatan 2023 Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Utama Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan bahasa kasar (badword) pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 90 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket badword yang kemudian diberikan skor pada setiap item pernyataan untuk mengetahui tingkat penggunaan bahasa kasar dikalangan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan Bahasa kasar (badword) pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Angkatan 2023 berada pada kategori tinggi dan sedang. Hal tersebut dapat dinilai dari hasil analisis deskriptif, yaitu kategori sangat tinggi dengan interval skor 274-322 sebanyak 5 responden (5%), kategori tinggi dengan interval 225-273 sebanyak 43 responden (48%), kategori sedang dengan interval 176-224 sebanyak 41 responden (46%), kategori rendah dengan interval 127-175 tidak terdapat responden (0%), dan kategori sangat rendah dengan 78-126 sebanyak 1 responden (1%). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat penggunaan bahasa kasar pada kategori tinggi dan sedang. Kondisi ini menunjukan bahwa pengggunaan bahasa kasar masih cukup sering dalam interaksi sehari-hari mahasiswa, sehingga diperlukan perhatian serta upaya pembinaan dalam penggunaan bahasa yang lebih santun dan sesuai dengan norma sosial maupun akademik. Kata kunci: Badword, Mahasiswa, Bimbingan dan Konseling
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SURVEI PEMAHAMAN SEKOLAH RAMAH ANAK PADA MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING ANGKATAN 2024 DI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman Sekolah Ramah Anak (SRA) pada masasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Angkatan 2024 di Universitas Borneo Tarakan. Sekolah Ramah Anak merupakan konsep pendidikan yang menjamin pemenuhan hak anak, perlindungan dari kekerasan, diskriminasi, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik. Penelian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 150 mahasiswa, sedangkan sampel penelitian sebanyak 50 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner berbasis skala Likert menggunakan Google Form. Data analisis menggunakan Statistik deskriptif berupa frekuensi dan presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat mahasiswa mengenai Sekolah Ramah Anak berada pada ketegori tinggi. Dari 50 responden, sebanyak 17 mahasiswa (34,0%) berada pada kategori tinggi, 30 mahasiswa (60,0%) berada pada kategori tinggi, dan 3 mahasiswa (6,0%) berada pada kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagai besar mahasiswa telah memahami konsep, prinsip, tujuan, dan implementasi Sekolah Ramah Anak dengan baik. Pemahaman tersebut menjadi modal penting bagi mahasiswa sebagai calon guru Bimbingan dan Konseling dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan berorientasi pada pemenuhan hak-hak anak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran prokrastinasi akademik mahasiswa Bimbingan dan Konseling Angkatan 2023 di Universitas Borneo Tarakan. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih banyaknya mahasiswa yang menunda pengerjaan tugas akademik, terlambat mengumpulkan tugas, kurang disiplin dalam belajar, serta lebih memilih melakukan aktivitas lain yang dianggap lebih menyenangkan. Perilaku prokrastinasi akademik dapat memberikan dampak negatif terhadap prestasi belajar, keterlambatan studi, meningkatnya stres akademik, dan rendahnya produktivitas mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 159 mahasiswa Bimbingan dan Konseling Angkatan 2023, dengan sampel penelitian sebanyak 50 mahasiswa. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan angket prokrastinasi akademik berbentuk skala Likert yang disebarkan melalui Google Form. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif berupa persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku prokrastinasi akademik mahasiswa sebagian besar berada pada kategori rendah dan sangat rendah sebanyak 45 responden (90%). Faktor yang memengaruhi prokrastinasi akademik meliputi rendahnya motivasi belajar, manajemen waktu yang kurang baik, penggunaan media sosial secara berlebihan, serta pengaruh lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan upaya dari mahasiswa, dosen, dan institusi pendidikan untuk meningkatkan kedisiplinan belajar dan mengurangi perilaku prokrastinasi akademik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Tujuan untuk mendeskripsikan bentuk perilaku prokrastinasi serta faktor-faktor yang memengaruhi mahasiswa tingkat akhir Jurusan Bimbingan dan Konseling di Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan, mulai tanggal 7 juni – 10 juli 2025 di kota Tarakan. Sampel Penelitian ini diambil menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, karena sample peneliti adalah 1 mahasiswa tingkat akhir Jurusan Bimbingan dan Konseling yang menunjukkan kecenderungan perilaku prokrastinasi dalam penyelesaian tugas akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku prokrastinasi ditandai dengan penundaan pengerjaan skripsi, penghindaran bimbingan, serta lemahnya pengelolaan waktu. Prokrastinasi tidak semata-mata disebabkan oleh kemalasan, melainkan dipengaruhi oleh faktor internal seperti kecemasan akademik, perfeksionisme maladaptif, dan rendahnya motivasi intrinsik, serta faktor eksternal berupa tuntutan pekerjaan, distraksi media sosial, dan tekanan sosial dari lingkungan sekitar. Dampak prokrastinasi terlihat pada keterlambatan penyelesaian studi, penurunan produktivitas, serta munculnya stres dan perasaan bersalah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku prokrastinasi bersifat multidimensional dan memerlukan penguatan regulasi diri serta dukungan layanan bimbingan dan konseling.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status identitas karir mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2025 berdasarkan teori status identitas James Marcia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 170 mahasiswa sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum status identitas karir mahasiswa berada pada kategori tinggi, dengan 110 responden (64,71%) termasuk dalam kategori tinggi dan 60 responden (35,29%) pada kategori rendah. Pada indikator eksplorasi, sebanyak 108 responden (63,5%) berada pada kategori tinggi, sedangkan pada indikator komitmen sebanyak 96 responden (56,5%) berada pada kategori tinggi. Berdasarkan kombinasi indikator eksplorasi dan komitmen, diperoleh empat status identitas karir, yaitu achievement (36,0%), moratorium (27,6%), foreclosure (20,6%), dan diffusion (15,9%). Dominannya status achievement menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah melakukan eksplorasi karir secara memadai serta memiliki komitmen yang kuat terhadap pilihan karirnya. Meskipun demikian, masih terdapat mahasiswa yang berada pada status moratorium, foreclosure, dan diffusion sehingga memerlukan pendampingan melalui layanan bimbingan dan konseling karir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan identitas karir mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2025 tergolong baik, namun tetap diperlukan upaya pengembangan untuk membantu mahasiswa mencapai kematangan identitas karir yang optimal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH MEDIA MINI BOOKLET UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PELECEHAN SEKSUAL DI SMP NEGERI 9 TARAKAN ABSTRAK Yulia Yudistira, 2025 “Pengaruh Media Mini Booklet Untuk Meningkatkan Pemahaman Pelecehan Seksual di SMP Negeri 9 Tarakan” Pembimbing Utama Tri Cahyono, S.Pd., M.Pd dan Pembimbing Anggota Siti Rahmi, S.Sos I., M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media mini booklet dalam layanan informasi bimbingan dan konseling terhadap pemahaman pelecehan seksual siswa di SMP Negeri 9 Tarakan. Pemahaman pelecehan seksual merupakan kemampuan siswa dalam mengenali, memahami, dan membedakan berbagai bentuk perilaku pelecehan seksual yang meliputi pelecehan fisik, verbal, isyarat, serta tertulis atau gambar. Rendahnya pemahaman siswa terhadap isu tersebut berpotensi menyebabkan perilaku pelecehan seksual sulit dikenali dan dicegah sejak dini. Media mini booklet digunakan sebagai sarana edukatif yang menyajikan materi secara sistematis, ringkas, dan mudah dipahami oleh siswa. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui skala pemahaman pelecehan seksual yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pemahaman siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi dengan dukungan media mini booklet, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) lebih kecil dari 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media mini booklet berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pemahaman pelecehan seksual siswa di SMP Negeri 9 Tarakan. Dengan demikian, media mini booklet “Speak Up Lawan Pelecehan” dapat dijadikan sebagai media pendukung yang berpengaruh dalam layanan bimbingan dan konseling sebagai upaya preventif untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan peduli terhadap isu pelecehan seksual.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Guru bimbingan dan konseling memiliki peran membimbing atau mengarahkan siswa tentang etika pergaulan, munculnya rasa saling mengagumi satu sama lain, rasa tolong menolong dan empati terhadap sesama sehingga tercipta kehidupan yang harmonis, rukun dan tanpa kekerasan selanjutnya diharapkan muncul kedisiplinan yang baik di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam membimbing etika pergaulan siswa di SMAN Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung, serta implikasinya pada masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Subjek penelitian terdiri dari tiga guru BK dan dua siswa yang terlibat dalam bimbingan. Analisis data menggunakan Miles dan Huberman dimana terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru BK melakukan berbagai upaya dengan pencegahan di keluarga yaitu bimbingan kelompok, sekolah layanan klasikal dan individual, masyarakat bimbingan individual selanjutnya penanganan di keluarga memberikan layanan, di sekolah memberikan arahan, di masyarakat sama halnya juga memberikan arahan. Dalam konteks keluarga, guru BK bekerja sama dengan orang tua untuk memberikan arahan mengenai etika bergaul yang baik, meskipun tidak ada materi khusus yang diberikan secara formal. Di sekolah, upaya yang dilakukan termasuk pemberian materi etika bergaul kepada siswa secara klasikal maupun individual. Sedangkan di masyarakat, guru BK memberikan bimbingan yang lebih bersifat situasional, baik dalam bentuk layanan bimbingan individual maupun kelompok. Upaya-upaya tersebut bertujuan untuk menanamkan nilai moral dan norma sosial yang dapat membentuk perilaku positif siswa dalam kehidupan sehari-hari.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di SMP Negeri Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara yang dilakukan di SMP Negeri 11 Tarakan dengan melibatkan 1 guru bimbingan dan konseling dan 1 wali kelas VII, serta analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran guru bimbingan konseling dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di SMP Negeri 11 Tarakan adalah dengan memberikan layanan bimbingan klasikal, konseling kelompok, konseling individu dan home visit kepada siswa dan membawa perubahan baik dirinya, hingga tujuan dari penelitian ini tercapai, yaitu untuk membantu siswa dalam meningkatkan prestasi belajar siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi perundungan di Sekolah MAN Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara yang dilakukan di SMPN 1 Malinau Barat dengan melibatkan 1 guru bimbingan dan konseling, serta analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perundungan (bullying) merupakan tindakan agresif, baik secara berulang kali, dan terdapat perbedaan kekuatan antara pelaku dan korban. Dampak perundungan (bullying) bagi pelaku dan korban diantaranya pelaku bullying mempunyai empati yang minim dalam interaksi terhadap sosial. Bukan hanya empatinya saja yang bermasalah tapi juga perilakunya pun tak normal. Perilaku yang hiperaktif dan pro-sosial saling berkaitan dengan tindakan pelaku bullying terhadap lingkungan disekitarnya. Pelaku bullying memiliki tingkat gangguan kesehatan mental terutama gejala emosional yang lebih tinggi dibandingkan dengan korban bullying. Hal ini dapat terjadi dari berbagai faktor yaitu, faktor keluarga, faktor teman sebaya dan faktor media massa. Upaya mengatasi tindakan bullying pada anak yang paling utama yaitu memberikan kasih sayang, kepercayaan, dan melibatkan baik pelaku dan korban. Bukan itu saja diperlukannya kerjasama antara sekolah, guru, dan orang tua untuk mengatasi tindakan bullying terhadap anak
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ririn Astria, 2024, “Upaya Guru Bimbingan dan Konseling Dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar siswa di SMPN 13 Tarakan”. Program Studi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan. Pembimbing utama Nurul Fadilah, S.Pd.I., M.Pd dan Ni Made Diah Padmi, M.Pd selaku pembimbing anggota. Kemandirian belajar merupakan proses perancangan dan pemantauan diri yang seksama terhadap proses kognitif dan afektif dalam menyelesaikan suatu tugas akademik. Sebagai proses belajar yang terjadi karena pengaruh dari pemikiran, perasaan, strategi, dan perilaku sendiri yang berorientasi pada pencapaian tujuan. Permasalahan terkait kemandirian belajar siswa di SMPN 13 Tarakan seperti, terdapat beberapa siswa yang tidak bertanggungjawab dalam menyelesaikan tugas yang diberikan dan terdapat juga siswa yang tidak mampu mengikuti selama proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa di SMPN 13 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara kepada satu guru bimbingan dan konseling dan satu wali kelas VIII. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi kemandirian belajar siswa menjadi tanggungjawab guru bimbingan dan konseling. Hal ini diketahui bahwa guru bimbingan dan konseling di SMP Negeri 13 Tarakan melakukan identifikasi masalah, diagnosis, prognosis, pemberian bantuan, evaluasi dan tindak lanjut ketika terdapat siswa yang mengalami permasalahan terkait kemandirian belajar. Selain itu, guru BK memberikan layanan konseling kelompok dan konseling individual kepada siswa dan membawa perubahan baik dirinya, hingga tujuan dari penelitian ini tercapai, yaitu untuk membantu siswa dalam kemandirian belajar siswa disekolah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kebijakan kurikulum baru yang telah dikeluarkan oleh Kemendikbud Ristek pada tahun 2021/2022 yang disebut sebagai kurikulum merdeka telah diterapkan dibeberapa daerah di Indonesia termasuk di MAN Kota Tarakan. Kebijakan baru tersebut masih perlu dipahami lebih dalam oleh beberapa pihak termasuk guru BK. Sehingga terdapat suatu kebutuhan yang sedikit mendesak dilakukannya penelitian untuk mengetahui serta lebih memahami secara mendalam tentang peran guru BK dalam implementasi kurikulum merdeka di MAN Tarakan. Berdasarkan hal tersebut tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran guru BK dalam implementasi kurikulum merdeka di MAN Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya subjek dan sampel penelitian ini adalah guru BK, Kepala Sekolah dan Wali Kelas. Selanjutnya penelitian ini menggunakan analisis data model Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa peran guru BK dalam implementasi kurikulum merdeka di MAN Tarakan adalah sebagai fasilitator bagi guru-guru dan pihak lain yang ada di lingkungan sekolah dengan bekerja sama, berkordinasi dan berdiskusi dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi proses implementasi kurikulum merdeka di sekolah, dan juga sebagai fasilitator dan pembimbing untuk siswa dengan berkolaborasi dalam merencanakan masa depan dan menyelesaikan permasalahannya, kemudian mengembangkan potensi dan bakat siswa serta keterampilan yang dimilikinya, sehingga tujuan dan karakteristik kurikulum merdeka bisa tercapai dengan baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Merlin. 1940606042. Percaya diri dapat diartikan sebagai sikap yakin akan kemampuan diri sendiri terhadap tercapainya setiap keinginan dan harapan yang diinginkan. Berdasarkan permasalahan yang ditemukan di SMA Negeri 1 Nunukan adalah masih banyak siswa yang kurang percaya diri seperti malu, takut salah, dan tidak berani berpendapat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan karakter percaya diri siswa di kelas XI SMA Negeri 1 Nunukan. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, subjek penelitian terdiri dari dua guru bimbingan dan konseling yang ada di SMA Negeri 1 Nunukan, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi serta pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Dari hasil penelitian mengungkap bahwa percaya diri siswa di SMA Negeri 1 Nunukan masih kurang atau minim, dalam hal ini peran guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan percaya diri siswa dengan cara memberikan layanan bimbingan klasikal, bimbingan kelompok, konseling kelompok dan konseling individual. Layanan yang paling sering digunakan guru bimbingan dan konseling dalam memberikan layanan adalah layanan bimbingan klasikal. Dengan layanan ini guru bimbingan dan konseling akan melakukan pembiasaan kepada peserta didik yaitu dengan cara meminta setiap peserta didik untuk maju ke depan untuk memberikan pendapat dari hasil pembelajaran yang telah diberikan oleh guru bimbingan dan konseling.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru bimbingan dan konseling dalam mengembangkan minat dan bakat siswa serta upaya yang dilakukan guru bimbingan dan konseling. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan dua informan untuk mendapatkan sumber data dari peneliti, terdiri dari satu guru bimbingan dan konseling informan utama, dan satu siswa sebagai informan pendukung. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskruptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Analisis data digunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini peneliti menemukan bahwa peran guru bimbingan dan konseling di SMAN Negeri 4 Tarakan telah tercapai dengan baik dalam membantu siswa mengembangkan minat dan bakat siswa, maka dapat disimpulkan upaya yang dilakukan yaitu pemberian layanan bimbingan klasikal dengan memberikan informasi serta motivasi agar siswa bias lebih mampu memahami dan mengetahui potensi diri yang dimiliki, oleh sebab itu sangat penting peran guru bimbingan dan konseling dalam mengarahkan siswa untuk mengembangkan minat dan bakat kedepannya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilaksanakan menggunakan prosedur R & D atau yang lebih dikenal sebagai Research and Development, yang menghasilkan suatu produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk berupa website IMABKIN (WEBIM) wilayah III Kalimantan sebagai layanan informasi bagi calon mahasiswa baru program studi bimbingan dan konseling yang teruji secara teoritis dengan memenuhi kriteria kelayakan produk. Pengembangan produk website IMABKIN (WEBIM) wilayah III Kalimantan ini mengadopsi tahapan arketipe pengembangan Bord and Gall. Produk tersebut dikembangkan dengan memenuhi kriteria keberterimaan yang sesuai dengan aspek kegunaan dan kelayakan. Untuk mengetahui keberterimaan produk, maka dilakukan uji validasi ahli materi, ahli media, uji validasi pengguna produk dan uji validasi kelompok terbatas. Instrumen penelitian ini berupa angket yang digunakan untuk mengetahui keberterimaan produk. Adapun hasil penilaiannya dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian yang diperoleh dari validasi uji ahli menunjukkan bahwa produk website IMABKIN (WEBIM) wilayah III Kalimantan sebagai layanan informasi bagi calon mahasiswa baru program studi bimbingan dan konseling memenuhi kriteria keberterimaan yang sesuai dengan kegunaan dan kelayakan. Skor yang diperoleh dari ahli materi 69% dan skor dari ahli media 78%. Kemudian uji pengguna produk (anggota IMABKIN) yang terdiri dari dua subjek yaitu 80% dan 96% masuk dalam kategori “Diterima dan Sangat diterima” serta dapat dilakukan revisi sewaktu-waktu. Demikian produk pengembangan website IMABKIN (WEBIM) wilayah III Kalimantan sebagai layanan informasi bagi calon mahasiswa baru program studi bimbingan dan konseling, dapat menjadi alternatif bagi anggota kepengurusan IMABKIN dalam proses pemberian layanan informasi program studi bimbingan dan konseling di wilayah Kalimantan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Charolina Julia Arum Gustha. 2023. Survei Kesadaran Budaya Mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling Universitas Borneo Tarakan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Kesadaran Budaya Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Di Universitas Borneo Tarakan.”. Kesadaran Budaya merupakan sebuah kemampuan untuk menyadari nilai-nilai mengenai Budaya. Untuk mengatasi permasalahan pendidikan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Borneo Tarakan maka diperlukan Kesadaran Budaya untuk mengatasi timbulnya konflik dikehidupan jika tidak adanya Kesadaran Budaya tersebut. Penelitian menggunakan metode survey untuk mengukur Kesadaran Budaya Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Angkatan 2021 di Universitas Borneo Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian yaitu pada analisis keseluruhan, dengan jumlah sebanyak 67 subjek dengan presentase 67%. Artinya bahwa mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling memiliki pemahaman kesadaran budaya yang tinggi, serta antuasiasnya tinggi dalam bertoleransi dengan Budaya orang lain. Hal ini akan membantu dalam memberikan makna akan pemahaman terhadap perbedaan yang terjadi. Kesadaran Budaya sebagai suatu kemampuan mengakui dan memahami pengaruh budaya terhadap nilai-nilai dan perilaku manusia. Hal tersebut di dukung dari indikator yang pertama Cara Berpikir, sebanyak 67 subjek dengan presentase 67%., dan pada indikator Perilaku, sebanyak 65 subjek, dengan presentase 56%. Kemudian pada analisis keseluruhan terdapat pada kategori Sangat Setuju sebanyak 37 subjek dengan presentase 37%, bahwa Terdapat 37% mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling yang memiliki sangat tinggi dalam memahami pertemanan antarbudaya, artinya mahasiswa sangat paham dalam kehidupan sehari-harinya sangat sadar dalam berbudaya.