Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

10 hasil
Subjek: Buku Cerita
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Buku Cerita Jejak Keberanian Terhadap Kepercayaan Diri Siswa SMP Negeri 4 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku cerita “Jejak Keberanian” sebagai media pendukung layanan Bimbingan dan Konseling dalam membantu pengembangan kepercayaan diri siswa SMP Negeri 4 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan tahapan melihat potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, perbaikan desain, uji coba produk dan revisi produk. Validasi dilakukan oleh ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa, sedangkan uji coba produk dilakukan kepada dua guru Bimbingan dan Konseling serta tujuh peserta didik. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku cerita “Jejak Keberanian” memperoleh hasil validasi ahli media sebesar 90%, ahli materi sebesar 85%, dan ahli bahasa sebesar 85%, sehingga produk dinilai layak untuk digunakan setelah dilakukan perbaikan sesuai saran validator. Hasil uji coba kepada guru Bimbingan dan Konseling memperoleh rata-rata sebesar 93,33%, sedangkan uji coba kepada tujuh peserta didik memperoleh total skor 348 dari 420 dengan persentase sebesar 82,86%. Berdasarkan hasil tersebut, buku cerita “Jejak Keberanian” dinilai layak dan memperoleh respons positif sebagai media pendukung layanan Bimbingan dan Konseling. Produk ini dapat menjadi alternatif media untuk membantu siswa memahami dan mengembangkan keberanian serta kepercayaan diri.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN BUKU CERITA BERGAMBAR DWIBAHASA BERBASIS KEARIFAN LOKAL SUKU TIDUNG UNTUK PEMBELAJARAN LITERASI DI SEKOLAH DASAR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kondisi yang ditemukan di SDN 008 Tarakan yaitu kegiatan pembelajaran literasi di kelas IV masih didominasi oleh penggunaan buku teks dan Lembar Kerja Siswa (LKS), serta kurangnya media pembelajaran yang menarik dan berbasis budaya lokal, sehingga berdampak pada rendahnya minat baca dan keterlibatan siswa dalam kegiatan literasi. Selain itu, buku bacaan yang digunakan belum mengintegrasikan bahasa daerah sebagai bagian dari penguatan identitas budaya siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku cerita bergambar dwibahasa berbasis kearifan lokal Suku Tidung serta mengetahui kelayakan, manfaat, dan respon guru serta siswa terhadap media yang dikembangkan pada pembelajaran literasi siswa kelas IV-B di SDN 008 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE, yang meliputi tahap Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku cerita bergambar dwibahasa yang dikembangkan dinyatakan sangat layak digunakan, berdasarkan hasil validasi ahli media, ahli bahasa Indonesia, dan ahli bahasa Tidung. Selain itu, hasil angket respon guru menunjukkan kategori sangat tertarik, serta hasil angket ketertarikan siswa menunjukkan kategori sangat tinggi, yang mengindikasikan bahwa media mampu meningkatkan minat baca dan pemahaman siswa terhadap materi bacaan. Berdasarkan hasil uji coba dan implementasi, dapat disimpulkan bahwa buku cerita bergambar dwibahasa berbasis kearifan lokal Suku Tidung layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran literasi di sekolah dasar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang kontekstual serta berkontribusi dalam pelestarian budaya dan bahasa daerah melalui kegiatan literasi di sekolah. Kata kunci: Buku Cerita Bergambar Dwibahasa, Kearifan Lokal, Literasi, Model ADDIE, Penelitian dan Pengembangan. The preliminary study result at SDN 008 Tarakan showed that literacy learning activities in grade IV were still dominated by the use of textbooks and Student Worksheets (LKS), as well as the lack of interesting and local culture-based learning media, resulting in low reading interest and student involvement in literacy activities. In addition, the reading books used had not been integrated with local languages as part of strengthening students' cultural identity. The purpose of this study was to develop a bilingual picture story book based on the local wisdom of the Tidung Tribe and to determine the feasibility, benefits, and responses of teachers and students to the media developed in literacy learning for grade IV-B students at SDN 008 Tarakan. This study employed the Research and Development method with the ADDIE model, which includes the Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate stages. The results of the study indicated that the bilingual picture story book developed was declared very suitable for use, based on the validation results of media experts, Indonesian language experts, and Tidung language experts. In addition, the results of the teacher response questionnaire showed a very good category, and the results of the student interest questionnaire showed a very high category, which indicated that the media was able to increase students' interest in reading and understanding of reading materials. Based on the results of the trial and implementation, it can be concluded that the bilingual picture storybook based on the local wisdom of the Tidung Tribe is feasible and practical to use as a literacy learning medium in elementary schools. This research is expected to be an alternative contextual learning medium and contribute to the preservation of regional culture and language through literacy activities in schools. Keywords: Bilingual Picture Story Books, Local Wisdom, Literacy, ADDIE Model, Research and Development

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN BUKU CERITA RAKYAT PUTRI BENAYUK TERHADAP ELEMEN AKHLAK KEPADA MANUSIA DI SMP NEGERI 5 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media berupa buku cerita rakyat Putri Benayuk sebagai media layanan bimbingan dan konseling dalam menanamkan elemen akhlak kepada manusia pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 5 Tarakan. Masalah yang diangkat adalah rendahnya sikap menghargai pendapat dan empati antar siswa, yang telihat dalam interaksi sehari-hari di lingkungan sekolah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, media berbasis budaya lokal dihadirkan sebagai pendekatan yang menyenangkan dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media untuk menilai kelayakan isi dan tampilan media. Sedangkan, uji kepraktisannya oleh guru bimbingan dan konseling serta siswa untuk menilai kemudahan penggunaan dan efektivitas media. Hasil validasi memperoleh presentase sebanyak 86,75%, bahwa buku ini dapat dikategorikan sangat layak dan hasil uji kepraktisan memperoleh presentase sebanyak 94,5%, menunjukkan bahwa buku ini sangat praktis digunakan dalam layanan bimbingan dan konseling. Media ini berhasil menyampaikan nilai-niai akhlak kepada manusia, seperti menghargai perbedaan dan berempati terhadap sesama. Selain menyampaikan nilai moral, buku ini juga berfungsi sebagai pengenalan budaya lokal yang memperkaya wawasan siswa. Dengan demikian, buku cerita rakyat Putri Benayuk diharapkan dapat menjadi alternatif yang menarik dan edukatif dalam mendukung pembelajaran berbasis Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) serta layanan bimbingan dan konseling di sekolah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Buku Cerita Fase B Dengan Mengintegrasikan Dimensi Gotong Royong Profil Pelajar Pancasila Untuk Kemampuan Membaca Pemahaman Di SD Negeri 043 Juata Kerikil.

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan Buku Cerita Fase B dan untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman siswa dimensi gotong royong profil pelajar pancasila. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan. Pada proses pengembangan dilakukan dengan model ADDIE, yang mencakup lima tahap, yaitu; Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Hasil dari validasi yang diperoleh dari ahli desain sebesar 100% kategori sangat layak, ahli materi 88% kategori sangat layak, ahli bahasa 82% kategori sangat layak. Berdasarkan hasil dari uji coba terbatas yang dilakukan pada 9 siswa kelas IV C, kemampuan membaca pemahaman siswa mencapai 70% dengan kriteria pemahaman baik, sedangkan pada uji coba lapangan yang melibatkan 23 siswa kelas IV C, kemampuan membaca pemahaman siswa mencapai 83% dengan kriteria pemahaman sangat baik. Dari Hasil validasi oleh para ahli serta hasil uji coba terbatas dan uji coba lapangan, buku cerita yang di kembangkan dinyatakan layak untuk mengukur kemampuan membaca pemahaman siswa, sehingga perlu untuk terus dikembangkan lebih lanjut.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN BUKU CERITA BERJENJANG LEVEL B3 UNTUK SISWA KELAS III SDN 029 JUATA SESANIP

2024•

Buku cerita berjenjang merupakan buku cerita yang disesuaikan dengan jenjang kemampuan membaca sehingga dapat meningkatkan minat membaca siswa. SDN 029 Juata Sesanip belum terdapat perjenjangan buku pada buku bacaan siswa kelas III. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media buku cerita berjenjang level B3 untuk siswa kelas III sekaligus untuk mengetahui kelayakan dan ketertarikan siswa terhadap buku cerita. Metode Penelitian ini yaitu penelitian dan pengembangan (Research and Development). Penelitian ini menggunakan prosedur pengembangan model ADDIE yang memiliki lima tahapan pengembangan yang terdiri dari Analyze (Analisis), Design (Desain), Develop (Pengembangan), Implement (Implementasi), dan Evaluate (Evaluasi). Penilaian kelayakan buku cerita berjenjang level B3 ini melalui proses validasi oleh ahli media, ahli bahasa, ahli materi dan ahli praktisi. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 94% dengan kategori sangat layak, ahli bahasa sebesar 76% dengan kategori layak, ahli materi sebesar 94% dengan kategori sangat layak, dan ahli praktisi sebesar 98% dengan kategori sangat layak. Validasi ahli media, bahasa, materi dan praktisi mendapatkan persentase rata-rata sebesar 90,5%. Hasil angket ketertarikan siswa pada uji coba terbatas sebesar 95% dan pada uji coba pemakaian sebesar 96,4%. Berdasarkan hasil validasi ahli dan uji coba, buku cerita yang dikembangkan sangat layak dan membuat siswa sangat tertarik untuk membaca sehingga dapat digunakan sebagai bahan bacaan siswa kelas III dengan jenjang pembaca level B3.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN BUKU CERITA JENJANG C UNTUK KELAS III SDN 034 TARAKAN

2023•

Permasalahan yang ditemukan di kelas 3 yaitu kurangnya bahan bacaan yang sesuai dengan kemampuan membaca siswa khususnya dikelas III, siswa belajar membaca menggunakan buku bacaaan yang tidak disesuaikan pada keterampilan membaca siswa. Buku cerita jenjang C merupakan media bagi siswa yang masih dalam tahap pengenalan huruf sampai siswa yang bisa membaca, karena buku bacaan jenjang memiliki strategi membaca yang bertingkat. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku cerita jenjang C yang layak untuk digunakan dalam proses membaca, ditinjau dari hasil validasi ahli desain, ahli bahasa, dan ahli desain, serta angket respon siswa saat uji coba. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan prosedur penelitian model ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu Analisis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Hasil validasi ahli desain diperoleh sebesar 85%, termasuk kategori sangat layak, ahli bahasa diperoleh sebesar 82%, termasuk kategori sangat layak, ahli isi diperoleh sebesar 80%, termasuk kategori layak. Hasil angket respon siswa pada uji coba terbatas diperoleh sebesar 100%, termasuk kategori sangat menarik, dan pada uji coba lapangan diperoleh sebesar 98,9%, termasuk kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil uji validasi serta angket respon siswa, maka buku cerita jenjang C dinyatakan sebagai bahan bacaan yang layak untuk digunakan dalam proses membaca.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN BUKU CERITA RAKYAT KALIMANTAN UTARA PADA MATERI PENGAMALAN PANCASILA KELAS IV DI SDN 030 TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Permasalahan yang di temui di SDN 030 Tarakan yaitu proses pembelajaran dikelas lebih terfokus kepada guru yang lebih banyak memberikan materi, kurangnya pengembangan media pembelajaran, serta siswa terlihat jenuh dan sedikit bingung selama proses pembelajaran hal inilah yang melatar belakangi dikembangkannya Buku Cerita Rakyat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan media, ketertarikan siswa dan respon guru terhadap media Buku Cerita Rakyat Kalimantan Utara pada materi Pengamalan Pancasila. Model penelitian dan pengembangan ini mengadopsi teori ADDIE. Adapun langkah-langkah pengembangan Buku Cerita Rakyat yang telah dilaksanakan yaitu tahap Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), Evaluation (Evaluasi). Untuk mengetahui kelayakan media dilakukan uji validasi oleh para ahli. Adapun hasil uji validasi menunjukkan bahwa Buku Cerita Rakyat memperoleh skor 80 dari skor maksimal 80 dengan presentase 100% (sangat layak), sedangkan uji validasi materi memperoleh skor 60 dari skor maksimal 60 dengan presentase 100% (sangat layak), dan uji validasi bahasa memperoleh skor 60 dari skor maksimal 60 dengan presentase 100% (sangat layak) dengan hasil tersebut telah memenuhi syarat dan layak untuk digunakan. Adapun hasil angket ketertarikan siswa terhadap Buku Cerita Rakyat Kalimantan Utara pada saat implementasi di kelas penelitian diperoleh skor 657 dari skor maksimal 720 dengan presentase 91,25% (sangat tertarik) dan hasil angket respon guru terhadap Buku Cerita Rakyat Kalimantan Utara pada saat implementasi di kelas penelitian diperoleh skor 100 dari skor maksimal 100 presentase 100% (sangat tertarik). Berdasarkan hasil validasi ahli media, materi, bahasa serta ketertarikan siswa dan respon guru dapat disimpulkan bahwa Buku Cerita Rakyat Kalimantan Utara sangat layak dan sangat tertarik digunakan dalam pembelajaran. Dengan adanya Buku Cerita Rakyat ini diharapkan dapat meningkatan pemahaman siswa terkait pengamalan pancasila serta dapat memberikan bahan edukasi kepada guru untuk lebih bisa mengembangkan media pembelajaran guna menambah ketertarikan belajar siswa.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRUKTUR CERITA LISAN DALAM BUKU HIKAYAT DATOE LANCANG-PUTRI KAYAN (KAJIAN STRUKTURAL)

2022•

STRUKTUR CERITA LISAN DALAM BUKU HIKAYAT DATOE LANCANG PUTRI KAYAN (KAJIAN STRUKTURAL) ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan struktur cerita lisan dalam buku Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu cerita rakyat suku Bulungan Kalimantan Utara dalam buku Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan karya Dt. Iskandar Zulkarnaen yang diterbitkan pada tahun 2008 oleh penerbit Pustaka Spirit dengan jumlah 92 halaman. Data dalam penelitian ini berupa struktur cerita lisan dalam buku hikayat datoe lancang putri kayan ditinjau secara struktural. Data diperoleh dengan menggunakan teknik baca, simak, dan catat.Sastra lisan adalah karya sastra dalam bentuk ujaran lisan. Sastra lisan mencakup ekspresi kesusastraan warga dan kebudayaan yang disebar secara turun-temurun secara lisan dan memiliki nilai-nilai leluhur dalam masyarakat khususnya kebudayaan yang terdapat dalam masyarakat. Artinya peneliti membaca teks cerita Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan secara keseluruhan dan mencari data yang terkait dengan unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik. Struktur dalam hikayat merupakan salah satu faktor pembangun terbentuknya sebuah cerita, Unsur intrinsik adalah unsur pembangun dari dalam sebuah buku, unsur penting yang tidak boleh di lewatkan dalam karya sastra komponen komponennya terdiri dari tema, tokoh, penokohan, alur/plot, latar, gaya bahasa, sudut pandang, dan amanat. Sedangkan unsur ekstrinsik adalah unsur dari luar buku terdapat tiga hal utama dalam unsur ekstrinsik buku, yaitu latar belakang masyarakat, latar belakang pengarang, dan nilai-nilai yang terkandung dalam sebuah buku.kemudian membuat klarifkasi data berdasarkan indikator yang dibuat. Selanjutnya data yang telah diperoleh dianalisis dengan menginterpretasikan data tersebut dan terakhir membuat kesimpulan di buku.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Buku Cerita Anak Berbasis Pendidikan Karakter sebagai Media Penunjang Literasi untuk Siswa Kelas Tinggi di SD Negeri 013 Tarakan

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dari model Borg and Gall antara lain (1) penelitian dan pengumpulan informasi awal, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) uji coba awal, (5) revisi produk, (6) uji coba lapangan, (7) revisi uji coba lapangan, (8) uji lapangan, (9) revisi produk akhir, (10) desiminasi dan implementasi kemudian dimodifikasi oleh Setyosari (2013: 223) yang dibatasi pada tujuh tahap yaitu (1) penelitian dan pengumpulan informasi awal, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) uji coba awal, (5) revisi produk, (6) uji coba lapangan, (7) revisi produk akhir. Instrumen penelitian dan pengembangan ini menggunakan lembar pedoman wawancara guru, angket validasi ahli materi, angket validasi ahli bahasa, dan angket validasi ahli media memiliki 10 aspek penilaian, angket respon guru memiliki 10 aspek penilaian dan angket respon siswa berjumlah 6 aspek. Hasil penelitian dari validasi penyajian buku cerita anak berbasis pendidikan karakter penunjang literasi melalui angket oleh ahli materi mencapai presentase 90% dengan kualifikasi sangat layak. Ahli bahasa mencapai presentase 100% dengan kualifikasi sangat layak dan ahli media mencapai presentase 93% dengan kualifikasi sangat layak. Hasil angket respon guru terhadap buku cerita anak berbasis pendidikan karakter penunjang literasi presentasenya sebesar 85% dikualifikasikan sangat praktis dan respon siswa sebesar 99% dengan kualifikasi sangat efektif. Uji coba produk dilaksanakan di kelas V SD Negeri 013 Tarakan. Hasil penelitian dan pengembangan buku cerita anak berbasis pendidikan karakter penunjang literasi layak digunakan dalam pembelajaran dan media penunjang kegiatan literasi di sekolah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR DALAM PEMBELAJARAN CERITA FANTASI UNTUK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 9 TARAKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dari model Borg and Gall antara lain (1) penelitian dan pengumpulan informasi awal, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) uji coba awal, (5) revisi produk, (6) uji coba lapangan, (7) revisi uji coba lapangan, (8) uji lapangan, (9) revisi produk akhir, (10) desiminasi dan implementasi kemudian dimodifikasi oleh Setyosari (2013: 223) yang dibatasi pada tujuh tahap yaitu (1) penelitian dan pengumpulan informasi awal, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) uji coba awal, (5) revisi produk, (6) uji coba lapangan, (7) revisi produk akhir. Instrumen penelitian dan pengembangan ini menggunakan lembar pedoman wawancara guru, angket validasi bahasa, dan angket validasi media memiliki 10 aspek penilaian, angket respon guru memiliki 10 aspek penilaian dan angket respon siswa berjumlah 8 aspek. Hasil penelitian dari validasi penyajian media buku cerita bergambar pembelajaran cerita fantasi melalui angket oleh ahli bahasa mencapai presentase 100% dengan kualifikasi layak dan ahli media mencapai presentase 90% dengan kualifikasi sangat layak. Hasil angket respon guru terhadap media buku cerita bergambar pembelajaran cerita fantasi presentasenya sebesar 90% dikualifikasikan sangat praktis dan respon siswa sebesar 99% dengan kualifikasi sangat efektif. Uji coba produk dilaksanakan di kelas VII-1 SMP Negeri 9 Tarakan. Hasil penelitian dan pengembangan media buku cerita bergambar pembelajaran cerita fantasi layak digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia khusunya pembelajaran cerita fantasi.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail