Abstrak
Permasalahan yang ditemukan di kelas 3 yaitu kurangnya bahan bacaan yang sesuai dengan kemampuan membaca siswa khususnya dikelas III, siswa belajar membaca menggunakan buku bacaaan yang tidak disesuaikan pada keterampilan membaca siswa. Buku cerita jenjang C merupakan media bagi siswa yang masih dalam tahap pengenalan huruf sampai siswa yang bisa membaca, karena buku bacaan jenjang memiliki strategi membaca yang bertingkat. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku cerita jenjang C yang layak untuk digunakan dalam proses membaca, ditinjau dari hasil validasi ahli desain, ahli bahasa, dan ahli desain, serta angket respon siswa saat uji coba. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan prosedur penelitian model ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu Analisis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Hasil validasi ahli desain diperoleh sebesar 85%, termasuk kategori sangat layak, ahli bahasa diperoleh sebesar 82%, termasuk kategori sangat layak, ahli isi diperoleh sebesar 80%, termasuk kategori layak. Hasil angket respon siswa pada uji coba terbatas diperoleh sebesar 100%, termasuk kategori sangat menarik, dan pada uji coba lapangan diperoleh sebesar 98,9%, termasuk kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil uji validasi serta angket respon siswa, maka buku cerita jenjang C dinyatakan sebagai bahan bacaan yang layak untuk digunakan dalam proses membaca.