PENGEMBANGAN MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR DALAM PEMBELAJARAN CERITA FANTASI UNTUK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 9 TARAKAN
Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dari model Borg and Gall antara lain (1) penelitian dan pengumpulan informasi awal, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) uji coba awal, (5) revisi produk, (6) uji coba lapangan, (7) revisi uji coba lapangan, (8) uji lapangan, (9) revisi produk akhir, (10) desiminasi dan implementasi kemudian dimodifikasi oleh Setyosari (2013: 223) yang dibatasi pada tujuh tahap yaitu (1) penelitian dan pengumpulan informasi awal, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) uji coba awal, (5) revisi produk, (6) uji coba lapangan, (7) revisi produk akhir. Instrumen penelitian dan pengembangan ini menggunakan lembar pedoman wawancara guru, angket validasi bahasa, dan angket validasi media memiliki 10 aspek penilaian, angket respon guru memiliki 10 aspek penilaian dan angket respon siswa berjumlah 8 aspek. Hasil penelitian dari validasi penyajian media buku cerita bergambar pembelajaran cerita fantasi melalui angket oleh ahli bahasa mencapai presentase 100% dengan kualifikasi layak dan ahli media mencapai presentase 90% dengan kualifikasi sangat layak. Hasil angket respon guru terhadap media buku cerita bergambar pembelajaran cerita fantasi presentasenya sebesar 90% dikualifikasikan sangat praktis dan respon siswa sebesar 99% dengan kualifikasi sangat efektif. Uji coba produk dilaksanakan di kelas VII-1 SMP Negeri 9 Tarakan. Hasil penelitian dan pengembangan media buku cerita bergambar pembelajaran cerita fantasi layak digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia khusunya pembelajaran cerita fantasi.