ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Arif Dermawan, 2026. Survey Perilaku Prokrastinasi Mahasiswa Program Studi Bimbingan Dan Konseling. Pembimbing Utama Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat prokrastinasi dalam penyusunan skripsi pada mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling angkatan 2019 dan 2020. Prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda penyelesaian tugas yang dapat memberikan dampak negatif bagi mahasiswa, orang tua, maupun institusi pendidikan. Dampak yang ditimbulkan antara lain keterlambatan kelulusan, hilangnya peluang kerja, menurunnya produktivitas mahasiswa, serta bertambahnya biaya pendidikan yang harus ditanggung orang tua akibat masa studi yang lebih lama. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan jumlah responden sebanyak 40 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 31 mahasiswa atau 77,5% responden mengalami prokrastinasi dalam penyusunan skripsi. Tingginya tingkat prokrastinasi menunjukkan bahwa perilaku menunda pengerjaan skripsi masih menjadi permasalahan yang perlu mendapat perhatian serius. Oleh karena itu, diperlukan upaya dari mahasiswa, dosen pembimbing, orang tua, dan institusi pendidikan untuk mengurangi perilaku prokrastinasi agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu dan meningkatkan produktivitas akademik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran prokrastinasi akademik mahasiswa Bimbingan dan Konseling Angkatan 2023 di Universitas Borneo Tarakan. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih banyaknya mahasiswa yang menunda pengerjaan tugas akademik, terlambat mengumpulkan tugas, kurang disiplin dalam belajar, serta lebih memilih melakukan aktivitas lain yang dianggap lebih menyenangkan. Perilaku prokrastinasi akademik dapat memberikan dampak negatif terhadap prestasi belajar, keterlambatan studi, meningkatnya stres akademik, dan rendahnya produktivitas mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 159 mahasiswa Bimbingan dan Konseling Angkatan 2023, dengan sampel penelitian sebanyak 50 mahasiswa. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan angket prokrastinasi akademik berbentuk skala Likert yang disebarkan melalui Google Form. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif berupa persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku prokrastinasi akademik mahasiswa sebagian besar berada pada kategori rendah dan sangat rendah sebanyak 45 responden (90%). Faktor yang memengaruhi prokrastinasi akademik meliputi rendahnya motivasi belajar, manajemen waktu yang kurang baik, penggunaan media sosial secara berlebihan, serta pengaruh lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan upaya dari mahasiswa, dosen, dan institusi pendidikan untuk meningkatkan kedisiplinan belajar dan mengurangi perilaku prokrastinasi akademik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Prokrastinasi akademik adalah perilaku menunda penyelesaian tugas-tugas akademik yang ditandai dengan keterlambatan dalam memulai atau menyelesaikan pekerjaan, adanya jarak waktu antara rencana dan pelaksanaan, serta kecenderungan memilih aktivitas lain yang dianggap lebih menyenangkan, yang pada akhirnya dapat menghambat pencapaian belajar dan berdampak buruk terhadap kondisi fisik maupun psikologis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh layanan konseling kelompok dengan teknik goal setting terhadap prokrastinasi akademik siswa di SMA Negeri 2 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental desaign dengan bentuk one group pretest-posttest desaign. Subjek penelitian berjumlah 5 sampel yang dipilih menggunakan purposive sampling. Intrumen penelitian berupa skala prokrastinasi akademik, sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks. Hasil output uji Wilcoxon Signed Ranks menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,043 (> 0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest. dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh teknik goal setting untuk mengurangi perilaku prokrastinasi akademik siswa di SMA Negeri 2 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Tujuan untuk mendeskripsikan bentuk perilaku prokrastinasi serta faktor-faktor yang memengaruhi mahasiswa tingkat akhir Jurusan Bimbingan dan Konseling di Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan, mulai tanggal 7 juni – 10 juli 2025 di kota Tarakan. Sampel Penelitian ini diambil menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, karena sample peneliti adalah 1 mahasiswa tingkat akhir Jurusan Bimbingan dan Konseling yang menunjukkan kecenderungan perilaku prokrastinasi dalam penyelesaian tugas akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku prokrastinasi ditandai dengan penundaan pengerjaan skripsi, penghindaran bimbingan, serta lemahnya pengelolaan waktu. Prokrastinasi tidak semata-mata disebabkan oleh kemalasan, melainkan dipengaruhi oleh faktor internal seperti kecemasan akademik, perfeksionisme maladaptif, dan rendahnya motivasi intrinsik, serta faktor eksternal berupa tuntutan pekerjaan, distraksi media sosial, dan tekanan sosial dari lingkungan sekitar. Dampak prokrastinasi terlihat pada keterlambatan penyelesaian studi, penurunan produktivitas, serta munculnya stres dan perasaan bersalah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku prokrastinasi bersifat multidimensional dan memerlukan penguatan regulasi diri serta dukungan layanan bimbingan dan konseling.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat prokrastinasi akademik pada mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Borneo Tarakan. Pada penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Metode penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan slovin sampling, namun secara teknik penetapan sampel menggunakan random sampling. Sample penelitian ini mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar Universitas Borneo Tarakan yang tengah mengerjakan skripsi jumlah sampel sebanyak 143 responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dengan bantuan program SPSS V26. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel tingkat prokrastinasi akademik pada mahasiswa PGSD Universitas Borneo Tarakan termasuk dalam katagori tinggi 96 mahasiwa dengan persentase 67,13%, sedangkan 44 mahasiswa pada kategori sedang dengan persentase 30,77%, dan 3 mahasiswa pada kategori rendah dengan persentase 2,10%. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar mahasiswa masih memiliki kecenderungan untuk menunda penyusunan skripsi, meskipun masih dalam batas yang dapat dikendalikan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Pembimbing Utama Emmy Ardiwinata, M.Pd dan Pembimbing Kedua Nisa Ariantini, M.Pd. Prokrastinasi akademik merupakan perilaku penundaan dalam menyelesaikan tugas akademik yang berdampak negatif terhadap tanggung jawab, kedisiplinan, serta keberhasilan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik reinforcement positif terhadap prokrastinasi akademik siswa kelas XI SMA Negeri 2 Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) melalui desain untreated control group design with pre-test and post-test. Subjek penelitian berjumlah 16 siswa yang memiliki tingkat prokrastinasi akademik tinggi, yang terdiri atas 8 siswa kelompok eksperimen dan 8 siswa kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik reinforcement positif selama enam sesi, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan. Instrumen penelitian berupa skala prokrastinasi akademik, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji t berpasangan (paired sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata prokrastinasi akademik siswa pada kelompok eksperimen sebelum perlakuan berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 91,13. Setelah diberikan perlakuan, skor nilai berada pada kategori sasi rendah. Skor rata-rata post-test mengalami penurunan signifikan menjadi 72,13. Hasil uji statistik menunjukkan nilai t = 5,805 dengan tingkat signifikansi 0,001 ( 0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh bimbingan kelompok dengan reinforcement positif dalam mengurangi prokrastinasi akademik siswa kelas XI di SMAN 2 Tarakan. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya penerapan layanan bimbingan dan konseling yang sistematis, preventif, dan berkelanjutan sebagai strategi intervensi untuk membantu siswa mengurangi perilaku penundaan akademik serta meningkatkan tanggung jawab dan keberhasilan belajar di sekolah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Prokrastinasi akademik kerap kali muncul sebagai hambatan utama bagi siswa SMP, khususnya di lingkungan SMPN 14 Tarakan. Fenomena ini berdampak negatif terhadap penurunan prestasi belajar siswa. Untuk mengatasi masalah tersebut, layanan konseling kelompok dengan teknik behaviour contract dapat dijadikan salah satu alternatif intervensi konseling yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh teknik behaviour contract terhadap prokrastinasi akademik pada siswa kelas VII SMPN 14 Tarakan. Secara metodologis, penelitian ini menerapkan desain eksperimen dengan pola one group pretest-posttest. Subjek penelitian meliputi lima siswa yang menunjukkan tingkat prokrastinasi akademik tinggi, dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala prokrastinasi akademik. Instrumen tersebut telah melalui proses validasi serta uji reliabilitas. Selain itu, uji reliabilitas melalui metode Cronbach’s Alpha menghasilkan sebesar 0,935, yang mengindikasikan tingkat reliabilitas yang sangat baik. Intervensi berbasis behaviour contract diberikan kepada subjek selama enam sesi. Hasil analisis hipotesis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test. Nilai thitung mencapai 16,830, yang lebih besar daripada nilai ttabel sebesar 1,680. Selain itu, nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 lebih rendah dari 0,05, dengan demikian, hipotesis alternatif diterima, sedangkan hipotesis nol ditolak. Temuan empiris ini secara kuat mendukung bahwa layanan konseling kelompok dengan teknik behaviour contract berpengaruh terhadap prokrastinasi akademik pada siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik self management terhadap prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda menyelesaikan tugas-tugas akademik. Teknik self management digunakan sebagai pendekatan intervensi dalam layanan konseling kelompok untuk membantu siswa mengelola diri dan mengurangi perilaku prokrastinasi akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah lima siswa kelas X yang dipilih secara purposive berdasarkan hasil skala prokrastinasi akademik dengan ketegori tinggi. Teknik analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest setelah diberikan layanan konseling kelompok menggunakan teknik self management. Dengan demikian, terdapat pengaruh teknik self management terhadap prokrastinasi akademik siswa di SMA Negeri 3 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Lusiana. 2024. Penelitian ini berfokus pada perilaku prokrastinasi akademik pada siswa di SMP Negeri 4 Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Pengaruh Layanan Bimbingan kelompok dapat mempengaruhi prokrastinasi siswa di SMP Negeri 4 Tarakan. Pengambilan data dilakukan melalui skala prokrastinasi oleh teori Ferrari (dalam Ghufron & Risnawita, 2017). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan yang berjumlah 96 siswa dan penarikan sampel yang digunakan Random Sampling yang berjumlah 26 siswa. Penelitian ini memakai metode penelitian Pra-Eksperimen desain menggunakan one group pre-test post-test dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji hipotesis menggunakan analisis statistik nonparametic yaitu uji paired sample test yang dimana berdasarkan hasil nilai Asymp.Sig, (2-tailed) untuk uji dua arah adalah sebesar 0,000 0,005 yang artinya terdapat perbedaan rata-rata antara pretest dan postest, hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap prokrastinasi akademik siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Prokrastinasi akademik adalah segala sesuatu yang dilakukan dalam menunda-nunda menyelesaikan tugas-tugas yang berhubungan dengan akademik tanpa adanya alasan yang jelas sehingga tugas yang diberikan tudak dapat diselesaikan pada waktunya atau bahkan tidak dikerjakan. Seorang prokrastinator menghabiskan waktu yang dimilikinya untuk mempersiapkan diri secara berlebihan, mereka melakukan hal-hal yang tidak dibutuhkan dalam penyelesaian suatu tugas, tanpa memperhitungkan waktu yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku prokrastinasi akademik penyusunan skripsi pada mahasiswa program studi bimbingan dan konseling. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif atau survei. Metode pengumpulan data dengan angket. Berdasarkan hasil penelitian dengan judul prokrastinasi akademik mahasiswa program studi bimbingan dan konseling pada angkatan 2017, 2018, dan 2019, maka terdapat pada kategori tinggi dengan persentase 32,5% yang berada pada interval 115-125, dikategorikan tinggi karena masih kesulitan dalam memenuhi deadline yang telah ditentukan. Hal tersebut dengan kategori yang sama, terdapat pada indikator penundaan untuk memulai dan menyelesaikan tugas dengan persentase 43% pada kategori tinggi, dikategorikan tinggi karena mahasiswa tersebut banyak membuang waktunya dalam mempersiapkan hal-hal secara berlebihan dalam mengerjakan tugas akhir. Kata Kunci : Perilaku, Prokrastinasi, Akademik, Mahasiswa
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling kelompok terhadap prokrastinasi peserta didik kelas XII SMA Negeri 1 Nunukan. Prokrastinasi merupakan kecenderungan perilaku seseorang dalam menunda-nunda mengerjakan atau menyelesaikan tugas yang sedang dihadapi, yang pada akhirnya tidak dapat menyelesaikan tugas dengan tepat waktu dan maksimal atau bahkan gagal menyelesaikannya. ciri-ciri seorang pelaku prokrastinasi, antara lain: prokrastinator lebih suka untuk menunda pekerjaan atau tugas-tugasnya, berpendapat lebih baik mengerjakan nanti dari pada sekarang dan menunda pekerjaan adalah bukan suatu masalah, terus mengulang perilaku prokrastinasi, pelaku prokrastinasi akan kesulitan dalam mengambil keputusan, dan Konseling kelompok merupakan sistem pendukung yang sangat baik yang membantu mengembangkan keterampilan pribadi, mencegah dan menyelesaikan konflik interpersonal atau menyelesaikan masalah. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dengan desain one group pretest-postest design, dengan populasi sebanyak 277 peserta didik dan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling sebanyak 6 peserta didik. Teknik analisis data dari hasil uji hipotesis Paired Sample T Test yang diperoleh Ha diterima dan H0 ditolak dikarenakan nilai signifikan sebesar 0,001 0,05 dan nilai t hitung 6.460 > 2.228. Sehingga ada pengaruh konseling kelompok terhadap prokrastinasi peserta didik kelas XII SMA Negeri 1 Nunukan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH TEKNIK SELF MANAGEMENT TERHADAP PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 14 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling kelompok dengan teknik Self Management terhadap perilaku Prokrastinasi Akademik Siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Tarakan. Prokrastinasi akademik adalah perilaku negatif yang memiliki kebiasaan untuk menunda mengerjakan tugas akademik. Ciri-cirinya yaitu Penundaan untuk memulai dan menyelesaikan tugas, keterlambatan dalam mengerjakan tugas, kesenjangan waktu antara rencana dan kinerja aktual dan melakukan aktivitas yang lebih menyenangkan, dan self management merupakan teknik konseling behavior yang membantu konseli untuk mendorong diri sendiri dalam mencapai perubahan kebiasaan tingkah laku yang lebih baik lagi. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Dengan populasi sebanyak 32 siswa dan menggunakan teknik pengambilan sampel Purposive sampling sebanyak 10 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah skala Prokrastinasi Akademik. Teknik analisis data dari hasil hipotesis paired sample t-test yang diperoleh Ha diterima dikarenakan nilai signifikan 0.000 0,05 dan nilai t hitung 16,585 > t tabel 1.833. Sehingga ada pengaruh konseling kelompok dengan teknik Self Management terhadap Perilaku Prokrastinasi Akademik Siswa Kelas VIII SMP Negeri 14 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Prokrastinasi akademik matematis adalah penundaan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas Matematika yang diberikan oleh guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengalisis faktor-faktor penyebab prokrastinasi akademik siswa pada mata pelajaran Matematika kelas VIII-6 SMP Negeri 8 Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 3 siswa di kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan yang paling sering melakukan prokrastinasi akademik matematis. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan analisis dokumen. Data dianalisis dengan menggunakan model analisis data kualitatif Miles, Huberman dan Saldana (2014). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan prokrastinasi akademik matematis terdiri atas dua faktor utama, yaitu faktor psikologis dan sekolah. Faktor psikologis terdiri dari efikasi diri yang kurang, minat belajar kurang, dan kemampuan mengelola waktu yang kurang baik. Sementara untuk faktor sekolah yaitu sarana yang kurang lengkap. Siswa yang sering melakukan prokrastinasi akademik akan sangat mempengaruhi hasil akhir yang didapatkan. Efikasi diri yang kurang ditunjukkan oleh keyakinan atau persepsi Matematika itu sulit, tidak yakin bisa mengerjakan secara mandiri, selanjutnya siswa mengerjakan tugas menunggu jawaban teman. Minat belajar yang kurang ditunjukkan saat diberikan tugas siswa merasa malas, bosan, lebih memilih membantu orang tua karena diberikan upah, bermain game, serta scroll social media dari pada mengerjakan tugas. Kemampuan mengelola waktu yang kurang baik ditunjukkan oleh siswa yang tidak dapat mengatur waktunya karena membantu orang tuanya berkebun dan berjualan sayur ke pasar. Terakhir, sarana yang kurang lengkap yang mengacu pada siswa yang tidak memiliki Lembar Kerja Siswa (LKS) padahal penugasan bersumber dari LKS tersebut. Penelitian ini mengungkapkan faktor terbesar penyebab prokrastinasi akademik matematis adalah kurangnya keyakinan diri siswa terhadap kemampuannya dan minat serta antusias belajar Matematika yang kurang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Prokrastinasi akademik merupakan penundaan yang sering muncul pada siswa yang memiliki efek negatif terhadap proses belajar dan prestasi siswa, dimana siswa sering terlambat mengumpulkan tugas, kadang meminta tambahan waktu, juga tidak bersegera mengerjakan tugas yang diberikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada efektivitas konseling kelompok dengan teknik REBT terhadap perilaku prokrastinasi akademik siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan populasi sasaran yaitu seluruh siswa kelas IX di SMP Muhammadiyah 1 Tarakan yang berjumlah 18 siswa. Teknik sampling menggunakan probality sampling dengan ukuran jumlah sampel 61% dari populasi sehingga jumlah sampel pada penelitian ini adalah 11 siswa. Pengolahan data menggunakan teknik analisis deskriptif, teknik analisis inferensial dan uji Wilcoxon signed rank test dengan SPSS versi 24.0. Berdasarkan analisis data disimpulkan bahwa berdasarkan hasil uji hipotesis, nilai signifikansi sebesar (0,003 ˂ 0.05) yang artinya konseling kelompok dengan teknik REBT efektif terhadap perilaku prokrastinasi akademik siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. Pada pemberian pretest dari 11 siswa yang menjadi sampel dalam penelitian, terdapat 10 (91%) siswa memiliki perilaku prokrastinasi yang sangat tinggi, 1 (9%) siswa memiliki perilaku prokrastinasi akademik yang tinggi. Pada pemberian posttest terdapat 2 (18%) siswa yang memiliki perilaku prokrastinasi kurang, 9 (82%) siswa yang memiliki perilaku prokrastinasi akademik sangat kurang Academic procrastination is a delay that often occurs in student which has a negative effect on the learning process and student achievement, where students are often late in submitting assignments, sometimes asking for additional time, and also not rushing to do the assignments given. The purpose of this study was to determine whether there is effectiveness of group counseling with REBT techniques on academic procrastination behavior in class IX students of SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. This research is an experimental study with a target population of all students of class IX at SMP Muhammadiyah 1 Tarakan consisting of 18 students. The sampling technique used probability sampling with a sample size of 61% of the population so that the number of samples in this study was 11 students. Data processing used descriptive analysis techniques, inferential analysis techniques and the Wilcoxon signed rank test with SPSS version 24.0. Based on data analysis, it was concluded that based on the results of hypothesis testing, the significance value was (0.003 0.05), which means group counseling with REBT technique is effective in academic procrastination behavior of class IX students of SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. In giving the pretest of the 11 students who were sampled in the study, there were 10 (91%) students who had very high procrastination behavior, 1 (9%) students had high academic procrastination behavior. In the post-test, there were 2 (18%) students who had less procrastination behavior, 9 (82%) students who had very less academic procrastination behavior
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perubahan pelaksanaan sistem pembelajaran yang sebelumnya dilakukan secara tatap muka (offline) berubah menjadi pembelajaran secara daring (online) menyebab-kan banyak siswa melakukan perilaku prokrastinasi akademik. Upaya yang digunakan untuk mengatasi hal tersebut adalah pemberian layanan konseling kelompok dengan teknik cognitive restructuring. Konseling kelompok sebagai salah satu bentuk konsel-ing dengan memanfaatkan kelompok untuk membantu, memberi umpan balik dan pengalaman belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling kelompok dengan teknik cognitive restructuring efektif untuk mengurangi perilaku prokrastinasi akademik siswa kelas IX SMP Negeri 2 Bunyu. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dengan desain one group pre-test posttest design. Dengan populasi sebanyak 59 siswa dan menggunakan teknik pengambilan sampel simple random sampling sebanyak 10 orang siswa menurut teori Roscoe (dalam Sugiyono 2015). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah skala prokrastinasi akademik yang diadaptasi dari Ghaida (2019) berdasarkan teori Ferrari, Johnson & McCown (1995). Teknik analisis data dari hasil hipotesis paired sample t-test yang diperoleh Ha diterima dikarenakan nilai signifikan 0.001 0,05 dan nilai t hitung 60.374 > t tabel 1.833. Sehingga penerapan konseling kelompok dengan teknik cognitive restructuring efektif untuk mengurangi perilaku prokrastinasi akademik siswa kelas IX SMP Negeri 2 Bunyu.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh prokrastinasi akademik terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas XI MIPA semester genap tahun pembelajaran 2020/2021 di SMA Negeri 1 Tarakan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan angket prokrastinasi akademik dan dokumentasi nilai PAS (Penilaian Akhir Semester). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Tarakan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 114 siswa yang diambil mengunakan teknik proportionate random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh prokrastinasi akademik terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Tarakan, dengan persamaan regresi Ŷ = 105,460 - 0,618X. Berdasarkan hasil perhitungan koefisien determinasi, diketahui bahwa prokrastinasi akademik memberikan pengaruh sebesar 12,4% terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Tarakan. The purpose of this research was to determine the effect of academic procrastination on mathematics learning achievement of Grade XI Science students at SMA N 1 Tarakan. This research used a survey method conducted on Grade XI Science students at SMA N 1 Tarakan in the even semester of academic year of 2020/2021. The data were collected using academic procrastination questionnaires and documentation of End Semester Assessment (known as PAS Penilaian Akhir Semester) scores. The research population was all Grade XI Science students at SMA N 1 Tarakan. The research samples were 114 students collected using a proportionate random sampling technique. The results show that academic procrastination affected the mathematics learning achievement of Grade XI Science students at SMA Negeri 1 Tarakan, with the regression equation = 105.460-0.618X. Based on the calculation results of determination coefficient, it shows that academic procrastination had an effect of 12.4% on mathematics learning achievement of Grade XI Science students at SMA N 1 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hendry Marthen, 2021. Pengaruh konseling kelompok teknik shaping terhadap perilaku prokrastinasi akademik siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan dibimbing oleh Suriata M.Pd dan Siti Rahmi S.Sos.I.,M.Pd. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok dengan teknik shaping terhadap perilaku prokrastinasi akademik siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan. Prokrastinasi akademik merupakan penundaan yang sering muncul pada pelajar yang memiliki efek negatif terhadap proses belajar dan prestasi siswa. Perilaku ini ditunjukkan dimana siswa sering terlambat mengumpulkan tugas, kadang meminta tambahan waktu, juga tidak bersegera mengerjakan tugas yang diberikan. Penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif analisis persentase dengan teknik instrumen yang digunakan adalah skala prokrastinasi akademik dimana pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh rata-rata 83,3 sebelum (pretest) konseling, setelah diberikan konseling (posttest) menurun menjadi 48,6 sehingga berdasarkan perbandingan tersebut terjadi penurunan 34,7 serta bedasarkan uji Wilcoxon diperoleh Zhitung -2.803 kemudian dibandingkan dengan Ztabel 0.05 = 49.78, maka Zhitung ≤ Ztabel (-2.803 ≤ 49.78). Ini menunjukkan terdapat pengaruh pelaksanaan konseling kelompok teknik shaping terhadap perilaku prokrastinasi akademik siswa.