Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: Matematika SMP
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH SELF REGULATED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS 8 SMP NEGERI 5 TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self regulated learning terhadap hasil belajar matematika siswa. Populasi pada penelitian ini sebanyak 263 siswa kelas 8 dan teknik pengambilan sampel yaitu dengan teknik proportinal random sampling (pengambilan sampel dari tiap-tiap sub populasi yang jumlahnya disesuaikan dengan jumlah anggota dari masing-masing sub populasi secara acak) sehingga diperoleh sampel sebanyak 158 siswa. Metode pengumpulan data yaitu kuesioner (angket) dan dokumentasi. Untuk angket yaitu angket self regulated learning yang telah divalidasi dan dokumentasi yaitu hasil belajar matematika siswa. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan uji T didapatkan hasil t hitung yaitu untuk self regulated learning sebesar -0,911. Jika dibandingkan t tabel dengan sampel sebanyak 158 dan taraf signifikansi 5% yaitu sebesar 1,654 yang berarti -0,911 1,654 atau t hitung lebih kecil dari t tabel. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa H_0 ditolak dan H_1 diterima sehingga terdapat pengaruh antara self regulated learning terhadap hasil belajar matematika siswa kelas 8 SMP Negeri 5 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH GAYA BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA KELAS IX SMP NEGERI 8 TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh gaya belajar visual terhadap prestasi belajar, 2) mengetahui pengaruh gaya belajar audiotorial terhadap prestasi belajar, 3) mengetahui pengaruh gaya belajar kinestetik terhadap prestasi belajar. Dengan populasi 223 siswa kelas IX dan teknik samplig adalah simple random sampling (pengambilan secara random) yaitu sebanyak 146 dari kelas IX. Metode pengumpulan data yaitu kuesioner dan dokumentasi. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan uji T didapatkan hasil t hitung yaitu untuk gaya belajar visual sebesar -3,171, gaya belajar audiotorial sebesar -3,562, dan gaya belajar kinestetik sebesar -4,545. Jika dibandingkan t tabel dengan N 146 pada a 0,05 yaitu sebesar -1,655 yang berarti -3,171 -1,655, -3,562 -1,655, dan -4,545 -1,655 (t hitung lebih kecil dari t tabel). Dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima sehingga terdapat pengaruh yang negatif antara gaya belajar visual, audiotorial, dan kinestetik terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 8 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA TIPE PISA MENGGUNAKAN KONTEN QUANTITY KELAS VIII SMP NEGERI 9 TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Literasi matematika merupakan kemampuan memahami dan menggunakan konsep dasar matematika dalam berbagai konteks untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan literasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal PISA konten quantity. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 3 siswa di kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan dengan kategori tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, wawancara, dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis data kualitatif Miles, Huberman, dan Saldana (2014). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kesulitan yang dialami oleh siswa dalam menyelesaikan soal PISA. Siswa dengan kategori rendah mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal quantity sedangkan kategori sedang mengalami sedikit kendala dalam menyelesaikan soal quantity dan kategori tinggi tidak mengalami kesulitan sama sekali.Temuan tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan antara kemampuan matematika siswa dengan hasil literasi matematika siswa. Dengan demikian, untuk meningkatkan literasi matematika siswa dapat dilakukan dengan guru merancang program pembelajaran yang sesuai dengan siswa, memberikan pembelajaran sesuai dengan gaya belajar siswa, dan membiasakan siswa untuk menyelesaikan soal-soal bertipe PISA.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Identifikasi Etnomatematika Pada Batik Pakis Asia Kota Tarakan

2023•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan etnomatematika yang ada pada batik pakis asia Kota Tarakan dan memetakan etnomatematika batik pakis asia dalam pembelajaran matematika sekolah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Adapun teknik pengumpulan data adalah wawancara, analisis dokumen, dan observasi. Setelah dilakukan pengumpulan data, kemudian dilakukan analisis data dengan cara menyusun dan mempersiapkan data untuk dianalisis, membaca dan memahami semua data, membuat deskripsi dan tema, menghubungkan tema dan deskripsi, serta menginterpretasikan makna, tema, dan deskripsi. Dari hasil penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: pertama, terdapat etnomatematika atau unsur matematika pada batik pakis asia, yaitu: 1) garis dan sudut, 2) kekongruenan, 3) lingkaran, 4) belah ketupat, dan 5) hexagon. Kedua, pemetaan etnomatematika batik pakis asia dalam pembelajaran matematika sekolah. Adapun pemetaannya yaitu: 1) garis dan sudut pada kelas 7. Terdapat konsep garis sejajar pada motif batik kujau. Kemudian konsep sudut pada motif batik batug semandak. 2) materi kekongruenan pada kelas 9 pada motif batik batug semandak, motif kapah, motif temparang piyay dan motif terap. 3) materi belah ketupat pada kelas 7, dimana terdapat konsep belah ketupat pada motif batik pakis asia yaitu motif batug semandak. 4) materi lingkaran pada kelas 8, terdapat konsep lingkaran pada motif batik pakis asia yaitu motif temparang piyay. 5) materi hexagon atau segi enam pada kelas 8, terdapat juga konsep hexagon di dalam motif batik pakis asia yaitu motif kapah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

peran guru dalam mempersiapkan siswa untuk meraih prestasi dalam kompetisi Matematika di SMP Negeri 1 Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hal yang dilakukan oleh guru di SMP Negeri 1 Tarakan dalam mempersiapkan siswanya untuk meraih prestasi dalam kompetisi Matematika Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data adalah wawancara, dokumentasi, dan observasi. Setelah dilakukan pengumpulan data, kemudian dilakukan analisis data dengan cara menyusun dan mempersiapkan data untuk dianalisis, membaca dan memahami semua data, melakukan pengkodean semua data, membuat deskripsi dan tema, menghubungkan tema dan deskripsi, serta menginterpretasikan makna, tema, dan deskripsi. Dari hasil analisis data, terdapat temuan peran guru dalam mempersiapkan untuk mengikuti kompetisi Matematika di SMP Negeri 1 Tarakan yaitu 1) menetapkan kritena, 2) menganalisis kemampuan Matematika siswa, 3) melakukan pendekatan personal, 4) menjadi fasilitator, 5) memotivasi, 6) memanfaatkan sarana dan prasarana

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Prokrastinasi Akademik Siswa pada Mata Pelajaran Matematika Kelas VIII-6 SMP Negeri 8 Tarakan

2023•

Prokrastinasi akademik matematis adalah penundaan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas Matematika yang diberikan oleh guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengalisis faktor-faktor penyebab prokrastinasi akademik siswa pada mata pelajaran Matematika kelas VIII-6 SMP Negeri 8 Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 3 siswa di kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan yang paling sering melakukan prokrastinasi akademik matematis. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan analisis dokumen. Data dianalisis dengan menggunakan model analisis data kualitatif Miles, Huberman dan Saldana (2014). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan prokrastinasi akademik matematis terdiri atas dua faktor utama, yaitu faktor psikologis dan sekolah. Faktor psikologis terdiri dari efikasi diri yang kurang, minat belajar kurang, dan kemampuan mengelola waktu yang kurang baik. Sementara untuk faktor sekolah yaitu sarana yang kurang lengkap. Siswa yang sering melakukan prokrastinasi akademik akan sangat mempengaruhi hasil akhir yang didapatkan. Efikasi diri yang kurang ditunjukkan oleh keyakinan atau persepsi Matematika itu sulit, tidak yakin bisa mengerjakan secara mandiri, selanjutnya siswa mengerjakan tugas menunggu jawaban teman. Minat belajar yang kurang ditunjukkan saat diberikan tugas siswa merasa malas, bosan, lebih memilih membantu orang tua karena diberikan upah, bermain game, serta scroll social media dari pada mengerjakan tugas. Kemampuan mengelola waktu yang kurang baik ditunjukkan oleh siswa yang tidak dapat mengatur waktunya karena membantu orang tuanya berkebun dan berjualan sayur ke pasar. Terakhir, sarana yang kurang lengkap yang mengacu pada siswa yang tidak memiliki Lembar Kerja Siswa (LKS) padahal penugasan bersumber dari LKS tersebut. Penelitian ini mengungkapkan faktor terbesar penyebab prokrastinasi akademik matematis adalah kurangnya keyakinan diri siswa terhadap kemampuannya dan minat serta antusias belajar Matematika yang kurang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail