Identifikasi Etnomatematika Pada Batik Pakis Asia Kota Tarakan
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan etnomatematika yang ada pada batik pakis asia Kota Tarakan dan memetakan etnomatematika batik pakis asia dalam pembelajaran matematika sekolah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Adapun teknik pengumpulan data adalah wawancara, analisis dokumen, dan observasi. Setelah dilakukan pengumpulan data, kemudian dilakukan analisis data dengan cara menyusun dan mempersiapkan data untuk dianalisis, membaca dan memahami semua data, membuat deskripsi dan tema, menghubungkan tema dan deskripsi, serta menginterpretasikan makna, tema, dan deskripsi. Dari hasil penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: pertama, terdapat etnomatematika atau unsur matematika pada batik pakis asia, yaitu: 1) garis dan sudut, 2) kekongruenan, 3) lingkaran, 4) belah ketupat, dan 5) hexagon. Kedua, pemetaan etnomatematika batik pakis asia dalam pembelajaran matematika sekolah. Adapun pemetaannya yaitu: 1) garis dan sudut pada kelas 7. Terdapat konsep garis sejajar pada motif batik kujau. Kemudian konsep sudut pada motif batik batug semandak. 2) materi kekongruenan pada kelas 9 pada motif batik batug semandak, motif kapah, motif temparang piyay dan motif terap. 3) materi belah ketupat pada kelas 7, dimana terdapat konsep belah ketupat pada motif batik pakis asia yaitu motif batug semandak. 4) materi lingkaran pada kelas 8, terdapat konsep lingkaran pada motif batik pakis asia yaitu motif temparang piyay. 5) materi hexagon atau segi enam pada kelas 8, terdapat juga konsep hexagon di dalam motif batik pakis asia yaitu motif kapah.