Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

129 hasil
Subjek: Perilaku
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH PERILAKU KEWIRAUSAHAAN TERHADAP PENDAPATAN PETANI JAGUNG DI KELURAHAN JUATA LAUT KECAMATAN TARAKAN UTARA KOTA TARAKAN

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

BERDASARKAN HASIL REGRESI YANG DILAKUKAN VARIABEL PENGAMBILAN RESIKO, BERSIKAP MANDIRI, PERCAYA DIRI, TEKUN BERUSAHA DAN DISIPLIN SECARA BERSAMA-SAMA BERPENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP VARIABEL PENDAPATAN DAN VARIABEL INOVATIF, TANGGAP TERHADAP PELUANG DAN BEKERJA KERAS TIDAK BERPENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP VARIABEL PENDAPATAN. PENGARUH SECARA SIMULTAN DAPAT DILIHAT DARI HASIL UJI F, DIMANA DIPEROLEH NILAI F HITUNG > F TABEL (24,202> 2,180), ARTINYA BERSIKAP MANDIRI, PENGAMBILAN RESIKO, TEKUN BERUSAHA, BEKERJA KERAS, DISIPLIN, INOVATIF, TANGGAP TERHADAP PELUANG DAN PERCAYA DIRI BERPENGARUH SECARA SIMULTAN TEHADAP VARIABEL PENDAPATAN. ADAPUN MODEL PERSAMAAN REGRESI TERSEBUT SEBAGAI BERIKUT: Y=13,049+0,76X_1+0,140X_2+0,120X_3+0,353X_4+0,211X_5+0,325X_6+0,104X_7+0,457X_8

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perilaku Agresif Verbal Siswa Sekolah Dasar (Studi Kasus Di Kelas III SD Nurul Islam Tarakan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perilaku agresif verbal merupakan perilaku berupa ucapan atau perkataan yang dapat menyakiti, menyinggung, atau merugikan orang lain dan perlu mendapat perhatian dalam perkembangan perilaku siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku agresif verbal siswa kelas III di SD Nurul Islam Tarakan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah dua siswa kelas III yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian adalah peneliti sebagai instrumen utama dengan bantuan lembar observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua subjek menunjukkan perilaku agresif verbal dalam bentuk aktif langsung, pasif langsung, aktif tidak langsung, dan pasif tidak langsung. Perilaku tersebut meliputi mengejek, memberikan nama panggilan yang tidak menyenangkan, mengucapkan kata-kata yang menyakiti, berbicara dengan nada tinggi, tidak merespons, membicarakan teman secara negatif, serta menghindari teman tertentu. Kesimpulannya, kedua subjek menunjukkan perilaku agresif verbal dalam berbagai bentuk, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam interaksi dengan teman dan kegiatan di sekolah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Teknik Sosiodrama Terhadap Perilaku Agresif Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik sosiodrama terhadap perilaku agresif siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tarakan. Perilaku agresif merupakan salah satu permasalahan yang dapat menghambat perkembangan sosial siswa dan mengganggu hubungan interpersonal di lingkungan sekolah. Pemberian teknik sosiodrama diarahkan untuk membantu siswa memahami dan mengelola perilaku agresif melalui pengalaman bermain peran dan refleksi terhadap situasi yang diperankan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-experimental dan desain one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah delapan siswa kelas VIII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kecenderungan perilaku agresif. Data dikumpulkan menggunakan skala perilaku agresif dan dianalisis menggunakan uji Paired Samples t-Test. Teknik sosiodrama diberikan selama delapan sesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor perilaku agresif siswa sebelum diberikan layanan sebesar 81,38 dan setelah diberikan layanan menurun menjadi 61,25. Hasil uji Paired Samples t-Test menunjukkan nilai t sebesar 11,948 dengan nilai signifikansi (2-tailed) 0,001 (p 0,05), sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara perilaku agresif siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan. Dengan demikian, teknik sosiodrama berpengaruh terhadap penurunan perilaku agresif siswa dan dapat menjadi salah satu alternatif layanan konseling kelompok di sekolah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI SMP DI WILAYAH PESISIR PANTAI AMAL

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Anemia masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang banyak ditemukan pada remaja putri dan dapat memengaruhi pertumbuhan, kemampuan mengikuti kegiatan pembelajaran, serta kondisi kesehatan reproduksi. Pemahaman mengenai anemia dan penerapan perilaku pencegahannya menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kesehatan remaja putri. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan anemia pada remaja putri SMP di wilayah pesisir Pantai Amal Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 66 remaja putri yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan perilaku pencegahan anemia yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden didominasi kategori kurang sebesar 48,5%, diikuti kategori cukup sebesar 30,3% dan baik sebesar 21,2%. Perilaku pencegahan anemia didominasi kategori cukup sebesar 80,3%, diikuti kategori kurang sebesar 15,2% dan baik sebesar 4,5%. Berdasarkan tingkat pencegahan, perilaku yang memiliki frekuensi jawaban tertinggi meliputi sarapan dengan makanan sumber karbohidrat pada pencegahan primer, pemeriksaan hemoglobin pada pencegahan sekunder, serta menghindari makanan cepat saji pada pencegahan tersier. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan responden mengenai pencegahan anemia didominasi kategori kurang, sedangkan perilaku pencegahan anemia didominasi kategori cukup. Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan edukasi kesehatan dan pembiasaan perilaku pencegahan anemia pada remaja putri.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH LITERASI KEUANGAN,GAYA HIDUP DAN LOCUS OF CONTROL TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN (STUDI KASUS PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ANGKATAN 2023)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, gaya hidup, dan locus of control terhadap perilaku pengelolaan keuangan (studi kasus pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Borneo Tarakan angkatan 2023). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Penarikan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 180 responden dari jumlah populasi 330 mahasiswa yang berasal dari Program Studi Manajemen, Ekonomi Pembangunan, dan Akuntansi. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang memenuhi kriteria penelitian. Teknik analisis data yang diterapkan adalah analisis regresi linear berganda dengan alat bantu SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Gaya hidup juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Sebaliknya, locus of control tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Secara simultan, literasi keuangan, gaya hidup, dan locus of control berpengaruh signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perbedaan Masalah Perilaku Pada Remaja Generasi Alfa Yang Berstatus Gizi Kurang Dan Normal Di Kota Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan remaja generasi alfa di era digital menghadapi berbagai tantangan, termasuk masalah gizi dan perilaku. Status gizi secara teoritis dapat berperan dalam perkembangan fungsi kognitif dan regulasi emosi yang berpotensi memengaruhi perilaku remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan masalah perilaku pada remaja generasi alfa yang berstatus gizi kurang dan gizi normal di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan komparatif analitik dan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 2.209 remaja generasi alfa yang diperoleh menggunakan teknik total sampling berdasarkan data pemeriksaan kesehatan dari seluruh Puskesmas di Kota Tarakan. Status gizi diukur menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT), sedangkan masalah perilaku diukur menggunakan kuesioner Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ). Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja generasi alfa memiliki status gizi kurang, yaitu sebesar 55,7%, dan mayoritas berada pada kategori perilaku normal sebesar 68,4%. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,557 (>0,05), yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara masalah perilaku berdasarkan status gizi pada remaja generasi alfa di Kota Tarakan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa masalah perilaku tidak berbeda secara signifikan antara remaja generasi alfa yang berstatus gizi kurang dan normal. Oleh karena itu, upaya promotif dan preventif terhadap masalah perilaku remaja perlu memperhatikan faktor lain, seperti kondisi psikologis, pola asuh, lingkungan keluarga, teman sebaya, dan penggunaan media digital.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN POTENSI LINGKUNGAN DAN PERILAKU TIDAK AMAN TERHADAP KEJADIAN TERTUSUK JARUM DAN BENDA TAJAM PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

HUBUNGAN POTENSI LINGKUNGAN DAN PERILAKU TIDAK AMAN TERHADAP KEJADIAN TERTUSUK JARUM DAN BENDA TAJAM PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT ABSTRAK Kejadian tertusuk jarum dan benda tajam merupakan salah satu kecelakaan kerja yang sering dialami perawat. Kejadian ini dapat dipengaruhi oleh potensi lingkungan kerja yang tidak aman maupun perilaku tidak aman dalam menangani jarum suntik dan benda tajam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan potensi lingkungan kerja tidak aman dan perilaku tidak aman terhadap kejadian tertusuk jarum dan benda tajam pada perawat di salah satu rumah sakit di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain crosssectional. Sampel berjumlah 319 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner kejadian tertusuk jarum dan benda tajam, kuesioner potensi lingkungan tidak aman, serta kuesioner perilaku tidak aman, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji koefisien kontingensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 98 perawat (30,7%) pernah mengalami kejadian tertusuk jarum dan benda tajam dalam lima tahun terakhir. Penyebab tersering adalah jarum suntik (48,9%), lokasi cedera paling banyak pada jari tangan (93,9%), dan kegiatan yang paling sering menimbulkan cedera adalah mematahkan ampul (31,7%). Sebanyak 74 perawat (23,2%) menyatakan lingkungan kerjanya tidak aman, sedangkan 287 perawat (90%) masih melakukan perilaku tidak aman. Hasil uji bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara potensi lingkungan kerja tidak aman dengan kejadian tertusuk jarum dan benda tajam (p = 0,716). Sebaliknya, terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku tidak aman dengan kejadian tersebut (p = 0,018) dengan arah korelasi positif, yaitu semakin tinggi perilaku tidak aman maka semakin tinggi peluang terjadinya kejadian tertusuk jarum dan benda tajam. Kesimpulan penelitian ini adalah perilaku tidak aman berperan sebagai faktor risiko yang berkontribusi terhadap kejadian tertusuk jarum dan benda tajam pada perawat, sedangkan potensi lingkungan kerja tidak aman belum terbukti menjadi faktor penentu utama.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga dengan perilaku keuangan sebagai variabel mediasi pada masyarakat kecamatan tarakan timur dan tarakan barat

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga dengan perilaku keuangan sebagai variabel mediasi pada masyarakat Kecamatan Tarakan Timur dan Tarakan Barat. Pengelolaan keuangan rumah tangga merupakan aspek penting dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga, namun masih menghadapi berbagai permasalahan akibat rendahnya literasi dan perilaku keuangan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah masyarakat Kecamatan Tarakan Timur dan Tarakan Barat yang telah berumah tangga. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 120 orang. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga serta terhadap perilaku keuangan. Perilaku keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga serta mampu memediasi pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan dapat membentuk perilaku keuangan yang lebih baik sehingga meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan rumah tangga. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan, dan masyarakat dalam meningkatkan edukasi keuangan untuk mendukung pengelolaan keuangan rumah tangga yang lebih efektif.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Orang Tua dan Perilaku Hidup dan Sehat (PHBS) Pada Anak Sekolah Dasar di Desa Tanah Kuning

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan sekolah merupakan perilaku yang dilakukan secara sadar oleh warga sekolah untuk menjaga lingkungan sehat dan meningkatkan kesehatan. Pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat ini perlu ditanamkan sejak usia sekolah, karena pada tahap ini anak berada pada fase perkembangan yang penting untuk membentuk kebiasaan hidup sehat. Keberhasilan pada penerapan PHBS pada anak tidak terlepas dari peran orang tua sebagai pembimbing, pengawas, pemberi teladan, motivasi, dan fasilitator. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak sekolah dasar di Desa Tanah Kuning. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode studi deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 108 siswa dan orang tua siswa kelas VI SDN 004 dan SDN 002 Tanjung Palas Timur, namun responden yang memenuhi kriteria dan berpartisipasi dalam penelitian sebanyak 95 responden. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Hasil penelitian bahwa peran orang tua terdistribusi pada kategori sangat tinggi sebanyak 33,7% (32) responden, rendah sebanyak 33,7% (32) responden, kategori tinggi sebanyak 30,5% (29) responden, dan kategori sangat rendah sebanyak 2,15 (2) responden. Pada hasil penelitian PHBS anak di sekolah mayoritas kategori cukup sebanyak 72,6% (69) responden, kategori baik sebanyak 27,4% (26) responden. Kesimpulan Gambaran peran orang tua dalam pembimbing, pengawas, pemberi teladan, motivasi, dan fasilitator masih bervariasi. Pada hasil Gambaran PHBS pada anak sekolah dasar secara umum berada pada kategori cukup, sehingga masih diperlukan upaya untuk meningkatkan pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) agar lebih optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Deskripsi perilaku hidup bersih dan sehat siswa kelas vi-c sdn 006 Tarakan

2026•

Penelitian ini berfokus pada deskripsi perilaku hidup bersih dan sehat siswa kelas IV-C SDN 006 Tarakan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di kelas IV-C SDN 006 Tarakan. Subjek pada penelitian ini ialah 2 siswa sebagai sampel penelitian yang merupakan keterwakilan siswa dalam penelitian deskripsi perilaku hidup bersih dan sehat siswa kelas IV-C SDN 006 Tarakan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku hidup bersih dan sehat siswa kelas IV-C SDN 006 Tarakan telah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah seperti mencuci tangan sebelum dan sesudah makan membuang sampah pada tempatnya menjaga kebersihan diri serta mengikuti kegiatan olahraga secara rutin. Faktor yang mendukung penerapan perilaku hidup bersih dan sehat(PHBS) meliputi peran guru fasilitas sekolah yang memadai serta dukungan orang tua. Sementara itu faktor penghambatnya adalah kurangnya kesadaran sebagian siswa dan pengawasan yang belum optimal. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa perilaku hidup bersih dan sehat siswa kelas IV-C SDN 006 Tarakan secara umum sudah tergolong baik. Namun masih perlu ditingkatkan melalui pembiasaan edukasi kesehatan yang berkelanjutan serta kerja sama antara sekolah dan orang tua agar siswa mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KINERJA PENYULUH PERTANIAN TERHADAP PERILAKU PETANI SAYURAN DI KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH KINERJA PENYULUH PERTANIAN TERHADAP PERILAKU PETANI SAYURAN DI KOTA TARAKAN Abstrak Peningkatan kapasitas petani dalam aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan dapat dipengaruhi oleh peran penyuluh pertanian. Namun, keterbatasan jumlah penyuluh di Kota Tarakan menyebabkan penyuluh harus membina 200 kelompok tani sayuran yang tersebar dibeberapa wilayah sekaligus, sehingga berpotensi memengaruhi efektivitas penyuluhan yang diberikan kepada petani. Kinerja penyuluh yang baik diharapkan mampu meningkatkan kepuasan petani serta mendorong perilaku petani yang lebih baik dalam menjalankan usahatani sayuran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem penyuluhan pertanian di Kota Tarakan serta menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung kinerja penyuluh pertanian terhadap perilaku petani sayuran melalui kepuasan petani sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. Sampel penelitian berjumlah 100 petani sayuran yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan Structural Equation Modelling–Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sistem penyuluhan pertanian di Kota Tarakan telah berjalan cukup baik dan sesuai dengan konsep teoritis, yang mencakup sasaran penyuluhan, tenaga, kelembagaan, metode dan teknik, kebijakan, serta materi penyuluhan; (2) Kinerja penyuluh pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku petani sayuran dan kepuasan petani sayuran dengan nilai koefisien masing-masing sebesar 0,628, t-statistik 7,742, dan p-value 0,000 dan 0,643, t-statistik 10,919, dan p-value 0,000; (3) Kepuasan petani sayuran berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku petani sayuran dengan nilai koefisien sebesar 0,254, t-statistik 2,290, dan p-value 0,022; (4) Kinerja penyuluh pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku petani sayuran melalui kepuasan petani, peran variabel mediasi menunjukkan koefisien sebesar 0,163, t-statistik 2,396, dan p-value 0,017. Hasil penelitian ini menunjukkan kinerja penyuluh pertanian yang baik, berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan petani dan mendorong perilaku petani yang lebih baik dalam menjalankan usahatani sayuran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Survey Perilaku Seksual Remaja Di Selumit pantai

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nurhayana, 2026. Survey Perilaku Seksual Remaja Di Selumit Pantai. Pembimbing Utama Nisa Ariantini, M.Pd Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku seksual remaja di Selumit Pantai. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perilaku seksual remaja yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi, pergaulan bebas,lingkungan sosial, serta kurangnya pengawasan orang tua dan pendidikan kesehatan reproduksi. Perilaku seksual remaja dapat berdampak negative terhadap kondisi psikologis, sosial, dan Kesehatan reproduksi remaja. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk mengetahui gambaran perilaku seksual remaja di wilayah Selumit Pantai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Populasi penelitian berjumlah 90 remaja di RT 09, RT 18, dan RT 27 kelurahan Selumit Pantai. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket perilaku seksual berdasarkan indikator kissing, necking, petting, dan sexual intercourse. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas remaja berada pada kategori perilaku seksual cukup sebanyak 49 responden (54,4%), kategori baik sebanyak 24 responden (26,7%), dan katogeri buruk sebanyak 17 responden (18,9%). Remaja cenderung menunjukkan perilaku seksual ringan seperti berpegangan tangan, berpelukan, dan berciuman. Faktor yang mempengaruhi meliputi lingkungan pergaulan, media sosial, teman sebaya, kurangnya pemahaman kesehatan reproduksi. Oleh karena itu, diperlukan peran orang tua, sekolah, dan Masyarakat dalam memberikan edukasi dan pengawasan terhadap remaja.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH TEKNIK CINEMA THERAPY TERHADAP PERILAKU MEROKOK SISWA DI SMPN 4 TARAKAN

2026•

ABSTRAK Nurwulan Aprilia, 2026. Pengaruh Teknik Cinema Therapy Terhadap Perilaku Merokok Siswa di SMP Negeri 4 Tarakan. Pembimbing Utama Siti Rahmi, S.Sos.,I.,M.Pd Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik cinema therapy terhadap perilaku merokok siswa di SMPN 4 Tarakan. Perilaku Merokok merupakan suatu aktivitas yang dilakukan seseorang dalam membakar gulungan tembakau dan menghirup kemudian mengeluarkan asap dari mulut dan hidung yang membuat perokok menjadi ketagihan akibat kandungan yang ada dalam rokok.Teknik Cinema therapy adalah teknik terapi melalu film dimana dengan memperlihatkan film-film yang postif dapat memotivasi siswa untuk meningkatkan kepercayaan diri setiap individu dimana dengan menggunakan terapi film ini individu dapat mengatahui bahaya merokok bagi kesehatan seperti yang dilihat dalam film tersebut.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pra-eksperimen(One Group Pretest-Postest Design). Subjek penelitian ini berjumlah 10 siswa kelas VIII-10 SMPN 4 Tarakan. Instrumen yang digunakan berupa skala perilaku merokok. Berdasarkan hasil uji hipotesis Wilcoxon Ranks menunjukkan bahwa seluruh responden (N=10) berada pada kategori Negative Ranks, dengan nilai Mean Rank sebesar 5,50 dan Sum of Ranks sebesar 55,00. Sedangkan pada kategori Positive Ranks dan Ties diperoleh nilai 0,00, yang berarti tidak terdapat siswa yang mengalami peningkatan perilaku merokok maupun yang memiliki skor tetap. Berdasarkan hasil uji hipotesis, diketahui bahwa nilai posttest lebih rendah dibandingkan pretest, yang menandakan adanya penurunan perilaku merokok yang signifikan. Hal ini membuktikan bahwa Hipotesis Alternatif (Ha) diterima dan Hipotesis Nol (H0) ditolak.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh teknik cinema therapy terhadap perilaku merokok siswa di SMPN 4 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Literasi Keuangan Dalam Memoderasi Pengaruh Pengggunaan E-Wallet dan Cashback Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa (Studi pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Borneo Tarakan)

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan e-wallet dan cashback terhadap perilaku konsumtif mahasiswa dengan literasi keuangan sebagai variabel moderasi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 240 mahasiswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan aplikasi WarpPLS versi 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan e-wallet berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa, sedangkan penggunaan cashback tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Selain itu, literasi keuangan mampu memoderasi dengan arah positif pengaruh penggunaan e-wallet terhadap perilaku konsumtif, namun tidak mampu memoderasi pengaruh cashback terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Secara teoritis, temuan ini mendukung perspektif prospect theory dan theory of planned behavior dalam menjelaskan perilaku konsumtif mahasiswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Bimbingan Kelompok Terhadap Perilaku Agresif Siswa Di SMP Negeri 10 Tarakan

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap penurunan perilaku agresif siswa di SMP Negeri 10 Tarakan. Perilaku agresif merupakan bentuk gangguan emosi yang ditandai dengan tindakan fisik maupun verbal yang bertujuan menyakiti orang lain. Bimbingan kelompok adalah layanan bimbingan dan konseling yang memanfaatkan dinamika kelompok sebagai sarana untuk membantu perserta didik dalam mengembangkan kemampuan sosial,meningkatkan pemahaman diri,serta mengatasi permasalahan yang dihadapi secara efektif dan tanggung jawab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pra-eksperimen (One Group Pretest-Posttest Design). Subjek penelitian ini berjumlah 12 siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan. Instrumen yang digunakan berupa skala perilaku agresif. Uji hipotesis menunjukan nilai signifikansi 0,05. Berdasarkan hasil penelitian sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap perilaku agresif siswa di SMP Negeri 10 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Perilaku Kerja Terhadap Kompetensi dan Dampaknya Pada Kinerja Karyawan (Studi kasus PT. Krist Inti Perkasa Kota Tarakan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kinerja karyawan pada sektor jasa konstruksi menghadapi tantangan peningkatan produktivitas dan profesionalisme di tengah dinamika perilaku kerja dan kesenjangan kompetensi tenaga kerja. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan faktor perilaku dan kapabilitas individu sebagai determinan utama kinerja organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku kerja terhadap kinerja karyawan, menguji pengaruh perilaku kerja terhadap kompetensi, serta mengkaji peran kompetensi sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara perilaku kerja dan kinerja karyawan pada PT. Krist Inti Perkasa Kota Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 91 karyawan yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur berskala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji validitas, reliabilitas, serta hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi dan kinerja karyawan. Kompetensi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja serta berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara perilaku kerja dan kinerja karyawan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan perilaku kerja yang disertai pengembangan kompetensi secara sistematis merupakan strategi efektif dalam meningkatkan kinerja karyawan pada perusahaan jasa konstruksi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Perilaku Kerja Terhadap Kompetensi dan Dampknya Pada Kinerja Karyawan (Studi kasus PT. Krist Inti Perkasa Kota Tarakan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kinerja karyawan pada sektor jasa konstruksi menghadapi tantangan peningkatan produktivitas dan profesionalisme di tengah dinamika perilaku kerja dan kesenjangan kompetensi tenaga kerja. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan faktor perilaku dan kapabilitas individu sebagai determinan utama kinerja organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku kerja terhadap kinerja karyawan, menguji pengaruh perilaku kerja terhadap kompetensi, serta mengkaji peran kompetensi sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara perilaku kerja dan kinerja karyawan pada PT. Krist Inti Perkasa Kota Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 91 karyawan yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur berskala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji validitas, reliabilitas, serta hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi dan kinerja karyawan. Kompetensi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja serta berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara perilaku kerja dan kinerja karyawan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan perilaku kerja yang disertai pengembangan kompetensi secara sistematis merupakan strategi efektif dalam meningkatkan kinerja karyawan pada perusahaan jasa konstruksi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Meningkatkan Perilaku Keuangan Mahasiswa Melalui Literasi Keuangan Dan Lingkungan Sosial : Peran Moderasi Disiplin Ilmu (Studi Kasus Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dan Fakultas Teknik di Universitas Borneo Tarakan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh literasi keuangan dan lingkungan sosial terhadap perilaku keuangan dengan disiplin ilmu sebagai variabel moderasi studi pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dan Fakultas Teknik Angkatan 2022, Universitas Borneo Tarakan. Pemilihan sampel menggunakan metode Proportion Stratified Sampling dengan jumlah responden sebanyak 210 responden. Teknik analisis data penelitian menggunakan aplikasi WrapPLS versi 8.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku keuangan sedangkan lingkungan sosial berpengaruh positif tidak signifikan terhadap perilaku keuangan. Pengujian moderasi yang dilakukan melalui metode multi group analysis mengindikasikan bahwa disiplin ilmu tidak memiliki peran dalam memperkuat ataupun memperlemah pengaruh literasi keuangan dan lingkungan sosial terhadap perilaku keuangan. Implikasi teoretis dari hasil penelitian menunjukkan kesesuaian dengan Theory of Planned Behavior dalam menjelaskan determinan perilaku keuangan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Perilaku Prososial Siswa Kelas VII di SMPN 1 Malinau Kota

2026•

Perilaku prososial merupakan perilaku yang diwujudkan melalui tindakan sukarela untuk membantu, berbagi, bekerja sama, serta menunjukkan kepedulian terhadap orang lain yang didorong oleh motivasi internal. Pada jenjang Sekolah Menengah Pertama, khususnya kelas VII, pengembangan perilaku prososial menjadi penting karena siswa berada pada tahap perkembangan sosial yang membutuhkan kemampuan berinteraksi secara positif dengan teman sebaya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan perilaku prososial siswa adalah melalui layanan bimbingan kelompok. Layanan bimbingan kelompok merupakan proses pemberian bantuan dalam suasana kelompok yang memungkinkan siswa saling berinteraksi, bertukar pendapat, mengembangkan empati, serta belajar menghargai dan bekerja sama dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap perilaku prososial pada siswa kelas VII di SMPN 1 Malinau Kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental Design model one group pre-test and post-test design. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 8 siswa dari populasi 80 siswa. Instrumen penelitian menggunakan Skala Likert untuk mengukur tingkat perilaku prososial siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan nilai Asym Sig sebesar 0,012 pada taraf signifikansi (α) 0,05, sehingga Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap perilaku prososial siswa kelas VII di SMPN 1 Malinau Kota.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGGUNAAN PRODUK, KEPUASAN DAN KETERLIBATAN PELANGGAN TERHADAP PERILAKU BERPINDAH MEREK (Studi Kasus Kasus Pada Shampoo Pantene)

2026•

ABSTRAK PENGARUH PENGGUNAAN PRODUK, KEPUASAN DAN KETERLIBATAN PELANGGAN TERHADAP PERILAKU BERPINDAH MEREK (Studi Kasus Kasus Pada Shampoo Pantene) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan produk dan keterlibatan pelanggan terhadap kepuasan pelanggan serta pengaruh kepuasan pelanggan terhadap perilaku berpindah merek pada produk shampoo Pantene. Fenomena berpindah merek pada produk personal care semakin meningkat seiring dengan tingginya persaingan merek dan meningkatnya kesadaran konsumen terhadap kualitas serta pengalaman penggunaan produk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa dan mahasiswi Program Studi Manajemen Universitas Borneo Tarakan yang menggunakan shampoo Pantene. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Keterlibatan pelanggan juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Selanjutnya, kepuasan pelanggan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku berpindah merek, yang berarti semakin tinggi tingkat kepuasan pelanggan, maka kecenderungan konsumen untuk berpindah ke merek lain semakin rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengalaman penggunaan produk dan tingkat keterlibatan pelanggan memiliki peran penting dalam membentuk kepuasan, yang pada akhirnya dapat menekan perilaku berpindah merek. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi perusahaan dalam merumuskan strategi pemasaran untuk meningkatkan kepuasan dan mempertahankan pelanggan, serta kontribusi akademik dalam pengembangan kajian perilaku konsumen pada produk personal care.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail