Pengaruh Teknik Sosiodrama Terhadap Perilaku Agresif Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Tarakan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik sosiodrama terhadap perilaku agresif siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tarakan. Perilaku agresif merupakan salah satu permasalahan yang dapat menghambat perkembangan sosial siswa dan mengganggu hubungan interpersonal di lingkungan sekolah. Pemberian teknik sosiodrama diarahkan untuk membantu siswa memahami dan mengelola perilaku agresif melalui pengalaman bermain peran dan refleksi terhadap situasi yang diperankan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-experimental dan desain one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah delapan siswa kelas VIII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kecenderungan perilaku agresif. Data dikumpulkan menggunakan skala perilaku agresif dan dianalisis menggunakan uji Paired Samples t-Test. Teknik sosiodrama diberikan selama delapan sesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor perilaku agresif siswa sebelum diberikan layanan sebesar 81,38 dan setelah diberikan layanan menurun menjadi 61,25. Hasil uji Paired Samples t-Test menunjukkan nilai t sebesar 11,948 dengan nilai signifikansi (2-tailed) 0,001 (p 0,05), sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara perilaku agresif siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan. Dengan demikian, teknik sosiodrama berpengaruh terhadap penurunan perilaku agresif siswa dan dapat menjadi salah satu alternatif layanan konseling kelompok di sekolah.