Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

27 hasil
Subjek: Verba
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perilaku Agresif Verbal Siswa Sekolah Dasar (Studi Kasus Di Kelas III SD Nurul Islam Tarakan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perilaku agresif verbal merupakan perilaku berupa ucapan atau perkataan yang dapat menyakiti, menyinggung, atau merugikan orang lain dan perlu mendapat perhatian dalam perkembangan perilaku siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku agresif verbal siswa kelas III di SD Nurul Islam Tarakan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah dua siswa kelas III yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian adalah peneliti sebagai instrumen utama dengan bantuan lembar observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua subjek menunjukkan perilaku agresif verbal dalam bentuk aktif langsung, pasif langsung, aktif tidak langsung, dan pasif tidak langsung. Perilaku tersebut meliputi mengejek, memberikan nama panggilan yang tidak menyenangkan, mengucapkan kata-kata yang menyakiti, berbicara dengan nada tinggi, tidak merespons, membicarakan teman secara negatif, serta menghindari teman tertentu. Kesimpulannya, kedua subjek menunjukkan perilaku agresif verbal dalam berbagai bentuk, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam interaksi dengan teman dan kegiatan di sekolah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL STATISTIKA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemampuan representasi matematis merupakan salah satu kemampuan penting yang perlu dimiliki siswa dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi statistika. Namun, masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam menyajikan, mengolah, dan menginterpretasikan informasi statistika ke dalam berbagai bentuk representasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan representasi siswa dalam menyelesaikan soal statistika berdasarkan kemampuan representasi matematis meliputi representasi visual, representasi simbolik dan representasi verbal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SMA Hang Tuah Tarakan dengan subjek penelitian berjumlah 4 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi berupa lembar jawaban tes representasi matematis. Data dianalisis melalui tiga tahapan meliputi pemrosesan data, kategorisasi, dan penyajian data. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi teknik dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan representasi matematis siswa berbeda pada setiap aspek representasi. Subjek S1 dan S2 mampu memenuhi seluruh indikator representasi visual, simbolik, dan verbal, sedangkan Subjek S3 hanya menunjukkan kemampuan yang cukup baik pada aspek visual namun mengalami kesulitan pada aspek simbolik dan verbal. Sementara itu, Subjek S4 belum mampu memenuhi ketiga aspek representasi secara optimal. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kesulitan siswa tidak hanya terletak pada penggunaan rumus dan prosedur matematika, tetapi juga pada kemampuan menginterpretasikan data dan mengomunikasikan informasi matematis dalam bentuk kesimpulan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Teknik Cognitive Restructuring Terhadap Perilaku Bullying Verbal di SMP Negeri 5 Tarakan

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknik cognitive restructuring dalam layanan bimbingan kelompok terhadap perilaku bullying verbal siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental design melalui rancangan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini merupakan siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Tarakan, sampel penelitian terdiri atas 8 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan rekomendasi guru BK dan catatan kasus siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala perilaku bullying verbal yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Data penelitian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan uji paired sample t-test berbantuan aplikasi SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat perilaku bullying verbal siswa sebelum diberikan perlakuan berada pada kategori sedang hingga rendah , dengan nilai rata-rata (mean) sebesar 78,50. Setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik cognitive restructuring, nilai rata-rata (mean) posttest menurun menjadi 73,50. Hasil analisis deskriptif menunjukkan adanya penurunan tingkat perilaku bullying verbal siswa setelah perlakuan. Hasil pengujian hipotesis menggunakan paired sample t-test memperoleh nilai t=2,386 dengan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,048 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa teknik cognitive restructuring dalam layanan bimbingan kelompok berpengaruh terhadap penurunan perilaku bullying verbal siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor penyebab perilaku agresi verbal pada siswa di SMP Negeri 4 Tarakan

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab perilaku agresi verbal pada siswa di SMP Negeri 4 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak tiga orang siswa yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Penggumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku agresi verbal yang dilakukan siswa meliputi agresi verbal aktif langsung, aktif tidak langsung, pasif langsung, dan pasif tidak langsung. Bentuk perilaku tersebut antara lain berkata kasar, neghina teman, menyebarkan keburukan teman, mendiamkan teman, serta menyindir secara tidak langsung. Faktor penyebab perilaku agresi verbal meliputi provokasi dari teman sebaya, kondisi lingkungan yang tidak menyenangkan (aversif), pengaruh isyarat agresi dari lingkungan pergaulan, karakteristik individu, dan pengaruh kelompok deindividuasi. Perilaku agresi verbal dipengaruhi oleh kondisi emosional siswa dan interaksi sosial di lingkungan sekolah. Dampak yang ditimbulkan antara lain terganggunya hubungan sosial antara siswa, munculnya konflik, serta terciptanya lingkungan belajar yang kurang kondusif. Oleh karena itu, diperlukan upaya dari guru sekolah, guru, dan orang tua untuk membantu siswa mengontrol emosi serta membangun pola komunikasi dan interaksi sosial positif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Teknik Cognitive Restructuring Untuk Mengurangi Perilaku Bullying Verbal Siswa Kelas VII Di MTs Negeri Tarakan

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah teknik cognitive restructuring dapat mengurangi perilaku bullying verbal siswa kelas VII di MTs Negeri Tarakan. Bullying verbal sering terjadi akibat pola pikir negatif dan irasional yang mendorong siswa untuk merendahkan, mengejek, serta menggunakan kata-kata kasar terhadap teman sebaya sehingga memberikan dampak buruk pada kesejahteraan psikologis korban. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah menerapkan teknik cognitive restructuring melalui layanan konseling kelompok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui jenis penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design dengan bentuk one group pretest-posttest design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa skala bullying verbal. Populasi penelitian ini 96 siswa di kelas VII Kampus 2 MTs Negeri Tarakan dengan menggunakan teknik purposive sampling, sampel dalam penelitian ini berjumlah 8 siswa. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan software SPSS 21. Hasil penelitian pada saat pemberian pretest berada pada kategori sedang hingga sangat tinggi dapat dilihat dari hasil analisis data tingkat bullying verbal dengan nilai rata-rata (mean) 61,63 dan setelah pemberian posttest berada pada kategori sangat rendah dapat dilihat dari hasil analisis data tingkat bullying verbal dengan nilai rata-rata (mean) 45,25. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai Sig. sebesar 0,000 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak artinya penerapan teknik cognitive restructuring terbukti dapat mengurangi perilaku bullying verbal siswa kelas VII MTs Negeri Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perlindungan Hukum Terhadap Korban Pelecehan Seksual Secara Verbal

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK   PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN PELECEHAN SEKSUAL SECARA VERBAL Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan hukum pidana terhadap perilaku pelecehan seksual secara verbal serta untuk mengetahui faktor-faktor pendorong terjadinya pelecehan seksual secara verbal. Pelecehan seksual secara verbal merupakan bentuk kekerasan non-fisik yang sering terjadi di ruang publik maupun privat, namun kerap dianggap sebagai tindakan sepele sehingga tidak mendapatkan penanganan hukum yang memadai. Korban pelecehan seksual verbal tidak hanya mengalami ketidaknyamanan, tetapi juga dapat mengalami dampak psikologis, sosial, dan emosional yang berkepanjangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap korban pelecehan seksual secara verbal serta efektivitas pengaturan hukum yang berlaku di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan putusan pengadilan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap korban pelecehan seksual secara verbal telah diatur dalam beberapa regulasi, antara lain Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, serta peraturan terkait lainnya. Namun, dalam praktiknya masih terdapat kendala dalam penegakan hukum, seperti kurangnya pemahaman aparat penegak hukum dan minimnya keberanian korban untuk melapor. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan kapasitas aparat penegak hukum, serta edukasi masyarakat guna mewujudkan perlindungan hukum yang efektif dan berkeadilan bagi korban pelecehan seksual secara verbal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tipe Semantis Verba Bahasa Bulusu Di Kecamatan Betayau Kabupaten Tana Tidung(Kajian Sintaksis)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji struktur dan fungsi sintaksis dalam kalimat, khususnya yang berfokus pada unsur verba. Kajian ini penting karena sintaksis verba menjadi landasan utama dalam memahami hubungan antara kata kerja dengan unsur-unsur lain dalam kalimat untuk membentuk makna yang lebih kompleks. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan atau mengklasifikasikan Tipe Semantis Verba Bahasa Bulusu di Kecamatan Betayau Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Data penelitian berupa kalimat yang mengandung verba yang diperoleh dari hasil rekaman Masyarakat Dayak Bulusu. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, pengumpulan teks dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya 35 data verba yang diklasifikasikan berdasarkan verba tindakan, verba keadaan dan verba proses. Verba tindakan didapatkan sebanyak 14 data yang dikelompokkan berdasarkan subjek diawal dan diikuti oleh satu objek di belakang verbanya. Verba keadaan terdapat 6 data yang ditemukan berdasarkan dua nomina (satu sebagai objek dan satu sebagi pelengkap). Verba proses sebanyak 15 data yang didapatkan dengan tidak memiliki objek di belakang verbanya. Penelitian ini memiliki implikasi penting bagi upaya pelestarian bahasa dan budaya Suku Dayak Bulusu, serta dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar dalam kurikulum pendidikan untuk meningkatkan pemahaman dan apresiasi terhadap bahasa Dayak Bulusu dan budaya lokal.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Konselor Sekolah dalam Menangani Bullying Verbal di SMA Frater Don Bosco Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran konselor sekolah dalam menangani bullying verbal di SMA Frater Don Bosco Tarakan. Bullying verbal merupakan salah satu bentuk kekerasan yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan memberikan dampak negatif terhadap kondisi psikologis serta prestasi akademik siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian meliputi seorang guru Bimbingan dan Konseling sebagai konselor, pelaku bullying, serta korban bullying. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kasus bullying verbal ini terlihat bahwa adanya peran konselor sekolah namun belum dilaksanakan secara efektif dan maksimal. Hal ini berdasarkan temuan peneliti dilapangan bahwa upaya pencegahan dan penanganan bullying verbal oleh konselor belum berjalan secara efektif dan maksimal. Meskipun telah dilaksanakan layanan bimbingan klasikal dan layanan konseling individual, masalah bullying masih terus berlanjut.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

pengaruh media mini booklet untuk meningkatkan pemahaman pelecehan seksual di smp negeri 9 tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH MEDIA MINI BOOKLET UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PELECEHAN SEKSUAL DI SMP NEGERI 9 TARAKAN ABSTRAK Yulia Yudistira, 2025 “Pengaruh Media Mini Booklet Untuk Meningkatkan Pemahaman Pelecehan Seksual di SMP Negeri 9 Tarakan” Pembimbing Utama Tri Cahyono, S.Pd., M.Pd dan Pembimbing Anggota Siti Rahmi, S.Sos I., M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media mini booklet dalam layanan informasi bimbingan dan konseling terhadap pemahaman pelecehan seksual siswa di SMP Negeri 9 Tarakan. Pemahaman pelecehan seksual merupakan kemampuan siswa dalam mengenali, memahami, dan membedakan berbagai bentuk perilaku pelecehan seksual yang meliputi pelecehan fisik, verbal, isyarat, serta tertulis atau gambar. Rendahnya pemahaman siswa terhadap isu tersebut berpotensi menyebabkan perilaku pelecehan seksual sulit dikenali dan dicegah sejak dini. Media mini booklet digunakan sebagai sarana edukatif yang menyajikan materi secara sistematis, ringkas, dan mudah dipahami oleh siswa. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui skala pemahaman pelecehan seksual yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pemahaman siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi dengan dukungan media mini booklet, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) lebih kecil dari 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media mini booklet berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pemahaman pelecehan seksual siswa di SMP Negeri 9 Tarakan. Dengan demikian, media mini booklet “Speak Up Lawan Pelecehan” dapat dijadikan sebagai media pendukung yang berpengaruh dalam layanan bimbingan dan konseling sebagai upaya preventif untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan peduli terhadap isu pelecehan seksual.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Proses Morfologis Kata Afiksasi Verba Pada Berita Online Koran Kaltara Edisi Januari 2024

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses morfologis kata afiksasi verba dalam berita online Koran Kaltara. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode penelitian ini menggunakan teknik baca, simak, dan catat. Sumber data yang digunakan berita online Koran Kaltara Edisi Januari 2024 khususnya pada berita headline atau berita utama dengan jumlah berita sebanyak 27 berita berupa verba yang dilekati afiks yang mengalami proses morfologis. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 214 data diantaranya mencakup prefiks, konfiks, sufiks, dan kombinasi afiks. Prefiks yang dianalisis yaitu prefiks meN-, ber-, di- dan ter- dengan hasil temuan yakni sebanyak 111 data yang dikelompokkan sesuai dengan bentuk prefiksnya. Prefiks tersebut adalah prefiks meN- sebanyak 48 data, prefiks ber- sebanyak 14 data, prefiks di- sebanyak 33 data dan prefiks ter- sebanyak 16 data. Sufiks yang ditemukan yaitu sufiks -kan yakni sebanyak 6 data. Konfiks yang ditemukan yaitu konfiks ke-an dengan hasil temuan yakni terdapat 1 data. Kombinasi afiks yang dianalisis yaitu kombinasi afiks me-kan, di-kan, me-i, di-i, memper-, memper-kan, dan diper-kan dengan hasil temuan yakni sebanyak 96 data yang dikelompokkan sesuai dengan bentuk kombinasi afiksnya. Kombinasi afiks tersebut adalah kombinasi afiks me-kan sebanyak 40 data, kombinasi afiks di- kan sebanyak 28 data, kombinasi afiks me-i sebanyak 16 data, kombinasi afiks di-i sebanyak 6 data, kombinasi afiks memper- sebanyak 1 data, kombinasi afiks memper-kan sebanyak 3 data, dan kombinasi afiks diper-kan sebanyak 2 data. Hasil analisis data afiksasi verba yang paling dominan ditemukan dalam berita online Koran Kaltara Edisi Januari 2024 yaitu prefiks dengan jumlah 75 data dengan kategori prefiks terbanyak yaitu prefiks meN- sebanyak 48 data.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH TEKNIK ROLE PLAYING UNTUK MENGURANGI PERILAKU BULLYING VERBAL DI SMP NEGERI 1 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bullying verbal merupakan perilaku yang dilakukan secara tidak sadar oleh individu ataupun kelompok baik sengaja maupun tidak yang mengakibatkan bisa merusak mental seseorang. perilaku bullying verbal di SMP Negeri 1 Tarakan diantaranya mengejek fisik teman sebaya, berkata kasar, mengintimidasi teman-temannya dan memangil nama teman dengan julukan nama orang tua. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetauhi pengaruh teknik role playing terhadap perilaku bullying verbal siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen yaitu desain penelitian pre-eksperimental design dengan model one group pretestposttest design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berjumlah 8 orang siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan bantuan software SPSS statistic. Berdasarkan analisis data uji hipotesis yaitu analisis Paired sample t-test (parametrik) mendapatkan hasil yang sig sebesar 0,000 0,05 dan terdapat nilai thitung sebesar 33,614 > dari ttabel sebesar 1,238 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh teknik role playing terhadap perilaku bullying verbal siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH TEKNIK SOSIODRAMA TERHADAP PERILAKU AGRESIF VERBAL PESERTA DIDIK KELAS XI DI SMA HANG TUAH TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik sosiodrama terhadap perilaku agresif verbal peserta didik kelas XI di SMA Hang Tuah Tarakan. Perilaku agresif verbal adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk melukai orang lain melaui kata-kata secara sengaja seperti mencemooh, mengumpat, memaki, menghina, mengancam dan lain sebagainya kemudian dengan adanya teknik sosiodrama yang menjadi solusi dan merupakan teknik yang efektif dalam membantu mengenali perasaan individu, mendapatkan model sikap, nilai dan pandangan, mengembangkan kemampuan memecahkan masalah dan belajar melalui cara yang kreatif. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen kuasi dengan desain nonequivalent control group, dengan populasi sebanyak 133 peserta didik dan menggunakan teknik pengambilan sampel berupa purposive sampling sebanyak 20 orang peserta didik yang terdiri dari 10 orang anggota kelompok eksperimen dan 10 orang anggota kelompok kontrol. Teknik analisis hasil uji hipotesis Mann-Whitney U yang diperoleh Ha diterima dikarenakan nilai signifikasi 0,000 0,05. Sehingga ada pengaruh teknik sosiodrama terhadap perilaku agresif verbal peserta didik kelas XI di SMA Hang Tuah Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR GURU DALAM MEMBERI PENGUATAN PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS II SDN 031 TARAKAN

2025•

Pemberian penguatan di dalam kelas merupakan keterampilan dasar mengajar yang penting untuk selalu diberikan oleh guru kepada siswa selama pembelajaran. Pemberian penguatan berfungsi untuk membangkitkan dan mempertahankan perilaku positif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana guru menerapkan penguatan dalam pembelajaran matematika di kelas II SDN 031 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian terdiri atas guru kelas II dan dua orang siswa yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai bentuk penguatan verbal maupun nonverbal selama pembelajaran berlangsung. Penguatan verbal dengan pemberian kata-kata apresiasi, motivasi, dan dorongan positif. Sedangkan penguatan nonverbal meliputi gestural (senyum, tepuk tangan, acungan jempol, menunjuk, mengangkat tangan), mendekati siswa, sentuhan (menepuk bahu, berjabat tangan, mengelus kepala), penguatan kegiatan (bernyanyi, menari, tepuk semangat), serta penguatan simbol (pemberian nilai maupun hadiah).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KONSTRUKSI VERBA BERUNTUN DALAM BAHASA TIDUNG (KAJIAN TIPOLOGI SINTAKSIS)

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis konstruksi verba beruntun dalam bahasa Tidung (kajian tipologi sintaksis). Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan kualitatif. Data dalam kalimat ini berupa hasil rekaman suara dan wawancara yang dapat menghasilkan data kalimat. Sumber data dari penelitian konstruksi verba beruntun dalam bahasa Tidung ini masyarakat asli Suku Tidung yang berada di kota Tarakan. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah tehnik pancing, tehnik rekam, tehnik catat. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Agih kebalikan dari metode padan yang berdasarkan alat penentunya. Hasil dari penelitian yang dilakukan maka terdapat 25 data Bahasa Tidung dari 8 karakteristik pembeda antara VB dari kontruksi verba biasa atau kontruksi lain. Dari 25 data maka terdapat fungsi dari sintaksis konstruksi verba beruntun dalam bahasa Tidung

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Imbuhan dalam Bahasa Dayak Kenyah Lepo Tau (Kajian Morfologi)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

JULI ULEH 2025. Imbuhan dalam Bahasa Dayak Kenyah Lepo Tau. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. Dosen Pembimbing Utama, Dr. Dwi Cahyono Aji, S.S.,M.A. Pembimbing Anggota Rita Kumala Sari, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi imbuhan dalam Bahasa Dayak Kenyah Lepo Tau yang digunakan oleh masyarakat di Desa Nawang Baru, Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau. Kajian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode agih sebagai teknik analisis data. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap penutur asli bahasa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Bahasa Dayak Kenyah Lepo Tau terdapat berbagai bentuk imbuhan, khususnya awalan seperti m-, n-, ng-, ny-, p-, le-, me-, pe-, dan nge- yang berperan penting dalam pembentukan kata kerja (verba). Beberapa imbuhan menyebabkan perubahan fonologis pada bentuk dasar, sedangkan yang lain tidak. Fungsi imbuhan dalam bahasa ini meliputi pembentukan kata kerja dari bentuk dasar yang semula berupa verba atau adjektiva. Temuan ini memperkaya kajian morfologi Bahasa Dayak Kenyah Lepo Tau.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERILAKU SINTAKSIS VERBA DALAM BAHASA DAYAK KENYAH LEPO TAU (KAJIAN SINTAKSIS)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERILAKU SINTAKSIS VERBA DALAM BAHASA DAYAK KENYAH LEPO TAU (KAJIAN SINTAKSIS) ABSTRAK SONY INGAN, 2025. Perilaku Sintaksis Verba dalam Bahasa Dayak Kenyah Lepo Tau. (Dibimbing oleh Achmad Dicky Romadhan, S.Pd., M.Hum. dan Dr. Dwi Cahyono Aji, S.S., M.A.) Pada penelitian ini untuk mendeskripsikan secara mendalam perilaku sintaksis verba dalam Bahasa Dayak Kenyah Lepo Tau. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi dan menganalisis bagaimana verba-verba tersebut berfungsi dan berinteraksi dalam struktur kalimat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa kalimat-kalimat yang mengandung verba, yang diperoleh dari rekaman percakapan sehari-hari masyarakat Desa Nawang Baru. Teknik pengumpulan data meliputi perekaman audio dan pencatatan transkripsi percakapan. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara cermat untuk mengidentifikasi pola-pola sintaksis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan adanya 35 data verba yang dapat diklasifikasikan berdasarkan ketransitifannya. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada studi linguistik, terutama sintaksis bahasa-bahasa daerah di Indonesia. Hasilnya juga bisa menjadi sumber informasi penting untuk melestarikan dan mengembangkan Bahasa Dayak Kenyah Lepo Tau sebagai warisan budaya nasional. Kata Kunci : Perilaku Sintaksis, Verba, Bahasa Dayak Kenyah Lepo Tau, Verba Transitif, Verba Taktransitif, Ekatransitif, Dwitransitif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

hubungan kecanduan bermain game online dengan perilaku agresif verbal pada remaja di SMPN tana tidung

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan teknologi digital yang semakin berkembang membuat game online menjadi salah satu hiburan favorit di kalangan remaja. Namun, jika dimainkan secara berlebihan dan dalam waktu yang lama, game online bisa menimbulkan dampak negatif, salah satunya adalah kecanduan. Kecanduan ini dapat memengaruhi kondisi emosional dan perilaku remaja, seperti munculnya sikap kasar dalam berbicara atau perilaku agresif verbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecanduan bermain game online dengan perilaku agresif verbal pada remaja. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitaif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa yang bermain game online berjumlah 408 orang. Sampel berjumlah 202 orang yang di ambil dengan purposive sampling. Kecanduan game online adalah variabel independen dan diukur dengan kuesioner Game Addiction Scale (GAS-21), sedangkan perilaku agresif verbal adalah variabel dependen dan di ukur dengan kuesioner Verbal Aggressiveness Scale (VAS). Pengolahan data dilakukan dengan editing, coding, scoring, tabulating dan analisis data menggunakan uji Sperman rank dengan α= 0,05. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden memiliki kecanduan bermain game online ringan sebesar 105 responden ( 52,0% ) dan sebagian besar memiliki perilaku agresif verbal ringan sebanyak 110 ( 54, 5%). Uji statistik Sperman rank di dapatkan nilai p = 0,001 α = 0,05. Berdasarkan temuan ini di dapatkan hubungan bermain game online dengan perilaku agresif verbal pada remaja di SMPN Tana Tidung. Semakin tinggi kecanduan bermain game online, semakin besar kecenderungan remaja untuk menunjukkan perilaku agresif secara verbal. Oleh karena itu, keterlibatan orang tua, guru, dan tenaga kesehatan sangat penting dalam mengawasi dan membimbing penggunaan game online agar tidak berdampak buruk pada perkembangan perilaku remaja.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Konstruksi Verba Serial Bahasa Bugis Bone (Kajian Tipologi Sintaksis)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pada penelitian ini membahasa mengenai konstruksi verba serial bahasa Bugis Bone dengan menggunakan kajian tipologi sintaksis. Kosntruksi verba serial merupakan sebuah kalimat yang dibangun dengan terdapat dua verba atau lebih. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu teknik deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian yang didapatkan yaitu verba serial dalam bahasa Bugis dan verba serial dalam bahasa Indonesia pada umumnya memiliki kesamaan pada bagian subjek dari kalimat selalu berada didepan, walaupun dari segi bahasa jelas terlihat sangat berbeda antara bahasa Bugis dan Bahasa Indonesia.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Argumen Inti Verba Dalam Bahasa Lamaholot Dialek Solor Barat DI Nunukan Tengah Kabupaten Nunukan (Kajian SIntaksis)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Maria Magdalena Amanda Sogen 2025. Argumen Inti Verba Dalam Bahasa Lamaholot Dialek Solor Barat Di Kecamatan Nunukan Tengah Kabupaten Nunukan (Kajian Sintaksis). Skripsi Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, Universitas Borneo Tarakan (dibimbing oleh Achmad Dicky Romadhan, S.Pd.,M.Hum dan Dwi Cahyono Aji S.S., M.A) Penelitian ini membahas tentang argumen inti verba bahasa Lamaholot dialek Solor Barat. Argumen inti merupakan unsur yang melengkapi makna verba dan biasanya mencakup subjek serta objek, baik dalam bentuk objek langsung maupun tidak langsung. Penelitian ini menyoroti argumen inti verba dalam bahasa Lamaholot dialek Solor Barat, yang digunakan oleh masyarakat suku Lamaholot di Kecamatan Nunukan Tengah, Kabupaten Nunukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis argumen inti verba dalam bahasa Lamaholot dialek Solor Barat menggunakan pendekatan sintaksis. Secara spesifik, kajian ini menelaah struktur klausa dan klausa dasar dalam bahasa Lamaholot dialek Solor Barat. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, penyimakan, perekaman, pencatatan, serta dokumentasi. Data yang diperoleh diklasifikasikan berdasarkan jenisnya sebelum dianalisis dengan pendekatan sintaksis. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan 41 data yang terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu 31 data yang termasuk dalam klausa dasar dan 10 data yang tergolong dalam struktur klausa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Kekerasan Verbal Terhadap Rasa Percaya Diri Anak di Wilayah Perbatasan Sebatik

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

HUBUNGAN KEKERASAN VERBAL TERHADAP RASA PERCAYA DIRI ANAK DI WILAYAH PERBATASAN SEBATIK ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh kekerasan verbal terhadap rasa percaya diri anak di wilayah perbatasan Sebatik. Kekerasan verbal yang sering terjadi dalam konteks keluarga dan lingkungan sosial, dapat mempengaruhi perkembangan psikologis anak, khususnya dalam hal terbentuknya rasa percaya diri. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan melibatkan 120 anak berusia 7-11 tahun sebagai sampel yang ditentukan dengan menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat spearmen rank. Hasil penelitian: terdapat hubungan antara kekerasan verbal dengan rasa percaya diri anak di wilayah perbatasan Sebatik dengan tingkat keeratan yang cukup sebesar -0,376 dan p value 0.05. Kesimpulan pada penelitian ini adalah bahwa kekerasan verbal memiliki hubungan yang signifikan dengan rasa percaya diri anak. Temuan ini menunjukkan perlunya perhatian lebih terhadap masalah kekerasan verbal di wilayah perbatasan serta pentingnya dukungan psikologis untuk membantu anak-anak membangun rasa percaya diri. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pendidik, orang tua, dan pembuat kebijakan dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan positif anak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail