Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran konselor sekolah dalam menangani bullying verbal di SMA Frater Don Bosco Tarakan. Bullying verbal merupakan salah satu bentuk kekerasan yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan memberikan dampak negatif terhadap kondisi psikologis serta prestasi akademik siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian meliputi seorang guru Bimbingan dan Konseling sebagai konselor, pelaku bullying, serta korban bullying. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kasus bullying verbal ini terlihat bahwa adanya peran konselor sekolah namun belum dilaksanakan secara efektif dan maksimal. Hal ini berdasarkan temuan peneliti dilapangan bahwa upaya pencegahan dan penanganan bullying verbal oleh konselor belum berjalan secara efektif dan maksimal. Meskipun telah dilaksanakan layanan bimbingan klasikal dan layanan konseling individual, masalah bullying masih terus berlanjut.